Rabu, 28 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Tambah Kapasitas Tempat Tidur RS, Kemenkes Antisipasi Lonjakan Kasus Covid Pasca Lebaran

Tambah Kapasitas Tempat Tidur RS, Kemenkes Antisipasi Lonjakan Kasus Covid Pasca Lebaran

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 12 Mei 2021
  • visibility 1.003
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MELIHAT data perkembangan kasus sebelumnya bahwa selalu terjadi tren lonjakan kasus COVID-19 pasca libur panjang, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan bersiap melakukan sejumlah langkah antisipasi dengan mendata seluruh kapasitas tempat tidur di seluruh faskes di Indonesia, pendataan farmasi dan alat kesehatan serta melakukan pendampingan ketat pada daerah yang terindikasi terjadi tren kenaikan kasus.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers usai rapat terbatas, kemarin.

”Lebaran sudah dekat. Tugas kami adalah mempersiapkan kondisi terburuk, saya merasa dan berharap Insya Allah ini tidak terjadi, tetapi kalaupun terjadi peningkatan penularan kita ingin melakukan antisipasi agar kita tidak kaget. Sejak Januari yang penting diantisipasi adalah kesediaan tempat tidur RS, kesiapan obat-obatan dan fasilitas lainnya yakni oksigen,” kata Menkes.

Secara keseluruhan, berdasarkan data yang dihimpun Kementerian Kesehatan jumlah tempat tidur yang tersedia sebanyak 390 ribu unit, yang mana 70 ribu diantaranya digunakan untuk pelayanan COVID-19. Saat ini tingkat keterisian tempat tidur untuk pasien COVID-19 sekitar 23 ribuan.

Semantara untuk ruang ICU, secara nasional ada sekitar 22 ribu, yang diperuntukkan untuk COVID-19 sebanyak 7.500 unit. Dengan tingkat keterisian ICU sekitar 2.500.

”Kapasitas RS dan ICU yang kita miliki, itu masih 3 kali lebih besar dibandingkan yang kita dedikasikan untuk COVID-19,” terangnya.

Dari kalkulasi ini, Menkes memperkirakan masih ada ketersediaan tempat tidur hingga 2 kali lipat untuk mengantisi apabila sewaktu-waktu terjadi lonjakan kasus COVID-19 terutama pasca libur lebaran 2021.

Juga apabila terdapat kekurangan permintaan tempat tidur maupun ICU, pihaknya siap melakukan relaksasi dengan mengonversi RS menjadi RS khusus COVID-19.

”Sejumlah persiapan telah kita lakukan, saya berdoa persiapan itu tidak terpakai dan tetap kosong, tapi kalau ada setidaknya kita sudah melakukan persiapan,” harap Menkes.

Selain persiapan ketersediaan tempat tidur RS secara nasional, Kementerian Kesehatan juga melakukan monitoring terhadap kapasitas tempat tidur bagi pasien COVID-19 di seluruh daerah terutama daerah yang mengalami kenaikan kasus signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

Menkes meminta kepada seluruh kepala daerah untuk turut melakukan langkah antisipasi sekaligus pencegahan agar tidak terjadi kenaikan kasus COVID-19 yang tinggi pasca libur panjang lebaran.

Adapun 8 daerah yang mengindikasikan peningkatan keterisian ruang perawatan dan ruang ICU khusus COVID-19 diantaranya Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Barat, Lampung dan Nusa Tenggara Timur.

”Beberapa provinsi jauh lebih tinggi kasusnya, ini yang harus menjadi perhatian kami Pemerintah Pusat dan harus menjadi perhatian Pemerintah Daerah. Kepada Gubernur, Bupati dan Walikota tolong ini dijaga,” kata Menkes.

Disamping aktif melakukan pendataan kapasitas RS, Kemenkes saat ini juga berupaya keras untuk menjaga ketersediaan obat-obatan serta oksigen di seluruh tanah air agar tidak terjadi kekosongan. Kalaupun ada kekurangan, pihaknya mengimbau kepada daerah untuk dapat menyampaikannya ke Kemenkes agar bisa segera diupayakan untuk dipenuhi.[***]

 

ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Anak Ketawa di Taman, Emak Ketawa di Arisan, Kita Ketawa Baca Tajuk Ini”

    “Anak Ketawa di Taman, Emak Ketawa di Arisan, Kita Ketawa Baca Tajuk Ini”

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 823
    • 0Komentar

    ANAK-anak bukan cuma butuh susu dan Wi-Fi, tapi juga kota yang layak buat tumbuh tanpa drama,  Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, kemarin tampil bak presenter acara lawas “Jejak Petualang”, ikut langsung Verifikasi Lapangan Evaluasi Kota Layak Anak (KLA). Tapi tenang, ini bukan verifikasi KTP, apalagi verifikasi password Wi-Fi tetangga, ini verifikasi serius setengah offline setengah […]

  • Kejar Target Kinerja Zero Kematian Bayi & Ibu, OKI Gunakan KIA

    Kejar Target Kinerja Zero Kematian Bayi & Ibu, OKI Gunakan KIA

    • calendar_month Kamis, 4 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 935
    • 0Komentar

    INOVASI Revolusi layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Dinas Kesehatan OKI dinilai cukup efektif turunkan angka kematian ibu. Karena angka kematian Ibu (AKI)  dari 3 kasus pada 2019 menjadi 0 kasus pada 2020. Sementara angka kematian Bayi (AKB) berhasil ditekan 12 kasus pada 2019 jadi 5 kasus pada 2020. Risiko komplikasi yang terjadi pada ibu […]

  • Pemprov Sumsel Bantu Bangun Infrastruktur Jalan OKUT

    Pemprov Sumsel Bantu Bangun Infrastruktur Jalan OKUT

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.353
    • 0Komentar

    PEMERINTAH Prov. Sumsel membantu pembangunan dan perbaikan jalan OKUT guna mendorong meningkatnya produktifitas masyarakat dalam meningkatkan perekonomian. Diketahui, bantuan gubernur yang diambil dari anggaran APBD senilai Rp76.968 miliar digelontorkan untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten OKU Timur serta Rp4,914 miliar digelontorkan untuk peningkatan jalan Margotani – Banban Rejo, Mekar Jaya – Pelita Jaya – Bangsa Negara […]

  • Mendagri  Nilai Janji Politik Gubernur Sumsel Sudah Dijawab  

    Mendagri  Nilai Janji Politik Gubernur Sumsel Sudah Dijawab  

    • calendar_month Kamis, 15 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 863
    • 0Komentar

    Bahkan bisnis kuliner Palembang, yakni pempek paling populer di Indonesia selain Yogyakarta.

  • Positif COVID-19, Jumat di Sumsel Nihil, Yang Sembuh 49 Orang

    Positif COVID-19, Jumat di Sumsel Nihil, Yang Sembuh 49 Orang

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.126
    • 0Komentar

    KASUS Positif COVID-19 Sumsel hari ini belum ada penambahan,sementara yang sembuh total 49 orang. Kasus positif covid-19 di Sumsel masih sebanyak 227 orang. “Ada dua orang lagi di Sumsel yang dinyatakan sembuh dari Covid-19, yakni satu orang di wilayah Palembang dan satu orang lagi dari Kabupaten Ogan Ilir,” ujar Kadiskominfo Sumsel, Ahmad Rizwan dalam press […]

  • Masyarakat Indonesia Dinilai Paling Optimistis Hadapi Pandemi Covid-19 di Asia Tenggara

    Masyarakat Indonesia Dinilai Paling Optimistis Hadapi Pandemi Covid-19 di Asia Tenggara

    • calendar_month Sabtu, 14 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.242
    • 0Komentar

    DILANSIR dari berbagai survei seperti, IPSOS hingga Nielsen, masyarakat Indonesia diketahui paling optimis dalam menghadapi pandemi COVID-19 di Asia Tenggara. Hal ini tak lepas dari tingkat kesembuhan pasien COVID-19 di Indonesia terus menunjukkan tren membaik. “Recovery rate (rasio kesembuhan) dari seluruh total kasus COVID-19 mencapai 82.84%. Angka sembuh dan selesai isolasi COVID-19 meningkat dibandingkan sebelumnya, yaitu […]

expand_less
WordPress Archive Wiloke Highlight Featured Products for Elementor Wiloke Icon Box Envy For Elementor Wiloke Posts Slider for Elementor Wiloke Posts Tab And Grid Wiloke Progress Pie for Elementor Wiloke Visual Card Elementor Windazo – Plastic Windows and Doors WordPress Theme Windco – Doors & Windows Service Elementor Template Kit WindowMag – News & Magazine WordPress Theme Windsor | Apartment Complex / Single Property Site Template