Jumat, 25 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Palembang Nyalakan Obor Budaya Lewat Putri Indonesia

Palembang Nyalakan Obor Budaya Lewat Putri Indonesia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
  • visibility 957
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Kalau budaya itu ibarat api unggun di tengah hutan belantara zaman modern, maka butuh penjaga yang bukan cuma bisa meniup arang, tapi juga sanggup menari sambil memegang obor. Dan tampaknya Palembang tak kehabisan penjaga unggun itu.

Lewat sosok Badia Inayah Sazrade, finalis Putri Indonesia 2025 dari Sumatera Selatan 2, kota pempek ini kembali menyalakan bara semangat untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal ke panggung nasional dengan gaya yang bukan kaleng-kaleng, tapi kelas festival!

Bukan hal baru memang kalau Palembang kerap melahirkan putri-putri daerah yang tak hanya cantik paras, tapi juga cetar budaya. Namun kehadiran Badia ini lain ceritanya. Seperti sambal tempoyak yang makin terasa nendang kalau dimakan dengan ikan patin, aura Badia makin terasa spesial karena dibungkus dengan dedikasi dan pengalaman internasional.

Bukan hanya tampil anggun dengan songket dan jumputan, tapi juga membawa kredensial sebagai penerima beasiswa LPDP dan alumni program IISMA ke Inggris. Ini bukan sekadar putri mahkota, tapi juga diplomat budaya dengan bekal kopor penuh prestasi.

Sambutan hangat dari Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, bukanlah sambutan basa-basi macam teh tawar pagi hari. Beliau datang langsung menyambut, menyatakan dukungan total, dan bahkan siap membantu segala sarana prasarana untuk memastikan perjalanan Badia menuju malam final tak seperti kereta lambat dari Kertapati melainkan seperti LRT Palembang cepat, rapi, dan penuh semangat kota.

Ini sinyal kuat bahwa pemerintah kota tak ingin hanya jadi penonton di pinggir panggung, tapi ingin jadi backing vocal yang kompak, bahkan kalau perlu, ikut menabuh gendang!

Kita tahu, promosi budaya itu bukan pekerjaan semalam. Ia bukan seperti mi instan yang tinggal diseduh lalu siap disantap. Ini pekerjaan yang mirip menenun songket butuh waktu, ketelatenan, dan tentu saja benang-benang cinta terhadap warisan leluhur. Dalam konteks ini, pemerintah Palembang telah memberi contoh baik.

Mendukung anak muda seperti Badia bukan hanya soal ikut ajang kecantikan, tapi juga soal memperjuangkan identitas, menjaga akar, dan memperluas cabang pohon budaya hingga bisa berteduh sampai ke luar negeri.

Tak bisa dipungkiri, dalam era digital ini, budaya sering kalah saing dengan tren TikTok dan K-Pop. Maka, kehadiran Badia sebagai representasi budaya lokal di panggung nasional lengkap dengan busana adat, pengalaman internasional, dan tekad baja adalah seperti menyaksikan Sriwijaya FC menang telak di kandang membanggakan sekaligus menyegarkan harapan!

Kini, tugas kita bersama bukan sekadar mengirimkan dukungan lewat emoji di Instagram, tetapi juga dengan doa, perhatian, dan tentu saja langkah konkret dalam menjaga budaya. Karena kalau budaya dibiarkan berjalan sendiri seperti pejalan kaki di jalan protokol tanpa trotoar, cepat atau lambat ia akan tersingkir oleh derasnya arus modernisasi.

Maka mari kita kawal perjuangan Badia, dan siapa pun yang membawa nama daerah dengan semangat budaya. Jadikan Palembang bukan hanya terkenal karena pempek dan jembatan Ampera, tapi juga karena mampu merawat dan mempromosikan budaya seperti merawat kebun bunga disiram dengan perhatian, dipupuk dengan kebijakan, dan disinari dukungan dari berbagai arah.

Oleh karena itu,  kalau bukan kita yang menjaga budaya sendiri, nanti malah orang luar yang lebih dulu datang membungkusnya, menamainya ulang, lalu menjualnya kembali ke kita dengan harga premium lengkap dengan label “inspirasi tropis”.

Ironisnya, kita malah antre beli, sambil lupa bahwa semua itu aslinya berasal dari tanah sendiri. Maka, inilah saatnya pemerintah, masyarakat, dan generasi muda duduk semeja, bukan cuma untuk foto bersama, tapi juga untuk menyusun strategi nyata bagaimana budaya tak sekadar jadi ornamen seremoni, melainkan napas keseharian yang dibanggakan di mana pun kaki berpijak.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Undang ke Jerman, Alex Noerdin Agendakan  Bahas Moto GP

    Di Undang ke Jerman, Alex Noerdin Agendakan  Bahas Moto GP

    • calendar_month Minggu, 12 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.896
    • 0Komentar

    “Saya diajak melihat langsung konstruksi dan peralatan nurburging circuit di Jerman. Ini membuat saya semakin semangat menjadikan Sumsel tuan rumah Moto GP 2019 nanti”

  • Pagar Alam Bakal Punya Gedung Olahraga Bantuan CSR PTBA

    Pagar Alam Bakal Punya Gedung Olahraga Bantuan CSR PTBA

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.775
    • 0Komentar

    PEMERINTAH kota [Pemkot] Pagar Alam menerima bantuan dari PT Bukit Asam (PTBA) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Dana bantuan tersebut akan digunakan untuk pembangunan Gedung Olahraga, yang rencananya akan dibangun di kawasan Keban Agung Kota Pagar Alam. Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni melakukan penandatanganan berita acara serah terima antara Pemkot Pagar Alam dan pihak PTBA […]

  • OJK Catat Pertumbuhan Kredit Lesu

    OJK Catat Pertumbuhan Kredit Lesu

    • calendar_month Kamis, 1 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.246
    • 0Komentar

    Ada dua faktor yang menyebabkan kredit di awal tahun ini begitu lesu.

  • Asisten Administrasi Umum Pimpin Rapat Finalisasi Pameran Apkasi Otonomi Expo 

    Asisten Administrasi Umum Pimpin Rapat Finalisasi Pameran Apkasi Otonomi Expo 

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.042
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,- Kabupaten Musi Banyuasin dibawah komando Pj Bupati Muba H Sandi Fahlepi menyatakan siap berpartisipasi dalam acara pameran Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonomi Expo dan APKASI Procurement Network tahun 2024 di Hall A dan Hall B Jakarta Convention Center Senayan pada tanggal 10- 12 Juli 2024 mendatang. Hal ini dinyatakan Asisten Administrasi Umum […]

  • “Kalau Swasta Bisa, Masa Negeri Enggak?”

    “Kalau Swasta Bisa, Masa Negeri Enggak?”

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 914
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Di tengah lalu lintas yang kadang lebih ramai dari grup WhatsApp keluarga saat lebaran, sebuah rumah sakit swasta bernama Permata Palembang dibilangan  Jalan Soekarno Hatta Palembang mendadak jadi primadona. Bukan karena ada artis rawat inap, tapi karena tempat ini dilirik langsung oleh Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam, sebagai “role model” pelayanan kesehatan. Iya, […]

  • Ikadin Sosialisasi e-Court

    Ikadin Sosialisasi e-Court

    • calendar_month Sabtu, 17 Nov 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.239
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Dewan Pimpinan Cabang ( DPC) Ikatan Advokat Indonesia ( Ikadin ) Kota Palembang, menggelar Musyawarah Cabang, dengan tema Muscab Ikadin Kota Palembang menyongsong sistem aplikasi e – court menuju advokat yang progesional, mandiri dan berintegritas, di Emilia Hotel By Amzing Palembang, Sabtu (17/11/18). Sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Titis Rahmawati SH […]

expand_less
WordPress Archive Greeny – Interior Elementor Template Kit Grenda – Event Planner WordPress Theme Gretna Green – Wedding WordPress Theme Grevo – Electric Vehicle Charging WordPress Theme Grid FX – Ultimate Grid Plugin for WordPress Grid Slider – WooCommerce WordPress Plugin Grider – Grid of Content and Products for Elementor Gridiron | American Football & NFL Superbowl Team WordPress Theme Gridlove | Creative Grid Style News & Magazine WordPress Theme Gridlove – News Portal & Magazine WordPress Theme