Minggu, 25 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » CATATAN PINGGIR : Kisah Kompa Air yang Setia Tapi Bau Besi Tua

CATATAN PINGGIR : Kisah Kompa Air yang Setia Tapi Bau Besi Tua

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
  • visibility 1.062
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,- Di pojokan teras, ada satu benda keramat yang setiap harinya kami elus penuh kasih sayang, yakni kompa air tua.

Usianya sudah kayak pensiunan guru PNS, tapi masih disuruh kerja rodi nyedot air sumur. Suaranya? Hmm… jangan ditanya. Setiap dinyalakan, dia berdengung kayak grup rebana yang salah tempo ngok ngek ngok ngek,  diselingi desahan mirip dinosaurus pilek.

Kita tahu itu tanda-tanda perjuangan. Dia lagi nahan napas, nyedot air dari perut bumi yang udah bau karat dan warnanya kuning kunyit.

Sekilas mirip air cucian panci kari semalam. Tapi, begitulah nasib kami di Perumahan Pesona Harapan Jaya Kalidoni, Palembang, Sumsel. Meski kata orang “pesona”, tapi harapan air bersih masih tinggal harapan, kadang numpang lewat doang. Tiap pagi, kami gelar acara minum kopi sambil nunggu si kompa selesai gala dinner dengan air tanah.

Butuh waktu 3 jam! Iya, 3 jam full kadang super lebih.., seperti nonton tiga episode sinetron tukang bubur naik haji. Dan hasilnya? Setengah ember air kuning, bau besi, kadang bonus cacing mungil kayak topping mie instan.Kalau dimasak, mendidihnya cepet, mungkin karena airnya udah bosen hidup. Kadang kita mikir, ini air sumur atau ramuan nenek sihir zaman Majapahit? Ha..ha.ha.

Kalau disiram ke tanaman, daunnya langsung sayu kayak habis denger mantan nikah. Tapi kami tetap bersyukur.

Soalnya kata orang bijak, “syukurilah apa yang ada, walau itu air sumur yang bisa buat besi berkarat ketakutan.” Minimal, muka kami masih bisa cuci walau hasilnya agak glow-in-the-dark, karena kandungan zat besi yang tinggi. Kami udah pernah nanya dan bahkan PDAMnya datang, pejabat wali/wako yang dulu-dulu dateng, calon-calon ntah apa juga bikin asa tuk warga, tapi asa sabit untuk potong rumput, maklum rumput subur karena cuaca ekstrim.

“Air PDAM kapan masuk, Bang, Bu, Pak, Om, Kak ?” Jawabannya selalu diplomatis, penuh harapan.  “Sedang diusahakan.” Lama-lama kami curiga, jangan-jangan air bersih ini lagi ikut seleksi ASN dulu, sudah itu  baru bisa mampir ke perumahan kami.

Kalau dilihat dari lokasi, Perumahan Pesona Harapan Jaya ini sebenernya bukan di pedalaman Papua, tapi di Kota Palembang, ibukota Sumatera Selatan, loh! Hanya minggir dikit aja dari jalan utama, tapi kayaknya udah dianggap masuk dimensi lain.

Mungkin Google Maps aja bingung mau masukin ini ke zona urban atau hutan lindung. Tapi biarlah.

Meski kompa tua kami lebih berisik dari toa masjid pas takbiran, dan air sumur kami aromanya bisa bikin bayi netesin air mata, kami tetap bertahan. Karena seperti cinta lama, kompa tua ini tetap setia, walau sudah banyak bocor dan karatan. Mungkin dia lelah, tapi dia tahu kalau dia berhenti, kami semua bisa masuk era batu.

Bukan pakai batu sabun, tapi batu buat mandi!.  Perum Pesona berada diibukota provinsi, bukan warga Planet Mars. Tapi sayangnya  air bersih rasanya masih lebih sulit daripada ngejar diskon di tanggal kembar.

Air bersih itu hak, bukan legenda urban! Dan untuk si kompa tua terima kasih sudah bertahan, dan tetaplah bertahan. Jangan dulu megap-megap minta libur nasional ya.Suaramu memang nyaring, kadang mengganggu tetangga, tapi bagimu kami bersandar… karena pemerintah belum kunjung peka.

Kalau kamu manusia, mungkin sekarang udah kami anugerahi medali dan pensiunkan dengan hormat.  Tapi karena kamu mesin, ya kerja terus sampai karatan beneran. Tapi sebagai hiburan aku kasih puisi dulu untuk kamu, simak puisi nya di bawah ini.

 

Kompa Tua yang Bau Tapi Setia

Di pojok teras dia berdiri,
Kompa tua penuh misteri,
Bunyinya tiap pagi-pagi,
Kayak dinosaurus lagi terapi.

“Ngook… ngek… nguuuung…” suaranya nyaring,
Bikin tetangga kirain ada maling,
Padahal cuma dia yang kering,
Nyedot air sumur yang baunya garing.

Air keluar setetes dua,
Warnanya kuning mirip kuah gulai tua,
Kadang ada bonus cacing lincah,
Kayak topping mi instan, cuma tanpa rasa.

Tiga jam kerja non-stop tanpa jeda,
Tapi ember cuma terisi seperempat saja,
Muka kami dicuci dengan harapan,
Biar glowing meski hasilnya karatan.

Airnya wangi? Wah, jangan mimpi,
Aromanya bisa bangunin bayi dari mimpi,
Kalau disiram ke pot bunga tetangga,
Daunnya langsung gugur, hidup pun menyerah.

Kami tanya ke RT, dan pejabat yang datang di kampung kami. “Bang, air PDAM mana?”
Jawabnya sederhana, bukan rumah makan sederhana..
“Sebentar lagi ya, tunggu sajaaa…”

Teakhir janjinya selesai Idul Fitri ..tanpa titik!

Perumahan kami letaknya kota,
Bukan di rimba atau hutan belantara,
Tapi sinyal air kayak sinyal mantan,
Ngilang terus, bikin emosi setan.

Tapi wahai kompa tua berbodi peyot,
Walau pipa udah keropos, dan suaramu serak-serak oat,
Engkaulah pahlawan kami yang berdetak,
Walau sering bikin kami sakit pinggang mendadak.

Jadi untukmu wahai mesin penuh jasa,
Kami dedikasikan puisi tak seberapa,
Teruslah berjuang meski bau besi.[***]

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesan Kapolres OKI Saat Hadiri Ujian Soal Ini

    Pesan Kapolres OKI Saat Hadiri Ujian Soal Ini

    • calendar_month Minggu, 4 Des 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 765
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, OKI – Dalam rangka meningkatkan sinergitas kemitraan guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, Sat Binmas Polres Ogan Komering Ilir bersama Pokdar Kamtibmas Resor OKI memberikan himbauan kepada masyarakat di acara ujian kenaikan tingkat pra-polos ke polos dan polos ke jambon organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) ranting Kayu Agung cabang Ogan Komering Ilir di […]

  • Muba Berikan Serentak Bantuan Dana Untuk Warga Terdampak COVID-19

    Muba Berikan Serentak Bantuan Dana Untuk Warga Terdampak COVID-19

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 912
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] memberikan bantuan secara serentak untuk warga Muba yang terdampak COVID-19. Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin memastikan Bantuan Langsung Tunai(BLT) dari Dana Desa Tahun 2020 ini sampai ke tangan warga. Bupati hadir langsung ke Desa Baru Jaya Kecamatan Jirak Jaya  dan menyerahkan bantuan secara simbolis tersebut kepada warga, Senin […]

  • Siap Dukung Program LisDes PLN, Begini Penjelasan Wabup OKI

    Siap Dukung Program LisDes PLN, Begini Penjelasan Wabup OKI

    • calendar_month Kamis, 4 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.106
    • 0Komentar

    WAKI Bupati Ogan Komering Ilir H.M Dja’far Shodiq menerima rombongan PT. PLN Persero dalam rangka audiensi terkait kegiatan energize listrik di Desa Bumi Pratama Mandira di Kecamatan Sungai Menang, bertempat di RRBS III, rabu (3/02/2021). Ibu Lindawati Marpaung, Ketua rombongan PLN mengungkapkan kegiatan audiensi ini dimaksudkan untk memberikan pelayanan listrik desa terbaik khususnya untuk masyarakat […]

  • Ada Gerai &Laundry Masker Gratis di Bayung Lencir

    Ada Gerai &Laundry Masker Gratis di Bayung Lencir

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 912
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyuasin bersama Forkompincam membuka gerai dan laundry masker gratis bagi masyarakat di Kecamatan Bayung Lencir, Jumat (24/7/2020). Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari pencegahan penyebaran COVID – 19 dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas diluar rumah. “Gerai dan laundry masker gratis ini sengaja kita buka untuk memudahkan […]

  • Pameran Promosi “Winter Fair 2021″ di Tbilisi

    Pameran Promosi “Winter Fair 2021″ di Tbilisi

    • calendar_month Sabtu, 1 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 693
    • 0Komentar

    TBILISI, Georgia – Pada tanggal 18-19 Desember 2021, KBRI Kyiv melalui Extension Office KBRI di Tbilisi, Georgia, telah berpartisipasi dalam acara pameran promosi “Winter Fair 2021″ di Tbilisi. Ini merupakan partisipasi pertama kali KBRI Kyiv pada acara yang diselenggarakan oleh International Women’s Association Georgia (IWAG) tersebut. Pengunjung acara ini diperkirakan mencapai  sekitar 500 orang. Partisipasi  dalam acara  ini dimanfaatkan untuk mempromosikan […]

  • Informasi Hilal Saat Matahari Terbenam Tanggal 13 dan 14 Maret 2021 M (Penentu awal bulan Syakban 1442)

    Informasi Hilal Saat Matahari Terbenam Tanggal 13 dan 14 Maret 2021 M (Penentu awal bulan Syakban 1442)

    • calendar_month Kamis, 11 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 953
    • 0Komentar

    KETERATURAN peredaran Bulan dalam mengelilingi Bumi, dan Bumi dengan Bulan dalam mengelilingi Matahari memungkinkan manusia untuk mengetahui penentuan waktu. Salah satu penentuan waktu adalah penentuan awal bulan Hijriah yang didasarkan pada peredaran Bulan mengelilingi Bumi. Penentuan awal bulan Hijriah ini sangat penting bagi umat Islam dalam penentuan awal tahun baru Hijriah, awal bulan Ramadan, hari raya […]

expand_less
WordPress Archive Premium URL Shortener WordPress Plugin Premiumpress Dating Theme - #1 dating theme for wordpress PressGrid Frontend Publish Reaction & Multimedia PressMart – Modern Elementor WooCommerce WordPress Theme PRESSO – Modern Magazine / Newspaper / Viral Theme Prestashop Presta Speed – database / webp / image site optiomization Presto Player Pro - Ultimate Video Player WordPress Plugin Preston | Fruit Company & Organic Farming WordPress Theme Pretty Links Pro Preview Submission in Gravity Forms