Minggu, 16 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » CATATAN PINGGIR : “Menghitung Rupiah di Tengah Tumpukan Kebutuhan”

CATATAN PINGGIR : “Menghitung Rupiah di Tengah Tumpukan Kebutuhan”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
  • visibility 844
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENGATUR APBN itu, seperti mencoba memasak rendang untuk seluruh desa, tapi panci cuma muat satu liter, kucing tetangga ikut nimbrung, dan ayam kampung terus ngejar karung beras. Setiap rupiah harus ditempatkan dengan tepat agar proyek jalan, bantuan sosial sampai ke rakyat, dan kepala kita tetap bisa bernapas. Tantangan ini bikin mikir kreatif, tapi kalau ditangani dengan strategi tepat, bisa jadi sesi latihan akrobatik gratis sambil tersenyum.

Pada Jumat, 15 Agustus 2025, di Gedung Paripurna DPRD Provinsi Sumsel, Wakil Gubernur H. Cik Ujang hadir menyimak Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto tentang RUU APBN Tahun Anggaran 2026 beserta Nota Keuangannya. Semua kepala daerah hadir rapi, tapi bayangkan spreadsheet APBN “menyanyi” sendiri karena terlalu banyak angka, dan tiap angka seperti berteriak “Pak, jangan lupa aku penting juga!”

Gedung pemerintah jarang dipakai tapi fasilitas tetap optimal. Lampu terang, AC dingin maksimal, wifi stabil metafora manajemen APBN, meski rupiah terbatas, layanan tetap harus jalan. Menjaga keseimbangan antara pembangunan infrastruktur, program sosial, dan efisiensi anggaran, seperti menari di atas papan seluncur licin sambil memegang karung beras dan kucing yang ngeong minta subsidi.

Dalam pengelolaan aset negara, ada kisah absurd sendiri. Gedung kosong tiba-tiba “curhat” “Pak, aku sepi nih, tolong dipakai!”. Kendaraan idle “merengek”, “Ayo dong, jalan-jalan dikit, jangan tidur terus!” Dengan sedikit kreativitas, aset ini bisa menekan defisit, sambil tetap mendukung keberlanjutan program pemerintah.

Belajar dari negara lain, efisiensi APBN bisa dijalankan tanpa drama berlebihan, seperti  Singapura menjaga anggaran tetap sehat, seperti kucing rapi yang nggak pernah menumpahkan makanan. Selain itu, Jerman menekan belanja tidak produktif tapi tetap membangun infrastruktur vital, misalnya nih, tukang kebun yang menanam bunga tapi tetap menahan air.

Begitupula dengan  Kanada menyeimbangkan efisiensi fiskal dengan kualitas layanan publik, seperti chef yang bisa bikin panci kecil berisi menu untuk seratus orang. Dari sini terlihat, target defisit 0% bukan sekadar mimpi, tapi bisa dicapai dengan disiplin, transparansi, dan strategi cerdas.

Manajemen prioritas juga bikin kita ketawa sendiri, subsidi tepat sasaran, bantuan sosial, dan pembangunan infrastruktur vital harus ditempatkan dengan tepat, kalau salah satu “tikus” anggaran kabur, program bisa terganggu. Efisiensi bukan mengurangi manfaat program, tapi memastikan setiap rupiah bekerja maksimal, seperti pegawai rajin yang sambil jongkok menyeimbangkan karung beras di kepala.

“Seperti penari balet”

Dalam praktiknya, pengelolaan APBN kadang bikin kita merasa jadi seniman akrobatik. Satu tangan pegang laporan, tangan lain menahan stres, kaki mengatur proyek, mata mantau media sosial, semua sambil tersenyum. Mau gak mau ya..ini adalah realitas absurd tapi nyata, di mana angka-angka APBN seperti penari balet yang menolak komando.

Pepatah lama mengatakan “Biar lambat asal selamat”, dalam konteks APBN, lebih baik anggaran dikelola cermat daripada terburu-buru tapi salah sasaran. Pemerintah memastikan setiap rupiah memberi dampak nyata, sementara kita bisa menikmati absurditas angka sambil tersenyum.

Efisiensi anggaran juga menuntut inovasi, sistem digital modern membantu mengatur belanja negara, meminimalkan kebocoran, meningkatkan akuntabilitas, dan membuat defisit bisa ditekan tanpa mengurangi kualitas layanan publik. Nah, Coba pikirkan, kalau seandainya  spreadsheet  tiba-tiba bicara, katanya “ayo kita kerjasama, jangan ribut lagi!”

Dalam aspek sosial-ekonomi, fokus pemerintah pada program MBG dan pembentukan koperasi desa memperlihatkan belanja negara bisa diarahkan tepat sasaran. Efisiensi dan pengelolaan yang cermat memastikan dana publik memberi manfaat nyata, sambil tetap menjaga stabilitas fiskal.

Mengatur APBN mengajarkan kita manajemen risiko, setiap keputusan memiliki konsekuensi, tiap rupiah dihitung cermat. Dengan strategi tepat, disiplin fiskal, dan koordinasi antar-lembaga baik, defisit ditekan, belanja negara optimal, dan aset negara dimanfaatkan maksimal.

Oleh karena itu mengelola APBN, seperti mengatur keluarga besar, semua ingin kenyang, semua butuh perhatian, tapi dapur terbatas.

Efisiensi anggaran bukan sekadar mengurangi belanja, tapi memastikan setiap rupiah memberi manfaat maksimal bagi rakyat. Belajar dari Singapura, Jerman, dan Kanada, Indonesia bisa menekan pemborosan tanpa mengorbankan layanan publik.

Dengan strategi tepat, koordinasi baik, inovasi, dan sedikit humor absurd, APBN tetap sehat, belanja negara efisien, rakyat sejahtera, dan Presiden RI Prabowo Subianto bersama jajaran pemerintah memastikan semuanya berjalan lancar dan kita bisa ngakak sambil menghitung rupiah di tengah tumpukan kebutuhan!. Selamat Merayakan HUT RI ke -80…[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pj Bupati Apriyadi Ingatkan mahasiswa sebagai agen perubahan harus andil maksimal, jangan jadi korban politik praktis

    Pj Bupati Apriyadi Ingatkan mahasiswa sebagai agen perubahan harus andil maksimal, jangan jadi korban politik praktis

    • calendar_month Selasa, 20 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 873
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Muba – Pada tahun 2024 mendatang Indonesia akan dihadapkan pada pesta demokrasi dan kontestasi politik serentak yakni meliputi Pemilihan Legislatif, Pemilihan Presiden, dan Pemilihan Kepala Daerah. Termasuk juga di Kabupaten Muba, pada 2024 nanti akan melaksanakan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati. Saat ini, Kabupaten Muba yang dinahkodai Pj Bupati Apriyadi mengingatkan semua elemen terutama […]

  • ISNU Bakal Dorong Perkembangan Muslimat NU

    ISNU Bakal Dorong Perkembangan Muslimat NU

    • calendar_month Minggu, 8 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.033
    • 0Komentar

    GUBERNUR Sumsel H Herman Deru menginginkan muslimat Nahdlatul Ulama (NU) terus menjadi pribadi yang intelektual dalam menyikapi segala sesuatu. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Pelantikan Pengurus Cabang Muslimat NU OKU Timur di Desa Sukaraja Kecamatan Buay Madang, Kabupaten OKU Timur, Minggu (8/11/2020). Dia mengatakan, pribadi yang intelektual merupakan salah satu hal yang harus ada di […]

  • “Mata-mata Budaya – Ketika DKP Kirim Detektif Seniman ke Yogyakarta”

    “Mata-mata Budaya – Ketika DKP Kirim Detektif Seniman ke Yogyakarta”

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 634
    • 0Komentar

    SIAPA bilang tugas negara itu selalu serius, berkeringat, dan penuh tekanan seperti jadi wasit di final Liga Champions? Coba tengok Dewan Kesenian Palembang (DKP), yang belum lama ini mengeluarkan surat tugas bernomor segede pintu kereta api -026/ST/DKP/VIII/2025- untuk mengirim tim pemantau ke Festival dan Rakernas XI Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2025 di Yogyakarta. Tapi […]

  • Piala AFF U-19 2022 siap tempur hadapi laga lawan Vietnam

    Piala AFF U-19 2022 siap tempur hadapi laga lawan Vietnam

    • calendar_month Sabtu, 2 Jul 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.323
    • 0Komentar

    PELATIH Tim U-19 Indonesia, Shin Tae-yong optimistis Garuda Muda mampu meraih juara Piala AFF U-19 2022. Hal ini disampaikannya jelang melawan Vietnam besok Sabtu (2/7) malam di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Piala AFF U-19 2022 akan dimulai pada tanggal 2 hingga 15 Juli. Indonesia berada di grup A bersama Brunei Darussalam, Myanmar, Thailand, Vietnam, Filipina. […]

  • Utusan Presiden AS Nyatakan, Indonesia Catat Kemajuan Besar dalam Penurunan Laju Deforestasi

    Utusan Presiden AS Nyatakan, Indonesia Catat Kemajuan Besar dalam Penurunan Laju Deforestasi

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 625
    • 0Komentar

    INDONESIA dinilai telah membuat kemajuan besar dalam penurunan laju deforestasi dan moratorium konversi hutan primer, yang merupakan faktor penting dalam pengendalian perubahan iklim. Utusan Presiden Amerika Serikat (AS) dalam Penanganan Perubahan Iklim, John F. Kerry, mengatakan, di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, angka deforestasi Indonesia antara 2019-2020 menjadi yang terendah dalam 20 tahun terakhir. “Indonesia […]

  • Polda Sumut Gencar Gelar Operasi Yustisi Prokes di Pasar Tradisional, Untuk Tekan Pandemi Covid

    Polda Sumut Gencar Gelar Operasi Yustisi Prokes di Pasar Tradisional, Untuk Tekan Pandemi Covid

    • calendar_month Senin, 7 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 844
    • 0Komentar

    POLDA Sumatera Utara bersama tim gabungan TNI-Polri dan Satgas Covid-19 menggelar Operasi Yustisi untuk mendisiplinan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan (prokes). Selain itu juga membagikan 1.000 masker di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan di Kota Medan, Minggu (6/6/2021). Pengendali Operasi Yustisi Polda Sumut AKBP Taryono Rahardja mengatakan, petugas gabungan membagi tugas menjadi dua kali waktu […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Multipurpose Responsive WordPress Theme – WizeStore WooCommerce MultiStep Checkout Wizard WooCommerce MultiVendor Marketplace Stripe Connect WooCommerce Name Your Price WooCommerce Nested Category Layout WooCommerce Newsletter Subscription WooCommerce NFT Importer – Data Fetcher via Cronjob (Addon) WooCommerce Notification WooCommerce Notification | Boost Your Sales – Live Feed Sales – Recent Sales Popup – Upsells WooCommerce Offline Credit Card Payment Method