Selasa, 20 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » “Anak Main Otok-Otok, Menteri Main Komitmen, Resep Indonesia Emas Rasa Cilok!”

“Anak Main Otok-Otok, Menteri Main Komitmen, Resep Indonesia Emas Rasa Cilok!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
  • visibility 685
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAGI minggu yang biasanya cuma ramai sama mamang-mamang jualan odading dan bocah main lato-lato, Bundaran HI mendadak kayak taman bermain raksasa!. Anak-anak lari-larian, main otok-otok, dan para menteri pun ikut lari, walau sebagian lebih lari dari kenyataan. Tapi tenang, bukan lari dari tanggung jawab.

Hari Anak Nasional 2025 kali ini bukan sekadar seremoni tepuk tangan dan potong tumpeng. Ini kayak campuran antara acara 17-an, cosplay Pahlawan Nasional, dan peluncuran startup kreatif. Pokoknya meriah, tapi tetap edukatif. Ibarat nasi goreng kampung: sederhana, tapi bumbunya lengkap!

Salah satu bumbunya? Datangnya Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, yang bilang bahwa kreativitas itu bukan cuma soal gambar-gambar lucu, tapi juga soal membentuk karakter dan daya saing. “Ekraf bisa jadi ruang belajar anak yang menyenangkan sekaligus membangun daya saing bangsa” ucapnya. Jleb! kayak main uno stacko, kelihatannya main-main, eh.. ternyata melatih strategi dan konsentrasi.

Pepatah Sunda bilang, “Budak leutik dikanyah-kanyah, nu gede dikanyah rasa”. Anak kecil harus dibina, bukan dibinasakan daya imajinasinya. Maka itu, perayaan HAN 2025 kali ini nggak cuma ajang bagi anak-anak buat main congklak, tapi juga ajang bagi para pejabat untuk adu komitmen bukan adu caption medsos.

Dari Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi sampai istri Wapres RI Selvi Ananda Putri, semua hadir. Kayak acara reuni, tapi yang dibahas bukan mantan, melainkan masa depan anak-anak. Arifatul bilang, “Anak harus tumbuh sehat, bahagia, dan kreatif.” Nah loh, sehat udah, bahagia iya, tinggal kreatifnya jangan ditahan-tahan.

Di tengah jalan sehat, ada juga booth gim lokal, jangan salah, ini bukan game asal-asalan. Ini gim bikinan anak bangsa yang mengusung nilai kebangsaan, keberagaman, dan kolaborasi. Ibarat sambal terasi meski lokal, pedasnya bisa Go International!.

Bayangin, anak-anak main gim yang ngajarin kerja sama, bukan cuma rebutan skin legendaris. Ini baru namanya belajar sambil ketawa, bukan belajar sambil ngantuk. “Setiap anak adalah seniman,” kata Pablo Picasso, “masalahnya adalah bagaimana tetap menjadi seniman saat mereka dewasa”.

Acara ini juga jadi panggung buat pemerintah nunjukin kalau dukungan ke anak-anak itu serius. Serius tapi asik, kayak main monopoli sambil minum es kelapa muda.

Kementerian Ekraf pun ikut menyumbang ruang kreatif, dari pelatihan pembuatan gim sampai ajang unjuk karya anak-anak di usia dini.

Dulu ada pernyataan “Beri aku 10 pemuda, niscaya kuguncangkan dunia”. sekarang mungkin bisa di-update jadi “Beri aku 10 anak kreatif, niscaya ku-launching Indonesia Emas 2045 versi beta!”.

Orang bijak bilang, “Anak muda adalah lilin harapan di tengah gulita masa depan”

Kutipan motivasi pun mengalir, seperti dari tokoh anak dunia Malala Yousafzai yang pernah bilang, “Satu anak, satu guru, satu buku, dan satu pena bisa mengubah dunia”. Nah, bayangkan kalau anak itu juga dikasih satu ide kreatif dan satu akses internet yang kenceng?. Boom! Dunia bisa berubah, bukan cuma oleh unicorn startup, tapi juga oleh anak SD yang bisa bikin coding sambil ngemil ciki.

Indonesia Emas 2045 itu bukan sulap, apalagi hasil giveaway. Ia lahir dari anak-anak yang sekarang masih main gundu di lapangan, yang masih suka nyanyi “Naik-naik ke Puncak Gunung” pakai nada yang nggak pas, tapi semangatnya luar biasa. Mereka lah yang akan jadi arsitek negeri ini dengan atau tanpa seragam PNS.

Jadi, kalau hari ini anak-anak main otok-otok sambil tertawa, jangan buru-buru suruh diam. Siapa tahu, dari suara itulah lahir ide-ide besar yang mengubah negeri. Tugas kita? Bukan cuma mendampingi, tapi juga menyediakan panggung dan perlengkapan panggungnya.

Karena anak Indonesia bukan cuma pewaris negeri, tapi juga penulis babak baru Indonesia. Dan dari Bundaran HI sampai ke pelosok negeri, mereka berhak bersuara, berkarya, dan bercita-cita setinggi langit—asal jangan lupa pulang pas Maghrib.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisah Repli Agustiar, Anak Petani yang Kini Jadi Influencer & Aktor Muda

    Kisah Repli Agustiar, Anak Petani yang Kini Jadi Influencer & Aktor Muda

    • calendar_month Minggu, 4 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 6.401
    • 0Komentar

    PROFESI influencer dan aktor merupakan salah satu peluang bisnis yang menjanjikan di era digital seperti saat ini, dengan menjadi influencer dan aktor seseorang bisa meraup penghasilan yang cukup besar dengan cara mengiklankan produk-produk orang lain atau menerima endors. Menjadi seorang influencer dan aktor tentu saja bukan hal yang mudah, untuk menjadi seorang influencer dan aktor beberapa orang rela […]

  • Harapan Gubernur Sumsel Untuk IPHI dan Hujjaj

    Harapan Gubernur Sumsel Untuk IPHI dan Hujjaj

    • calendar_month Minggu, 11 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.094
    • 0Komentar

    Halal Bihalal yang dikemas dengan penuh keakraban ini  terasa sangat bermakna

  • Bukan Infratruktur Jalan & Jembatan Saja, Gubernur Instruksikan untuk menyelesaikan masalah Non Program, Ini Sebutnya yang Dadakan !

    Bukan Infratruktur Jalan & Jembatan Saja, Gubernur Instruksikan untuk menyelesaikan masalah Non Program, Ini Sebutnya yang Dadakan !

    • calendar_month Senin, 4 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 908
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel Herman Deru mengintruksikan kepala Organisani Perangkat Daerah [OPD] dalam menangani kondisi infrastruktur yang sifatnya non program. Menurutnya seperti ada usulan yang mendadak, ada  bencana banjir  yang terjadi secara mendadak.  Oleh sebab itu, terangnya tidak saka fokus hanya jalan, jembatan tetapi termasuk irigasi termasuk juga kolam retensi dan juga penataan pemukiman. Jadi pertemuan ini sangat […]

  • Meriahkan MTQ XXX di Muba, Lagu-lagu bernapaskan Islam bakal dinyanyikan Tri Suaka- Nabila

    Meriahkan MTQ XXX di Muba, Lagu-lagu bernapaskan Islam bakal dinyanyikan Tri Suaka- Nabila

    • calendar_month Selasa, 23 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.146
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id- Penyanyi Tri Suaka dengan suara lembutnya siap tampil menyanyikan lagu Aisyah menyemarakan malam pembukaan MTQ ke 30 di Stabel Berkuda pada 3 Mei 2024 mendatang.   Selain lagu Aisyah, Tri Suaka bersama Nabila bakal membawakan lagu lainnya diantaranya Atouna el-toufoule, Al-it’iraf, Sholawat Badar, Merayu Tuhan, Pelengkap Ibadahku, Cari Berkah, Abatasa, Kebesaran, dan Dengan Nafasmu […]

  • Sumsel Terus Cegah Covid, Wagub Mawardi Yahya Tinjau Vaksinasi Gratis dari  PT Ciputra Development

    Sumsel Terus Cegah Covid, Wagub Mawardi Yahya Tinjau Vaksinasi Gratis dari PT Ciputra Development

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 874
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Ir H Mawardi Yahya mengapresiasi upaya yang dilakukan berbagai pihak baik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maupun pihak swasta yang turut membantu memberikan layanan vaksinasi massal secara gratis bagi ribuan masyarakat guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Sumsel. Seperti halnya yang dilakukan perusahaan properti PT Ciputra Development. Dimana pengembang […]

  • Hari Kedua Jabat Gubernur, Hadi Prabowo Menerima Tim APPSI

    Hari Kedua Jabat Gubernur, Hadi Prabowo Menerima Tim APPSI

    • calendar_month Sabtu, 22 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.290
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Hari kedua sebagai Penjabat Gubernur Sumsel Hadi Prabowo langsung menerima Tim APPSI Ekspedisi Jalur Darat ke-34 Gubernur yang berlangsung di Griya Agung Palembang, Sabtu (22/9/2018). Ketua Tim APPSI Ekspedisi Jalur Darat ke-34, Ki Agus Firdaus menyampaikan tujuan ke Sumsel untuk menjalankan misi sebagai APPSI Ekpedisi Jalur Darat ke 34 Provinsi di Indonesia. […]

expand_less
WordPress Archive VG Oregon – Responsive WooCommerce WordPress Theme VG PostCarousel – Post Carousel for WordPress VG PostSlider – Post Slider for WordPress VG Rossi – Responsive WooCommerce WordPress Theme Viator Affiliate Widgets Manager Viavi Flickr Album Gallery Vibecast - Podcast Studio Elementor Pro Template Kit Vibra – Music WordPress Theme for DJs, Artists and Festivals Vibranet – Broadband & Internet Service Provider Elementor Template Kit Viceversa – Minimal Photography and Portfolio WordPress Theme