Selasa, 6 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Pemerintah Perketat WNA Masuk ke Indonesia

Pemerintah Perketat WNA Masuk ke Indonesia

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 5 Nov 2021
  • visibility 629
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MENGANTISIPASI masuknya varian baru virus COVID-19 yang ditemukan di sejumlah negara, pemerintah Indonesia memperketat pemeriksaan kesehatan bagi pendatang yang berasal dari luar negeri.

Sejalan dengan itu, vaksinasi dan penguatan protokol kesehatan (prokes) juga tetap digencarkan mutasi. Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmidzi, mengatakan bahwa munculnya varian baru bisa melalui dua cara.

“Yaitu dibawa pelaku perjalanan dan melalui mutasi. Jadi ada dua langkah antisipasi pemerintah untuk cegah tangkal varian baru ini,” tutur Nadia dalam Dialog Produktif Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) – KPCPEN, Kemaren.

Pertama adalah pengetatan pintu masuk negara. Beberapa upaya yang dilakukan seperti kewajiban vaksin lengkap minimal 14 hari sebelum keberangkatan, PCR dengan hasil negatif yang diambil maksimum 3×24 jam sebelum keberangkatan.

Kemudian karantina tiga hari di mana pada hari pertama dan ketiga dilakukan entry dan exit test. Lanjut Nadia, Indonesia juga membatasi negara yang warganya bisa masuk ke Indonesia, yaitu hanya negara Level 1 dan 2 dengan tingkat positivity rate di bawah lima persen.

Sedangkan di dalam negeri, upaya pemantauan terus dilakukan, disertai percepatan vaksinasi untuk menekan virus supaya tidak berkembang lebih lanjut. Saat ini, menurut Nadia, sudah hampir 200 juta dosis vaksin disuntikkan di Indonesia dengan cakupan sekitar 57 persen dari sasaran vaksinasi.

“Meski setidaknya sudah ada perlindungan, namun karena belum mencapai 70 persen, maka dinilai belum cukup untuk menahan bila ada varian baru,” kata Nadia.

Cakupan Vaksinasi Kelompok Rentan

Menyoroti masih rendahnya cakupan vaksinasi kelompok rentan, Nadia menyatakan bahwa kesadaran masyarakat dan literasi vaksinasi di Indonesia masih harus ditingkatkan.

Setelah COVID-19 berubah menjadi penyakit endemis, maka kepatuhan prokes dan cakupan vaksinasi sangat diperlukan untuk hidup berdampingan dengan virus tersebut. Nadia mengataka upaya pengendalian pandemi butuh kepatuhan, dukungan, kesadaran masyarakat.

“Kebijakan gas dan rem, yaitu membuka dan mengetatkan peraturan diberlakukan di banyak negara dengan kearifan lokal masing-masing negara, tidak hanya di Indonesia. Jadi upaya-upayanya memang harus dilakukan bersama,” ujar Nadia.Tribratanews (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Plaju Doakan Sarimuda Jadi Walikota Palembang

    Sarimuda – Rozak Optimistis Gerindra Bakal Bergabung

    • calendar_month Rabu, 20 Des 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.229
    • 0Komentar

    “Untuk aman setidaknya lebih dari 10 kursi.“

  • Ancaman Hukuman Mati Menanti Otak Pembunuh PNS Aprianiti

    Ancaman Hukuman Mati Menanti Otak Pembunuh PNS Aprianiti

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 827
    • 0Komentar

    MASIH Ingat, kan dengan pembunuhan dilakukan Yudi terhadap temannya,  Aprianiti, PNS Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah V Satuan Kerja Metropolis Palembang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, yang jasadnya dikubur di TPU Kandang Kawat dengan di cor minggu lalu. Kini Yudi dan satu pelaku lainnya sudah meringkuk di Sel Tahanan, dan Polisi terus melakukan […]

  • Berkunjung ke Palembang, Ini Dia Dilakukan TP PKK Kaltara

    Berkunjung ke Palembang, Ini Dia Dilakukan TP PKK Kaltara

    • calendar_month Jumat, 24 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.021
    • 0Komentar

    Moment inipun tak dilewatkan para anggota TP PKK ini untuk berselfie dan berfoto untuk kenang-kenangan sambil mengenakan pakaian adat.

  • Bertemu Wabup OKI, Banyak Hal yang Dibahas Peradi 

    Bertemu Wabup OKI, Banyak Hal yang Dibahas Peradi 

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 948
    • 0Komentar

    WAKIL Bupati Ogan Komering Ilir, H. M. Dja’far Shodiq menerima kunjungan Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia Kayuagung yang akan membantu Pemerintah untuk mewujudkan masyarakat OKI yang sadar hukum. “Kesadaran hukum menjadi salah satu dimensi penting dalam kehidupan, sebagaimana amanat dalam pasal 1 ayat 3 UUD 1945, Indonesia adalah negara hukum. Maka dari itu, kita […]

  • “Wisata Berkualitas, Bukan Wisata Kaleng-Kaleng”

    “Wisata Berkualitas, Bukan Wisata Kaleng-Kaleng”

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.710
    • 0Komentar

    KALAU dulu yang penting check-in, sekarang yang penting make sense, kalau dulu wisata cuma buat healing, sekarang harusnya juga meaning.Begitu kira-kira pesan yang diangin-anginkan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat membuka Indonesia Tourism Marketing Week (ITMW) di Maya Resort & Spa Sanur, Bali, Sabtu (11/10/2025). Bu Menteri ini ngomongnya nggak kaleng-kaleng, katanya, Indonesia ini udah kayak […]

  • Alhamdulillah, Masyarakat Dinilai Sudah Sadar Bahaya Covid, Selain Kemaren Terima Vaksin AstraZeneca, Satgas Kabarkan Dalam Waktu Dekat Jenis Vaksin Lain Bakal Datang Lagi  

    Alhamdulillah, Masyarakat Dinilai Sudah Sadar Bahaya Covid, Selain Kemaren Terima Vaksin AstraZeneca, Satgas Kabarkan Dalam Waktu Dekat Jenis Vaksin Lain Bakal Datang Lagi  

    • calendar_month Sabtu, 11 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.264
    • 0Komentar

    PEMERINTAH terus mencukupi kebutuhan vaksin untuk program vaksinasi di Indonesia. Terbaru, pemerintah menerima lagi kiriman vaksin AstraZeneca pada Rabu 8 September 2021, sebanyak 500 ribu dosis. Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito, vaksin COVID-19 yang terus datang ke Indonesia merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan ketersediaan vaksin di dalam negeri. “Dengan demikian, program […]

expand_less
WordPress Archive f8 – NextGen Photography WordPress Theme Fabia – Multipurpose Responsive WooCommerce WordPress Theme Fabiflex – Textile Industry WordPress Theme Fabius – One Page Resume WordPress Theme Fable – Children Kindergarten WordPress Theme Fablio – Textile Industry WordPress Theme + RTL FabPhoto – Photography and Portfolio Template Kit Fabzy WP – Fashion and Multi-purpose Elementor WooCommerce Theme Facdori – Factory and Industrial Business WordPress Theme Facebook Chat for AMP