Minggu, 11 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Usai Pidato Jokowi, Ketua BEM UI Lempar Kartu Kuning

Usai Pidato Jokowi, Ketua BEM UI Lempar Kartu Kuning

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 2 Feb 2018
  • visibility 1.253
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Ketua BEM Universitas Indonesia 2018 Zaadit Taqwa melakukan aksi lempar kartu kuning kepada Presiden Jokowi usai memberikan sambutan pada acara Dies Natalis ke-68 Universitas Indonesia, Jumat (2/2/2018).

Sebelumnya, dalam video tersebut, Zaadit Taqwa mahasiswa aktif dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) tampak berdiri ketika Jokowi baru saja menyelesaikan pidatonya. Hingga akhirnya Paspampres mendatangi Zaadit dan memintanya untuk duduk. Namun, tiba-tiba ia mengangkat kartu kuning.

Selain itu, Aliansi gerakan yang terdiri dari BEM UI, BEM FKM UI, BEM Psikologi UI, BEM FF UI, BEM FIB UI, BEM FMIPA UI, BEM FKG UI, BEM FIA UI, BEM Fasilkom UI, dan BEM Vokasi UI juga mengadakan aksi kreatif untuk menyambut kedatangan Jokowi di UI.

Aksi yang dikemas dengan gerakan freeze mob dan simbolik meniup peluit dengan disertai pemberian kartu kuning.
Beberapa isu tersebut yaitu isu gizi buruk yang menimpa Suku Asmat, isu penghidupan kembali dwifungsi Polri/TNI terkait usulan plt gubernur dari Polri, dan penerapan peraturan baru organisasi mahasiswa.

Aksi pengacungan kartu kuning yang dilakukan Ketua BEM UI 2018 Zaadit Taqwa kepada Presiden Jokowi mengingatkan pada kejadian demonstrasi dengan membawa kerbau Si Buya.

Presiden Jokowi mengatakan dirinya sama sekali tidak tersinggung dengan aksi kartu kuning tersebut.

Ia mengatakan aksi protes tersebut merupakan hal yang biasa. Meski demikian, Presiden Jokowi membatalkan agenda pertemuan dengan Ketua BEM UI Zaadit Taqwa setelah adanya aksi tersebut.

“Terhadap aksi ini Presiden Jokowi biasa saja, tidak tersinggung. Agenda Presiden bertemu BEM UI itu batal karena aksi tersebut,” kata Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi SP di Jakarta, melansir Warta Ekonomi.co.id.

Respons Presiden Jokowi tampak cukup berbeda dengan reaksi Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam menanggapi aksi protes yang membawa seekor kerbau di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, pada 28 Januari 2010 silam. Aksi unjuk rasa pada tahun 2010 lalu digelar dalam memperingati 100 hari Pemerintahan SBY-Boediono.

“Di sana ada yang teriak-teriak SBY maling, Boediono maling, menteri-menteri maling. Ada juga demo yang bawa kerbau. Ada gambar SBY. Dibilang, SBY malas, badannya besar kayak kerbau. Apakah itu unjuk rasa? Itu nanti kita bahas,” ujar SBY dalam rapat kabinet pada 2 Februari 2010.

Aspirasi Pribadi
Kepala Humas dan KIP UI Rifelly Dewi Astuti memastikan bahwa sikap Zaadit itu adalah aspirasi pribadi dan tidak mewakili sikap UI sebagai lembaga.

“Dapat kami sampaikan, aksi tersebut adalah murni aspirasi pribadi mahasiswa yang bersangkutan dan ke depan, kami berharap setiap sivitas akademika UI diperkenankan menyampaikan pendapatnya namun tetap menghormati aturan yang berlaku dan menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama,” kata Rifelly.

Presiden Jokowi membatalkan agenda pertemuan dengan Ketua BEM UI Zaadit Taqwa pasca-aksi pengacungan kartu kuning.
Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi SP menegaskan Presiden Jokowi sama sekali tidak tersinggung dengan aksi Zaadit Taqwa. Meski demikian, ia mengakui ada pembatalan agenda pertemuan antara Presiden Jokowi dengan Zaadit Taqwa.

“Sebenarnya sudah dijadwalkan presiden menerima Ketua BEM selepas acara karena katanya ada yang ingin disampaikan dari BEM UI kepada presiden, tapi tiba-tiba saat acara di dalam ada mahasiswa yang mengacungkan buku berwarna kuning,” kata Johan Budi di Jakarta, Jumat (2/2/2018).

Johan mengatakan bahwa berdasarkan penjelasan yang diperoleh, buku kuning yang diacungkan Zaadit adalah buku lagu-lagu yang dinyanyikan saat acara Dies Natalis tersebut.[WE]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Salut, Meski Kalah, Garuda Mampu Sulitkan Juara Dunia & Ranking 1 FIFA, STY : Bekal Kualifikasi Piala Dunia 2026 & Putaran Final Piala Asia 2023

    Salut, Meski Kalah, Garuda Mampu Sulitkan Juara Dunia & Ranking 1 FIFA, STY : Bekal Kualifikasi Piala Dunia 2026 & Putaran Final Piala Asia 2023

    • calendar_month Selasa, 20 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.813
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Jakarta – Garuda memang kalah kelas , ibarat langit dan bumi melawan ranking 1 FIFA dan Juara Piala Dunia 2022, namun Timnas menunjukan permainan terbaiknya, terutama secara fisik dan mental. Hanya kalah 0-2 di laga FIFA Matchday melawan Albiceleste membuat ribuan penonton di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta,Senin malam (19/6) sangat puas dengan performa ditunjukan anak […]

  • Alasan kenapa film India bisa diterima masyarakat Dunia !

    Alasan kenapa film India bisa diterima masyarakat Dunia !

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.771
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Banyak faktor kenapa film India bisa diterima masyarakat dunia, antara lain : Produksi yang Menarik: Film-film India umumnya menampilkan adegan-adegan yang spektakuler dengan kostum yang indah, lokasi eksotis, dan sAlasan kenapa Film India bisa diterima dengan baik oleh masyarakat dunia ! Musik dan Tari: Film India memiliki tradisi yang kaya dalam memadukan musik dan tarian […]

  • Agar Tepat Sasaran, Ada Terobosan Inovasi  Baru dari Kemensos, Ini Cara Unduh Aplikasi Cek Bansos

    Agar Tepat Sasaran, Ada Terobosan Inovasi  Baru dari Kemensos, Ini Cara Unduh Aplikasi Cek Bansos

    • calendar_month Minggu, 29 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 954
    • 0Komentar

    INOVASI penyaluran bantuan sosial alias bansos terus digeber. Tujuan utamanya adalah agar bansos tersebut tepat sasaran. Nah terobosan baru itu diperkenalkan Kementerian Sosial lewat  aplikasi bernama “Cek Bansos.” Sesuai namanya, aplikasi ini digunakan untuk mengecek bantuan sosial yang diberikan pemerintah. Di aplikasi ini kita bisa mengecek mulai dari cek penerima, usul, hingga sanggah. Untuk meningkatkan […]

  • Sempat Viral Di Medsos, Riski Ibrahim Baru Mendapatkan Perawatan Medis

    Sempat Viral Di Medsos, Riski Ibrahim Baru Mendapatkan Perawatan Medis

    • calendar_month Jumat, 5 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.140
    • 0Komentar

    Sumselterkini,co,id. Kayuagung – Sempat viral di media sosial,  buah hati pasangan Antoni dan Eva Susanti, yang mengalami demam selama seminggu lebih dan belum juga mendapatkan perawatan medis. Bupati OKI, H Iskandar SE, langsung memerintahan pihak Dinas Kesehatan untuk membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung. Bocah berusia 6 tahun di Desa Anyar, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten […]

  • Apakah Ibu Baru Melahirkan yang Positif COVID-19 Boleh Kontak dengan Bayinya?

    Apakah Ibu Baru Melahirkan yang Positif COVID-19 Boleh Kontak dengan Bayinya?

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.499
    • 0Komentar

    IBU yang baru melahirkan dan positif COVID-19 tetap boleh melakukan kontak fisik dengan bayinya, selama menerapkan protokol kesehatan. Hal seperti #CuciTanganPakaiSabun sebelum dan sesudah berkontak fisik dengan bayi, mengenakan masker dan menjaga kebersihan permukaan benda di sekitar perlu dilakukan. Pemberian ASI eksklusif dini tetap dianjurkan untuk tetap dilakukan karena dapat membantu bayi tetap sehat.[***] Irwan […]

  • Terangkan Masalah Kekayaan Intelektual, Puluhan Penyuluh Siap Edukasi Pelajar

    Terangkan Masalah Kekayaan Intelektual, Puluhan Penyuluh Siap Edukasi Pelajar

    • calendar_month Minggu, 27 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 638
    • 0Komentar

    KANTOR Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan (Kanwil Kemenkumham Sumsel) menyiapkan puluhan personel terbaik untuk menjadi guru pada program Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Mengajar di sekolah tingkat SD dan SMP pada April 2022. “Tim guru Program DJKI Mengajar disiapkan untuk mengedukasi hukum terutama mengenai kekayaan intelektual bagi pelajar sejak dini,” ujar Kepala Kanwil […]

expand_less
WordPress Archive Alhambra | Islamic Centre WordPress Theme + RTL Alice’s | Lingerie Store and Fashion Boutique WordPress Theme Alico – Insurance WordPress Alico - Insurance WordPress Theme Alike – WordPress Custom Post Comparison Alim – Islamic Institute & Mosque WordPress Theme + RTL Alinan – Personal Blog / Vlog WordPress Theme Alinan WP – A Personal WordPress Blog and Vlog Theme Aliomatic – AliExpress Affiliate Money Generator Plugin for WordPress Alipay Cross Border Online Payment