Kamis, 20 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Gunakan TV Digital Banyak Keuntungan

Gunakan TV Digital Banyak Keuntungan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 28 Apr 2022
  • visibility 3.945
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan bahwa migrasi siaran televisi (TV) analog ke digital atau analog switch off (ASO), sangat menguntungkan masyarakat. Karena TV tigital memiliki banyak kelebihan dibandingkan analog sehingga sekarang ini diutamakan.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kominfo, Usman Kansong, mengatakan program ASO menguntungkan masyarakat karena akan mendapat siaran TV berteknologi canggih, dengan gambar lebih bagus dan suara lebih jernih.

Hanya tinggal menambah perangkat STB bagi televisi yang masih analog atau belum bisa menerima siaran TV digital secara langsung, sementara bagi televisi yang sudah bisa menangkap secara langsung tinggal tinggal scanning saluran.

“Dengan beralih dari analog ke digital maka siaran televisi yang diterima oleh masyarakat itu akan lebih baik, jadi masyarakat yang diuntungkan,” ujar Dirjen IKP Kominfo di Jakarta pada Rabu (27/4/2022).

Dirjen IKP menambahkan, setidaknya ada dua keuntungan yang langsung dinikmati masyarakat begitu menjadi menonton siaran TV Digital.

“Keuntungan pertama dari segi kualitas, jadi untuk siaran TV digital ini kualitas gambar yang sangat jelas, suara jernih, dan teknologi canggih. Kedua, banyaknya program siaran yang lebih berkualitas dan bermutu buat masyarakat,” tambahnya.

Menurut Usman Kansong, semua manfaat tersebut gratis didapatkan karena sifat siaran TV digital yang Free to Air (FTA). “Menonton siaran TV Digital itu tetap tidak berbayar. Sama dengan siaran TV Analog (yang gratis), tapi siaran TV Digital ini juga tidak berbayar namun jelas lebih berkualitas,” tuturnya.

Manfaat positif yang lebih luas juga ada, lanjut Dirjen IKP, yaitu pembukaan lapangan kerja baru di bidang industri pertelevisian. Karena peralihan ke siaran TV Digital mendorong pertumbuhan industri kreatif di masyarakat.

Selain berpotensi menambah keragaman kepemilikan lembaga penyiaran, juga menyerap lebih dari 200 ribu tenaga kerja kreatif. Bidang pembuatan konten siaran misalnya (content creator) di TV digital.

“Jadi masyarakat bukan hanya menjadi penonton di era digital ini, dia bisa juga menjadi produsen konten. Itu sekurang-kurangnya manfaat yang bisa diterima oleh masyarakat,” imbuhnya.

Sedangkan dalam konteks teknologi, Dirjen IKP mengungkapkan misalnya akan mendapat manfaat bisa lebih interaktif dengan siaran televisi. Contohnya akan ada semacam peringatan dini bencana di siaran TV-nya.

Masyarakat juga akan mendapat manfaat dari lebih banyak banyak pilihan program siaran TV karena setiap frekuensi TV analog bisa memuat 6-12 siaran TV digital. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) hingga saat ini sudah ada 40 TV (lembaga penyiaran) yang sudah mendapatkan izin bersiaran.

“Mestinya dengan banyaknya pilihan akan mendapatkan program yang berkualitas. Dengan banyaknya pilihan, maka stasiun televisi akan berlomba-lomba menciptakan program yang berkualitas agar tidak ditinggalkan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Masyarakat Mampu Segera Beli STB

Lebih lanjut Dirjen Usman mengatakan, pihaknya telah melakukan survei, bahwa sebagian besar masyarakat sudah terrinformasikan ASO dan masyarakat bersedia pindah ke siaran TV digital. Artinya masyarakat bersedia mengadakan secara mandiri perangkat TV atau STB.

Namun survei juga mengatakan masyarakat baru akan membeli TV digital kalau sudah ASO, sehingga meraka masih menunggu ASO diberlakukan di daerahnya masing-masing.

“Kita sekarang ini menghimbau masyarakat (mampu) untuk membeli STB atau TV digital untuk ASO supaya setelah siaran analog dimatikan, masyarakat siap beralih ke siaran TV digital,” pungkasnya.

Pemerintah, melalui Kementerian Kominfo dijadwalkan akan memutuskan siaran televisi analog atau ASO tahap pertama pada 30 April 2022 atau dua hari mendatang.

Tahapan ASO

Kementerian Kominfo menetapkan tiga tahapan penghentian siaran TV analog. Hal ini berlandaskan pada amanah UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, dimana Pasal 72 angka 8 menyebutkan bahwa anggaran penyiaran dilaksanakan dengan mengikuti perkembangan teknologi, termasuk migrasi penyiaran dari analog ke teknologi digital.

Penghentian siaran analog paling lambat dilakukan 2 tahun sejak dimulainya UU tersebut.

ASO tahap pertama dilakukan Kominfo paling lambat 30 April 2022, atau dua hari mendatang. Tahap pertama ini meliputi 56 wilayah layanan siaran, di 166 Kabupaten/kota wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, Papua, dan Papua Barat.

Selanjutnya tahap kedua penghentian siaran TV analog paling lambat 25 Agustus 2022, meliputi 31 wilayah layanan siaran di 110 kabupaten/kota, yaitu di Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah, NTT, Jogja, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta.

Sedangkan ASO tahap ketiga paling lambat direalisasikan pada 2 November 2022 yang akan dilakukan di 25 layanan siaran di 65 kabupaten/kota, meliputi Riau, jambi, Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah (lima wilayah, Kalimantan Barat (6 wilayah), NTB (5 wilayah), Maluku (2 wilayah), Sulawesi Tengah (3 wilayah), Papua (9 wilayah).InfoPublik (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kreatifood 2017, Tingkatkan Pembangunan Ekonomi Kreatif Sumsel

    Kreatifood 2017, Tingkatkan Pembangunan Ekonomi Kreatif Sumsel

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.374
    • 0Komentar

    Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin bersama Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Republik Indonesia, Triawan Munaf, resmi membuka kegiatan Kreatifood 2017 di Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Selasa (22/8).

  • Polda Banten ungkap sindikat besar pengedar narkoba jenis sabu seberat 43 kilogram & 494 butir ekstasi

    Polda Banten ungkap sindikat besar pengedar narkoba jenis sabu seberat 43 kilogram & 494 butir ekstasi

    • calendar_month Senin, 4 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 448
    • 0Komentar

      DIREKTORAT Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Banten telah mengungkap sindikat besar pengedar narkoba jenis sabu seberat 43 kilogram dan 494 butir ekstasi. Pengungkapan narkoba jaringan lintas provinsi dan negara ini dilakukan bersama Saturan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Tangerang. Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol. Shinto Silitonga mengatakan dalam pengungkapan ini sebanyak tujuh orang ditangkap. Kombes […]

  • “Beras Ini Besar Sekali,” Tomsi Soroti Kenaikan Harga Beras

    “Beras Ini Besar Sekali,” Tomsi Soroti Kenaikan Harga Beras

    • calendar_month 19 jam yang lalu
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 7
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Harga beras  naik di sejumlah daerah mendapat perhatian serius dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pemerintah daerah diminta bergerak cepat karena kenaikan komoditas pangan utama itu berpotensi memberi tekanan terhadap inflasi. Sekretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir menilai beras memiliki pengaruh besar terhadap pergerakan inflasi karena menjadi kebutuhan utama masyarakat. “Beras ini besar sekali. Jadi […]

  • PR Iskandar-Shodiq, Apa Saja ?

    PR Iskandar-Shodiq, Apa Saja ?

    • calendar_month Kamis, 17 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 921
    • 0Komentar

    Sumselterkini,co,id Kayuagung – Menurunkan angka kemiskinan dan mengurangi pengangguran masih menjadi pekerjaan rumah Iskandar Shodiq untuk mewujudkan visi OKI Mandira 2024. Untuk menuntaskan tugas tersebut Iskandar-Shodiq akan melakukan pemberdayaan masyarakat mulai dari desa. “Kita ingin masyarakat OKI sejahtera berlandaskan iman dan taqwa dengan berkurangnya jumlah penduduk miskin dan menurunnya angka pengangguran dan meningkatnya daya beli […]

  • Diduga Sering Jual Miras, Sat Pol PP Pagaralam Derek 2 Mobil Box

    Diduga Sering Jual Miras, Sat Pol PP Pagaralam Derek 2 Mobil Box

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.689
    • 0Komentar

    DIDUGA sering menjual minuman keras [Miras], 2 unit mobil box di derek Satuan Polisi Pamong Praja [Sat Pol PP] Kota Pagaralam. Dinas Satuan Polisi Pamung Praja (SatPolPP) dibantu petugas mobil derek dari Dinas Perhubungan Kota Pagaralam menarik 2 unit mobil box yang diduga sering jualan miras di lahan Parkir di kawasan Pasar Dempo Permai. Jumat […]

  • Muba Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

    Muba Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 718
    • 0Komentar

    WAKIL Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi membuka secara resmi Rapat Kerja Pokja Pembangunan Hijau Kabupaten Musi Banyuasin. Dari laporan Kepala Bappeda melalui Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappeda Muba Yuwono Aries ST MT diikuti oleh 45 orang peserta yang berasal dari perwakilan OPD Muba. Dengan tujuan untuk menjelaskan pencapaian yang telah dilakukan oleh Mitra Pembangunan […]

expand_less
WordPress Archive FLATPACK – Multipurpose Unbounce Pack FlatPrice – WordPress Pricing Tables Flatsome | Multi-Purpose Responsive WooCommerce Theme Flavia – Kids Shop WooCommerce WordPress Theme Flavius – Lawyer and Attorney WordPress Theme Fleet Manager – Vehicle Management & Booking System FleetCart – Modern eCommerce CMS Flex Mag – Responsive WordPress News Theme FLEX – Multi-Purpose Joomla Template Flexblog – A Personal WordPress Blog Theme