Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » Ombudsman Palembang Mulai Turun Nilai Pelayanan Publik, Maladministrasi Jadi Perhatian

Ombudsman Palembang Mulai Turun Nilai Pelayanan Publik, Maladministrasi Jadi Perhatian

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – Ombudsman Palembang mulai melakukan penilaian terhadap penyelenggaraan pelayanan publik melalui Pembukaan Entry Meeting Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2026 Tingkat Provinsi Sumatera Selatan di Ruang Bina Praja, Rabu (12/8/2026).

Asisten I Setda Kota Palembang, Sulaiman Amin, turut menghadiri kegiatan tersebut. Penilaian ini menjadi bagian dari pengawasan Ombudsman RI untuk melihat langsung penyelenggaraan pelayanan publik sekaligus mendorong perbaikan kualitas layanan kepada masyarakat.

Pemkot Palembang memastikan penilaian tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi pelayanan di lingkungan pemerintah daerah. Pelayanan kepada masyarakat diharapkan berjalan cepat, tepat, transparan dan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Potensi maladministrasi juga menjadi perhatian dalam proses penilaian, mulai dari pungutan liar (pungli), pelayanan yang tidak sesuai prosedur hingga penundaan pelayanan yang berlarut (protracted delay).

Bagi Pemkot Palembang, hasil penilaian Ombudsman tidak semata-mata berkaitan dengan angka atau predikat. Catatan dan evaluasi yang diberikan nantinya diharapkan menjadi bahan pembenahan bagi perangkat daerah, terutama pada layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Perbaikan tersebut juga diharapkan tidak berhenti pada administrasi. Setiap evaluasi harus dapat diterjemahkan menjadi pembenahan di lapangan, sehingga masyarakat mendapatkan kepastian dan kemudahan ketika mengakses layanan pemerintah.

Sebelumnya pada Februari 2026, Ombudsman Sumsel menyebut Pemkot Palembang meraih nilai tertinggi dalam penilaian terhadap 10 pemerintah kabupaten/kota ditambah Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Meski mendapat apresiasi, Ombudsman tetap memberikan sejumlah catatan yang perlu ditindaklanjuti Pemkot Palembang, di antaranya terkait pelayanan penerangan jalan umum (PJU), Surat Pengakuan Hak (SPH) dan persoalan genangan air.

Ombudsman juga menyebut persoalan lampu jalan masih menjadi laporan berulang masyarakat. Pemkot Palembang kemudian menyatakan akan menindaklanjuti rekomendasi tersebut, termasuk melalui Inspektorat Kota Palembang.

Catatan tersebut menjadi penguat bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik tetap membutuhkan evaluasi secara berkelanjutan. Terlebih, pelayanan pemerintah bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat setiap hari.

Dengan dimulainya penilaian tahun 2026 ini, Pemkot Palembang berharap hasil evaluasi Ombudsman dapat menjadi dorongan untuk memperbaiki berbagai aspek pelayanan. Targetnya bukan hanya mempertahankan capaian penilaian, tetapi memastikan masyarakat benar-benar merasakan pelayanan yang semakin mudah, cepat, transparan dan pasti. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Merajut Asa di Kampung Nelayan Merah Putih

    Merajut Asa di Kampung Nelayan Merah Putih

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 809
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kampung Nelayan Merah Putih bukan sekadar program pemerintah, tapi sebuah perjalanan panjang yang menghidupkan harapan di tiap jala yang ditarik. Di kampung pesisir yang dulu hanya terdengar cerita tentang betapa kerasnya kehidupan nelayan, kini muncul mimpi baru kehidupan yang lebih baik, lebih modern, dan lebih produktif. Seperti nelayan yang menunggu ikan datang setelah […]

  • Berbagi Lewat Medsos untuk Terza

    Berbagi Lewat Medsos untuk Terza

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 828
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Empat Lawang – Setelah mendapatkan bantuan pemerintah, Terza (21) di rawat di RSUD Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang terus mendapatkan dukungan DO’A dan ajakan Donasi untuk biaya selama menjalani pengobatan, Rabu (3/4/2019). Seperti akun facebook dengan nama Junita Repolita Inara mengajak masyarakat seluruh Kabupaten Empat Lawang yang ingin berbagi untuk membantu Terzan selama pengobatan agar […]

  • Wagub: Peradaban Fest 2022 Ajang Edukasi   Bagi Generasi Muda

    Wagub: Peradaban Fest 2022 Ajang Edukasi   Bagi Generasi Muda

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 986
    • 0Komentar

    MENGAWALI agenda kerjanya, Kamis (27/1) Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya menerima audiensi pengurus Yayasan Rumah Peradaban Kayuagung di ruang tamunya. Hadir dalam audiensi tersebut yaitu Pembina Yayasan Rumah Peradaban Kayuagung Siska Windiyarti, S.Pd. Ketua Yayasan Rumah Peradaban Kayuagung Syamsu Riadi, Kepala SMP IT Peradaban Kayuagung, Norma Oktika Rini S.Pd, Kepala SD IT Peradaban Kayuagung […]

  • Remisi Bebas di HUT RI ke-77, Ini Asa Gubernur Sumsel

    Remisi Bebas di HUT RI ke-77, Ini Asa Gubernur Sumsel

    • calendar_month Kamis, 18 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.390
    • 0Komentar

    Gubenur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru mengharapkan warga Binaan Lapas Anak Pakjo Palembang  dapat membuktikan diri untuk berubah  menjadi manusia yang  lebih baik setelah mendapatkan pembinaan dari petugas lapas,  terlebih dengan suksesnya  program rumah tahfidz  yang ada di lapas tersebut. “Semoga warga binaan dapat berprestasi, berkarya yang lebih hebat lagi dari sebelumnya dan saya […]

  • Meningitis Bukan Syarat Keberangkatan Umrah, Dianjurkan untuk Komorbid

    Meningitis Bukan Syarat Keberangkatan Umrah, Dianjurkan untuk Komorbid

    • calendar_month Rabu, 16 Nov 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 697
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Jakarta- Kementerian Agama memastikan vaksinasi meningitis sudah bukan lagi menjadi persyaratan untuk keberangkatan jemaah umrah. Vaksin tersebut hanya diwajibkan bagi jemaah haji. “Vaksinasi meningitis bukan lagi menjadi persyaratan keberangkatan ke Arab Saudi bagi jemaah umrah. Vaksin meningitis hanya wajib bagi jemaah haji,” terang Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief di Jakarta, Selasa […]

  • Lobi Pemerintah Pusat,   Pemprov Sumsel Minta Tambahan   150 Ribu Vial Vaksin 

    Lobi Pemerintah Pusat, Pemprov Sumsel Minta Tambahan   150 Ribu Vial Vaksin 

    • calendar_month Kamis, 29 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 918
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru mengatakan, animo masyarakat Sumsel untuk melakukan vaksinasi covid-19 sangat tinggi. Hanya saja, hal itu tidak didukung dengan ketersediaan vaksin yang didistribusikan pemerintah pusat. Hal itu disampaikannya saat melakukan wawancara live bersama salah satu stasiun tv nasional, Kamis (29/7). Menurutnya, saat ini jatah vaksin untuk Sumsel yang diberikan pemerintah pusat sebanyak […]

expand_less
WordPress Archive Clino – Cleaning Business Elementor Template Kit Clipboard Total Control – Control what happen when somebody copy your text – WordPess Plugin Clivo – Portfolio & Agency WordPress Theme Clix – Creative Digital Agency WordPress Theme Clloh Chosen Field for Elementor Form Clotya - Fashion Store eCommerce Theme CloudArcade – HTML5 / Web Game Portal CMS Cloudme Host - WordPress Hosting Theme Cloudy 7 – Hosting Service & WHMCS WordPress Theme Cloux | Game & Gaming Theme