Kamis, 5 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Wagub Sumsel Sambut Baik Pengelolaan KB/PLKB Menjadi Kewenangan Pemerintah Pusat

Wagub Sumsel Sambut Baik Pengelolaan KB/PLKB Menjadi Kewenangan Pemerintah Pusat

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 26 Jul 2017
  • visibility 1.168
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSEL TERKINI. ID, Palembang – Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Ishak Mekki menyaksikan acara, Penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) Penyuluh Keluarga Berencana/ Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PKB/PLKB) kepada Bupati/walikota Se- Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), dilanjutkan Penyerahan SK PKB/PLKB Secara Simbolis, di Auditorium Bina Praja Pemprov Sumsel. Rabu (26/07)

Hadir pula dalam kesempatan ini Direktur Kerja Sama Pendidikan Kependudukan Ahmad Taufik, S. Kom. M. Ap, Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintah Daerah Kemendagri RI Drs. Binar Ginting. M.M, Asisten Berdata dan Tata Negara Zulkifli, SH. MH, Bupati/Walikota Se- Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang berkesempatan hadir.

Dalam Laporannya Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumsel Drs. Waspi menyampaikan, Pelaksanaan serah terima PLKB/PKB dengan dasar pengelolaan dan pendayagunaan tenaga penyuluh keluarga berencana (KB) dan petugas lapangan KB, merupakan amanat dari UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang dalam alih kelola PKB dan PLKB ini memakan waktu kurang lebih tiga tahun sejak diterbitkannya UU Nomor 23 tahun 2014.

Adapun untuk jumlah PKB/PLKB yang diserahterimakan dari Pemerintah Daerah ke BKKBN pusat sebanyak 479 orang, dimana secara rinci diuraikannya perkabupaten antara lain, Kabupaten Musi Banyuasin 45 orang, Kabupaten OKI 45 orang, Kabupaten OKU 29 orang, Kabupaten Muara Enim 37 orang, Kabupaten Lahat 48 orang, Kabupaten Musi Rawas 25 orang, Kota Palembang 50 orang, Kota Prabumulih 22 orang, Kota Lubuk Linggau 28 orang. Dilanjutkan dengan Kota Pagar Alam 15 orang, Kabupaten Banyuasin 51 orang, Kabupaten Ogan Ilir 7 orang, Kabupaten OKU Selatan 31 orang, Kabupaten OKU Timur 24 orang, Kabupaten Empat Lawang 12 orang, Kabupaten Pali dua orang, dan yang terakhir Kabupaten Muratara sembilan orang.

“Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah membukakan pintu bagi Petugas Lapangan Keluarga Berencana dan Penyuluh Keluarga Berencana untuk kembali ke rumah lama. Rumah yang ditinggalkan Seiring bergulirnya babak desentralisasi yang menjadikan sebagai pegawai daerah,” ungkapnya

Sementara Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Ishak Mekki menuturkan, Dari sisi kepegawaian pengalihan PKB / PLKB Ke Pusat di yakini akan menjadikan penjenjangan karir khusus, sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Dimana pegawai tidak terbatas dengan kuota di Kabupaten dan Kota yang bersangkutan. Ditambahlagi jenjang karir ini didukung dengan fasilitas memadai karena Pemerintah Pusat memiliki kekhususan dalam pembinaan kesejahteraan.

“Pegawai pusat juga tidak terpengaruh dengan adanya mutasi pegawai, terutama kemungkinan pindah ke instansi lain. Dari sisi operasional, PKB / PLKB akan lebih fokus lagi melaksanakan tugas pokok dan fungsi sesuai standar yang telah ditetapkan,” terangnya

Lanjut Ishak, untuk mengatasi hambatan-hambatan yang mungkin akan muncul, ia berharap terkoordinasinya antara Pemerintah Provinsi, Kabupaten/kota dan Pemerintah Pusat. “Sehingga pelaksanaan program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga di Sumatera Selatan akan lebih berdaya guna, efektif dan efisien,” tuturnya

Masih Ishak, Pengalihan PKB/PLKB menjadi pegawai pusat memiliki sejumlah tantangan baik itu kepegawaian maupun operasional. Seperti dari sisi kepegawaian, harus diakui pengembangan karir dan promosi sangat terbatas karena tidak bisa mendapat promosi untuk jabatan di lingkungan Pemerintah Daerah. Kondisi ini  berpotensi memicu kejenuhan yang dikhawatirkan berakibat pada penurunan kinerja. Apalagi tantangan operasional tak kalah besarya menyangkut munculnya dualisme kepemimpinan. Secara administratif, PKB/PLKB bertanggung jawab kepada Pemerintah Pusat Namun, secara operasional bertanggungjawab kepada Pemerintah Kabupaten/Kota.

“Kabupaten/Kota tidak bisa langsung memberikan Reward dan Punishment tanpa melalui Pemerintah Pusat. Hal ini dianggap akan  menyulitkan pembinaan pegawai,” pungkasnya

Tags
  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendag Bertanggung Jawab Terhadap Kenaikan Harga Cabai

    Mendag Bertanggung Jawab Terhadap Kenaikan Harga Cabai

    • calendar_month Sabtu, 6 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.808
    • 0Komentar

    MENTERI Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengungkapkan pihaknya bertanggung jawab terhadap kenaikan harga komoditas cabai dan bawang yang kerap terjadi. Saat ini harga cabai rawit tercatat naik menembus level Rp150.000 per kg. Penyebabnya dikatakan Mendag karena komoditi tersebut tidak tahan lama dan ada kendala di sisi pasokan (supply side). “Ketika harga naik, menteri perdagangan yang salah, […]

  • double jump.tokyo Inc.Memproduksi Koleksi NFT Resmi Karakter Anime Populer Kapten Tsubasa

    double jump.tokyo Inc.Memproduksi Koleksi NFT Resmi Karakter Anime Populer Kapten Tsubasa

    • calendar_month Selasa, 7 Feb 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.862
    • 0Komentar

        Sumselterkini.co.id, TOKYO, JEPANG – Media OutReach – 7 Februari 2023 – Dengan penuh semangat, double jump.tokyo mengumumkan produksi NFT berkualitas tinggi yang menggabungkan gerakan istimewa dan adegan terkenal dari karakter anime sepak bola Jepang yang terkenal di dunia, Kapten Tsubasa. “Kapten Tsubasa” yang mulai hadir pada tahun 1981 terus menciptakan pengaruh yang luar […]

  • “Songket Dijual, Dunia Menengok! Dari Tanjak ke Paris Fashion Week, Inilah Wasiat Nenek yang Tak Bisa Dicuci Dry Clean”

    “Songket Dijual, Dunia Menengok! Dari Tanjak ke Paris Fashion Week, Inilah Wasiat Nenek yang Tak Bisa Dicuci Dry Clean”

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 570
    • 0Komentar

    JIKA nenekmu dulu membordir kain songket sambil mendendangkan lagu “Ayam Den Lapeh”, mungkin dia tak menyangka bahwa suatu hari cucunya bakal mengenakan hasil karya sejenis untuk mejeng di New York sambil ngopi latte. Ya, songket kini tak hanya jadi ‘seragam kondangan’ atau properti foto wisuda, tapi berpeluang naik kelas jadi fashion statement global!. Gubernur Sumsel, […]

  • Survei-Sarimuda

    Sarimuda Sebut Ada 5 Partai Sudah Merestui Pencalonannya

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.545
    • 0Komentar

    Calon Walikota Palembang Sarimuda mengklaim ada lima partai politik yang sudah merestui dirinya untuk ikutserta Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Palembang 2018 tinggal menunggu deklarasi.

  • Penangkapan Ikan Secara Terukur, KKP Kembangkan Program Digitalisasi

    Penangkapan Ikan Secara Terukur, KKP Kembangkan Program Digitalisasi

    • calendar_month Jumat, 25 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.368
    • 0Komentar

    DIREKTUR Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Artati Widiarti menegaskan digitalisasi menjadi salah satu kunci keberhasilan kebijakan penangkapan ikan secara terukur. Menurutnya, transformasi digital ini juga termasuk di pelabuhan perikanan, sehingga berdampak pada penguatan sinergi dan sinkronisasi data, informasi serta layanan antara pelabuhan pangkalan sebagai pelabuhan pendaratan […]

  • Tidak Boleh Yang Lain, Komponen Cadangan Hanya untuk Kepentingan Negara

    Tidak Boleh Yang Lain, Komponen Cadangan Hanya untuk Kepentingan Negara

    • calendar_month Minggu, 10 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.548
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko menegaskan komponen cadangan TNI hanya boleh digunakan untuk kepentingan pertahanan dan kepentingan negara. “Perlu saya tegaskan, komponen cadangan tidak boleh digunakan untuk lain kecuali kepentingan pertahanan. Komponen cadangan hanya untuk kepentingan pertahanan dan kepentingan negara,” tegas Presiden dalam amanatnya saat memimpin Upacara Penetapan Komponen Cadangan Tahun 2021 di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pasukan […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Advanced Quantity WooCommerce Advanced Shipping WooCommerce Adyen Payment Gateway Plugin WooCommerce Adyen Payment Gateway with latest API. WooCommerce Affiliate Automatic Amazon WordPress Plugin WooCommerce Affiliates – Boost Your Earnings with Affiliate Marketing WooCommerce Affiliates Coupon WooCommerce Ajax Cart & Added To Cart Popup – Floating/Sliding/Popup All in One Cart/Checkout Plugin WooCommerce Ajax-Enabled Enhanced Layered Navigation WooCommerce AliExpress Dropship