Selasa, 29 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Palembang Terkini » “BMKT di Musi: Dari Harta Karun Tersembunyi ke Destinasi Wisata Edukasi!”

“BMKT di Musi: Dari Harta Karun Tersembunyi ke Destinasi Wisata Edukasi!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
  • visibility 1.028
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,- Siapa sangka Sungai Musi bukan cuma tempat buat lihat kapal tongkang lewat atau duduk santai ngopi sore?  Ternyata di dasarnya ada harta karun! Eh, jangan keburu mikir ada peti emas bajak laut atau permata ala film Hollywood. Harta yang satu ini lebih kece, benda-benda bersejarah peninggalan kapal-kapal yang tenggelam!.

Tapi ada masalah, gengs! Benda-benda ini selama ini banyak diambil warga pinggiran sungai dan langsung dijual murah ke tengkulak atau kolektor gelap. Nyesek gak tuh? Makanya, biar gak makin banyak yang hilang tanpa jejak, Pemkot Palembang langsung gercep buat nyelametin warisan sejarah ini. Bukan cuma buat disimpen di museum doang.

Apalagi Palembang emang udah terkenal dengan sejarah panjangnya, dari zaman Kerajaan Sriwijaya sampai era kolonial. Tapi yang banyak orang gak sadar, sungai yang jadi ikon kota ini ternyata masih nyimpen banyak peninggalan kuno di dasarnya. Bisa jadi sisa-sisa perdagangan zaman dulu, bisa juga artefak berharga yang jatuh dari kapal dagang ratusan tahun lalu.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa dan Wakilnya, Prima Salam, sadar kalau ini bukan hal sepele. Makanya mereka gercep teken nota kesepakatan alias MoU bareng Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Intinya? Mereka bakal serius ngurusin benda-benda bersejarah yang masih terpendam di dasar Sungai Musi biar gak ilang begitu aja.

Bayangin deh, kalau benda-benda ini bisa dikumpulin dan dijaga dengan baik, bukan cuma bakal memperkaya sejarah Palembang, tapi juga bisa jadi daya tarik wisata baru. Bisa jadi, benda yang selama ini dianggap “barang rongsokan” ternyata punya nilai sejarah dan ekonomi yang lebih gede dari yang kita kira!

Gak bisa dipungkiri, selama ini banyak warga yang nemuin barang-barang kuno di dasar sungai. Karena faktor ekonomi, yaudah langsung dijual murah aja ke tengkulak. Toh, mereka butuh uang buat kehidupan sehari-hari. Tapi kalau kita pikir panjang, ini sayang banget!

Makanya, Pemkot Palembang gak cuma mau sekadar nyelametin barang-barang ini. Mereka juga bakal kasih edukasi dan pembinaan ke warga sekitar. Jadi, bukan cuma benda sejarah yang selamat, tapi juga warga bisa dapet manfaat ekonomi yang lebih besar.

Coba bayangin kalau benda-benda bersejarah ini dikumpulin dan dipamerin di museum atau dijadiin spot wisata edukasi? Gak cuma keren, tapi juga bisa narik wisatawan lokal dan mancanegara. Dengan begitu, masyarakat yang selama ini nyari benda-benda di Sungai Musi juga bisa dapet keuntungan lebih dari sekadar jual cepat ke tengkulak.

Gak cuma sekadar MoU doang nih! Setelah kesepakatan ini diteken, bakal ada tim khusus yang turun langsung ke Sungai Musi buat ngelakuin penyelamatan benda-benda bersejarah ini dengan cara yang lebih terorganisir. Bukan asal comot, tapi juga didokumentasiin, diteliti, dan dikaji nilai sejarahnya.

Bayangin aja, nanti bakal ada penyelam-penyelam profesional yang “berburu harta karun” di dasar Sungai Musi. Bisa aja mereka nemuin porselen kuno, koin emas zaman dulu, atau bahkan benda-benda peninggalan kapal dagang yang udah ratusan tahun tenggelam! Ini bukan cuma keren buat sejarah Palembang, tapi juga bisa jadi aset budaya yang bikin kota ini makin terkenal di kancah internasional.

Jadi, jangan kaget kalau nanti kamu liat ada tim yang mondar-mandir di Sungai Musi pake peralatan selam canggih. Mereka bukan lagi syuting reality show, bro, tapi lagi ngejaga warisan sejarah kita!

Nah, langkah selanjutnya? Pemkot Palembang dan KKP bakal bikin Rencana Aksi buat penyelamatan dan pengelolaan barang-barang temuan bawah air ini. Artinya, benda-benda sejarah yang berhasil diselamatkan gak cuma bakal disimpen di gudang, tapi bisa dimanfaatkan buat edukasi dan wisata.

Coba bayangin kalau nanti ada museum bawah air yang isinya benda-benda bersejarah dari Sungai Musi. Wisatawan bisa liat langsung peninggalan kapal tenggelam, artefak kuno, bahkan mungkin sisa-sisa perahu dari zaman Kerajaan Sriwijaya! Bisa jadi tempat keren buat sekolah-sekolah belajar sejarah sambil tetap seru-seruan.

Bukan cuma itu, kalau ini dikelola dengan bener, bisa banget jadi sumber pendapatan baru buat Palembang. Dari tiket masuk wisata, suvenir, sampai peluang kerja buat warga lokal. Jadi, warisan sejarahnya tetap terjaga, tapi warga juga dapet manfaatnya. Win-win solution, ?

Jadi bro, kalau nanti liat ada orang sibuk-sibuk di Sungai Musi pake alat selam dan bawa barang aneh-aneh, jangan langsung dikira lagi syuting film dokumenter ya! Bisa jadi mereka lagi nyelametin sejarah kita yang hampir ilang ke tangan orang asing.

Langkah Pemkot Palembang ini gak cuma soal ngurusin barang antik, tapi juga buat masa depan kota ini. Dengan sejarah yang terjaga, wisata yang berkembang, dan warga yang lebih sejahtera, Palembang bisa makin kece di mata dunia!

So, siap dukung gerakan ini biar Palembang makin keren? Atau masih berharap ketemu peti harta karun beneran? Siapa tahu kan, tiba-tiba nemu sesuatu yang bikin dunia heboh?.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait Kebijakan Impor Besi & Baja, CERI : Menteri Perdagangan Blunder

    Terkait Kebijakan Impor Besi & Baja, CERI : Menteri Perdagangan Blunder

    • calendar_month Senin, 12 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.992
    • 0Komentar

    “Apakah boleh atau tidaknya impor bahan baku, karena Kemenperin adalah institusi yang sangat menguasai data kebutuhan dalam negeri,”

  • Warga Sako Bangun Posyandu dengan Dana Swadaya, Saat Meresmikan, Wawako Palembang Bangga : Patut Jadi Contoh  

    Warga Sako Bangun Posyandu dengan Dana Swadaya, Saat Meresmikan, Wawako Palembang Bangga : Patut Jadi Contoh  

    • calendar_month Rabu, 26 Jan 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 803
    • 0Komentar

    WARGA Sako Baru Jaya Kecamatan Sako Palembang kompak mendirikan pos pelayanan terpadu (Posyandu) melalui dana swadaya masyarakat.Selasa (25/1/2022), Posyandu yang akan digunakan sebagai pelayanan kesehatan di RT dan RW dipumukiman tersebut secara langsung di resmikan Wakil Waalikota Palembang Fitrianti Agusrinda.”Saya sangat bangga sekali karena posyandu tersebut berasal dari ide masyarakat,” kata Fitri. Posyandu yang didirikan […]

  • Mendikbudristek Optimistis Sektor Seni dan Budaya Segera Bangkit Kembali, Faktor Apa Pendorongnya

    Mendikbudristek Optimistis Sektor Seni dan Budaya Segera Bangkit Kembali, Faktor Apa Pendorongnya

    • calendar_month Sabtu, 22 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 927
    • 0Komentar

    SEKITAR lima ratus seniman dan budayawan telah diberikan vaksinasi dosis kedua di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Kamis (20/5/2021). Pemberian vaksinasi disaksikan langsung oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim dengan didampingi oleh Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid. Menurut Nadiem, sebagai garda terdepan identitas bangsa Indonesia, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan […]

  • Berhasil Jaga Kamtibmas, Gubernur Sumsel Terima Penghargaan Pin Emas Kapolri

    Berhasil Jaga Kamtibmas, Gubernur Sumsel Terima Penghargaan Pin Emas Kapolri

    • calendar_month Selasa, 6 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 985
    • 0Komentar

    MESKI di tengah situasi pandemi Covid 19, berbagai prestasi terus dicatatkan Gubernur Sumsel H.Herman Deru. Terbaru, Herman Deru satu-satunya  Gubernur di Indonesia  yang mendapatkan penghargaan pin emas dari Kapolri pada peringatan HUT Bhayangkara ke-75 tahun 2021. Penghargaan itu didapatkan Herman Deru berdasarkan SK Kapolri dengan Nomor Keputusan/1088/VI/2021 Tentang Pemberian Penghargaan kepada Anggota Kepolisian dan Warga […]

  • Capaian Vaksin di Muba di Atas 52 Persen, Vaksin Sasar Pelajar

    Capaian Vaksin di Muba di Atas 52 Persen, Vaksin Sasar Pelajar

    • calendar_month Senin, 8 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 725
    • 0Komentar

    PEMKAB Musi Banyuasin (Muba) terus gencar melakukan vaksinasi untuk mewujudkan Herd Immunity dan meminimalisir penularan wabah COVID-19. Bahkan Pemkab Muba juga terus berkolaborasi dengan TNI-POLRI untuk mempercepat tercapainya herd immunity di Kabupaten Muba. Senin (8/11/2021) Plt Bupati Muba Beni Hernedi meninjau langsung pelaksanaan Serbuan Vaksinasi COVID-19 dalam Rangka Hari Pahlawan yang menyasar kepada para Pelajar […]

  • BPK RI : WTP Palembang Yess, OK, Tapi Transparansi Anggaran Lebih Penting

    BPK RI : WTP Palembang Yess, OK, Tapi Transparansi Anggaran Lebih Penting

    • calendar_month Kamis, 11 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 892
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang –Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) mengapresiasi Pemerintah Kota Palembang dalam  pengelolaan keuangan menyusul Palembang sudah beberapa kali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Anggota V BPK RI Isma Yatun menyampaikan Palembang merupakan salah satu daerah yang paling baik dalam hal akuntabilitas keuangannya. Hal ini dapat dilihat dari penghargaan WTP yang diraih […]

expand_less
WordPress Archive KnowHow – A Knowledge Base WordPress Theme Knowledge Base | Helpdesk | Support | Wiki Knowledge Base | Helpdesk | Support | Wiki WordPress Plugin Knowledge Base | Helpdesk | Wiki | FAQ WordPress Theme KnowledgeBase, Glossary, FAQ, HelpDesk ChatBot with ChatGPT Knox | Multi-Business Modern WordPress Theme Knox – Technology & Apps Template Kit Koach – Life Coach & Counseling Elementor Template Kit Kodai – Asian Restaurant Elementor Template Kit Kodelaw – Lawyer Attorney Elementor Template Kit