Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga & Otomotif » “Kalau Liga Putri Jalan, Salon Bisa Buka Cabang di Stadion”

“Kalau Liga Putri Jalan, Salon Bisa Buka Cabang di Stadion”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
  • visibility 1.237
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEANDAINYA memang Liga Putri beneran jalan, jangan kaget kalau nanti di pinggir lapangan ada booth salon buka cabang nawarin cat kuku sambil nyisir rambut pemain cadangan. Jangan salah, bola dan bulu mata itu bisa bersahabat asal jadwal pertandingan nggak bentrok sama jadwal facial.

Sepakbola cewek bukan lagi soal iseng-iseng Hari Kartini, terus bubar gegara wasitnya disuruh jaga parkir, sekarang, PSSI di bawah Erick Thohir sudah mulai waras dalam memikirkan masa depan sepakbola perempuan. Tahun 2026 akan digelar kompetisi pra-musim Liga Putri, bukan sayembara joget TikTok, lho, tapi turnamen bola beneran pakai sepatu, jersey, dan, insyaallah, kontrak kerja.

Pak Erick bilang ini embrio, embrio itu artinya belum jadi bayi, tapi sudah punya harapan hidup, mulai dari empat klub dulu, kayak tempe setengah mateng, namun jangan salah, dari situ bisa tumbuh jadi Liga Putri profesional di tahun 2027, dan kalau udah profesional? Ya itu tadi ekonomi bisa muter, salon bisa buka cabang, endorse-an bisa masuk, dan cewek-cewek nendang bola bisa mulai nabung buat DP rumah, bukan cuma DP martabak.

Masalahnya selama ini, perempuan jago bola sering dianggap cuma cocok jadi penonton atau lebih sedih lagi, jadi “tim hore” di tribun, padahal, kaki mereka juga bisa ngoper, nyundul, bahkan bikin gol salto kalau dikasih lapangan.

Liat negara Amerika Serikat, pemain kayak Alex Morgan dan Megan Rapinoe digaji puluhan ribu dolar per bulan, bukan per pertandingan, di Inggris, FA Women’s Super League disiarkan nasional, pemainnya jadi bintang iklan minuman isotonik, bukan cuma tutorial make-up. Spanyol, FC Barcelona Femeni bisa narik 90 ribu penonton ke stadion. Jerman, Bundesliga perempuan dijalankan dengan sistem profesional sejak dini dan Australia, Liga ceweknya masuk kalender utama, gaji minimumnya disamain dengan gaji laki-laki, setara bukan karena quota, tapi karena prestasi.

Kalau negara lain udah lari, kita jangan malah masih sibuk nyari pinjam bola, kata orang bijak, “Rezeki itu nggak kenal jenis kelamin, yang penting usaha dan niat”. Nah, Liga Putri ini bukan cuma soal bola, tapi soal industri, kalau kompetisi jalan rutin, akan ada siaran TV, sponsor, merchandise, dan ya, booth salon itu tadi, bahkan pemain bisa hidup dari bola, mereka nggak harus kerja sambilan jadi admin online shop atau ngajar les privat demi beli sepatu bola baru.

Format tanpa degradasi yang diusulkan juga pas, ibarat taman kanak-kanak, jangan langsung dikasih ujian nasional, biar klub-klub baru belajar dulu, tumbuh pelan-pelan, dan siapa tahu, dari situ muncul bintang baru cewek Palembang, Bandung, atau Sorong, dan sejumlah daerah yang bisa gocek lawan dan gocek netizen.

Banyak orang masih nyinyir “Ntar kalo Liga Putri jalan, jangan-jangan isinya gaya doang”. Wah, jangan gitu, gaya emang perlu, tapi gaji lebih penting, dan gaya plus gaji?. Nah itu ideal, seperti kata Alexia Putellas, pemain terbaik dunia asal Spanyol “We are not here to decorate football. We are here to define it.”
-Alexia Putellas, dalam kampanye UEFA Women’s Football, 2022 atau kalau di-Indonesiakan “Kami bukan pemanis di lapangan, kami bagian dari resep utama”.

Jadi, kalau ada yang bilang Liga Putri nggak penting, kasih tahu aja “Di dunia sepakbola modern, peluang itu netral gender. Gawang nggak pernah nanya kamu cewek atau cowok, asal bolanya masuk, ya gol”.

Dan kalau Liga Putri jalan beneran, jangan heran kalau di stadion nanti bukan cuma ada tukang baso dan kaos suporter, tapi juga promo cat rambut dan diskon lash-lift, sebab di era  sekarang, yang penting bukan siapa yang main bola, tapi siapa yang bisa bikin bola jalan dan bikin hidup ikut muter.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditlantas Polda Sumsel Temukan BPKB Palsu

    Ditlantas Polda Sumsel Temukan BPKB Palsu

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.476
    • 0Komentar

    Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel menemukan buku Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) palsu berupa lima unit mobil. Temuan ini berawal dari masyarakat yang akan melakukan balik nama kendaraan di Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel. Direktur Lalu lintas Polda Sumsel Kombes Pol Juni didampingi Kasubdit Regident Ditlantas AKBP Lisbeth Dolok Saribu mengatakan BPKB palsu yang ditemukan […]

  • Bantuan Gratis, Indonesia Memiliki 137.611.540 Dosis Vaksin COVID-19

    Bantuan Gratis, Indonesia Memiliki 137.611.540 Dosis Vaksin COVID-19

    • calendar_month Rabu, 14 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 657
    • 0Komentar

    MENTERI Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan Pemerintah Indonesia akan terus bekerja keras dalam mengamankan kebutuhan vaksin untuk Indonesia. Pada Selasa (13/7/2021) malam, vaksin COVID-19 Astrazeneca sebanyak 3.476.400 dosis telah tiba di Indonesia. Vaksin ini didapatkan secara gratis lewat jalur multilateral COVAX Facility. “Dengan kedatangan vaksin tersebut maka Indonesia telah mengamankan dan menerima 137.611.540 dosis […]

  • Wisata Palembang Terganggu, Kota Tua Hadapi Masalah Sepele

    Wisata Palembang Terganggu, Kota Tua Hadapi Masalah Sepele

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.462
    • 0Komentar

    PALEMBANG, kota tertua di Indonesia, sering kita banggakan sebagai tanah bersejarah dengan jejak Sriwijaya dan Mahesa lawungnya Sungai Musi. Ikonnya jelas, Jembatan Ampera yang gagah dan Benteng Kuto Besak (BKB) yang kokoh. Kalau diibaratkan rumah, Palembang punya ruang tamu dengan dekorasi mewah, lantai marmer berkilau, dan lukisan antik yang bikin tamu terpana. Tapi sayangnya, di […]

  • Jelang ramadan, Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri rapat dengan Pemprov Sumsel, Instruksikan soal ini

    Jelang ramadan, Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri rapat dengan Pemprov Sumsel, Instruksikan soal ini

    • calendar_month Senin, 26 Feb 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.186
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.,id, – Jelang ramadan 2024, Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri rapat dengan Pemprov Sumsel, rapat itu membahas menekan inflasi, Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2024,  Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Komjen. Pol. Drs. Tomsi Tohir Balaw, M.Si, Senin (26/2/2024). Pada rapat yang diikuti Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Ir. S.A Supriono, ditampilkan jika […]

  • Diingatkan, KPK Akan Ada 24 Jam di Setiap Daerah

    Diingatkan, KPK Akan Ada 24 Jam di Setiap Daerah

    • calendar_month Rabu, 4 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 847
    • 0Komentar

    Dibutuhkan komitmen yang kuat dari semua pihak, termasuk pemerintah daerah.

  • Cegah Serangan Jantung, Ini Makanan yang Sehat untuk Jantung Kamu

    Cegah Serangan Jantung, Ini Makanan yang Sehat untuk Jantung Kamu

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 569
    • 0Komentar

    BEBERAPA waktu lalu dunia hiburan dikejutkan oleh kabar meninggalnya aktor Ashraf Sinclair, suami dari Bunga Citra Lestari. Aktor berusia 40 tahun itu meninggal akibat penyakit jantung. Penyakit jantung sering dianggap sebagai silent killer. Tak hanya menimpa orang yang tidak aktif secara fisik, serangan jantung juga bisa menimpa orang yang bahkan sering berolahraga. Selain dengan olahraga, […]

expand_less
WordPress Archive Car Wash – Auto Spa WordPress Theme Car Zone – Towing & Repair WordPress Theme Carbon – Car Service Elementor Template Kit CarCare – Auto Service & Repair Elementor Template Kit Card Slider – Addon for WPBakery Page Builder Carddio – Card Payment & Online Banking Elementor Template Kit CarDealerz – Auto Dealer & Auto Shop Website Elementor Template Kit Cardioly – Cardiologist and Medical WordPress theme CardLab – Prepaid Card Selling WordPress Plugin Care – Medical and Health Blogging WordPress Theme