Sabtu, 22 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » Cuma Modal Proposal & Jurus Ikhlas, CSR Bakal Turun Rp3 Miliar, Pendekar Muda pun Terharu!

Cuma Modal Proposal & Jurus Ikhlas, CSR Bakal Turun Rp3 Miliar, Pendekar Muda pun Terharu!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
  • visibility 961
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HIRUK-pikuk persiapan Porprov XV Sumsel 2025, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) muncul seperti pendekar yang baru bangun dari meditasi panjang  siap unjuk gigi, tapi masih harus cari golok yang bisa dipakai buat tampil gaya. Nah, untungnya kali ini bukan golok yang dicari, tapi padepokan. Iya, padepokan pencak silat, tempat sakral tempat bibit-bibit pendekar muda ditempa, bukan cuma jadi jago gebuk, tapi juga jago sopan santun.

Dan seperti kata pepatah “Kalau tak ada rotan, CSR pun jadi”
Sinar Mas Group hadir bak juragan dermawan dari cerita silat, mengucurkan CSR sebesar Rp3 Miliar, meski dari proposal awalnya diusulkan Rp8 Miliar yang artinya kurang Rp5 Miliar lagi buat beli karpet, pendingin ruangan, dan mungkin satu set keris ukiran Jawa, setidaknya ini langkah maju. Tak perlu sempurna, yang penting mulai. Toh, pembangunan karakter pendekar juga tak bisa ditakar hanya dari ornamen bangunan.

Dulu, padepokan itu bukan cuma tempat latihan, ia adalah universitas kehidupan tempat murid belajar bertarung tanpa emosi, memukul tanpa dendam, dan menendang dengan penuh rasa cinta. Nah, di zaman sekarang, penting sekali punya tempat yang bisa jadi pusat latihan sekaligus pusat pembentukan karakter.

Dan Muba mau itu, bayangkan, anak-anak muda yang biasanya lebih akrab dengan game “Free Fire”, kini diajak ‘sparring’ di dunia nyata, tapi bukan buat tawuran, melainkan buat merebut medali dan harga diri daerah.

Kalau kata orang tua “Anak muda itu kalau tak dilatih jadi pendekar, bisa jadi tukang nyinyir di kolom komentar”

CSR alias Corporate Social Responsibility sebenarnya bukan barang baru. Tapi kadang ia cuma jadi pasal basa-basi di laporan tahunan perusahaan. Nah, saat CSR benar-benar turun ke lapangan dan jadi padepokan pencak silat, inilah saatnya kita bersyukur seperti habis dapat THR di luar jadwal.

Muba membuka jalan, tapi tentu bukan satu-satunya. Ada beberapa contoh daerah lain yang sudah lebih dulu sukses memanfaatkan CSR buat olahraga, seperti  Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur lewat dana CSR, Banyuwangi bangun stadion mini dan pusat olahraga desa. Hasilnya? Atlet-atlet lokal bisa berlatih tanpa numpang di lapangan tetangga.

Kabupaten Sleman, DIY juga begitu, CSR dari BUMN digunakan untuk membangun pusat pelatihan atlet muda. Bonusnya? Banyak pelatih profesional yang akhirnya mau balik kampung.

Mampir di Sabah, Malaysia, negara tetangga ini, perusahaan sawit menyumbang untuk pembangunan pusat seni bela diri. Bahkan, beberapa atlet Malaysia jebolan padepokan ini tampil di SEA Games.

Artinya, CSR itu bukan cuma buat bangun pagar sekolah atau renovasi toilet kantor kelurahan, ia bisa jadi investasi karakter bangsa.

Ketika padepokan sudah berdiri, tinggal isi dengan latihan yang tak cuma kuat, tapi juga disiplin dan bermoral. Pencak silat bukan soal siapa lebih jago menendang, tapi siapa lebih cepat menahan emosi. Di sanalah kekuatan sejati lahir bukan dari otot, tapi dari hati yang ditempa.

Boleh saja sekarang bangunannya belum semegah Shaolin Temple di Henan, Tiongkok. Tapi siapa tahu, suatu hari, Padepokan Sekayu jadi pusat pencak silat Asia Tenggara, dan anak-anak Muba tampil di Netflix dalam serial “Silat of Destiny”.

Hei, kalian para remaja Muba, yang selama ini mungkin lebih sering latihan silat di teras rumah atau di halaman masjid pakai lampu neon seadanya, sekarang saatnya bangkit!. Bangunan megah itu bukan buat gaya-gayaan, tapi buat menyimpan keringat dan mimpi kalian.

Seperti kata pepatah silat karangan sendiri “Sebelum tangan mengepal, hati harus mengendap. Sebelum kaki melayang, niat harus dibenarkan”.

Membangun padepokan silat dari dana CSR itu, seperti menanam pohon jati di tengah ladang ilalang. Butuh waktu, butuh pengawasan, dan butuh keyakinan. Tapi sekali tumbuh, bayangannya bisa menaungi banyak orang.

Muba sudah mulai, siapa tahu nanti atlet silat Muba bisa tampil di kejuaraan dunia, lalu diwawancara CNN sambil bilang “Saya dilatih di padepokan hasil CSR”
Keren, ‘kan?

Jadi, kita jaga padepokan ini bukan cuma sebagai bangunan, tapi sebagai rumah cita-cita dan tempat anak-anak belajar menang tanpa sombong, kalah tanpa tumbang.

Dan buat kalian yang masih nyinyir, ingat satu hal “Daripada banyak gaya di medsos, mending banyak jurus di padepokan”

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Simak Sumbang Saran Fraksi -Fraksi

    Gubernur Simak Sumbang Saran Fraksi -Fraksi

    • calendar_month Senin, 25 Sep 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.406
    • 0Komentar

    Palembang – Guna menciptakan kesamaan pandangan dan pendapat terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Provinsi Sumatera Selatan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi (DPRD) Sumatera Selatan (Sumsel) melangsungkan Rapat Paripurna XXXIV pembicaraan tingkat dua dengan agenda, pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda Provinsi Sumsel, Senin (25/9).

  • Wagub Sumsel Simak Arahan Presiden Jokowi Terkait Soal Ini

    Wagub Sumsel Simak Arahan Presiden Jokowi Terkait Soal Ini

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.608
    • 0Komentar

    Presiden Jokowi  dalam arahannya  mengingatkan seluruh Kepala Daerah untuk jeli  dalam melihat semua persoalan  yang terjadi dilapangan terutama yang memicu terjadinya inflasi di daerah. “Inflasi ini merupakan persoalan yang menjadi momok bagi semua negara di dunia, karena itu Saya menghimbau seluruh kepala daerah untuk mengetahui persoalan dilapangan yang menjadi penyebab inflasi di daerahnya masing-masing,”  tegas […]

  • Harus Tingkatkan Pelayanan, Gubernur Ingin BPJS Sumsel Jadi Percontohan di Tingkat Nasional

    Harus Tingkatkan Pelayanan, Gubernur Ingin BPJS Sumsel Jadi Percontohan di Tingkat Nasional

    • calendar_month Rabu, 9 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 602
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan H. Herman Deru katakan keakuratan data BPJS diperlukan sehingga persoalan yang dihadapi terkait data secara parsial perlu dikonritkan dan koordinasi dengan Kabupaten/Kota sehingga pelayanan semakin baik. Hal tersebut disampaikan gubernur saat menerima Direktur Pengawas Pemeriksaan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan DR. Mundiharno, M.SC., CSEP., CSA., QRGP., CERG., GRCP., GRCA beserta jajarannya […]

  • Disdagperin Sisir Pasar di Muba 

    Disdagperin Sisir Pasar di Muba 

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 832
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) terus meningkatkan intensitas pengawasan dan monitoring bahan pangan dan barang kebutuhan pokok dan penting lainnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Pengawasan dan montoring dilakukan selama beberapa hari  di seluruh pasar dalam wilayah Kabupaten Muba yaitu pasar Randik, pasar Inpres dan Talang Jawa, Pasar […]

  • Celona Perluas Keamanan Zero Trust ke Jaringan 4G/5G Pribadi Dengan Jaringan Palo Alto

    Celona Perluas Keamanan Zero Trust ke Jaringan 4G/5G Pribadi Dengan Jaringan Palo Alto

    • calendar_month Sabtu, 6 Jan 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.192
    • 0Komentar

    Visibilitas dan identifikasi komprehensif perangkat IoT yang terhubung dengan seluler memungkinkan penerapan berbasis kontrol akses granular, keamanan otomatis, dan pembuatan profil insiden -CAMPBELL, Calif., Jan. 05, 2024 (GLOBE NEWSWIRE) — Celona, inovator dan pionir layanan nirkabel pribadi, hari ini mengumumkan integrasi dengan Palo Alto Networks, pemimpin keamanan siber global, yang menghadirkan visibilitas lebih besar dan […]

  • Panen Udang Vaname

    Panen Udang Vaname

    • calendar_month Minggu, 19 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.900
    • 0Komentar

    KLASTER tambak udang vaname yang dibangun Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Cidaun, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat menunjukkan produktivitas memuaskan. Sepanjang tahun ini, tambak sudah dua kali panen dan seluruh hasilnya langsung diserap oleh pasar. “Produktivitas tambak di sini cukup bagus. Dan pada panen parsial hari ini ada sekitar 5 ton yang dihasilkan. Udang […]

expand_less
WordPress Archive Ast Fulfillment Manager ( Formerly Advanced Shipment Tracking Pro ) Astana – Real Estate & Architecture Elementor Template Kit Asteno – Wine & Vineyard WP Theme Astero WordPress Weather Plugin Astia – Minimal Portfolio WordPress Theme for Photographers Asting – Charity & Donation WordPress Theme Astones – American Football Team & Sports Elementor Template Kit Astra Premium Sites Plugin + Agency Demos Astra Pro Addon Astralla – Horoscope and Astrology WordPress Theme