Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » BRIN Dorong Riset Baterai, Ini Alasannya..

BRIN Dorong Riset Baterai, Ini Alasannya..

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 26 Sep 2022
  • visibility 662
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Sumselterkini.co..id,Tangerang Selatan – Pertumbuhan kendaraan listrik baik roda dua maupun empat terus meningkat,  seiring dengan isu menipisnya cadangan sumber bahan bakar dari fosil. Berbicara soal kendaraan listrik tidak dapat dilepaskan dari baterai sebagai komponen utamanya.

 

Baterai merupakan teknologi kunci dalam kendaraan listrik (electric vehicle/ EV) maupun sebagai media penyimpan energi pada sistem energi baru dan terbarukan (EBT). Dalam merespon perkembangan hal tersebut, Pemerintah Indonesia telah berkomitmen untuk mengembangkan industri kendaraan listrik di dalam negeri, dengan mengeluarkan Perpres No 55 Tahun 2019 tentang percepatan program Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (KLBB).

 

Sehingga kehadiran industri baterai nasional merupakan keniscayaan. Di sisi lain, energi merupakan salah satu prioritas riset dan inovasi nasional. Maka kegiatan riset dan inovasi baterai untuk kendaraan listrik maupun penyimpan energi sangat penting untuk dilakukan.

 

Terkait hal tersebut, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Organisasi Riset Nano Teknologi dan Material (ORNM) menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan mengusung tema Strategi Penguatan Riset dan Inovasi Baterai Li-Ion Internal BRIN di Kawasan Sains dan Teknologi BJ. Habibie, Serpong, Kamis (22/09). Kegiatan ini merupakan forum komunikasi dan berbagi informasi kegiatan, termasuk ketersediaan dan kebutuhan fasilitas riset, serta diskusi mewujudkan peta jalan riset yang saling mendukung.

 

Kepala ORNM, Ratno Nuryadi mengatakan, baterai ini termasuk salah satu output dari Pusat Riset (PR) Material Maju. “Di PR Material Maju ada satu kelompok riset yang khusus tentang baterai. Di sana berkumpul para pakar yang sebelumnya terpencar di beberapa LPNK bergabung di sini. Harapannya ke depan semakin bagus koordinasinya,” ujarnya.

 

“Baterai merupakan salah satu rumah program ORNM di tahun 2023. Kami ingin berusaha mengawal agar dari sisi hulu hingga hilir bisa ada peta jalan dengan baik, sehingga kami berusaha mengawal baik dari sisi hulu, intermediet, maupun hilir, serta kita bisa mendesain riset dan inovasi baterai ke depannya,” terang Ratno.

 

 

Hal ini sejalan dengan instruksi Presiden No 7 Tahun 2022 tentang penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai sebagai kendaraan dinas operasional dan/atau kendaraan perorangan dinas instansi pemerintah pusat dan pemerintah daerah. “Baterai ini di masa depan menjadi tantangan yang besar bagi kita, karena pada tahun 2040 diharapkan kendaraan berbasis listrik juga digunakan bagi masyarakat luas, jadi ini merupakan peluang kita bersama,” tegas Ratno.

 

Pada FGD ini diperoleh dua poin rekomendasi sinergi dan peta jalan riset, yakni material untuk baterai serta manufaktur dan aplikasi baterai. Riset baterai merupakan peran penting dalam perkembangan riset  dan inovasi kendaraan listrik. Tahun 2022 ini merupakan tahun kebangkitan kendaraan listrik. Terbukti dengan semakin maraknya pameran kendaraan listrik dalam kurun waktu belakangan ini.

 

“Hingga saat ini, Indonesia belum memiliki industri manufaktur baterai, terutama untuk komponen utama kendaraan listrik. Untuk materai baterai, mungkin sudah ada permulaan, meskipun baru dalam tahap ground-breaking,” ungkap Ratno.

 

Dalam riset material untuk baterai, pengembangan mineral penting, material aktif dan sel baterai telah dilakukan cukup lama dan memiliki rekam jejak yang sudah terbentuk di berbagai organisasi riset dan pusat riset di BRIN. Antara lain bahan baku baterai dari sumber daya lokal berbasis sumber daya primer dan sekunder, seperti ekstraksi sumber litium dari pengolahan bijih emas/besi, serta ekstraksi dari baterai bekas (recycling) atau urban mining.

 

Berdasarkan hasil diskusi dengan pihak industri PT INTERCALLIN, bahwa jenis Li baterai yang saat ini berkembang dan digunakan untuk berbagai aplikasi di Indonesia adalah terutama berbasis jenis LFP dan MNC. “Oleh karena itu, perlu adanya redesain klister dan peta jalan riset material hulu dan hilir berdasarkan hasil-hasil penelitian yang ada supaya lebih terintegrasi dan terfokus. Sekaligus untuk dapat lebih bersinergi dan hilirisasi dengan pihak industri, khususnya dalam penyediaan material prekursor baterai. Diharapkan juga akan disepakati jenis material alternatif jenis material baterai,” urai Ratno.

 

“Selain itu, perlu dikembangkan riset desain battery pack untuk peningkatan efisiensi baterai yang tinggi, melalui perekayasaan densitas berat atau volume khususnya berbasis jenis LFP. Terkait dengan proses rantai pasok, umur pakai, dan keekonomian sebagai alternatif jenis NMC, sehingga dapat lebih kompetitif dan variatif,” imbuhnya.

 

Ada fakta bahwa saat ini pihak industri mengalami kesulitan dalam penyediaan bahan baku prekursor atau material aktif baterai. Sementara di sisi lain riset pengembangan material prekursor di BRIN sudah dilakukan cukup lama dan telah menghasilkan banyak paten. “Oleh karena itu, perlu adanya dukungan kebijakan riset intermediasi peningkatan skala lab menuju skala pilot untuk mempercepat hilirisasi baterai dengan TKDN tinggi dan mendukung Perpres No 7 tahun 2022,” kata Ratno.

 

Menurut Ratno, perlu ada hal-hal yang perlu diperhatikan untuk sinergi riset menufaktur dan aplikasi baterai di BRIN. ”Antara lain Battery Management System (MBS), Battery Thermal Management System, Lightweight Battery Pack, Fast Charging, Lifecycle dan Safety Testing, juga riset peningkatan komponen lokal kendaraan listrik. Serta perlu adanya suatu laboratorium rujukan untuk sistem pengujian baterai, terutama baterai impor untuk kualitas produk dan perlindungan konsumen,” jelasnya.

 

“Riset dan Inovasi baterai Li-ion harus dilakukan dari hulu hingga hilir, sehingga Indonesia mampu mendukung rantai pasok baterai mulai dari bahan baku, manufaktur dan perakitan sel baterai, pengujian hingga daur ulang. Termasuk perangkat elektronika pendukung aplikasinya,” lanjut Ratno.

 

Senada disampaikan Kepala OR Energi dan Manufaktur (OREM), Haznan Abimanyu, pentingnya pengembangan riset baterai melalui manufaktur.  “Inisiasi FGD baterai ini sangat bagus untuk menyatukan pikiran atau ide-ide tentang penelitian baterai dalam menyatukan SDM, dana, maupun peralatan, sehingga dapat mencapai target yang kita rencanakan bersama,” ucap Haznan.

 

Haznan menerangkan, manufaktur menjadi hal penting untuk diperhatikan. “Tahun ini merupakan kebangkitan kendaraan listrik dan baterai. Hal ini dapat kita lihat dengan banyaknya pameran kendaraan listrik di beberapa tempat. Perpres tentang kendaraan EV sudah dikeluarkan oleh Presiden. Menjadi perhatian kita apakah komponen utama dari baterai itu sendiri tersedia di dalam negeri apa belum? Dan manufaktur juga sampai saat ini apakah sudah tersedia? Oleh sebab itu, melalui FGD ini kita bersama-sama mengembangkan dan mewujudkan sesuatu yang besar skala industri tentunya,” pungkas Haznan.[***]

naskah &foto :brin

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Museum Batu Bara Bukit Asam di Tanjung Enim Resmi Dibuka

    Museum Batu Bara Bukit Asam di Tanjung Enim Resmi Dibuka

    • calendar_month Kamis, 18 Agt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.902
    • 0Komentar

    Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Museum Batu Bara Bukit Asam resmi dibuka. Soft launching museum ini dihadiri oleh Pejabat (Pj) Bupati Muara Enim Kurniawan, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompida), dan jajaran Direksi PT Bukit Asam Tbk (PTBA). Sejak 2016, PTBA dan Pemerintah Kabupaten Muara Enim telah mencanangkan Program […]

  • Cegah Korupsi, Ini yang Dilakukan KPK di Sumsel

    Cegah Korupsi, Ini yang Dilakukan KPK di Sumsel

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.108
    • 0Komentar

    3 hari kedepan akan diundang seluruh pemerintah daerah Kabupaten/Kota di Sumsel secara bergilir.

  • LRT  Mogok Lagi Bikin Warga Panik, Gimana Asian Games Ya ?

    LRT Mogok Lagi Bikin Warga Panik, Gimana Asian Games Ya ?

    • calendar_month Senin, 13 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 703
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Kesal bercampur sedih, itulah raut muka yang terlihat dari sejumlah penumpang yang menaiki LRT – transportasi moda yang di klaim pertama di Indonesia yang beroperasi di Kota Palembang. Kemarin minggu (12/8/2018) sejumlah penumpang terlihat gembira menaiki LRT, maklum dari beberapa penumpang tersebut memang mengaku baru mencoba sekali ini naik LRT. Mayoritas mereka […]

  • Alhamdullilah, Atlet Asal Sumsel Peraih Emas Asian Paragames Peroleh Bonus

    Alhamdullilah, Atlet Asal Sumsel Peraih Emas Asian Paragames Peroleh Bonus

    • calendar_month Rabu, 24 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.195
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Kepedulian Gubernur Sumsel Herman Deru terhadap insan olahraga asal Sumsel sepertinya tak perlu diragukan lagi. Rabu (24/10/2018) sore, misalnya, HD langsung mengucurkan bonus masing-masing Rp 100 juta bagi para atlet yang bertanding di ajang Asian Paragames. Kabar gembira tersebut disampaikannya saat rombongan atlet Asian Paragames asal Sumsel beraudiensi di ruang rapat gubernur […]

  • Agrowisata Gelar Teknologi Pusat Edukasi Masyarakat

    Agrowisata Gelar Teknologi Pusat Edukasi Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 15 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.472
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang- Ketua TP PKK Sumsel Hj Febrita Lustia Herman Deru melakukan panen perdana jagung di lahan kebun Agrowisata Gelar Teknologi milik TP PKK Sumsel yang  berlokasi di Kitchen Garden Jakabaring Sport City Palembang, Selasa (15/1/2018). Keberadaan kebun yang ditanani jagung dan aneka sayur mayur yang diusahakan Tim Penggerak PKK Sumsel  dibawah binaan Dinas Pertanian […]

  • ESDM Dorong  Ketenagalistrikan di 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas, Salah Satunya Labuan Bejo

    ESDM Dorong  Ketenagalistrikan di 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas, Salah Satunya Labuan Bejo

    • calendar_month Minggu, 28 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.813
    • 0Komentar

    MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan mendorong pengembangan ketenagalistrikan di lima destinasi pariwisata super prioritas khususnya di Labuan Bajo melalui pembangunan PLTS dan interkoneksi jaringan listrik PLN, serta pengembangan Geopark, Menurut salah satunya Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. “Permintaan, energi Indonesia yang terus meningkat seiring […]

expand_less
WordPress Archive Gana – Music and Event WordPress Theme gAppointments – Appointment booking addon for Gravity Forms Garanti 3D Virtual POS Gateway for WooCommerce Garax – Automotive WordPress Theme Garda – Gardening WordPress Theme Garden Care – Gardening and Landscaping WordPress Theme Garden HUB – Lawn & Landscaping WordPress Theme Garden – Landscape Gardening WordPress Theme Garvest – Nature Cottages Elementor Template Kit Gastros Garage – Motorcycle Service Repair Elementor Template Kit