Sabtu, 19 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Menurut Survei, Pemasangan Baliho dan Spanduk Menjadi Jenis Kampanye yang Paling Tidak Disukai Masyarakat

Menurut Survei, Pemasangan Baliho dan Spanduk Menjadi Jenis Kampanye yang Paling Tidak Disukai Masyarakat

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 24 Jan 2024
  • visibility 886
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Sumselterkini.co.id,  – Masyarakat Indonesia sedang diramaikan dengan aktivitas kampanye di berbagai tempat dan media menjelang pemilu mendatang. Mulai dari pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPR RI, anggota DPRD Provinsi, anggota DPRD Kabupaten/Kota, dan anggota DPD.

 

Jakpat mengadakan survei dengan 1276 responden untuk mengetahui perspektif masyarakat terhadap aktivitas kampanye saat ini. Selain itu, survei ini juga bertujuan untuk mengetahui preferensi politik responden secara netral tanpa memiliki asosiasi atau mendukung partai politik tertentu.

 

Hasil survei menunjukkan 74% responden mengaku mengikuti perkembangan kampanye saat ini. Lalu, mayoritas dari responden juga memperlihatkan ketertarikan mereka terhadap kampanye politik yang sedang berlangsung, dengan 68% Gen Z, 65% Milenial, dan 61% Gen X yang menunjukkan ketertarikan. 

 

Lebih lanjut, 70% responden memilih ingin mengetahui kualitas dari para kandidat menjadi alasan pertama ketertarikan mereka terhadap kampanye saat ini, diikuti oleh 55% ingin mendapatkan insight/referensi/pandangan untuk meyakinkan pilihan, dan 53% responden yang memilih sebagai aksi nyata dalam mendukung kemajuan bangsa Indonesia. 

 

Bagi mereka yang tidak tertarik dengan kampanye menunjukkan 41% responden memilih jika mereka tidak mau ambil pusing, lalu 39% tidak suka dengan hal yang berkaitan dengan isu politik, dan 30% responden mengaku banyak informasi atau berita negatif yang melibatkan oknum pemerintahan menjadi alasan ketidaktertarikan mereka terhadap kampanye politik saat ini. 

 

Jenis Kampanye yang Disukai dan Tidak Disukai 

Kegiatan sosial menjadi jenis kampanye pertama yang disukai oleh responden (61%), lalu jenis kampanye langsung, yaitu saat kandidat hadir di depan masyarakat (55%). Selain itu, melakukan debat dengan kandidat lain (40%), kampanye dengan publikasi digital seperti tv, radio, podcast, YouTube, dan lainnya (33%), hingga kandidat melakukan diskusi terbatas dengan sekelompok orang (24%). 

 

Sedangkan, untuk jenis kampanye yang tidak disukai, responden memilih pemasangan baliho dan spanduk secara tidak resmi menjadi jenis kampanye yang paling tidak mereka sukai (66%). Lalu pemasangan bendera partai di lingkungan rumah, taman, atau jalan (44%), pawai dengan membawa atribut kampanye (38%), mendatangi tokoh masyarakat untuk meminta dukungan (25%), hingga membagikan atribut kampanye seperti kaos, topi, stiker dan lainnya (24%).

 

Sumber Informasi & Keputusan Memilih 

Responden mendapatkan informasi mengenai aktivitas kampanye yang sedang berlangsung dari sumber yang berbeda. TV dan radio (53%) menjadi sumber yang paling banyak dipilih oleh Gen X, sedangkan bagi Gen Z dan Milenial yang paling banyak menggunakan media digital dan media sosial, informasi bersumber dari Instagram dan TikTok. 

 

Head of Research Jakpat, Aska Primardi menjelaskan jika situasi kampanye saat ini dinilai berbeda oleh setiap kelompok pemilih. Bagi Gen Z, pemilu 2024 ini adalah pengalaman pertama mereka terlibat dan menggunakan hak pilih, sehingga wajar jika mayoritas Gen Z belum memiliki keputusan final tentang siapa calon yang akan dipilih. Terlebih lagi mayoritas Gen Z lebih memilih media TikTok (51%) sebagai sarana mengenal calon presiden dan calon legislatif, di mana di dalamnya ada banyak perdebatan yang mereka perhatikan. Inilah sebabnya mereka mayoritas masih galau dalam menentukan pilihannya. 

 

“Berbeda halnya dengan Gen X yang mayoritas sudah memutuskan siapa calon yang dipilih, karena memang Gen X sudah belajar dari pengalaman dan pengetahuan sebelumnya tentang para calon presiden ataupun calon legislatif. Mayoritas Gen X lebih memilih media konvensional seperti TV dan radio sebagai sumber informasi kampanye, dan mereka menilai bahwa situasi kampanye saat ini masih damai dan kondusif. Dengan demikian, wajar jika Gen Z menjadi sasaran utama para caleg dan parpol, karena selain proporsi di populasi juga salah satu yang terbanyak setelah Gen Y, mayoritas Gen Z juga masih sangat terbuka dengan semua pilihan, dan masih mungkin berubah sampai di saat-saat terakhir menjelang masuk ke bilik suara di hari H pemilu,” lanjut Aska. 

 

Mengenai keputusan memilih, hal ini ditunjukkan dengan 52% responden mempertimbangkan adanya kemungkinan berubah pikiran atau berganti pilihan setelah kampanye atau jelang pemilu, khususnya bagi Gen Z dengan 61%, diikuti Milenial 54%, dan Gen X 41%.

 

Bagaimana penilaian responden terhadap situasi kampanye politik saat ini? Apa saja ekspektasi responden terhadap kampanye politik? Dapatkan hasilnya dengan data mendetail dalam laporan Jakpat “The Public’s Perspectives on Political Campaign” pada tautan berikut: https://blog.jakpat.net/the-publics-perspectives-on-political-campaigns/ .[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Modernisasi Lanskap Politik Inggris: Partai Lain Memberdayakan Demokrasi Langsung melalui Teknologi Terdesentralisasi

    Modernisasi Lanskap Politik Inggris: Partai Lain Memberdayakan Demokrasi Langsung melalui Teknologi Terdesentralisasi

    • calendar_month Minggu, 10 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.521
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, LONDON ,  (GLOBE NEWSWIRE) — Titik balik bersejarah dalam politik Inggris dengan diluncurkannya The Other Party (www.otherparty.co.uk), sebuah gerakan politik inovatif yang dirancang untuk mendesentralisasikan kekuasaan dan memulihkannya kepada masyarakat melalui teknologi blockchain. Inisiatif perintis ini mendefinisikan ulang proses demokrasi dengan memungkinkan partisipasi langsung dalam pembuatan undang-undang dan pengambilan keputusan kebijakan, tanpa melibatkan aparat […]

  • 1000 Warung Dapat Bantuan Sembako

    1000 Warung Dapat Bantuan Sembako

    • calendar_month Minggu, 3 Apr 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 705
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Provinsi Sumatera Selatan, bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Cinta Rakyat (DPP Gencar) Indonesia, meluncurkan program Warung Rumah (Warmah). Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumsel, Herman Deru di Griya Agung, akhir pekan lalu. Herman Deru mengapresiasi program warung rumah ini. Di mana, peserta program ini akan menerima bantuan berupa sembako dan […]

  • Tugas Pertama, Pj Gubernur Sumsel Langsung Lantik Bupati Lahat

    Tugas Pertama, Pj Gubernur Sumsel Langsung Lantik Bupati Lahat

    • calendar_month Jumat, 21 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 834
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG –  Hanya selang beberapa jam setelah dilantik oleh Mendagri Tjahjo Kumolo pada Jumat pagi,  sebagai Pj. Gubernur Sumsel, tak butuh waktu lama bagi Hadi Prabowo melaksanakan tugas pertamanya dengan  melantik Bupati Lahat Marwan Mansyur bertempat di Graha Bina Praja (Auditorium) Pemprov Sumsel, Jumat (21/9/2018). Pelantikan Marwan Mansyur sebagai Bupati Lahat, yang sebelumnya adalah […]

  • Dirjen WHO Ke Istana Negara, WHO Apresiasi Keberhasilan Indonesia Tangani Covid

    Dirjen WHO Ke Istana Negara, WHO Apresiasi Keberhasilan Indonesia Tangani Covid

    • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 549
    • 0Komentar

    PRESIDEN RI Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan kehormatan Direktur Jenderal (Dirjen) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (21/06/2022). Dalam pertemuan Dirjen WHO menyampaikan apresiasi kepada Indonesia dalam kepemimpinannya di G20 yang diklaim berhasil. “Dirjen WHO betul-betul mengapresiasi kepemimpinan Indonesia di dalam G20,” ujar Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP […]

  • Wow, Keren Ada Gelaran Gebyar Nuzulul Qur’an, 7 Mushaf Fenomenal Dipamerkan, Catat Tanggalnya..

    Wow, Keren Ada Gelaran Gebyar Nuzulul Qur’an, 7 Mushaf Fenomenal Dipamerkan, Catat Tanggalnya..

    • calendar_month Sabtu, 8 Apr 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 632
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id -Bulan ramadhan memang bulan penuh berkah, banyak ajang positif yang bisa diselenggarakan, contohnya Kementerian Agama akan menggelar Gebyar Nuzulul Qur’an pada 10-14 April 2023. Kegiatan yang akan berlangsung di Lobby Gedung Kantor Pusat Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat ini terbuka untuk masyarakat umum. “Dalam Gebyar Nuzulul Qur’an ini, kita akan menampilkan tujuh […]

  • Dicat Berwarna -Warni Rusun Ini Tak Terlihat Lagi Kumuh

    Dicat Berwarna -Warni Rusun Ini Tak Terlihat Lagi Kumuh

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 879
    • 0Komentar

    Dulunya rumah susun [rusun] di kawasan 24 Ilir Jalan Brigjen HM.Dhani Efendi Radial, Palembang sangat kumuh, kini yang dulunya banyak dihuni mahasiswa tersebut sudah terlihat sebagian rapi dan terang menderang setelah Pemrov. Sumsel membantu melaksanakan pengecetan dibeberapa blok. Palembang –Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru juga turun langsung untuk melihat kondisi rumah susun (rusun) yang sedang […]

expand_less
WordPress Archive Side Tabs | Layered Popups Add-On Sidebar And Widget Manager for WordPress Sidebar & Widget Manager for WordPress Sidewalk – Elegant Personal Blog WordPress Theme Sienna – Fashion WooCommerce WordPress Theme Signature Field for Elementor form Signflow – Tech And Startup Theme Sikra – Supplement & Nutrition Store WordPress Theme Silion – Digital Marketing Elementor Template Kit Siloe – Minimal Fashion WooCommerce Theme