Rabu, 30 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Wah, Ini Peluang.. RI Masih Kekurangan 30 Ribu dokter Spesialis, Pendidikan Kedokteran Collegium Based Atasi Krisis Dokter Spesialis

Wah, Ini Peluang.. RI Masih Kekurangan 30 Ribu dokter Spesialis, Pendidikan Kedokteran Collegium Based Atasi Krisis Dokter Spesialis

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 31 Mar 2023
  • visibility 1.106
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id,- RI Masih Kekurangan 30 Ribu dokter Spesialis, Pendidikan Kedokteran Collegium Based Atasi Krisis Dokter Spesialis, oleh sebab itu, Rancangan Undang-undang (RUU) Kesehatan memuat di antaranya upaya pemenuhan dokter spesialis di Indonesia. Produksi dokter spesialis perlu ditingkatkan melalui penerapan pendidikan kedokteran di rumah sakit.

Dalam hal ini pendidikan kedokteran tidak hanya dilakukan di perguruan tinggi, melainkan dilakukan di rumah sakit dengan melibatkan kolegium masing-masing cabang ilmu kesehatan.

Dirjen Tenaga Kesehatan drg. Arianti Anaya, MKM mengatakan saat ini baru ada 21 tempat atau Prodi spesialis yang bisa menjadi tempat belajar.”Inilah yang harus kita lakukan bagaimana menambah sarana untuk pendidikan dokter spesialis tetapi bukan menambah kuota jumlah dokter spesialis,” ujar drg. Arianti dalam sosialisasi RUU Kesehatan, Rabu (29/3).

Indonesia saat ini memiliki 51.949 dokter spesialis dengan target rasio 0,28 : 1.000. Maka Indonesia masih kekurangan 30.000 dokter spesialis di 21 penyelenggara Prodi spesialis.”Kalau kita petakan kita bisa melihat bahwa daerah yang hampir lengkap dokter spesialisnya itu hanya di wilayah Jawa, sedangkan wilayah yang lainnya kurang,” ucap drg. Arianti.

Secara provinsi bisa dilihat bahwa 40% RSUD belum lengkap 7 jenis dokter spesialis dasarnya seperti dokter spesialis obgyn, dokter spesialis anak, dokter spesialis anestesi, dan bedah, radiologi, kemudian patologi klinik.

Kementerian Kesehatan melakukan berbagai terobosan untuk menambah ketersediaan dokter spesialis, di antaranya menambah prodi-prodi dokter spesialis dan memanfaatkan rumah-sakit rumah sakit sebagai penyelenggara pendidikan dokter spesialis.Pelaksanaannya akan bekerja sama dengan rumah sakit pendidikan yang ada, juga bekerja sama dengan kolegium dan perguruan tinggi.

Lulusannya, lanjut drg. Arianti, akan mengisi kekurangan tenaga dokter spesialis di daerah. Jadi pada saat para dokter direkrut oleh Kementerian Kesehatan maka akan dilakukan perjanjian antara pemerintah dengan dokter spesialis.”Penyelenggaraan dokter spesialis tentunya harus kita lakukan terobosan yang antara lain bagaimana kita bisa menyiapkan tempat untuk belajar lebih banyak lagi,” tutur.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Negatif Corona, Dinkes Prov. Sumsel Tetap Pantau 9 Mahasiswa yang Baru Tiba dari Wuhan

    Negatif Corona, Dinkes Prov. Sumsel Tetap Pantau 9 Mahasiswa yang Baru Tiba dari Wuhan

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.113
    • 0Komentar

    MESKI telah dinyatakan negatif, namun Dinas Kesehatan Sumsel akan terus melakukan pemantauan kesehatan 9 mahasiswa yang baru tiba dari Wuhan Cina selama 14 hari mendatang. Pemantauan kesehatan oleh Dinas Kesehatan Sumsel dengan fasilitas kesehatan terdekat. Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nuraini mengatakan, menyebarnya virus Corona yang pertamakali ditemukan di Provinsi Wuhan Cina ini membuat masyarakat […]

  • Darurat! 45,5 Kg Sabu Jaringan Internasional Disikat, Bandar Sengaja Incar Desa-Desa di Sumsel!

    Darurat! 45,5 Kg Sabu Jaringan Internasional Disikat, Bandar Sengaja Incar Desa-Desa di Sumsel!

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Sebanyak 45,5 kg sabu dari jaringan narkotika internasional Malaysia-Palembang-PALI dimusnahkan BNNP Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (18/9). Besarnya barang bukti tersebut memunculkan perhatian serius, karena peredaran narkoba kini tidak hanya menyasar perkotaan, tetapi telah merambah hingga daerah dan desa. Selain sabu, petugas turut memusnahkan 9.439 butir ekstasi dan 140 cartridge Etomidate. Seluruh barang bukti […]

  • Ngaku pernah jadi Ketua RT & ngerti tugas nya tidak ada jam kerja, 24 jam melayani warga, hingga jadi ujung tombak Kamtibmas, Pj Bupati Muba beri hadiah lebaran

    Ngaku pernah jadi Ketua RT & ngerti tugas nya tidak ada jam kerja, 24 jam melayani warga, hingga jadi ujung tombak Kamtibmas, Pj Bupati Muba beri hadiah lebaran

    • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 879
    • 0Komentar

        Sumselterkini.co.id, – Ngerti tugas Ketua RT & RW itu tidak ada jam kerja, dan 24 jam harus melayani warganya hingga dan ujung tombak Kamtibmas di wilayahnya, sehingga Pj. Bupati Muba Apriyadi Mahmud memberi bingkisan hadiah lebaran Idul Fitri.   “Jadi saya tahu persis seperti apa menjadi Ketua RT, tidak ada jam kerja. 24 jam harus […]

  • Vaksinasi, Indonesia Peringkat ke-7 Terbanyak di Dunia

    Vaksinasi, Indonesia Peringkat ke-7 Terbanyak di Dunia

    • calendar_month Jumat, 3 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 697
    • 0Komentar

    INDONESIA menempati peringkat ke-7 dari 140 negara yang melakukan vaksinasi COVID-19. Sebagai negara yang paling banyak melakukan vaksinasi COVID-19 kepada rakyatnya dalam beberapa waktu belakangan. “Dalam konteks jumlah penduduk Indonesia menduduki peringkat ke-7 terbesar di dunia dengan penduduk yang besar untuk melakukan vaksinasi COVID-19,” ujar ujar Menteri Luar Negeri Retno L Marsudi melalui siaran virtual […]

  • Closing Ceremony Asian Games 2018 di Palembang Bakal Tak Kalah Meriah denganDKI, Ini Sebut Gubernur

    Closing Ceremony Asian Games 2018 di Palembang Bakal Tak Kalah Meriah denganDKI, Ini Sebut Gubernur

    • calendar_month Jumat, 31 Agt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.137
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Walaupun Closing Ceremony (Penutupan) Asian Games XVIII tahun 2018  terpusat di Jakarta, namun Palembang sebagai salah satu tuan rumah juga tak mau ketinggalan menggelar acara penutupan yang meriah demi memberi kesan manis bagi para atlet dan official sebelum kembali ke negaranya masing-masing. Gubernur Sumsel Alex Noerdin bahkan memastikan penutupan  hari Minggu tanggal  2 […]

  • UMKM dari Balik Jeruji, Ekonomi Tak Kenal Status

    UMKM dari Balik Jeruji, Ekonomi Tak Kenal Status

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.672
    • 0Komentar

    DI Palembang, geliat ekonomi itu ternyata nggak cuma datang dari kios di pasar 16 Ilir atau warung kopi pinggir Kambang Iwak, dari balik jeruji besi, para warga binaan juga sibuk produksi bukan produksi masalah, tapi produksi barang dagangan, ada yang nyablon kaos, menjahit mukenah, bikin pempek, bahkan batik motifnya nggak kalah kinclong dari butik di […]

expand_less
WordPress Archive Algori PDF Viewer Pro for WordPress Gutenberg Alhambra | Islamic Centre WordPress Theme + RTL Alice’s | Lingerie Store and Fashion Boutique WordPress Theme Alico – Insurance WordPress Alico - Insurance WordPress Theme Alike – WordPress Custom Post Comparison Alim – Islamic Institute & Mosque WordPress Theme + RTL Alinan – Personal Blog / Vlog WordPress Theme Alinan WP – A Personal WordPress Blog and Vlog Theme Aliomatic – AliExpress Affiliate Money Generator Plugin for WordPress