Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kuliner » Fatimah Toha Bikin Chef Muba Naik Kelas, Bukan Cuma Masak Tapi Masakkin Nasib

Fatimah Toha Bikin Chef Muba Naik Kelas, Bukan Cuma Masak Tapi Masakkin Nasib

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
  • visibility 1.958
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AKHIR pekan biasanya orang sibuk nyari healing atau rebahan sambil ngemil keripik, beda dengan Hj. Fatimah Toha. Ketua TP PKK Muba ini malah sibuk ngaduk semangat warga biar SDM kuliner lokal nggak cuma jago di dapur, tapi juga jago bersertifikat Nasional.

Sabtu (18/10/2025) pagi, aula SMK Negeri 1 Sekayu yang biasanya dipakai ujian anak-anak SMK, mendadak berubah jadi arena aroma bawang tumis dan semangat menggelegak. Bukan karena lomba masak 17-an, tapi karena dimulainya Pelatihan Sertifikasi Chef BNSP yang diselenggarakan oleh APJI (Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia) Muba.

Di depan para peserta yang rata-rata udah bawa celemek andalan, Hj. Fatimah Toha tampil dengan senyum khasnya.
“Kalau mau jadi chef hebat, jangan cuma bisa goreng telur setengah mateng ya, ilmu juga jangan setengah-setengah,” katanya sambil tertawa. Peserta pun ngakak, mungkin sambil mikir, “Iya juga sih, kalau setengah-setengah yang keluar malah omelet gagal,”

Menurut Hj. Fatimah, dunia kuliner itu udah bukan sekadar urusan perut kenyang, sekarang, masak itu bisnis, seni, dan peluang kerja.
“Banyak anak muda Muba yang jago masak, tapi sayang belum punya sertifikat kompetensi. Nah, pelatihan ini biar mereka bisa punya pengakuan nasional,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sertifikasi BNSP ini bukan cuma selembar kertas, tapi tiket untuk bersaing di dunia kerja yang makin pedas saingannya.
“Jadi nanti kalau ditanya ‘Kamu bisa masak apa?, jangan jawab cuma ‘mie instan level lima’, tapi tunjukin sertifikatnya!” selorohnya disambut tawa peserta.

Di sela pelatihan, seorang peserta bernama Wati nyeletuk ke temannya, “Eh, Ti, kira-kira kalau udah lulus sertifikasi gini, kita bisa masak buat pejabat ya?”
Temannya jawab enteng, “bisa! asal jangan salah bumbu, nanti yang makan malah nyinyir, bukan nyicip”

Semua tertawa, termasuk Hj. Fatimah yang mendengar percakapan itu. “Nah, itu dia!, jadi chef bukan cuma soal rasa di lidah, tapi juga rasa tanggung jawab,” ujarnya dengan gaya guru dapur sejati.

Sementara itu, Ketua APJI Muba, Achmad Baidowi, juga ikut membakar semangat peserta.”Kami ingin chef-chef Muba bisa tampil percaya diri. Jangan cuma jago masak di dapur rumah, tapi juga bisa tampil di dapur hotel, restoran, bahkan event nasional,” katanya dengan nada berapi-api, mirip juru kampanye tapi versi kuliner.

Baidowi menambahkan, dukungan dari Ketua TP PKK Muba ini bukan cuma simbolik. “Bu Fatimah ini luar biasa. Kalau orang lain mikir weekend buat santai, beliau malah mikir gimana SDM Muba bisa punya masa depan lebih matang kayak ayam goreng crispy, garing di luar lembut di dalam,” katanya sambil tertawa.

Dari pelatihan itu, muncul satu pepatah yang pas banget buat menggambarkan semangat mereka hari itu “Kalau ingin makan enak, masaklah dengan hati”.

Begitu pula dengan hidup dan karier, nggak bisa asal aduk harus ada rasa, niat, dan ketulusan, karena, kata Hj. Fatimah, kesuksesan bukan cuma soal resep, tapi soal disiplin dan dedikasi.

Dalam sambutannya, Hj. Fatimah menegaskan kalau sektor kuliner adalah bagian dari industri kreatif yang punya potensi besar menggerakkan ekonomi lokal. “Dengan pelatihan ini, saya berharap akan lahir chef-chef muda Muba yang tidak hanya jago plating makanan, tapi juga bisa plating masa depan mereka sendiri,” katanya sambil tertawa kecil.

Sontak peserta tepuk tangan, beberapa bahkan sudah mulai selfie dengan background banner bertuliskan “Pelatihan Sertifikasi Demi Chef dan Chef de Partie”.

Satu dua peserta langsung update status “Hari ini bukan cuma goreng ayam, tapi goreng masa depan. #ChefMuba #BNSP #FatimahTohaMuba”.

Dari pelatihan itu, terselip pesan moral yang nggak kalah gurih dari sambal terasi jangan pernah berhenti belajar, karena di dunia yang serba cepat ini, kemampuan tanpa sertifikat kadang seperti masakan tanpa garam ada tapi hambar.

Fatimah Toha dengan gaya khasnya menutup kegiatan. “Teruslah belajar, karena dapur itu sekolah tanpa ujian akhir, kalau salah bumbu, ya tinggal perbaiki, tapi kalau salah niat, bisa gosong semuanya”.

Semua tertawa, lalu tepuk tangan menggema di aula, suasananya hangat, seperti wajan baru lepas dari kompor masih panas tapi penuh harapan.

Dan begitulah, dari balik aroma tumisan bawang pagi itu, Muba sedang menyiapkan masa depan chef-chef lokalnya.
Mereka bukan cuma memasak menu, tapi juga memasak masa depan Muba agar makin sedap di kancah Nasional.

Kalimat penutup ringan tapi nancep, karena di tangan-tangan penuh semangat itu, Muba nggak cuma punya koki, tapi punya pahlawan dapur yang siap bikin harum nama daerah literally dan figuratively.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Harapan dari Belitung Tritahlon

    Ini Harapan dari Belitung Tritahlon

    • calendar_month Minggu, 14 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.086
    • 0Komentar

    BELITUNG Tritahlon diharapkan jadi langkah awal bangkitnya Industri Event Belitung. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf mendukung penyelenggaraan Belitung Triathlon 2021, yang dilaksanakan pada 13 – 14 Maret 2021. Belitung Triathlon 2021 merupakan event pertama di tengah pandemi yang dilaksanakan secara offline. Ajang itu merupakan inisiasi bersama Kemenparekraf/Baparekraf dengan komunitas Indonesia […]

  • Respon Cepat, Dinsos dan Camat BHL Sambangi Rumah Korban Kebakaran

    Respon Cepat, Dinsos dan Camat BHL Sambangi Rumah Korban Kebakaran

    • calendar_month Minggu, 13 Jan 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 772
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Batang Hari Leko – Aroma bau hangus dari sisa barang bangunan yang terbakar masih terasa tercium di hidung, sisa asap dari puing –puing reruntuhan bangunan seperti kayu rumah yang terbakar masih terlihat, tak kalah tim dari Dinas Sosial, Pemkab Muba yang langsung dikomandoi Plt Kadinsos Muba Muhammad Jaya terjun kelapangan  menemui Alfian, korban yang rumahnya terbakar […]

  • KTNA -13 Muba, DLH Pamer Inovasi Ini

    KTNA -13 Muba, DLH Pamer Inovasi Ini

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.255
    • 0Komentar

    PEKAN Daerah (Peda) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-13 Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang dipusatkan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) 24-28 Juni 2019 banjir akan inovasi. Misalnya saja, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Muba yang pada rangkaian Peda KTNA ke-13 ini memamerkan inovasi tata cara pembiakan lalat tentara hitam atau black soldier fly (BSF). “Larva dari lalat […]

  • Ada Nikah Massal Di Selenggarakan Pemkot Palembang, Dapat Doorprize Nginap di Hotel Lagi, Alhamdulilah, Bulan Madu Dong…

    Ada Nikah Massal Di Selenggarakan Pemkot Palembang, Dapat Doorprize Nginap di Hotel Lagi, Alhamdulilah, Bulan Madu Dong…

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.112
    • 0Komentar

    RATUSAN peserta mengikuti nikah massal yang diselenggarakan Pemerintah Kota Palembang melalui Bagian Kesejahtran Rakyat Sekertariat Kota Palembang di Kambang Iwak. Kegiatan ini guna menyempurnakan keutuhan pernikahan sesuai dengan administrasi serta diakui oleh negara. Memberikan mereka keringan serta kemudahan bagi mereka mendapatkan pengakuan dimata hukum Suasana Selasa pagi ini disepajang Jalan Sekanak menuju Kambang Iwak tampak ramai dengan arak-arakan […]

  • Kementerian PUPR Laksanakan Rehabilitasi Irigasi, Tingkatkan Ketahanan Pangan Pemerintah

    Kementerian PUPR Laksanakan Rehabilitasi Irigasi, Tingkatkan Ketahanan Pangan Pemerintah

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.635
    • 0Komentar

    YAlhamdulillah. Dengan adanya pekerjaan rehabilitasi ini air yang mengalir ke sawah kami melimpah. Sawah kami meski musim kemarau tidak akan kekeringan karena air dari irigasi ini melimpah dan mengalir ke sawah-sawah.” Ungkapan syukur itu disampaikan Rohman, petani di Desa Putri Dalem Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Adapun yang dia maksud dengan pekerjaan rehabilitasi itu adalah proyek […]

  • Wisuda di Tengah Pandemi Covid-19, STAIR Sekayu Terapkan Protokes

    Wisuda di Tengah Pandemi Covid-19, STAIR Sekayu Terapkan Protokes

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 813
    • 0Komentar

    SEKOLAH Tinggi Agama Islam Rahmaniyah (STAIR) Sekayu menggelar wisuda ke XXII, sebanyak 35 wisudawan dan wisudawati. Wisuda di masa pandemi Covid-19 ini sudah digelar kedua kalinya dengan menerapkan protokol kesehatan (Protokes), Rabu (9/9/2020). Terpantau, dalam pelaksanaan Wisuda STAIR Sekayu tahun ini, berbeda dengan wisuda sebelumnya. Tahun ini, penyerahan ijazah dan pemindahan kuncir oleh Ketua STAIR […]

expand_less
WordPress Archive Slant – Multi Purpose AngularJS Admin Web App with Bootstrap Sleek | Responsive & Creative WordPress Blog Theme Slices – Pizza Restaurant WordPress Theme Slick Menu – Responsive WordPress Vertical Menu Slick Slider Addon for WPBakery Page Builder Slide – Music WordPress Theme Slider Hero Slider Revolution Responsive WordPress Plugin + Addons + Templates Sliders, Tabs, Toggles – WPBakery Addons Slimkits – Weight Loss & Diet Program Elementor Template Kit