Rabu, 23 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Bukan Study Tour, Ini Study Bor, 15 Pemuda Muba Dikirim Digembleng Negara

Bukan Study Tour, Ini Study Bor, 15 Pemuda Muba Dikirim Digembleng Negara

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 591
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BIASANYA kata study tour identik dengan bus pariwisata, ada foto rame-rame,  oleh-oleh magnet kulkas, namun kali ini ceritanya jelas beda, pasalnya 15 pemuda Musi Banyuasin (Muba) berangkat ke Cepu, Jawa Tengah, bukan buat jalan-jalan, tapi buat digembleng negara. Bukan study tour, ini study bor, belajar migas, belajar disiplin, belajar masa depan.

Mereka dilepas langsung  Wakil Bupati Muba, Kiai Abdur Rohman Husen, menuju Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas).

Bahkan yang paling enak dimanjakan lagi, karena semua biaya ditanggung APBN. Negara sudah pasang badan, daerah sudah pasang nama. Tinggal satu pertanyaan siapkah mereka pulang membawa perubahan?

Anak muda Muba biasanya merantau dengan koper penuh kaos santai dan harapan setinggi langit. Kali ini koper mereka diisi tekad, jadwal pelatihan, dan target lulus dengan sertifikat kompetensi. Tidak ada ruang untuk leha-leha, di PPSDM Migas, yang diuji bukan cuma kecerdasan, tapi juga ketahanan fisik dan mental.

Lima peserta masuk kelas K3 Migas, ilmu yang tugas utamanya menjaga nyawa orang. Lima orang belajar welding, menyambung baja, bukan menyambung janji. Lima lainnya mendalami scaffolding, kerja di ketinggian yang menuntut fokus, bukan main-main.

Ini bukan pelatihan kaleng-kaleng. Salah hitung bisa berisiko. Salah sikap bisa berbahaya. Di sinilah study bor menemukan maknanya kerja keras sejak dini agar selamat dan profesional di industri nanti.

Dalam arahannya, Wabup Kiai Abdur Rohman Husen tidak banyak basa-basi, pesannya lugas tapi bernas, jaga integritas, jaga sikap, jaga nama baik Muba. Merantau itu bukan cuma pindah tempat, tapi pindah ujian, jauh dari rumah bukan alasan untuk lupa nilai.

Pesannya penting lantaran  di dunia industri, skill memang utama, tapi karakter adalah penentu. Bisa saja orang pintar kalah oleh orang disiplin, bisa saja yang jago teknis tersingkir karena tak bisa dipercaya.

Di tengah banyaknya program yang hanya bagus di spanduk, pelatihan PPSDM Migas ini terasa paling rasional. Hasilnya bisa diukur. Ada sertifikasi. Ada standar nasional. Ada peluang kerja nyata.

Bupati Muba, HM Toha Tohet, menegaskan  masyarakat Muba jangan hanya jadi penonton di daerah sendiri. Ini bukan sindiran kosong. Ini realita daerah penghasil energi yang sering kali anak mudanya cuma kebagian cerita, bukan pekerjaan.

Program ini adalah bukti  pembangunan SDM bukan slogan. Ia butuh jalur teknis, kemauan politik, dan kesiapan daerah. Dan Muba, tahun ini, membuktikan diri serius.

Faktanya, Muba menjadi daerah dengan kuota peserta terbanyak secara nasional, 15 orang. Bojonegoro 14, Blora 10, Tuban 9. Daerah lain rata-rata lima orang.

Ini bukan soal beruntung. Ini soal gerak cepat, komunikasi aktif, dan kesiapan administrasi. Ketika daerah lain masih menunggu, Muba sudah mengirim.

Berkompeten

Pesannya jelas, peluang itu tidak datang dua kali, kalau tidak diambil, ia pindah ke tangan orang lain.

Naik pesawat itu biasa. Yang luar biasa adalah pulang membawa kompetensi. Jangan sampai nanti yang dibawa pulang cuma jaket pelatihan dan cerita capek.

Negara sudah investasi, daerah sudah membuka jalan. Orang tua sudah melepas dengan doa. Maka pulanglah dengan kemampuan yang bisa dipakai, bukan sekadar dikenang. Industri migas tidak mencari yang banyak gaya. Ia mencari yang siap kerja, patuh prosedur, dan bisa dipercaya.

Lima belas pemuda ini mungkin hari ini belum siapa-siapa. Tapi jika mereka serius, kelak merekalah wajah SDM unggul Muba. Pelatihan ini bukan akhir, tapi awal. Bukan jaminan sukses, tapi bekal agar tidak tersesat.

Masa depan tidak datang dengan sendirinya. Ia dilatih, ditempa, dan diperjuangkan kadang dengan peluh, kadang dengan pengorbanan.

Pergi ke Cepu bukan sekadar berpindah kota. Itu perpindahan cara berpikir. Dari ingin cepat kerja, menjadi siap kerja. Dari asal bisa, menjadi benar-benar kompeten.

Selamat belajar, pemuda Muba. Pulanglah nanti bukan hanya sebagai alumni pelatihan, tapi sebagai harapan baru daerah. Karena Muba tidak kekurangan sumber daya, yang dibutuhkan adalah manusia yang siap mengelolanya. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU temui PJ Bupati Muba

    PCNU temui PJ Bupati Muba

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.302
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Pj Bupati Musi Banyuasin H Sandi Fahlepi menerima audiensi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Muba, di Ruang Audiensi Bupati Muba, Selasa (10/9/2024). Dalam kesempatan tersebut Ketua NU Muba KH Muhammad Jazuli mengucapkan terimakasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Muba terkait kegiatan yang akan dilaksanakan NU. Dikatakannya NU Muba akan menggelar kegiatan pada tanggal 19 September […]

  • Semangat dan Gembira Pj Sekda Muba Senam Pagi Bersama jajaran Sekretariat Pemkab Muba 

    Semangat dan Gembira Pj Sekda Muba Senam Pagi Bersama jajaran Sekretariat Pemkab Muba 

    • calendar_month Jumat, 11 Agt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 902
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu,Muba- Jaga kesehatan tubuh dan jaga kesolidan, secara bergiliran Pemkab Musi Banyuasin melalui Sekretariat Daerah rutin agendakan kegiatan senam pagi bersama setiap Jum’at pagi di halaman Kantor Bupati Muba. Pj Sekda Muba Musni Wijaya SSos MSi bersama para asisten dan seluruh jajarannya tampak begitu bersemangat dan gembira dalam mengikuti setiap gerakan dari para instruktur […]

  • Berkunjung ke Pemkot, Apekli Curhat Ini, Ratu Dewa Respon Begini..

    Berkunjung ke Pemkot, Apekli Curhat Ini, Ratu Dewa Respon Begini..

    • calendar_month Selasa, 8 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 812
    • 0Komentar

    ASOSIASI Pedagang Kaki Lima [Apekli] Kota Palembang menemui Sekretaris Daerah [Sekda] Pemkot Palembang Ratu Dewa. Dalam pertemuan tersebut mereka menyampaikan keluh kesahnya. Salah satunya aktivitas jual beli disaat pandemik Covid-19. Menurutnya, Sekda ada beberapa hal yang bisa ditindaklanjuti dari hasi paparan mereka, seperti untuk tetap melakukan sosialisasi protokol kesehatan, contohnya  ada beberapa hal yang harus […]

  • 15 Pejabat Fungsional Pemkab Muba Dilantik

    15 Pejabat Fungsional Pemkab Muba Dilantik

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.107
    • 0Komentar

    SEBANYAK 15 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dilantik dan diambil sumpah melalui teleconference oleh Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba Drs H Yusuf Amilin, Selasa (6/10/2020). Diketahui, pengambilan sumpah atau janji ini jabatan fungsional ini didominasi oleh […]

  • Apa Kabar Sektor Pariwisata Sumsel ?

    Apa Kabar Sektor Pariwisata Sumsel ?

    • calendar_month Kamis, 25 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 919
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Sektor pariwisata merupakan bidang yang mendapat perhatian penting Pemrov. Sumsel pasalnya hingga kini belum optimal.  Padahal selama ini Pemprov Sumsel  sudah melakukan hal luar biasa untuk mendongkrak pariwisata. “Ada beberapa sektor sedang diprioritaskan, selain infrastruktur, adalah sektor Pariwisata,”ungkap Mawardi Yahya, Wagub Sumsel saat menerima audiensi Direktur Utama Politeknik Pariwisata Palembang Zulkifli H, di ruang […]

  • operasi-tangkap-tangan

    OTT di Lahat, 25 Orang Pegawai & Honorer Disdukcapil di Tangkap

    • calendar_month Rabu, 26 Jul 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.666
    • 0Komentar

    Markas Kepolisian Resort (Mapolres) meringkus 25 orang pegawai dan honorer Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lahat setelah polisi melakukan Operasi Tangkap  Tangan (OTT) terkait pengurusan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di kantor ini

expand_less
WordPress Archive TMfeed – WordPress Embeddable Post Widgets For Elementor TMusers – bbPress Forum Member Directory For Elementor TNC FlipBook – PDF viewer for WordPress Tocer – table of contents maker WordPress plugin (formerly Fixed Toc) Tocool - Digital Marketing Agency Elementor Template Kit Togo – Travel & Tour Booking WordPress Theme Tokyo – Personal Portfolio WordPress Theme Tolarcek – A Bitcoin & CryptoCurrency WordPress Blog Theme Tolkio - AI Virtual Assistance App Elementor Template Kit Tolkio - AI Virtual Assistance App Elementor Template Kit