Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Lingkungan » Bersih-bersih Sungai Kok, Jadi Dagelan? Tanya Saja Pusri

Bersih-bersih Sungai Kok, Jadi Dagelan? Tanya Saja Pusri

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
  • visibility 1.407
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BIASANYA kalau denger kata “bersih-bersih sungai”, bayangan kita yakni karyawan pakai rompi, masker, terus foto bareng sambil pegang karung. Serius, formal, kadang agak kaku. Tapi kemarin, pemandangan di dermaga PT Pusri Palembang justru kayak acara ketoprak modern. Alih-alih murung ngangkut sampah, karyawan Pusri malah heboh sendiri kayak lagi latihan stand-up comedy berjamaah.

Kenapa?, karena World Cleanup Day 2025 plus Hari Kebersihan Sungai Sedunia tiba, dan Pusri mutusin buat turun langsung nyemplung ke Sungai Musi dan area dermaga, harusnya ini kegiatan serius, tapi entah kenapa, berubah jadi dagelan.

Pagi itu, para karyawan bersiap dengan sarung tangan, pelampung, dan karung. Awalnya hening, fokus cari sampah, lima menit kemudian, suasana berubah.

Satu karyawan teriak, “Eh, nemu sandal jomblo nih!”, spontan yang lain nyeletuk, “Coba cari pasangannya, Bang, kali aja masih betah di dasar sungai”.

Tak lama kemudian, ada yang angkat botol plastik. “Botol kosong, siapa tahu masih bisa ditukar sama abang warung buat dapet permen” Jawaban dari belakang “Kalau isinya masih ada, baru kita syukuran bareng!”.

Dan begitulah, sungai yang tadinya sepi jadi riuh kayak pasar malam, bedanya, yang dijual bukan wahana, tapi banyolan plus sampah.

Menurut SVP Teknologi & K3LH Pusri, Alfa Widyawan, kegiatan ini memang serius tujuannya. “Kami percaya sungai itu sumber kehidupan. Kalau bersih, masa depan juga ikut bersih. Menjaga lingkungan bukan cuma kerja pemerintah, tapi semua orang, termasuk Pusri,” katanya mantap.

Tapi begitu selesai ngomong, ada karyawan nyeletuk, “Betul Pak, apalagi kalau sungai bersih, kita bisa berenang tanpa takut nyangkut plastik. Tinggal takut sama mantan lewat aja”, sontak semua ketawa, bahkan Pak Alfa pun cuma bisa geleng-geleng kepala.

Namun jangan salah, meski suasananya kayak acara komedi, Pusri ini punya program pengelolaan sampah yang beneran keren. Ada Waste Plant dan Tabungan Nona (Non-Organik dan Organik),  konsepnya, sampah dipilah, diolah, terus dimanfaatin lagi.

Jadi bukan cuma “bersihin sungai,  buang ke TPA dan  selesai”, enggak lo.., mereka beneran  berniat bikin sampah punya nilai tambah. Sampah organik bisa jadi kompos, non-organik bisa didaur ulang, bahkan bisa ditabung!, ibaratnya, kalau kita rajin nabung sampah, lama-lama bisa jadi tabungan beneran.

Kalau dipikir-pikir, lucu juga, karena dulu orang ngomong, “Sampahmu tanggung jawabmu”,  sekarang malah bisa ditambahin “Sampahmu tabunganmu”.

Sungai Musi, yang biasanya hanya dilewati perahu ketek sambil bawa penumpang atau durian, hari itu jadi penonton gratis dagelan Pusri. Bayangin aja, sungai yang udah berusia ribuan tahun itu disuguhi tontonan, karyawan pungut sampah sambil ketawa-ketiwi, bercanda soal sandal jomblo, sampai debat kecil soal plastik mana yang lebih gampang dibersihin.

Kalau sungai bisa ngomong, mungkin dia bakal nyeletuk “Alhamdulillah, akhirnya ada juga yang ngurusin aku sambil ketawa. Selama ini kalau ada yang turun, mukanya serius semua, bikin aku minder”.

Di balik semua canda, inti kegiatan ini adalah dorongan menuju circular economy, istilah kerennya, sampah jangan langsung dibuang, tapi diputer lagi biar jadi sesuatu yang berguna.

Kalau dijelasin pake gaya Pusri kemarin, circular economy itu mirip lawakan, muter-muter dulu sebelum ketemu punchline. Sampah dipilah lalu diolah dan akhirnya balik lagi, jadi barang baru. Lawakan diputer- diputer,  akhirnya bikin penonton ketawa. Bedanya, kalau lawakan gagal punchline, penonton manyun, kalau sampah gagal diputer, bumi yang manyun.

Kegiatan ini ternyata juga jadi ajang olahraga gratis, karena angkat karung sampah, jongkok berdiri, nyemplung dikit, jalan bolak-balik ke dermaga, kalorinya kebakar tanpa perlu ke gym, he..he.

Seorang karyawan nyeletuk “Kalau tiap minggu ada acara gini, saya nggak perlu lagi daftar fitness, badan sehat, sungai pun kinclong. Tinggal satu aja PR-nya, yakni cemilan setelahnya jangan kebanyakan, nanti percuma”.

Meski penuh canda, acara ini sukses bikin sungai dan dermaga lebih bersih, karyawan puas, sungai lega, masyarakat sekitar pun seneng.

Dan di balik tawa itu, ada pesan serius yang mesti diinget, pepatah bilang  “Kita tidak mewarisi bumi dari nenek moyang, kita hanya meminjamnya dari anak cucu kita”, jadi kalau sungai penuh sampah, artinya kita balikin pinjeman itu ke anak cucu dalam kondisi minus, kayak balikin motor sewaan tapi bensinnya udah tinggal garis merah.

Oleh karena itu,  aksi Pusri ini penting banget, bukan cuma bersihin sungai sehari, tapi ngajarin bahwa menjaga lingkungan bisa dilakukan dengan gaya apapun, even kalau itu gaya dagelan, karena kalau bumi ini rusak, nggak ada stand-up comedy yang bisa bikin kita ketawa lagi.

Dan pada akhirnya, sungai yang bersih bukan cuma soal pemandangan indah atau foto instagram yang estetik, sungai yang bersih artinya airnya sehat, ikan ikut betah hidup, [yang bener nich bukan ikut mabuk?], masyarakatnya juga ikut lebih nyaman, bahkan anak-anak yang bisa main tanpa khawatir kena limbah.

Jadi kalau karyawan Pusri bisa sambil bercanda saat pungut sampah, itu tandanya merawat lingkungan tak harus dengan wajah tegang, namun bisa dengan hati gembira.[***]

Disclaimer redaksi : tulisan ini menggunakan gaya soft news dengan tambahan humor dan dialog fiksi, semua kutipan resmi pejabat perusahaan tetap berdasarkan sumber sahih.

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Tips Perayaan Imlek Agar Lebih Aman dari Penularan COVID-19

    5 Tips Perayaan Imlek Agar Lebih Aman dari Penularan COVID-19

    • calendar_month Selasa, 9 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.691
    • 0Komentar

    MERAYAKAN Tahun Baru Imlek 2572 dalam situasi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung, dapat dilakukan dengan cara-cara sederhana, kreatif, dan tetap taat protokol kesehatan. Dari menerapkan bagian dari protokol kesehatan seperti membersihkan rumah dengan disinfektan, berkumpul secara virtual dengan keluarga besar, hingga menyajikan menu bergizi seimbang di malam sebelum Imlek, dan memanfaatkan teknologi digital untuk mengirimkan […]

  • PKK Palembang Kini Wajib Melek Digital

    PKK Palembang Kini Wajib Melek Digital

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – TP PKK Kota Palembang kini dituntut beradaptasi dengan era digital. Wali Kota Ratu Dewa ingin program PKK sampai ke warga benar-benar terasa manfaatnya, tidak hanya formalitas di atas kertas. Pernyataan ini disampaikan saat membuka Rakerda PKK 2026, Rabu (11/02), di Ruang Parameswara. Menurut Ratu Dewa, anggota PKK harus mampu menggunakan teknologi, dari media […]

  • Tendangan Bebas Indira, Tendangan Bebas dari Patriarki: Cerita Cewek Bandung Juara Piala Pertiwi & Asa di Tengah Lapangan”

    Tendangan Bebas Indira, Tendangan Bebas dari Patriarki: Cerita Cewek Bandung Juara Piala Pertiwi & Asa di Tengah Lapangan”

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.359
    • 0Komentar

    SEBUAH lapangan bola bernama Supersoccer Arena, Kudus, Minggu sore itu, sejarah diam-diam sedang digiring masuk ke gawang masa depan. Skor 1-0 memang terdengar biasa. Tapi coba cek nama pencetak golnya Indira Fatima. Nomor 11, umur masih remaja, tapi keberanian dan akurasi tendangannya bisa bikin jantung komentator sport berhenti sepersekian detik. Bayangin ya, tendangan bebas satu […]

  • Meraup PAD di Sektor Pariwisata, Walikota Palembang Sebut  11 Zona Siap Dikembangkan

    Meraup PAD di Sektor Pariwisata, Walikota Palembang Sebut  11 Zona Siap Dikembangkan

    • calendar_month Rabu, 6 Feb 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.772
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang  –  Beberapa tahun belakangan, sektor  pariwisata di Kota Palembang menggeliat, seiring  banyaknya  destinasi obyek wisata baru yang gencar  dipromosikan Pemerintah Palembang. Apalagi saat Asian Games  XVIII yang diselenggarakan Agustus tahun lalu menjadi momentum kemajuan pariwisata Palembang. Tentunya   sektor imi  membawa dampak yang signifikan terhadap pendapatan asli daerah [PAD] Ibukota Provinsi Sumatera Selatan ini. […]

  • Besok Sosialisasi PSBB Palembang, H + 2 Idul Fitri Baru Diterapkan Sanksi, R2 Tak Boleh Berboncengan

    Besok Sosialisasi PSBB Palembang, H + 2 Idul Fitri Baru Diterapkan Sanksi, R2 Tak Boleh Berboncengan

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.482
    • 0Komentar

    RENCANANYA besok, Rabu [20/5/2020], Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang bakal menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), namun hanya bersifat sosialisasi, dan baru bakal dikenakan sanksi setelah H + 2 Idul Fitri 1441 H. Peraturan Walikota (Perwali) Palembang yang mengatur Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), rencananya besok, akan diserahkan kepada Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel). Jika besok Perwali […]

  • 4 Fokus Pembangunan dari Kementerian PUPR Dimasa Pandemi Covid-19

    4 Fokus Pembangunan dari Kementerian PUPR Dimasa Pandemi Covid-19

    • calendar_month Kamis, 3 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.053
    • 0Komentar

    EMPAT fokus pembangunan lainnya dari Kementerian PUPR di masa pandemi adalah pembangunan sarana dan prasarana pariwisata dengan alokasi sebesar Rp3,8 triliun. Pembangunan proyek ketahanan pangan Rp34,3 triliun, pembangunan infrastruktur sektor Informasi, Komunikasi dan Teknologi Rp420 miliar, dan pembangunan kawasan industri Rp9,83 triliun. “Tujuan utama pemulihan ekonomi nasional ini adalah meningkatkan ketahanan masyarakat dan pelaku usaha […]

expand_less
WordPress Archive Luxeliving – Luxury Resort & Hotel Elementor Template Kit LuxeStay – Hotel Booking WordPress theme Luxetta – Luxury Hotel & Resort Elementor Template Kit Luxia Beauty & Spa Center WordPress Theme LuxMed | Medicine & Healthcare Doctor WordPress Theme Luxria – Modern Jewelry Store WordPress Theme Luxrio – eCommerce Jewellery & Fashion WordPress Theme LUXSA – Fashion WooCommerce Theme Luxury Spa – Wellness and Beauty WordPress Theme Luxury Villa – Property Showcase WordPress Theme