Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parlemen » “Adian Napitupulu, Tol Bergelombang & Rasa Trauma yang Tak Termasuk Tarif”

“Adian Napitupulu, Tol Bergelombang & Rasa Trauma yang Tak Termasuk Tarif”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
  • visibility 888
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALAU bayar tol bisa cicilan, mungkin banyak pengendara Jalan Tol Kayuagung – Palembang sudah ngajuin keringanan, bukan soal tarif, tapi soal mental, lantaran setiap lewat tol itu, bukan hanya bensin yang terkuras, tapi juga urat sabar, tulang punggung, dan kadang kenangan masa kecil yang tiba-tiba muncul gara-gara terhentak di aspal bergelombang.

Adian Napitupulu, politisi yang biasanya dikenal vokal soal rakyat, akhirnya datang juga ke lokasi, bukan dalam rangka piknik, tapi sidak, dan begitu turun dari mobil, dia langsung sadar “Wah, ini mah bukan tol, ini roller coaster jalur darat!”. Ampun dech…!

Dengan wajah serius tapi nada suara khas anak STM, Adian menyebut bahwa tol ini dari awal sudah bermasalah, didirikan di atas tanah rawa tanpa konstruksi memadai, ibarat orang bikin rumah di atas kasur angin, awalnya enak, lama-lama tenggelam dan bikin masuk angin.

Sekarang, jalan tol itu sudah seperti bekas cakar naga, bergelombang tak beraturan, dengan lubang yang seolah berkata, “Ayo uji suspensimu di sini!”.

Lucunya, masyarakat yang mengeluh selama ini sempat dianggap lebay, tapi setelah Komisi V DPR datang dan merasakan sendiri sensasi aspal goncang level 7 Skala Kekesalan, barulah semua pengakuan warga dianggap valid. Kita ini kadang aneh, ya. Kalau rakyat bilang, katanya lebay. Tapi kalau Adian bilang, baru percaya.

Dan masalahnya bukan cuma jalan yang bergelombang. Ada exit tol yang sudah jadi tapi tidak dibuka. Exit Jejawi, contohnya dibangun sejak 2021, tapi sampai sekarang masih seperti mantan yang belum bisa diajak balikan eksis tapi tak bisa digunakan.

Wakil Ketua DPRD OKI pun sampai bertanya, “Kenapa exit ini belum dibuka?”.  Yah…., mungkin masih malu-malu atau belum siap komitmen.

Lalu ada cerita tentang Exit Tol Celikah yang gelap gulita, sering dijadikan tempat parkir truk-truk besar malam-malam bukan jalan tol, tapi lebih mirip tempat syuting film horor.

Di pintu tol Kayuagung, lintasan langsung tembus ke jalan kabupaten dan Jalan Lintas Timur tanpa pembatas. Kata Bupati OKI, ini rawan kecelakaan dan harus dibikin fly over atau underpass. Setuju, Pak. Karena di lokasi itu, saking bebasnya arus, yang punya nyawa cuma penumpang yang belum sadar dia naik tol apa naik wahana cobaan.

Di tengah semua kekacauan ini, tentu saja kita tetap butuh solusi, bukan hanya inspeksi selfie. Pemerintah pusat dan BPJT jangan cuma datang, foto, terus bilang, “Kami akan pelajari.” Lah, ini bukan skripsi… ini jalan rusak yang nyata. Yang harus diperbaiki, bukan diteliti terus-menerus sampai lulus S3.

Adian sudah memberi sinyal keras. bahwa pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM) bukan perkara opsional. Ini hak pengguna jalan, yang sudah bayar, yang punya harapan bahwa jalan tol itu mulus dan aman bukan training center untuk pengemudi rally.

Dalam urusan jalan tol, rakyat tak minta banyak, cuma minta jalan itu layak dilewati. Tak perlu sampai bintang lima, yang penting tidak membuat pinggang kiri kanan terasa seperti habis dipijat tukang urut mabuk.

Jalan tol yang baik seharusnya jadi simbol kemajuan, bukan trauma kolektif, harusnya bikin perjalanan cepat, bukan bikin shockbreaker jadi korban.

Kalau ada politisi seperti Adian Napitupulu yang sudah mau blusukan dan ngomong keras itu bukan sinyal untuk selfie bareng, tapi tanda bahwa sudah waktunya BPJT, pengelola, dan kontraktor jalan tobat nasional.

Dan kalau masyarakat sudah teriak sejak dulu tapi baru didengar setelah Adian datang, itu menandakan kita sedang mengalami krisis kepercayaan pada sistem pengawasan. Suara rakyat hanya dianggap sah kalau ada politisi ikut bersuara. Sisanya, hanya dianggap keluhan sambil lalu.

Karena percuma bangun jalan panjang kalau ujung-ujungnya bikin orang pengen pulang jalan kaki sambil nyanyi “jalan yang kupilih, ternyata jalan berlubang”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ajang Anugerah Humas Indonesia, Pemprov Sumsel  Raih Penghargaan PPID Utama Terbaik dan Institusi Terpopuler

    Ajang Anugerah Humas Indonesia, Pemprov Sumsel  Raih Penghargaan PPID Utama Terbaik dan Institusi Terpopuler

    • calendar_month Jumat, 17 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 656
    • 0Komentar

      BERSELANG dalam hitungan hari setelah diterimanya  penghargaan Top Pembina BUMD Terbaik 2021 dan  Penghargaan  “Abdi Bakti Tani 2021,  Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali mencatatkan prestasi Kategori PPID Utama Terbaik dan Kategori Institusi Terpopuler di Media Digital pada ajang Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2021. Dalam pengumuman Penghargaan AHI 2021 digelar secara virtual di Command Center […]

  • Wakil Dekan I Fisip UIN Raden Fatah Raih Penghargaan Auditor Mutu Internal Terbaik

    Wakil Dekan I Fisip UIN Raden Fatah Raih Penghargaan Auditor Mutu Internal Terbaik

    • calendar_month Kamis, 29 Sep 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.180
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang –Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) UIN Raden Fatah tahun 2022 ini, menorehkan prestasi tersendiri bagi FISIP UIN Raden Fatah Palembang. Salah seorang dosennya yang juga unsur pimpinan di FISIP, Dr. Yenrizal, M.Si, berhasil menyabet penghargaan sebagai Auditor Audit Mutu Internal terbaik tahun 2022. Penghargaan atas prestasi ini disampaikan langsung oleh Rektor, Prof Dr. Nyayu […]

  • Abadikan Foto, Warga Muba : Kapan Lagi Bisa Selfie dengan Bupati

    Abadikan Foto, Warga Muba : Kapan Lagi Bisa Selfie dengan Bupati

    • calendar_month Minggu, 20 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 936
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu – Pasca kembalinya Piala Adipura Kota Kecil Terbersih se-Indonesia, yang merupakan piala ke-XII diraih Kabupaten Muba, membuat suasana tampak berbeda di Griya Pendopoan Serasan Sekate. Disudut tengah pendopan tersebut berdiri spot Photo Booth Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin yang tengah membawa Piala ke -XII  yang diraih Muba. Warga dan petugas kebersihan terlihat […]

  • Ini Alasan Olisa Pilih Gabung MBU

    Ini Alasan Olisa Pilih Gabung MBU

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 960
    • 0Komentar

    MESKI banyak diincar sejumlah klub di Tanah Air, namun Godstime Ouseloka Olisa akhirnya memutuskan bergabung dengan Muba Babel United (MBU) musim ini. Pemain naturalisasi asal Nigeria ini menyebut sejumlah faktor yang membuatnya dirinya menerima pinangan skuad kebanggaan masyarakat Musi Banyuasin ini. “Memang ada baik Liga 1 ataupun Liga 2 yang menghubungi dan mengajak bergabung, tetapi […]

  • Resmi jadi WNI, Diks Tinggal Proses Perpindahan Federasi

    Resmi jadi WNI, Diks Tinggal Proses Perpindahan Federasi

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.943
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Erick mengapresiasi proses naturalisasi pemain berusia 28 tahun itu yang cepat berkat dukungan penuh Presiden Prabowo Subianto, Komisi XIII dan X DPR, Dirjen AHU dan Dirjen Imigrasi, serta Dukcapil DKI Jakarta. Selain Kevin Diks, pada kesempatan ini Estella Loupattij dan Noa Leatomu juga mengambil sumpah WNI. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyambut gembira […]

  • Jenguk anak panti asuhan yang diduga alami tindak kekerasan, Ratu Dewa : tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menyerahkan persoalan ini ke pihak bewajib

    Jenguk anak panti asuhan yang diduga alami tindak kekerasan, Ratu Dewa : tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menyerahkan persoalan ini ke pihak bewajib

    • calendar_month Senin, 27 Feb 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.714
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang – Sekretaris Daerah Kota Palembang, Ratu Dewa menjenguk anak yang diduga mengalami tindak kekerasan oleh pengurus Panti Asuhan di Palembang. Sebelumnya, di media sosial tersebar video seorang pria yang merupakan pengurus Panti Asuhan Yatim Piatu Fisabilillah Al Amin, di Jalan Mangkubumi, Lorong Bunga No 28RT 47 RW 10, Kelurahan 3 Ilir Kecamatan Ilir […]

expand_less
WordPress Archive Services | Infobox Addons for WPBakery Page Builder Servicio – Electrician & Electrical Services Template Kit Serving – Service & Business Template Kit Setar – Coworking Space & Startup Office Elementor Template Kit Setir – Driving Courses Elementor Template Kit Setra WooCommerce WordPress Theme Seven – Stylish WordPress Theme Sevenbite – Health and Medical WordPress Theme Sewell – Photography WordPress Theme Shader Carousel WordPress and WooCommerce Plugin