Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Payung Basah untuk RT-RW & Ustadz-Ustadzah, Perlindungan untuk Para Pejuang Kampung

Payung Basah untuk RT-RW & Ustadz-Ustadzah, Perlindungan untuk Para Pejuang Kampung

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
  • visibility 840
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Di aula Kantor Camat IT I Palembang bukan cuma ramai suara kipas angin yang berdengung dan derit kursi plastik, ada aroma haru, tawa, dan RT-RW yang berdandan rapi, lebih rapi dari biasanya. Baju batik sudah disetrika semalam, minyak wangi pinjaman anak pun sempat disemprotkan.

“Pak RT, udah isi absen belum?” tanya seorang ibu sambil menggenggam map cokelat.

“Belum, Bu, tapi aku sudah siap nerima jaminan dunia akhirat,” jawab Pak RT setengah bercanda, setengah serius.

Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam, hadir membawa kabar gembira Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) diberikan bukan cuma buat buruh pabrik, tapi untuk 3.081 RT-RW dan 938 ustadz-ustadzah, serta pekerja rentan. Sebuah cara negara bilang, “Kamu penting dan kami lindungi,”katanya jumat kemarin.

Sebagian penerima sumringah, ada yang bergurau, “Baru kali ini aku merasa kayak PNS, walau gajiku masih kalah sama anak magang.”

Dan begitulah, program ini menyentuh bukan soal angka, tapi soal rasa dihargai dan diperhatikan.

Wakil Wali Kota Prima Salam dalam sambutannya bilang, program ini bagian dari gebrakan 100 hari kerja RDPS (Ratu Dewa dan Prima Salam).

Menurutnya, pemberian Jamsostek adalah bukti kepedulian Pemkot untuk menaikkan kesejahteraan dan perlindungan sosial masyarakat. “Kalau terjadi kecelakaan sampai meninggal, santunan Rp42 juta sudah menanti, plus beasiswa dua anak sampai perguruan tinggi,” ujar Prima dengan penuh harap.

Bayangkan, RT-RW yang selama ini tugasnya sering cuma antar undangan nikah dan jaga pos ronda, sekarang bisa bawa pulang payung besar bernama perlindungan sosial. RT yang dulu cuma dapat kaos oblong pas pemilu, sekarang dapat asuransi jiwa.

Tapi, jangan buru-buru girang dulu. Kata Prima, Pemkot akan “berhati-hati” menentukan penerima. Ealah, ini kode keras, seperti “Siapa yang dekat pejabat, dia yang dapat”. Jangan-jangan nanti RT yang rajin foto bareng lurah duluan dapat, sementara yang kerja beneran cuma dapat “keep spirit ya, Pak”.

Kalau mau belajar dari kota lain, Surabaya sudah jauh lebih matang, mereka bukan hanya kasih jaminan sosial untuk RT-RW, tapi juga pelatihan manajemen dan kewirausahaan. Jadi RT di sana bukan cuma penjaga malam, tapi juga pengusaha es lilin dan pegiat lingkungan.

Negara maju macam Seoul, Korea Selatan, malah lebih canggih lagi. Perlindungan sosial untuk pekerja informal termasuk guru ngaji dan tukang parkir dikelola secara digital. Cukup klik di aplikasi, cek saldo jaminan, klaim santunan, bahkan pesan pengingat vaksin.

Ini membuktikan perlindungan sosial itu bukan cuma soal uang santunan, tapi soal memperluas kebebasan rakyat dari ketakutan hidup.

Amartya Sen, Nobel Ekonomi 1998, dalam buku Development as Freedom menulis. “Pembangunan sejati terjadi saat manusia memiliki kebebasan memilih kehidupan yang bermartabat, termasuk terhindar dari risiko sosial dan ekonomi.”

Jamsostek ini harus jadi bukti negara hadir, bukan sekadar wacana manis yang hilang setelah launching. Jangan sampai programnya kayak monorel Palembang ada rel, tapi gak jelas kapan jalan.

Pemberian Jamsostek bagi RT-RW, ustadz, ustadzah, dan pekerja rentan adalah langkah positif, seperti memberi payung di tengah hujan deras terlalu dini kalau bilang lengkap, tapi jelas lebih baik daripada basah kuyup.

Namun, program ini harus dilanjutkan dengan evaluasi ketat dan data valid, agar tidak terjadi penerima fiktif yang cuma sekadar jadi “foto dokumentasi”.

Jangan sampai RT yang benar-benar kerja keras malah terlupakan, sementara yang cuma numpang nama malah dapat jaminan. Kalau ingin negara maju, mari perlakukan RT-RW dan pekerja rentan bukan sebagai pajangan launching, tapi sebagai mitra sejati dalam pembangunan sosial. “Orang kecil yang terlindungi adalah pondasi negara besar”. “Payung boleh kecil, asal tak berlubang”.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Datang ke Palembang Ridwan Kamil Bukan Bicara Sebagai Gubernur, Tapi Sebagai Ketua Ini, Katanya Bersyukurlah Daerah Yang Telah Menginisiasi ABT

    Datang ke Palembang Ridwan Kamil Bukan Bicara Sebagai Gubernur, Tapi Sebagai Ketua Ini, Katanya Bersyukurlah Daerah Yang Telah Menginisiasi ABT

    • calendar_month Jumat, 4 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.516
    • 0Komentar

    KETUA Umum Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) Ridwan Kamil mengatakan Muba) eksis sebagai daerah di Indonesia yang menginisiasi Energi Baru Terbarukan (EBT). Kabupaten  yang  mengelola kelapa sawit menjadi bensin ini terus menyedot perhatian banyak pihak. Di bawah kepemimpinan Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA Muba juga menggandeng Founder and […]

  • DPW PKB Sudah Kantongi Nama Cawabup, M Candra Jabat Ketua DPC PKB Muara Enim

    DPW PKB Sudah Kantongi Nama Cawabup, M Candra Jabat Ketua DPC PKB Muara Enim

    • calendar_month Minggu, 27 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.698
    • 0Komentar

    SETELAH cukup lama menunggu siapa nama yang akan di usulkan oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai calon Wakil Bupati Muara Enim, akhirnya Ketua DPW PKB Sumsel Ramlan Holdan yang muncul, berdasarkan Surat Keputusan (SK) yang diberikan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.“Saat ini, dari PKB sendiri sudah mengeluarkan nama untuk calon Wakil Bupati. Kebetulan saya […]

  • Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20 2023, Netizen: Rusia Dibanned FIFA, Mengapa Israel Tidak?

    Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20 2023, Netizen: Rusia Dibanned FIFA, Mengapa Israel Tidak?

    • calendar_month Senin, 3 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.006
    • 0Komentar

    SEPAKBOLA menjadi pusat perhatian dunia dalam beberapa waktu terakhir. Fédération Internationale de Football Association (FIFA) secara resmi membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 Tahun 2023. Keuntungan menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 antara lain meningkatkan profil negara atau kota, peningkatan pariwisata dan ekonomi, peningkatan infrastruktur, peningkatan kesadaran olahraga, meningkatkan hubungan internasional, dan mempromosikan nilai-nilai […]

  • Program TJSL Pusri -Renovasi Dapur & Peningkatan UMK
    CSR

    Program TJSL Pusri -Renovasi Dapur & Peningkatan UMK

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.854
    • 0Komentar

    DI Palembang, ada UMK yang lagi naik daun, namanya Dapoe Nineng, usahanya sih sederhana, tapi cita-citanya tinggi, pengin produknya bisa bikin lidah goyang, dompet pelanggan senang, dan yang paling penting… bisa lolos Standar Internasional. Nah, masalahnya dapurnya? Waduh… lebih mirip labirin daripada dapur modern. Panci nyasar, kompor sok sibuk sendiri, meja kerja belepotan. Untunglah, datang […]

  • DPD PAPPRI Harus Angkat Kesenian Daerah

    DPD PAPPRI Harus Angkat Kesenian Daerah

    • calendar_month Jumat, 4 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 645
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H. Herman Deru menghadiri Pelantikan DPD persatuan artis penyanyi, pencipta lagu, dan pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Prov. Sumsel Tahun 2022-2027 bertempat di Griya Agung Palembang, Kamis (3/3/22). HD katakan kepengurusan DPD PAPPRI haruslah memiliki jiwa seni, paham akan seni, dapat bekerja dengan penuh semangat, perhatian dan mempertahankan kesenian-kesenian lokal yang merupakan warisan leluhur-leluhur […]

  • Prestasi Membanggakan, Siswi MAN 1 Surakarta Ikut Beasiswa Pelajar Muslim Dunia

    Prestasi Membanggakan, Siswi MAN 1 Surakarta Ikut Beasiswa Pelajar Muslim Dunia

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 879
    • 0Komentar

    PRESTASI kembali ditorehkan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Surakarta. Adalah Nadia Shafiana Rahma, siswi kelas 12 Program Keagamaan Putri, berhasil menjadi salah satu peserta “Kennedy Lugar Youth Exchange Study (KL-YES). Yaitu, program beasiswa pertukaran pelajar bagi siswa SMA dari negara-negara muslim. Program ini dibiayai sepenuhnya oleh pemerintah Amerika Serikat. Di Indonesia, program ini di […]

expand_less
WordPress Archive Marriata – Hotel & Resort Elementor Template Kit Marshmallow – Photographer WordPress Theme Martex - Software, SaaS & Startup HTML5 Template Martfury – Marketplace Multipurpose eCommerce Magento 2 Theme Martfury – WooCommerce Marketplace WordPress Theme Martian | Photography & Studio Purpose WordPress Theme Maruthi – Fitness Gym WordPress Theme Mascoolin – Fashion Store Elementor Template Kit Maser – Web Design Agency Elementor Template Kit Mashura – Portfolio Elementor Template Kit