Selasa, 13 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Wagub Sumsel Sambut Baik Pengelolaan KB/PLKB Menjadi Kewenangan Pemerintah Pusat

Wagub Sumsel Sambut Baik Pengelolaan KB/PLKB Menjadi Kewenangan Pemerintah Pusat

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 26 Jul 2017
  • visibility 1.158
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSEL TERKINI. ID, Palembang – Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Ishak Mekki menyaksikan acara, Penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) Penyuluh Keluarga Berencana/ Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PKB/PLKB) kepada Bupati/walikota Se- Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), dilanjutkan Penyerahan SK PKB/PLKB Secara Simbolis, di Auditorium Bina Praja Pemprov Sumsel. Rabu (26/07)

Hadir pula dalam kesempatan ini Direktur Kerja Sama Pendidikan Kependudukan Ahmad Taufik, S. Kom. M. Ap, Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintah Daerah Kemendagri RI Drs. Binar Ginting. M.M, Asisten Berdata dan Tata Negara Zulkifli, SH. MH, Bupati/Walikota Se- Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang berkesempatan hadir.

Dalam Laporannya Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumsel Drs. Waspi menyampaikan, Pelaksanaan serah terima PLKB/PKB dengan dasar pengelolaan dan pendayagunaan tenaga penyuluh keluarga berencana (KB) dan petugas lapangan KB, merupakan amanat dari UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang dalam alih kelola PKB dan PLKB ini memakan waktu kurang lebih tiga tahun sejak diterbitkannya UU Nomor 23 tahun 2014.

Adapun untuk jumlah PKB/PLKB yang diserahterimakan dari Pemerintah Daerah ke BKKBN pusat sebanyak 479 orang, dimana secara rinci diuraikannya perkabupaten antara lain, Kabupaten Musi Banyuasin 45 orang, Kabupaten OKI 45 orang, Kabupaten OKU 29 orang, Kabupaten Muara Enim 37 orang, Kabupaten Lahat 48 orang, Kabupaten Musi Rawas 25 orang, Kota Palembang 50 orang, Kota Prabumulih 22 orang, Kota Lubuk Linggau 28 orang. Dilanjutkan dengan Kota Pagar Alam 15 orang, Kabupaten Banyuasin 51 orang, Kabupaten Ogan Ilir 7 orang, Kabupaten OKU Selatan 31 orang, Kabupaten OKU Timur 24 orang, Kabupaten Empat Lawang 12 orang, Kabupaten Pali dua orang, dan yang terakhir Kabupaten Muratara sembilan orang.

“Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah membukakan pintu bagi Petugas Lapangan Keluarga Berencana dan Penyuluh Keluarga Berencana untuk kembali ke rumah lama. Rumah yang ditinggalkan Seiring bergulirnya babak desentralisasi yang menjadikan sebagai pegawai daerah,” ungkapnya

Sementara Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Ishak Mekki menuturkan, Dari sisi kepegawaian pengalihan PKB / PLKB Ke Pusat di yakini akan menjadikan penjenjangan karir khusus, sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Dimana pegawai tidak terbatas dengan kuota di Kabupaten dan Kota yang bersangkutan. Ditambahlagi jenjang karir ini didukung dengan fasilitas memadai karena Pemerintah Pusat memiliki kekhususan dalam pembinaan kesejahteraan.

“Pegawai pusat juga tidak terpengaruh dengan adanya mutasi pegawai, terutama kemungkinan pindah ke instansi lain. Dari sisi operasional, PKB / PLKB akan lebih fokus lagi melaksanakan tugas pokok dan fungsi sesuai standar yang telah ditetapkan,” terangnya

Lanjut Ishak, untuk mengatasi hambatan-hambatan yang mungkin akan muncul, ia berharap terkoordinasinya antara Pemerintah Provinsi, Kabupaten/kota dan Pemerintah Pusat. “Sehingga pelaksanaan program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga di Sumatera Selatan akan lebih berdaya guna, efektif dan efisien,” tuturnya

Masih Ishak, Pengalihan PKB/PLKB menjadi pegawai pusat memiliki sejumlah tantangan baik itu kepegawaian maupun operasional. Seperti dari sisi kepegawaian, harus diakui pengembangan karir dan promosi sangat terbatas karena tidak bisa mendapat promosi untuk jabatan di lingkungan Pemerintah Daerah. Kondisi ini  berpotensi memicu kejenuhan yang dikhawatirkan berakibat pada penurunan kinerja. Apalagi tantangan operasional tak kalah besarya menyangkut munculnya dualisme kepemimpinan. Secara administratif, PKB/PLKB bertanggung jawab kepada Pemerintah Pusat Namun, secara operasional bertanggungjawab kepada Pemerintah Kabupaten/Kota.

“Kabupaten/Kota tidak bisa langsung memberikan Reward dan Punishment tanpa melalui Pemerintah Pusat. Hal ini dianggap akan  menyulitkan pembinaan pegawai,” pungkasnya

Tags
  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Blusukan Kelurahan Kuto Batu, 2 Srikandi Tebar Visi Kesehatan Ibu Hamil, Pendidikan,Sembako Murah hingga Pekerja Sosial

    Blusukan Kelurahan Kuto Batu, 2 Srikandi Tebar Visi Kesehatan Ibu Hamil, Pendidikan,Sembako Murah hingga Pekerja Sosial

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.674
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Fitrianti Agustinda dan Nandriani Octarina satu satunya calon walikota dan wakil walikota Palembang dari kaum perempuan. Untuk itu keduanya sangat peduli dengan perempuan, ibu hamil dan anak anak. Kepedulian tersebut ditunjukkan keduanya saat blusukan keliling diseluruh Kecamatan se kota Palembang bertemu dengan perempuan, ibu hamil dan anak anaknya. Dalam kesempatan bertemu dengan ibu […]

  • Diterpa Badai Bertubi-tubi, Bank Sumsel Babel Masih Tangguh?

    Diterpa Badai Bertubi-tubi, Bank Sumsel Babel Masih Tangguh?

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Membaca Ulang Tata Kelola Kredit Bank Daerah   BEBERAPA tahun terakhir, perjalanan Bank Sumsel Babel (BSB) terasa seperti berlayar di laut yang cuacanya sulit ditebak, belum sempat air tenang, ombak berikutnya sudah datang lagi. Dari dinamika internal yang sempat dikaitkan dengan proses Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) hingga munculnya kasus kredit bermasalah di sejumlah daerah, […]

  • Inovasi Petani Milenial OKI Soal Ini

    Inovasi Petani Milenial OKI Soal Ini

    • calendar_month Rabu, 13 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 815
    • 0Komentar

    JANGAN bilang anak muda sekarang enggan turun ke sawah. Hal itu dibuktikan Novriansyah (35) seorang petani milenial Desa Lubuk Seberuk, Kecamatan Lempuing Jaya, Kabupaten Ogan Komering Ilir mampu hasilkan beras organik pari pupuk yang dibuat sendiri. Novriansyah menyatakan bahwa peralihan pupuk kimia ke pupuk organic baru dijalani sekitar 4 tahun terakhir dengan luasan lahan yang […]

  • Wagub Mawardi Ingatkan Siswa SMAN Sumsel Tetap Rendah Hati

    Wagub Mawardi Ingatkan Siswa SMAN Sumsel Tetap Rendah Hati

    • calendar_month Rabu, 10 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.145
    • 0Komentar

    Oleh : Asri SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Inagurasi SMAN Sumsel angkatan X Tahun Ajaran 2018/2019 yang digelar di Gedung Amphiteathre dihadiri langsung Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya, Rabu (10/10/2018). Mantan Bupati Ogan Ilir itu menitipkan pesan kepada 100 siswa baru yang diterima untuk menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang tetap rendah hati. Menurut Mawardi sekolah ini […]

  • Capaian Vaksin di Muba di Atas 52 Persen, Vaksin Sasar Pelajar

    Capaian Vaksin di Muba di Atas 52 Persen, Vaksin Sasar Pelajar

    • calendar_month Senin, 8 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 734
    • 0Komentar

    PEMKAB Musi Banyuasin (Muba) terus gencar melakukan vaksinasi untuk mewujudkan Herd Immunity dan meminimalisir penularan wabah COVID-19. Bahkan Pemkab Muba juga terus berkolaborasi dengan TNI-POLRI untuk mempercepat tercapainya herd immunity di Kabupaten Muba. Senin (8/11/2021) Plt Bupati Muba Beni Hernedi meninjau langsung pelaksanaan Serbuan Vaksinasi COVID-19 dalam Rangka Hari Pahlawan yang menyasar kepada para Pelajar […]

  • Kerja Keroyokan, OKI Capai Target Vaksinasi 70,11 Persen Cukup Efektif, Ini Buktinya

    Kerja Keroyokan, OKI Capai Target Vaksinasi 70,11 Persen Cukup Efektif, Ini Buktinya

    • calendar_month Rabu, 29 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 898
    • 0Komentar

    KABUPATEN Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel berhasil mencapai  target vaksinasi 70,11 persen berdasarkan peta cakupan vaksinasi Covid-19 di Indonesia pada, Rabu (29/12/2021). Sesuai peta cakupan vaksinasi Covid-19 di Indonesia, dosis 1 di OKI sudah mencapai 70,11 persen atau 405.183 dosis, dari target 577.930 jiwa. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI, Iwan Setiawan mengatakan keberhasilan pemerintah daerah […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Advanced Quantity WooCommerce Advanced Shipping WooCommerce Adyen Payment Gateway Plugin WooCommerce Adyen Payment Gateway with latest API. WooCommerce Affiliate Automatic Amazon WordPress Plugin WooCommerce Affiliates – Boost Your Earnings with Affiliate Marketing WooCommerce Affiliates Coupon WooCommerce Ajax Cart & Added To Cart Popup – Floating/Sliding/Popup All in One Cart/Checkout Plugin WooCommerce Ajax-Enabled Enhanced Layered Navigation WooCommerce AliExpress Dropship