Kamis, 5 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Pemerintah Perketat WNA Masuk ke Indonesia

Pemerintah Perketat WNA Masuk ke Indonesia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 5 Nov 2021
  • visibility 645
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENGANTISIPASI masuknya varian baru virus COVID-19 yang ditemukan di sejumlah negara, pemerintah Indonesia memperketat pemeriksaan kesehatan bagi pendatang yang berasal dari luar negeri.

Sejalan dengan itu, vaksinasi dan penguatan protokol kesehatan (prokes) juga tetap digencarkan mutasi. Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmidzi, mengatakan bahwa munculnya varian baru bisa melalui dua cara.

“Yaitu dibawa pelaku perjalanan dan melalui mutasi. Jadi ada dua langkah antisipasi pemerintah untuk cegah tangkal varian baru ini,” tutur Nadia dalam Dialog Produktif Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) – KPCPEN, Kemaren.

Pertama adalah pengetatan pintu masuk negara. Beberapa upaya yang dilakukan seperti kewajiban vaksin lengkap minimal 14 hari sebelum keberangkatan, PCR dengan hasil negatif yang diambil maksimum 3×24 jam sebelum keberangkatan.

Kemudian karantina tiga hari di mana pada hari pertama dan ketiga dilakukan entry dan exit test. Lanjut Nadia, Indonesia juga membatasi negara yang warganya bisa masuk ke Indonesia, yaitu hanya negara Level 1 dan 2 dengan tingkat positivity rate di bawah lima persen.

Sedangkan di dalam negeri, upaya pemantauan terus dilakukan, disertai percepatan vaksinasi untuk menekan virus supaya tidak berkembang lebih lanjut. Saat ini, menurut Nadia, sudah hampir 200 juta dosis vaksin disuntikkan di Indonesia dengan cakupan sekitar 57 persen dari sasaran vaksinasi.

“Meski setidaknya sudah ada perlindungan, namun karena belum mencapai 70 persen, maka dinilai belum cukup untuk menahan bila ada varian baru,” kata Nadia.

Cakupan Vaksinasi Kelompok Rentan

Menyoroti masih rendahnya cakupan vaksinasi kelompok rentan, Nadia menyatakan bahwa kesadaran masyarakat dan literasi vaksinasi di Indonesia masih harus ditingkatkan.

Setelah COVID-19 berubah menjadi penyakit endemis, maka kepatuhan prokes dan cakupan vaksinasi sangat diperlukan untuk hidup berdampingan dengan virus tersebut. Nadia mengataka upaya pengendalian pandemi butuh kepatuhan, dukungan, kesadaran masyarakat.

“Kebijakan gas dan rem, yaitu membuka dan mengetatkan peraturan diberlakukan di banyak negara dengan kearifan lokal masing-masing negara, tidak hanya di Indonesia. Jadi upaya-upayanya memang harus dilakukan bersama,” ujar Nadia.Tribratanews (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini ungkap DPN IKAPTK perbedaan porsi jabatan di Pemkab Muba dengan daerah lain

    Ini ungkap DPN IKAPTK perbedaan porsi jabatan di Pemkab Muba dengan daerah lain

    • calendar_month Kamis, 22 Jun 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 981
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Muba- Ketua Ketua Dewan Pengurus Nasional Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (DPN IKAPTK) yang juga Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia [ DPN IKAPTK], Dr Akmal Malik MSi di menilai daerah lain di Indonesia jarang memberikan porsi besar atau separuh lebih untuk alumni pendidikan tinggi Kepamongprajaan mengisi jabatan penting untuk melayani […]

  • Ajarkan Emak-emak Bikin Nugget & Kerupuk, Dosen FIPB UIGM Turun Kelapangan

    Ajarkan Emak-emak Bikin Nugget & Kerupuk, Dosen FIPB UIGM Turun Kelapangan

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.122
    • 0Komentar

    DOSEN dari Fakultas Ilmu Pemerintahan dan Budaya Universitas Indo Global Mandiri turun kelapangan guna membantu ibu-ibu rumah tangga di RT. 03, Kecamatan Talang Keramat, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Mereka turun fokus kelapangan dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat marjinal dengan mensosialisasikan beberapa kegiatan, salah satunya, yakni praktek Ipteks Pembuatan Nugget Ikan Lele dan Kerupuk Tulang Lele. […]

  • Ayo Daftar, Nopember, Sumsel Rekrut 1.000 PPL

    Ayo Daftar, Nopember, Sumsel Rekrut 1.000 PPL

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.099
    • 0Komentar

    KABAR baik bagi  masyarakat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) khususnya bagi para pemuda lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan  para  Sarjana yang berminat untuk mengadikan dirinya dibidang pertanian sebagai tenaga Pendamping Peningkatan Ekonomi Petani (PPEP) atau yang sebelumnya lebih dikenal dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL). Awal November 2020 mendatang, Pemprov. Sumsel segera membuka pendaftaran rekrutmen 1000 […]

  • Gaungkan Piala Dunia U-20 Hingga Kepolosok Desa

    Gaungkan Piala Dunia U-20 Hingga Kepolosok Desa

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 961
    • 0Komentar

    AJANG pesta akbar Piala Dunia tentunya hal yang luar biasa bagi Negara untuk dapat mengambil andil dalam menyukseskannya termasuk juga di Indonesia. Di tahun 2021 nanti, Indonesia dipastikan terpilih untuk menyelenggarakan FIFA World Cup U-20 yang akan dilaksanakan di enam Provinsi diantaranya Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Sumsel, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Jawa […]

  • Bagi Vaksin Lengkap, Pemerintah Hanya Akan Melakukan Karantina Tiga Hari

    Bagi Vaksin Lengkap, Pemerintah Hanya Akan Melakukan Karantina Tiga Hari

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 819
    • 0Komentar

    MULAI hari ini, Selasa (1/3) pemerintah akan memberlakukan kebijakan karantina selama tiga hari bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) yang sudah memperoleh vaksinasi lengkap dan dosis lanjutan atau booster dan itu sesuai petunjuk para pakar. Kebijakan ini diambil setelah mendengar masukan dari para pakar serta menganalisis data perkembangan pandemi COVID-19 di Indonesia. Hal ini disampaikan […]

  • Muba Salurkan Bantuan Gerobak Untuk PKL 

    Muba Salurkan Bantuan Gerobak Untuk PKL 

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.114
    • 0Komentar

    “Harapan kita dengan adanya program ini yang diawali diadakan pembinaan tentang penataan kuliner di sekitar gelanggang remaja secara rapi, nyaman dan bersih karena Gelanggang Remaja merupakan gerbang utama Kota Sekayu,”

expand_less
WordPress Archive f8 – NextGen Photography WordPress Theme Fabia – Multipurpose Responsive WooCommerce WordPress Theme Fabiflex – Textile Industry WordPress Theme Fabius – One Page Resume WordPress Theme Fable – Children Kindergarten WordPress Theme Fablio – Textile Industry WordPress Theme + RTL FabPhoto – Photography and Portfolio Template Kit Fabzy WP – Fashion and Multi-purpose Elementor WooCommerce Theme Facdori – Factory and Industrial Business WordPress Theme Facebook Chat for AMP