Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Perkuat Ekonomi Syariah, Upaya Wujudkan Produsen Halal

Perkuat Ekonomi Syariah, Upaya Wujudkan Produsen Halal

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 4 Nov 2021
  • visibility 761
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEBAGAI upaya mewujudkan cita-cita menjadi produsen halal terbesar di dunia, Indonesia harus dapat memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Namun, masih banyak masyarakat yang belum memahami konsep tersebut. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif seluruh elemen terkait, salah satunya perguruan tinggi, untuk meningkatkan literasi masyarakat di bidang ekonomi dan keuangan syariah.

“Keterlibatan perguruan tinggi menjadi sangat penting,” tegas Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin saat menerima audiensi Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro, melalui konferensi video di kediaman resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta, kemaren.

Lebih lanjut Wapres menyampaikan, berdasarkan laporan dari Bank Indonesia yang diterima, saat ini terdapat peningkatan literasi ekonomi dan keuangan syariah di masyarakat dari 16 persen menjadi 21 persen. Data tersebut menunjukkan masih besarnya pekerjaan rumah yang dimiliki Indonesia. Untuk itu, kehadiran halal center di lembaga-lembaga pendidikan menjadi sangat penting untuk membantu pemerintah menyukseskan pengembangan ekosistem syariah.

“Kehadiran UI Halal Center menjadi sangat penting untuk bisa mempercepat [pengembangan ekosistem syariah], baik di industrinya maupun di sertifikasinya, lembaga pemeriksanya, kemudian juga penyiapan auditornya,” urai Wapres.

Terkait dukungan terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Wapres meminta agar UI Halal Center dapat merangkul UMKM di wilayahnya untuk diberikan pendampingan dan pelatihan agar memiliki kemampuan wirausaha yang baik dan produk-produk yang berdaya saing.

“Disamping kita juga mendorong pengusaha-pengusaha UMKM ini, kita tumbuhkan [kemampuannya],” ungkap Wapres.

“Tanpa pengusaha, ini semua tentu tidak ada,” lanjutnya.

Menutup audiensi, Wapres berpesan agar UI halal center selain berperan aktif di pengembangan produk dan bisnis halal, untuk dapat menyiapkan auditor-auditor andal yang mengerti tentang pangan serta industri halal baik secara secara makro maupun mikro.

“Auditor harus mengerti. Tenaga ahli tapi mengerti titik-titik kritisnya dimana. Auditor-auditor halal punya tambahan pengetahuan, soal pangan, soal industri,” pungkas Wapres.

Sebelumnya Rektor UI Ari Kuncoro melaporkan program kerja yang telah dilakukan oleh UI Halal Center sejak tahun 2017. Ia berharap, kehadiran unit kerja ini dapat membawa kebaikan bagi masyarakat sekitar dan ke depan mampu membawa tren halal menjadi gaya hidup yang dijalankan oleh masyarakat sehari-hari.

“Bahkan ini kalau bisa dikembangkan, bisa menjadi tren seperti hidup sehat, makan sehat, makan yang tidak berlebih-lebihan, halal,” tandas Ari.

  1. Sebagai informasi, UI Halal Center merupakan Unit Kerja Khusus yang berada di bawah koordinasi UI dan dibentuk sebagai bentuk dukungan Universitas Indonesia terhadap terbitnya Undang-Undang nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.
    Kominfo (***)
  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gak Main-main, KPK Ingatkan Pemda Evaluasi Kriteria Penerima Bansos

    Gak Main-main, KPK Ingatkan Pemda Evaluasi Kriteria Penerima Bansos

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.286
    • 0Komentar

    KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau pemerintah daerah (pemda) transparan dalam mendistribusikan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat dan mengevaluasi kriteria penerima bansos. Berdasarkan laporan yang diterima JAGA Bansos per 12 Juni 2020, KPK menerima total 303 keluhan terkait penyaluran bansos. Yang paling banyak dikeluhkan oleh masyarakat adalah tidak menerima bansos meskipun telah mendaftar, yaitu berjumlah 134 […]

  • Pameran INACRAFT 2022 Resmi Ditutup, UMKM Pertamina Raih Transaksi dengan Nilai Luar Biasa !

    Pameran INACRAFT 2022 Resmi Ditutup, UMKM Pertamina Raih Transaksi dengan Nilai Luar Biasa !

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.927
    • 0Komentar

    The International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2022 resmi ditutup pada minggu (27/3). 24 UMKM mitra binaan PT Pertamina (Persero) meraup total transaksi hingga mencapai 4 Milyar selama gelaran INACRAFT 2022.   Di hari  terakhir gelaran INACRAFT 2022, 24 booth UMKM Pertamina mendapatkan respons positif dan di kunjungi banyak pembeli potensial baik dalam maupun luar negeri. […]

  • Kades di Muba di Ajak Kumpul, Ada Apa?

    Kades di Muba di Ajak Kumpul, Ada Apa?

    • calendar_month Selasa, 30 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.410
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID,SEKAYU – Sebanyak 227 Kepala Desa beserta Perangkat Desa dalam Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) hari ini, Senin (29/10/2018) memenuhi Opproom Pemkab Muba dalam rangka mengikuti Workshop Hasil Evaluasi Implementasi Sistem Tatakelola Keuangan Desa dengan Aplikasi Sistem Keuangan Desa  (Siskeudes). Bupati Muba, H Dodi Reza Alex Noerdin menyampaikan seluruh desa di Kabupaten Muba sudah menggunakan Aplikasi […]

  • Anak Pengungsi Gempa NTT Tetap Belajar di Tengah Pengungsian, Ada Perpustakaan Keliling

    Anak Pengungsi Gempa NTT Tetap Belajar di Tengah Pengungsian, Ada Perpustakaan Keliling

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Anak-anak korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mengungsi di GOR Samador, Kabupaten Sikka, tetap mendapat ruang untuk belajar dan bermain selama berada di pengungsian. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka menghadirkan layanan perpustakaan keliling pada Selasa (18/8). Beragam bahan bacaan disediakan untuk anak-anak di lokasi pengungsian. Kehadiran perpustakaan keliling memberi mereka aktivitas […]

  • Mengapa Warga Palembang Masih Tak Tahu Posbakum?

    Mengapa Warga Palembang Masih Tak Tahu Posbakum?

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    MENGAPA masih ada warga Palembang yang belum mengetahui keberadaan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) di tingkat kelurahan? Padahal layanan bantuan hukum gratis tersebut disiapkan untuk membantu masyarakat kurang mampu mengakses keadilan tanpa biaya. Pertanyaan ini mencuat seiring evaluasi dan penguatan layanan Posbakum di seluruh kelurahan di Kota Palembang. Di atas kertas, skema bantuan hukum gratis sudah […]

  • Mini Market Jadi Alternatif BUMDes

    Mini Market Jadi Alternatif BUMDes

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 916
    • 0Komentar

    Sekayu – Pengembangan usaha mini market, bisa menjadi salah satu alternatif jenis kegiatan usaha yang dapat dikelola oleh BUMDesa sebagai bagian dari peluang dalam membangun perekonomian masyarakat desa. Ide pengelolaan mini market yang dijabarkan melalui skema BUMDesa sangat realistis untuk diterapkan di wilayah perdesan. Asumsi ini bukan tanpa alasan bila dihitung dari potensi desa yang […]

expand_less
WordPress Archive SearchWP WordPress Plugin SearchWP WP Document Revisions Integration SearchWP WP Job Manager Integration SearchWP WPML Integration SearchWP Xpdf Integration Seavor Sea Adventure & Travel Elementor Template Kit Sebian – Multi-purpose WordPress WooCommerce Theme SecuPress Pro Secure Pattern Lock – WordPress Security Login Plugin SecurePay Payment Gateway for WooCommerce