Senin, 21 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Diharapkan Berperan Lebih Maksimal, Indonesia Akan Menjadi Ketua ASEAN 2023

Diharapkan Berperan Lebih Maksimal, Indonesia Akan Menjadi Ketua ASEAN 2023

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 3 Nov 2021
  • visibility 752
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INDONESIA yang di tahun 2023 nanti akan menjadi Ketua ASEAN diharapkan berperan lebih maksimal untuk menjembatani Korea Selatan dan negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

Presiden Moon Jaein menjadikan ASEAN sebagai salah satu fokus dari kebijakan luar negeri di masa pemerintahannya. Kebijakan yang dikenal dengan nama New Southern Policy (NSP) itu diumumkan Presiden Moon ketika berkunjung ke Indonesia di bulan November 2017.

Harapan agar Indonesia menjadi jembatan ke ASEAN kembali disampaikan Dutabesar Republik Korea untuk ASEAN, Lim Sungnam, ketika berbicara dalam webinar internasional bertema “ASEAN-Korea Cooperation Onwards: Outlining ROK’s Advanced Policy in ASEAN” di Roemah Djan, Jalan Talang, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/11).

Webinar internasional yang diselenggarakan Korean Center of RMOL bekerjasama dengan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) itu dihadiri 50 peserta di lokasi webinar dan tak kurang dari 300 peserta yang bergabung secara virtual melalui aplikasi Zoom. Turut hadir dalam kegiatan itu anggota Dewan Pembina JMSI Djan Faridz dan Sekjen JMSI Mahmud Marhaba.

“Sejak saat itu, hubungan ASEAN-Korea telah meningkat secara signifikan,” ujar Dubes Lim.

Dubes Lim juga menekankan bahwa pada KTT ke-22 ASEAN-Korea Selatan yang digelar pekan lalu para pemimpin ASEAN dan Korea Selatan sepakat untuk meningkatkan strategi dan kerjasama dalam beberapa bidang, terutama di bidang green economy dan di bidang kesehatan yang terkait dengan penanggulangan pandemi Covid-19.

“Melihat hasil-hasil pertemuan (KTT ASEAN-Korea) pekan lalu, saya sepenuhnya yakin Indonesia akan menjadi salah satu mitra terdekat dari hubungan ASEAN dan Korea,” tuturnya.

Senada dengan hal itu, Chairman of Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations
(CDCC), Profesor Din Syamsuddin, yang juga memberi sambutan dalam webinar tersebut menekankan bahwa Korea Selatan dan ASEAN memiliki kunci penting dalam geopolitik dan geoekonomi dunia.

“Melihat geopolitik dan geoekonomi dunia, kerjasama antara dua pihak, Korea dan ASEAN sangat penting untuk masa depan,” ujar mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu.

Adapun Dutabesar Indonesia untuk Republik Korea, Gandi Sulistyanto, meyakini kolaborasi Korea Selatan dan ASEN dalam waktu dekat akan semakin signifikan.

“Terlepas dari pandemi, ASEAN dan Korea telah memperluas kerjasama melalui strategi NSP Plus, yang memasukkan elemen kerjasama kesehatan yang komprehensif, pengembangan infrastruktur, dan kerjasama industri untuk menghadapi perubahan kebutuhan ASEAN-Korea pasca pandemi,” urainya.

Pesan Kunci Sandiaga Uno

Dalam webinar interanasional itu, Menteri Ekonomi Kreatif dan Pariwisata, Sandiaga Uno, mendapatkan kesempatan menyampaikan keynote speech. Dia mengatakan, pada tahun 2022 mendatang, Korea Selatan dan Indonesia telah merancang berbagai program sebagai upaya kolektif untuk memulihkan dan merevitalisasi industri kreatif.

Menteri Sandiaga menegaskan lagi, rancangan yang dimaksud meliputi pertukaran edukasi, program peningkatan kapasitas, pemasaran.

“Yang tak kalah pentingnya adalah memfasilitasi produksi bersama dan branding bersama,” jelasnya yang hadir secara virtual.

Webinar internasional tersebut dibagi dalam tiga sesi. Sesi pertama bertema “NSP as an Economic Revival Strategy in Pandemic Era” yang menghadirkan pembicara Minister Counselor Korea untuk ASEAN, Baek Yongjin, dan dosen Universitas Padjadjaran, Teuku Rezasyah. Adapun Managing Director of Korean Center RMOL, Amelia Fitriani, menjadi pemandu diskusi.

Minister Counselor Baek Yongjin mengutip pernyataan yang disampaikan Presiden Moon pada bulan November tahun lalu yang secara resmi mengupgrade NSP menjadi NSP Plus menyusul pandemi Covid-19 yang mengancam seluruh dunia.

“NSP Plus akan memimpin era pasca Covid-19 dan merealisasikan visi perdamaian dan kesejahteraan,” ujarnya mengutip pernyataan Presiden Moon dalam KTT Ke-21 ASEAN-Korea tahun lalu.

Sementara sesi kedua mengangkat tema “The Korean Spirit: Rise in The Crisis” dengan pembicara dua dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, yaki DR. Ali An Sungeun dan DR. Rahmi Fitriyanti, dan Redaktur RMOL, Sarah Meiliana Gunawan, menjadi moderator

Adapun sesi terakhir membahas legasi NSP untuk kesejahteraan dan stabilitas kawasawan dengan pembicara anggita Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Dave Akbashah Laksono, dan Managing Director Korea Kini, Teguh Santosa, serta dipandu wartawan senior Kompas TV, Yophiandi Kurniawan.

Teguh Santosa mengatakan, di tengah ketegangan antara blok Belt and Road Initiative (BRI) dan AUKUS di kawasan, NSP yang dipromosikan Korea Selatan dapat menjadi power alternatif.

Teguh juga mengatakan, Indonesia khususnya dapat berperan sebagai juru damai di kawasan.

“Indonesia dapat diterima dengan baik karena dianggap tulus dan tidak memiliki kepentingan langsung dengan kawasan,” ujarnya.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemnaker Komitmen Menghapus Pekerja Anak, Penarikan Pekerja Anak Sudah Lama Dilaksanakan

    Kemnaker Komitmen Menghapus Pekerja Anak, Penarikan Pekerja Anak Sudah Lama Dilaksanakan

    • calendar_month Sabtu, 12 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.605
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan komitmennya untuk terus berupaya menghapus pekerja anak. Dalam perkembangannya pemerintah sudah melakukan penarikan pekerja anak dari berbagai jenis pekerjaan terburuk sejak 2008. Dalam periode 2008 sampai 2020 terdapat 143.456 pekerja anak yang telah ditarik dari sekitar 1,5 juta pekerja anak yang berumur 10-17 tahun berdasarkan Data survei Sosial Ekonomi Nasional yang […]

  • Ketuk pintu, warga kaget Pj Bupati Muba bagikan daging kurban

    Ketuk pintu, warga kaget Pj Bupati Muba bagikan daging kurban

    • calendar_month Jumat, 30 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 923
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Muba – “Tadi terkejut lihat pak Bupati Apriyadi ketuk pintu rumah, Alhamdulillah beliau memberikan pembagian daging kurban,” ungkap Narto warga Kayuara salah seorang warga Kab Muba, saat Pj Bupati Apriyadi door to door membagikan daging kurban, kamis [29/6/2023]. Kegiatan door to doo itu dilakukan usaimelaksanakan Shalat Idul Adha 1444 H di halaman Rumah Dinas […]

  • Wow, RI Masuk 5 Besar Jumlah Penduduk Lanjut Usia di Dunia

    Wow, RI Masuk 5 Besar Jumlah Penduduk Lanjut Usia di Dunia

    • calendar_month Rabu, 9 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.050
    • 0Komentar

    Diperkirakan pada 2025 jumlah ini akan meningkat  mencapai 36 juta jiwa.

  • Kapolda Sumsel Perintahkan Anak Buahnya untuk Awasi Dana Desa

    Kapolda Sumsel Perintahkan Anak Buahnya untuk Awasi Dana Desa

    • calendar_month Selasa, 13 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 802
    • 0Komentar

    “Agar dana ini betul bisa diterapkan dan dilakukan pembangunan oleh Kepala Desa di desa masing-masing,”

  • Gubernur  Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila

    Gubernur  Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 789
    • 0Komentar

    SEBAGAI warga negara Indonesia, masyarakat Sumsel diminta tidak hanya hapal butir- butir Pancasila, tetapi juga harus mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila  dalam kehidupan sehari-hari. Pernyataan itu diungkapkan Gubernur Sumsel H.Herman Deru usai mengikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Kamis 1 Oktober 2020 secara Virtual yang dihadiri langsung Presiden Joko Widodo sebagai Inspektur Upacara (Irup) dari Monumen Pancasila […]

  • Bantuan Pangan Tepat Sasaran, Koordinasi OPD & Sanksi Efektif

    Bantuan Pangan Tepat Sasaran, Koordinasi OPD & Sanksi Efektif

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.029
    • 0Komentar

    DI tengah hingar-bingar janji bantuan sosial, kadang kita tersenyum getir membaca realitas di lapangan, beras untuk warga miskin yang seharusnya menjadi penyelamat perut, nyatanya bisa salah alamat, potensi itu bisa saja terjadi, seperti pepatah Minang bilang, “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung”, seharusnya bantuan diberikan sesuai hak, bukan asal bagi. Namun, kenyataannya, koordinasi […]

expand_less
WordPress Archive Dandelion Pro – React Admin Dashboard Template Dani – A Storming Portfolio & Shop WordPress Theme Daniel – Personal Freelancer Elementor Template Kit Daniry – Plastic Surgery Clinic Elementor Template Kit Danish – Personal Portfolio & Resume Elementor Template Kit Dankuy – Cafe & Coffee Shop Elementor Template Kit Dannys | Restaurant WordPress theme Danse – Dance School and Studio Elementor Template Kit Dantoa – Dental & Medical WordPress Theme Darcy – Creative Agency Elementor Template Kit