Olahraga & Otomotif

Arungi Liga 3, Menurut Pembina MU, 1 Hal Ini Yang Perlu Mendapat Perhatian Manajer

“Saya tidak biasa urusi Liga 2. Yang saya mau Liga 3 ini bisa manjadi langkah baik lokal maupun nasional, pemain lain melalui pembinaan. Di Liga 3 pemain, dibina, digenjot, tidak bisa langsung jadi,”

Foto : Humas Muba

BUPATI Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] H Dodi Reza Alex Noerdin, sekaligus Pembina Muba United FC membakar semangat anak asuh Ibnu Grahan sebelum kick off, 20 Agustus mendatang.

“Kita sudah mempersiapkan diri dengan maksimal. Kalau mau Liga 2 langsung sebelumnya banyak yang menawari saya slot. Ada beberapa slot langsung berlaga ada dua sampai tiga tawawan,” kata DRA ,sapaan akrabnya saat Silaturahmi di Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, Sekayu, Muba, kemarin.

Turut hadir Sekda Muba H Apriyadi, Ketua Askab PSSI Muba H Herman Mayori, Ketua KONI Muba H Agus Raplen, dan manajer Muba United Achmad Haris. Namun, orang nomor satu di Muba ini menolak dengan sopan tawaran instan berlaga di Liga 2.

“Saya tidak biasa urusi Liga 2. Yang saya mau Liga 3 ini bisa manjadi langkah baik lokal maupun nasional, pemain lain melalui pembinaan. Di Liga 3 pemain, dibina, digenjot, tidak bisa langsung jadi,” terang mantan anggota DPR RI ini.

“Saya ingin berjenjang. Saya ingin ini jangan isntan. Kalau instan saya sudah 10 tahun menjadi Presiden Sriwijaya FC dengan 12 tropi juara, mulai Liga Indonesia, Indonesia Super League, Piala Indonesia, Perang Bintang, All Star, hingga Inter Island Cup. Saya juga pernah bawa tim berlaga di Liga Champions Asia, dan AFC Cup melawan klub besar seperti Gamba Osaka Jepang, lawan Klub Korea Selatan dan Maladewa, jadi sudah kapalan,” terang suami Hj Thia Yufada ini.

Dodi juga berpesan pada manajer Muba United Achmad Haris agar bisa memfasilitasi pemain dan pelatih dengan maksimal. “Intinya jadi manajer itu idak begaji tapi tidak boleh buntu. Lemaki pemain buat rasa nyaman, jangan ada kendala teknis dan non teknis,” terang putra sulung Mantan Gubernur Sumsel H Alex Noerdin ini.

DRA juga berharap Muba United memiliki suporter militan. “Nanti suporter kita namanya Macan Ranggonang. Kalau julukan tim kita Laskar Ranggonang bukan Laskar Mati Dem Asal Top. Kita akan gotong royong ya kalau Sriwijaya FC bisa juara Liga Indonesia kenapa Muba United tidak bisa,” terang dia.

“Di belakang kalian ada kita-kita. Kalian tahunya hanya berlatih dan bertanding, sebaik-baiknya. Nanti kalau bertanding ada apresiasi, menang lolos grup ada bonus, juara regional tambah bonus. Kalau juara nasional Bupati langsung yang ngenjok bonus,” tambah DRA.

Pria yang juga mantan EXCO PSSI ini berharap para pemain semangat. “Muba sebagai kabuptan olahraga, ada wakil Muba yang berlaga di Liga 3. Bukan hanya berlaga namun semangat berjuangan Laskar Ranggonang, sebuah legenda dimana seorang leluhur kita pemimpin yang gagah berani. Muba bisa tunjukkan kedigdayaan di sepak bola. Insya Allah penggalaman kami  insya Allah klub ini akan menggetarkan prestasi di kanca sepak bola nasional. Kita akan mengarungi Liga 3 sebaik baiknya fairlplay adalah utama,” tukas dia.

Sementara itu Ketua Askab PSSI Muba, H Herman Mayori mengatakan ini merupakan kegiatan silahturahmi, perkenalan dan ramah tamah Bupati, bersama skuat Muba United. “Berdirinya Muba United ini adalah saran dan petunjuk Bupati. Dimana bisa berprestasi di kanca lebih tinggi tahun depan. Tim ini berdiri dua bulan lalu, beranggotakan seluruh pemain baik lokal maupun luar Muba, berbaur menyatu di Muba United. Hombase kita di Muba,” ujar dia.[**]

Penulis : dil

 

Comments

Terpopuler

To Top
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com