Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » “Kisah KAMMI: Anak Muda yang Tak Cuma Bisa Demo tapi Juga Bawa Asa”

“Kisah KAMMI: Anak Muda yang Tak Cuma Bisa Demo tapi Juga Bawa Asa”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
  • visibility 1.010
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, –  Kalau mahasiswa itu ibarat cabe rawit, maka KAMMI adalah tipe cabe yang kecil-kecil tapi kalau digigit bisa bikin air mata netes, bukan karena pedas doang, tapi karena penuh cita-cita. Ya, begitulah kira-kira cerita tentang Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia alias KAMMI, organisasi yang kalau dikira-kira, sudah seperti warteg di sekitar kampus ada di mana-mana, dekat dengan rakyat, dan penuh rasa perjuangan.

Baru-baru ini, Palembang jadi tuan rumah acara yang nggak main-main Rakornas I KAMMI tahun 2025. Tempatnya di Griya Agung, tempat biasanya para pejabat berwibawa minum teh sambil bahas APBD. Tapi malam itu, suasana berubah jadi lebih merakyat, karena anak-anak muda dari seluruh Indonesia ngumpul di sana. Bukan mau demo, bukan mau rebutan pempek, tapi mau rapat serius. Iya, rapat! Jangan salah, mahasiswa juga bisa serius kalau nggak ngantuk.

Yang datang Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, hadir dan buka acara. Sekda Palembang, Aprizal Hasyim, juga duduk manis, mungkin sambil mikir. “Wah, ini calon-calon pemimpin masa depan nih.” Eh, jangan lupa, ada juga Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis. Lengkap! Kalau ini sinetron, udah kayak episode spesial. “Mahasiswa, Gubernur, dan Jenderal Bertemu di Griya Agung”.

Nah, KAMMI sendiri bukan organisasi kemarin sore. Mereka lahir di tengah euforia reformasi, 29 Maret 1998 di Malang. Saat itu mahasiswa sedang panas-panasnya, kayak wajan habis goreng tahu bulat. Tapi KAMMI hadir bukan cuma buat bikin gaduh. Mereka bawa konsep, bawa misi, dan tentu saja bawa semangat Islamisme yang ramah bukan yang garang-garang kayak trailer film perang.

Sekarang coba kita jujur-jujuran. Selama ini mahasiswa itu sering dicap tukang demo. Begitu ada isu naik, langsung turun ke jalan. Harga BBM naik? Demo. Uang kuliah mahal? Demo. Dosen killer? Demo diam-diam (alias bikin meme). Tapi KAMMI membuktikan bahwa anak muda juga bisa duduk manis, bikin forum, bahas strategi. Karena bangsa ini nggak bisa terus-terusan dibangun lewat spanduk dan toa. Harus ada rapatnya, harus ada naskahnya. Karena masa depan Indonesia butuh lebih dari sekadar teriakan butuh tindakan dan pikiran.

Dan malam itu di Griya Agung, tampaknya harapan-harapan itu mulai terformalisasi. Siapa tahu, dari Rakornas itu lahir calon anggota DPR yang bukan cuma bisa bacain undang-undang, tapi juga ngerti makna pasal. Siapa tahu, dari forum itu muncul menteri masa depan yang nggak cuma pinter TikTok, tapi juga jago ngatur strategi nasional. Siapa tahu, dari barisan KAMMI itu muncul pemimpin yang kalau ngomong bikin rakyat tenang, bukan malah bikin trending topic karena salah sebut nama negara.

Orang bilang, “masa depan bangsa ada di tangan pemuda.” Tapi jangan cuma dikasih tangan, kasih juga ruang dan panggung. Dan Rakornas ini salah satu buktinya. Anak muda diberi tempat, disambut gubernur, disalami jenderal, dan mungkin dilirik intel (lho?). Ini momen langka, di mana mahasiswa bisa berkoordinasi tanpa harus disiram water cannon.

Mari kita akui, organisasi seperti KAMMI bukan sekadar komunitas idealis. Mereka adalah perahu kecil yang sedang belajar menantang ombak. Kadang goyang, kadang bocor, tapi tetap melaju. Dan kita butuh lebih banyak perahu seperti ini, agar lautan Indonesia nggak cuma dipenuhi kapal tua berkarat yang isinya cuma politikus ngantuk dan janji palsu.

KAMMI adalah gambaran mahasiswa Indonesia yang sudah naik kelas. Bukan cuma jago demo, tapi juga paham arah. Bukan cuma suara lantang, tapi juga strategi matang. Dari forum Rakornas di Palembang, kita belajar bahwa asa itu masih ada asal anak muda diberi peluang dan terus diberi tantangan.

Jadi kalau ada yang masih bilang, “Mahasiswa tuh bisanya cuma demo,” kasih tahu. “Eh, kami udah Rakornas, kamu masih nyinyir di kolom komentar?”

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Perpustakaan Digital “Ruang Buku” Diluncurkan Kominfo, Semoga Kamu Punya Minat Baca

    Ada Perpustakaan Digital “Ruang Buku” Diluncurkan Kominfo, Semoga Kamu Punya Minat Baca

    • calendar_month Selasa, 31 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 796
    • 0Komentar

    Era digital telah menghadirkan beragam inovasi yang memudahkan akses terhadap jutaan bahkan miliaran buku. Guna memacu minat baca masyarakat, Kementerian Komunikasi dan Informatika meluncurkan electronic library atau perpustakaan digital Ruang Buku Kominfo. Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo Mira Tayyiba menyatakan salah satu inovasi yang progresif dan futuristik dalam hubungan dengan jagad literasi adalah electronic library atau perpustakaan digital. “Melihat efektivitas […]

  • Jelang Idul Fitri, Wawako Palembang ‘Plototin’ Pasar Tradisional

    Jelang Idul Fitri, Wawako Palembang ‘Plototin’ Pasar Tradisional

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 929
    • 0Komentar

    MEMASUKI H-9 menjelang hari raya Idul Fitri 1440 H, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda Palembang kembali melakukan monitoring harga sembilan bahan pokok di pasar Sako Kelurahan Sako. Dalam tinjaunya, beberapa pembeli mengeluhkan atas kenaikan harga yang mengalami perubahan dari awal puasa sampai  lebaran nanti. Berdasarkan pantauan satu-persatu pedagang ia hampiri dan secara langsung melakukan dialog singkat, […]

  • Awas ! DBD Mengintai, KLB Lebih Berpotensi Tinggi, Jaga Bekersihan & Gotong Royong Pesan Dinkes Muba

    Awas ! DBD Mengintai, KLB Lebih Berpotensi Tinggi, Jaga Bekersihan & Gotong Royong Pesan Dinkes Muba

    • calendar_month Sabtu, 2 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 880
    • 0Komentar

    CURAH hujan belakangan ini yang mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Muba berpotensi akan memunculkan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Muba melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Muba mengimbau masyarakat Kabupaten Muba untuk lebih peduli dalam menerapkan budaya hidup bersih dan sehat, agar terhindar dari berbagai penyakit musim penghujan. “Memasuki musim penghujan, sangat identik […]

  • Gen Z : Dari Konsumen Jadi Produsen AI, Jangan Mau Jadi Pasar Abadi!

    Gen Z : Dari Konsumen Jadi Produsen AI, Jangan Mau Jadi Pasar Abadi!

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 891
    • 0Komentar

    – Kalau dulu pepatah bilang “rajin pangkal pandai, hemat pangkal kaya”, di era sekarang bisa jadi berubah “scrolling pangkal mager, coding pangkal cuan” HARI INI, hampir separuh Gen Z Indonesia sudah main-main sama AI. Ada yang bikin caption Instagram pakai ChatGPT, ada yang ngedit muka biar glowing kayak artis Korea pakai filter AI, ada juga […]

  • Palembang terbaik 5 besar di Musrenbangnas 2024, Ratu Dewa sebut cerminan upaya Pemkot hadirkan perencanaan yang lebih berkualitas   

    Palembang terbaik 5 besar di Musrenbangnas 2024, Ratu Dewa sebut cerminan upaya Pemkot hadirkan perencanaan yang lebih berkualitas  

    • calendar_month Senin, 6 Mei 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.275
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id- Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI memberi penghargaan katagori terbaik lima besar pembangunan daerah tahun 2024 tingkat nasional. Penghargaan itu diterima langsung Penjabat (Pj) Wali Kota Palembang Ratu Dewa dalam rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2024 di Senin (6/5/2024) di Jakarata Convention Center (JCC). “Kita selalu menyusun perencanaan yang saling berkaitan dengan program […]

  • Dampak Pandemi Covid, Polda Sumsel Distribusikan Bantuan

    Dampak Pandemi Covid, Polda Sumsel Distribusikan Bantuan

    • calendar_month Senin, 16 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.108
    • 0Komentar

    KAPOLDA Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen. Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri, M.M., didampingi Wakapolda Sumsel Brigjen. Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., dan PJU Polda Sumsel terima secara simbolis bantuan dari masyarakat Tionghoa Palembang Bersatu dan Pendistribusian Bansos ke 17 Satwil dan pemberian Tali Asih kepada Tenaga Kesehatan di Halaman Apel Mapolda Sumsel, Senin (16 […]

expand_less
WordPress Archive SearchWP German Keyword Stemmer SearchWP Give Integration SearchWP Greek Keyword Stemmer SearchWP LIKE Terms SearchWP Live Ajax Search SearchWP Manage Ignored SearchWP Meta Box Integration SearchWP Metrics SearchWP Nimble Builder Integration SearchWP Polylang Integration