Selasa, 20 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » OKI Terkini » Jembatan Kandis ‘Masuk UGD’, Bupati Turun Tangan Sebelum Kritis!

Jembatan Kandis ‘Masuk UGD’, Bupati Turun Tangan Sebelum Kritis!

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
  • visibility 1.015
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,- Pagi-pagi buta, saat sebagian warga masih menikmati kopi dan gorengan, Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H. Muchendi, sudah tancap gas menuju Desa Kandis. Bukan buat piknik, apalagi inspeksi dadakan ala sinetron, tapi buat ngecek langsung jembatan yang lagi ‘sakit parah’ gara-gara opritnya ambruk dihajar arus sungai. Keadaan genting ini nggak bisa ditunda, soalnya jembatan ini adalah urat nadi penting yang menghubungkan Desa Kandis dan Desa Ulak Depati. Kalau dibiarkan, bisa-bisa warga harus berenang buat sampai ke tujuan!

Pagi itu, warga sekitar sudah berkumpul di sekitar jembatan, mengamati kondisi oprit yang jebol. Biasanya, mereka bisa melintas tanpa pikir panjang, tapi sekarang harus ekstra waspada. Ada yang nekat mencoba lewat, ada juga yang memilih putar balik sambil mengelus dada, takut kalau-kalau jembatan ini ‘ngambek’ dan roboh total. Ini bukan pertama kalinya infrastruktur di OKI menghadapi ujian alam, tapi kali ini kondisinya benar-benar bikin deg-degan.

Bupati Muchendi yang baru saja menerima laporan malam sebelumnya langsung turun ke lokasi. Tanpa banyak basa-basi, ia ingin memastikan bahwa penanganan darurat bisa segera dilakukan. “Tadi malam laporan masuk, pagi ini langsung kita cek. Jangan sampai warga susah gara-gara jembatan putus,” ujarnya dengan nada serius tapi tetap penuh solusi. Tak ada waktu untuk rapat panjang bertele-tele, yang dibutuhkan adalah aksi nyata di lapangan.

Setelah mengecek langsung, Bupati Muchendi menyampaikan bahwa ada dua opsi buat memperbaiki jembatan ini. Pertama, melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Tapi ini butuh waktu, karena harus melewati proses lelang yang bisa bikin perbaikannya molor. Kedua, ada pilihan menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan sekitar, yang kalau disetujui, bisa lebih cepat dieksekusi. “Yang penting jembatan aman dan masyarakat nggak ribet,” tegas Muchendi. Artinya, ini bukan cuma soal teknis, tapi juga strategi birokrasi mana yang lebih efektif dan efisien.

Sementara itu, Dinas PUPR OKI di bawah komando Man Winardi nggak mau kalah sigap. Mereka langsung mengerahkan tim ke lapangan untuk menangani keadaan darurat. Solusi instannya? Memasang batang kelapa yang diikat rantai supaya kendaraan ringan tetap bisa melintas. Memang bukan solusi permanen, tapi lumayan lah daripada warga harus ‘nge-drift’ di jalan becek atau cari jalur alternatif yang lebih jauh.

Man Winardi juga memastikan bahwa tim teknis sedang bekerja menghitung kebutuhan untuk solusi jangka panjang. Dari analisis awal, kemungkinan besar perbaikan permanen butuh tembok penahan tanggul dari plat besi atau beton. Ini bukan proyek yang bisa diselesaikan dengan tambal sulam, tapi butuh eksekusi yang matang supaya nggak rusak lagi dalam waktu dekat.

Kerusakan jembatan di Desa Kandis ini seharusnya menjadi pengingat bahwa infrastruktur bukan sekadar proyek pembangunan, tetapi investasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat. Sebuah jembatan yang menjadi akses vital seharusnya memiliki ketahanan yang baik, bukan mudah tergerus oleh arus sungai. Ini bukan hanya soal memperbaiki yang rusak, tapi juga memastikan bahwa perencanaan ke depan lebih matang agar kejadian serupa tidak terulang.

Langkah cepat yang diambil oleh pemerintah patut diapresiasi, namun tentu akan lebih baik jika upaya pencegahan menjadi prioritas utama. Menunggu infrastruktur mengalami kerusakan sebelum bertindak bukanlah solusi yang ideal. Masyarakat berharap, selain perbaikan yang segera dilakukan, ada juga evaluasi menyeluruh agar ke depan pembangunan bisa lebih berkelanjutan dan tidak sekadar bersifat reaktif.

Pilihan antara APBD dan CSR tentu memiliki konsekuensi masing-masing. Yang terpenting, prosesnya harus transparan, efisien, dan benar-benar mengutamakan kepentingan masyarakat. Karena sejatinya, infrastruktur yang kokoh bukan hanya soal fisik bangunan, tetapi juga mencerminkan seberapa kuat komitmen dalam membangun daerah.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gajah Jovi Tutup Usia, 34 Tahun Mengabdi Atasi Konflik Satwa Riau

    Gajah Jovi Tutup Usia, 34 Tahun Mengabdi Atasi Konflik Satwa Riau

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 39
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Gajah Jovi, satwa binaan Pusat Pelatihan Gajah (PLG) Minas yang selama 34 tahun mengabdi membantu penanganan konflik manusia dan gajah liar di Riau, tutup usia pada Senin malam (3/8/2026). Gajah jantan berusia 46 tahun itu meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama 34 hari akibat komplikasi infeksi yang memicu gangguan otot berat. Kabar duka […]

  • Pengelolaan Keuangan Daerah Secara Baik Jadi Kunci Keberhasilan Pembangunan  

    Pengelolaan Keuangan Daerah Secara Baik Jadi Kunci Keberhasilan Pembangunan  

    • calendar_month Selasa, 26 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.252
    • 0Komentar

    PENGELOLAAN keuangan daerah secara baik menjadi kunci suksesnya pelaksanaan pembangunan sehingga penganggarannya harus dilakukan secara profesional.   Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus melakukan pembenahan dari semua sektor tak terkecuali bidang pengelolaan keuangan daerah. Sehingga hasil yang didapat dari uang yang telah digunakan memberikan manfaat lebih besar  bagi kemajuan Sumsel. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), […]

  • Laga Perdana Liga 1, Persib Siap Bertempur Demi Amankan Tiga Poin

    Laga Perdana Liga 1, Persib Siap Bertempur Demi Amankan Tiga Poin

    • calendar_month Jumat, 3 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 682
    • 0Komentar

    DUA hari lagi Persib memulai petualangannya di Liga 1 2021/2022. Kondisi tim disebut Victor Igbonefo sudah dalam mode siap tempur pada laga kontra Barito Putera, Sabtu (4/9) mendatang. Persiapan yang minim tidak menjadi alasan Persib untuk tampil loyo di kompetisi. Maung Bandung dituntut tampil dengan maksimal karena kini peta kekuatan tim di Liga 1 dinilai […]

  • Kapolda dan Kapolsek Bagi-Bagi Masker

    Kapolda dan Kapolsek Bagi-Bagi Masker

    • calendar_month Selasa, 25 Mei 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 986
    • 0Komentar

    DEMI memutus rantai virus Covid-19, berbagai upaya dilakukan Kepolisian Sektor (Polsek) Ilir Timur (IT) I Palembang. Dalam kunjungan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM, Kapolsek IT I, AKP Ginanjar Aliya Sukmana membagikan ratusan masker guna menekan angka penyebaran Virus Covid-19 di wilayah Sumsel, khususnya di Kelurahan 20 Ilir Tiga, Kecamatan […]

  • Sebagai Kepala Daerah Pembina K3 Terbaik di Indonesia, Gubernur SumseI Kembali Terima Penghargaan

    Sebagai Kepala Daerah Pembina K3 Terbaik di Indonesia, Gubernur SumseI Kembali Terima Penghargaan

    • calendar_month Kamis, 29 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.722
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru dan beberapa kepala daerah lainnya terpilih sebagai Kepala Daerah Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)  terbaik di Indonesia Tahun 2021. Atas prestasi tersebut Herman Deru mendapatkan Anugerah Penghargaan K3 Tahun 2021 yang diserahkan langsung oleh   Menteri Tenaga Kerja (Menaker), Ida Fauziah diterima Wakil Gubernur Ir H. Mawardi Yahya di Ballroom Hotel […]

  • Jelang Idul Adha, Kementan Siapkan 15 Ton Bawang dan Cabai

    Jelang Idul Adha, Kementan Siapkan 15 Ton Bawang dan Cabai

    • calendar_month Selasa, 21 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.530
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) menggelar pasar murah khusus bawang dan cabai di Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Pasar Minggu, Jakarta Selatan untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat dalam menghadapi hari besar Iduladha mendatang. Dalam kegiatan itu, pemerintah menyiapkan 15 ton bawang dan cabai yang dijual dengan harga Rp32 ribu per kilogram dan aneka cabai dijual Rp59 ribu […]

expand_less
WordPress Archive Gravity Perks WordPress Plugin Gravity View WordPress Plugin GravityView – A-Z Filters Extension GravityView – Advanced Filter Extension GravityView – DataTables Extension GravityView – DIY Layout GravityView – Entry Revisions GravityView – Featured Entries Extension GravityView – Gravity Forms Calendar Gravity Forms Import Entries