Rabu, 28 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pengamat: Gibran tak matang dan minim kecerdasan emosional

Pengamat: Gibran tak matang dan minim kecerdasan emosional

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 24 Jan 2024
  • visibility 915
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – Analis politik dari Universitas Jember Muhammad Iqbal menilai calon wakil presiden nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka belum matang dan tak punya kecerdasan emosional yang memadai. Itu ia simpulkan setelah menyaksikan jalannya debat keempat Pilpres 2024 yang digelar di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (21/01/2024) lalu.

Dalam debat tersebut, menurut Iqbal, Gibran cenderung sibuk menampilkan gimik dan menyerang personal lawan-lawan politiknya. Di lain sisi, dua cawapres lainnya–Mahfud MD dan Muhaimin Iskandar–justru terlihat lebih substansial dalam beradu gagasan.

“Cara yang dilakukan Pak Mahfud dan Cak Imin itu tampak jelas sudah berupaya untuk menguasai paradigma dari kebijakan dari tema debat yang tentang pembangunan berkelanjutan, lingkungan hidup, agraria, pertanian, masyarakat adat dan desa. Gibran, menurut saya tidak dalam menyampaikan sudut pandang paradigma kebijakan atau level pada policy maker,” ucap Iqbal kepada wartawan di Jakarta, Rabu (25/01/2024).

Dalam komunikasi debat, menurut Iqbal, terdapat dua strategi yang lazim digunakan, yakni komunikasi suportif dan komunikasi defensif. Komunikasi suportif lebih mendorong diskusi yang setara dan terbuka. Komunikasi defensif menonjolkan siasat menjatuhkan lawan ketimbang adu gagasan.

“Apa yang dilakukan oleh Gibran dengan lebih banyak menanyakan terminologi itu justru cenderung kepada defensif. Artinya, strategi untuk bagaimana melontarkan istilah atau terminologi yang sifatnya cenderung demonstratif, berupaya untuk menjebak Mahfud dan Muhaimin dengan beberapa pertanyaan itu,” ucap Iqbal.

Dalam salah satu segmen debat, Gibran sempat melontarkan pertanyaan mengenai greenflation atau inflasi hijau kepada Mahfud tanpa merinci penjelasan terminologi itu. Gibran juga sempat “mengolok-olok” Mahfud yang ia anggap sama sekali tak menjawab pertanyaan.

Serupa, pada segmen kelima debat, Gibran menanyakan alasan tim kampanye paslon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) menggaungkan soal maksimalisasi penggunaan lithium ferrophosphate (LFP) dalam baterai kendaraan listrik. Gibran juga irit penjelasan soal LFP.

Iqbal memandang taktik Gibran dengan melontarkan pertanyaan-pertanyaan jebakan itu menunjukkan kecongkakan. Pasalnya, Gibran terlihat seolah sudah menyiapkan gimik untuk melecehkan Mahfud dan Cak Imin di panggung debat.

“Dia banyak main gimik, tapi tim suksesnya memfabrikasi. Misalnya, soal Gibran salaman dengan Mahfud (usai debat). Itu dianggap kesopanan sebagai anak muda. Itu bagian upaya untuk mengelabui persepsi publik, untuk dikacaukan. Padahal, memang dia tidak matang secara pengalaman,” ucap Iqbal.

Iqbal melihat Mahfud terlihat memiliki kecerdasan intelektual dan emosional yang lebih mumpuni ketimbang para cawapres lainnya. Muhaimin tampak memperlihatkan kecerdasan situasional. Itu terlihat saat Mahfud dan Muhaimin tetap tenang saat menerima sindiran dari Gibran. Keduanya secara elegan juga bisa mengembalikan serangan Gibran dengan kritik tersirat.

“Prof Mahfud memang sempat terpancing emosi ketika ditanya greenflation. Tetapi, dia dengan kematangannya tetap sabar dan tidak mau meladeni. Gibran juga menyerang Cak Imin yang menjawab dengan contekan. Justru dengan sangat tenang dan santai, Cak Imin menjawab, ‘Iya, saya memang melihat catatan. Tapi, yang penting ini bukan catatan Mahkamah Konstitusi’,” ujar Iqbal.

Menurut Iqbal, nasib bangsa ini bakal dipertaruhkan jika sosok seperti Gibran memenangi Pilpres 2024 dan dibiarkan berkuasa. Selain tak matang dan kualitas kecerdasan emosionalnya rendah, gagasan-gagasan Gibran dalam debat juga terkesan sama sekali tak menyentuh persoalan di lapangan.

“Dengan segala hormat, dia (Gibran) belum matang ketika menghadapi satu situasi yang sifatnya spontan, apalagi krisis dan chaotic. Tentu dalam sektor apa pun, kalau kualitasnya semacam itu, akan sangat dipertaruhkan masa depan bangsa ini,” kata dia.

Lebih jauh, Iqbal menganggap wajar jika performa debat Gibran berbuah sentimen negatif dan banjir kritik sebagaimana terekam di sejumlah survei pascadebat. Ia meyakini sentimen itu bakal menggerus elektabilitas pasangan Prabowo-Gibran.

“Debat itu paling tidak punya pengaruh tiga sampai tujuh persen. Publik yang bersentimen negatif saya kira wajar. Secara pengalaman, Gibran memang belum cukup matang dan terlihat belum memiliki kecerdasan emosional yang matang,” kata dia.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pingin Buat KTP-Akte Kelahiran di Mall ? Baca Ini

    Pingin Buat KTP-Akte Kelahiran di Mall ? Baca Ini

    • calendar_month Jumat, 17 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.119
    • 0Komentar

    “Sejak dibuka beberapa hari yang lalu, tercatat 20 orang yang membuat akta kelahiran, merekam KTP-e sebanyak empat orang,”

  • Lahirkan Wirausaha Baru & Tetap Kedapankan Protokes

    Lahirkan Wirausaha Baru & Tetap Kedapankan Protokes

    • calendar_month Jumat, 13 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.654
    • 0Komentar

    PEMERINTAHKabupaten Musi Banyuasin menggelar Pelatihan Kewirausahaan dan Penyerahan Bantuan Peralatan Produksi Bagi Masyarakat melalui Basis Data Terpadu (BDT) guna peningkatan perekonomian masyarakat serta mengurangi angka kemiskinan. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Ir Yusman Srianto MT, mengatakan selain akan melahirkan para wirausaha baru dengan pelatihan dan bantuan bagi UMKM ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan […]

  • Warga Kecam Proyek Normalisasi Bantuan Gubernur Dikerjakan Tak Maksimal

    Warga Kecam Proyek Normalisasi Bantuan Gubernur Dikerjakan Tak Maksimal

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.087
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tahun 2020 ini mendapatkan banyak bantuan Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru. Selain proyek perbaikan infrastruktur jalan, juga ada Normalisasi Sungai, salah satunya di Desa Riding, Kecamatan Pangkalan Lampam Kabupaten OKI. Namun sayangnya, proyek bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) senilai Rp5,5 miliar ini diduga […]

  • Pj Ketua TP PKK Muba Hadiri Rakornas Posyandu Pertama 

    Pj Ketua TP PKK Muba Hadiri Rakornas Posyandu Pertama 

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 816
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  – Pj Ketua TP PKK Muba Hj Triana Sandi Fahlepi sekaligus Ketua Pembina Posyandu Muba menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Posyandu Tahun 2024, Indonesia Convention Exhibition (ICE), Tanggerang, Banten, Senin (26/8/2024). Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Ketua Umum Pembina Posyandu Tri Tito Karnavian, didampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, bersama Direktur […]

  • Dari Ladang ke Lobby Hotel, Emak-emak Sawit Sumsel Dapat BPJS & Rompi, Bukan Lagi Cuma Pegal & Janji

    Dari Ladang ke Lobby Hotel, Emak-emak Sawit Sumsel Dapat BPJS & Rompi, Bukan Lagi Cuma Pegal & Janji

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 942
    • 0Komentar

    BIASANYA  emak-emak sawit cuma akrab sama karung, egrek, dan pelepah, kali ini suasana sedikit berbeda. Hari Rabu (30/7/2025), mereka diwakili secara simbolis hadir dalam acara mewah berjudul Program Terpadu Advokasi dan Perlindungan Pekerja Perempuan Perkebunan Sawit,  digelar di The Alts Hotel, Palembang. AC dingin, minumannya bukan air galon isi ulang, dan yang pidato pakai jas, […]

  • TOP DIGITAL Award 2020, Beragam Inovasi Gigital Muba, Apa Komentar Juri ?

    TOP DIGITAL Award 2020, Beragam Inovasi Gigital Muba, Apa Komentar Juri ?

    • calendar_month Rabu, 4 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.166
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Komunikasi dan informatika Muba ikuti sesi Presentasi dan wawancara dengan Dewan Juri TOP DIGITAL Awards 2020 secara virtual, Selasa (3/11/2020). Dalam kesempatan ini, Kepala Dinkominfo Muba Herryandi Sinulingga AP memaparkan beberapa implementasi inovasi layanan digital menuju Smart Regency Maju Berjaya 2022. Sesuai dengan visi dan misi smart regency, Herryandi […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce LookBook – Shop by Instagram – Shoppable with Product Tags WooCommerce Lottery - WordPress Competitions and Lotteries, Lottery for WooCommerce WooCommerce Lottery – WordPress Competitions and Lotteries, Lottery for WooCommerce WooCommerce Magnifier – Image Panning with Slider WooCommerce Mailchimp Discount WooCommerce Manual Pricing – Name Your Price Plugin WooCommerce Marketplace daily deals addon plugin WooCommerce Measurement Price Calculator WooCommerce Measurement Price Calculator Plugin WooCommerce Membership Plugin