Kamis, 5 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Pembuluh Darah Pecah Tidak Terkait dengan COVID-19

Pembuluh Darah Pecah Tidak Terkait dengan COVID-19

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 17 Okt 2021
  • visibility 697
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di media sosial sempat beredar kabar bahwa vaksinasi COVID-19 dapat menyebabkan terjadinya pendarahan dalam tubuh atau pembuluh darah pecah sebagai efek samping dari pelaksanaan vaksin.

Menyikapi informasi ini, Direktur RS Pusat Otak Nasional, Mursyid Bustami menegaskan kabar tersebut tidak benar.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang kuat dan valid yang menunjukkan ada kaitan antara pemberian vaksinasi COVID-19 dengan terjadinya pecahnya pembuluh darah.

“Terkait adanya info bahwa vaksin berisiko menyebabkan stroke pendarahan otak, kami klarifikasi bahwa secara ilmiah pun tidak ada hubungan antara stroke pendarahan dengan vaksin COVID-19,” tegas Mursyid.

Efek samping yang mungkin timbul, menurut Mursyid sifatnya masih sangat ringan dan mudah diatasi seperti demam, nyeri, mengantuk, lapar dan lain sebagainya. Efek samping ini pun biasanya tidak berlangsung lama, maksimal 2 hari pasca penyuntikan vaksin.

Lebih lanjut, ia menjelaskan sekitar 20 persen stroke pendarahan disebabkan karena adanya penyumbatan pada pembuluh darah dengan penyebab utamanya karena tingginya faktor risiko tertentu dan bukan disebabkan oleh vaksin COVID-19.

Mursyid mengungkapkan faktor risiko stroke dapat menjadi common rezpector (faktor resiko bersama) seperti di antaranya:

  • Diabetes
  • Hipertensi
  • Pola makan yang buruk
  • Merokok
  • Obesitas
  • Kurang aktivitas fisik
  • Alkohol, dan
  • Narkotika.

”Kalau stroke pendarahan biasanya adalah penderita hipertensi. Yang terjadi adalah tidak kuatnya pembuluh darah menahan tekanan darah yang tinggi, sehingga terjadilah kebocoran,” ungkapnya.

Kendati demikian, ia memaparkan ada dua faktor risiko terkait terjadinya hal tersebut, yakni yang bisa dikendalikan dan tidak bisa dikendalikan.

Faktor risiko yang bisa dikendalikan sebaiknya dicegah sedini mungkin agar tidak menjadi bom waktu kedepannya. Upaya pencegahan yang bisa dilakukan adalah mulai menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

“Tidak melakukan aktivitas yang dapat menimbulkan masalah kesehatan di masa depan seperti merokok, konsumsi minuman beralkohol, batasi konsumsi gula, garam dan lemak,” ucap Mursyid.

Sementara untuk faktor risiko yang tidak bisa dikendalikan yakni umur, genetik jenis kelamin.

Oleh sebab itu, untuk mengetahui faktor kedua ini, sebaiknya melakukan cek kesehatan secara berkala untuk mengetahui riwayat kesehatan.

“Sehingga apabila ada kelainan dalam tubuh bisa diketahui dan diantisipasi sedini mungkin,” katanya.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk mencari faktor risiko sehingga bisa dikendalikan secepatnya dan dengan cara yang tepat.

Vaksinasi COVID-19 merupakan langkah yang aman untuk dilakukan dalam rangka mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok agar bisa hidup berdampingan dengan virus Corona.

Vaksin yang diberikan sudah melalui proses dan rangkaian yang panjang. Vaksin-vaksin tersebut sudah mendapat izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/ EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).[***]

[KPCPEN/RDJS/VJY]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GSMP Ciptakan Wanita Kreatif Melalui Perkarangan Rumah

    GSMP Ciptakan Wanita Kreatif Melalui Perkarangan Rumah

    • calendar_month Minggu, 20 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 787
    • 0Komentar

    SALAH satu upaya memenuhi pangan keluarga dimulai Agustina  dari pekarangan rumah. Tanaman-tanaman yang tumbuh subur seperti cabai, tomat, belimbing buluh, daun bawang, sayuran dan rempah-rempah  ditanam secara alami, tanpa bahan-bahan kimia baik pestisida maupun pupuknya. Oleh sebab itu Ibu Rumah Tangga (IRT) yang berdomisili di Plaju ini, menyambut baik Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang diinisiasi […]

  • go-food

    Hasil Riset Selama Ramadhan Go-jek Catat Pesanan Go –Food Capai 450%

    • calendar_month Selasa, 22 Mei 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 923
    • 0Komentar

    Selama ramadhan, Go-jek mengklaim perolehan pesanan melalui Go-Food meningkat tajam mencapai 450%. Hal tersebut sesuai dari hasil riset Go-jek selama ramadhan, meningkatnya pesanan Go-Food tersebut terjadi saat sahur.

  • Ini Wejangan dari Alex Noerdin untuk Finalis Putri Indonesia 2018 Asal Palembang, Mau Tahu ?

    Ini Wejangan dari Alex Noerdin untuk Finalis Putri Indonesia 2018 Asal Palembang, Mau Tahu ?

    • calendar_month Rabu, 21 Feb 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.258
    • 0Komentar

    “Promosikan kita sebagai tuan tumah Asian Games 2018, karena dengan Asian Games ada yang dibanggakan,”

  • Ini Alasan Bupati OKI Segerakan Pekerjaan Fisik Padat Karya

    Ini Alasan Bupati OKI Segerakan Pekerjaan Fisik Padat Karya

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.047
    • 0Komentar

    BUPATI Ogan Komering Ilir (OKI), H. Iskandar, SE meminta sejumlah pekerjaan fisik padat karya disegerakan untuk menanggulangi dampak ekonomi akibat merebaknya virus corona COVID-19. “Segerakan pekerjaan-pekerjaan fisik yang padat karya agar jadi stimulus ekonomi bagi masyarakat dan pajaknya juga akan kembali ke negara,” ungkap Iskandar saat memimpin rapat kesiapsiagaan menghadapi Ancaman Virus Vorona COVID-19, Selasa, […]

  • Toko daring MBizmarket bakal layani belanja publikasi media massa di OKI

    Toko daring MBizmarket bakal layani belanja publikasi media massa di OKI

    • calendar_month Jumat, 10 Jun 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 729
    • 0Komentar

    TOKO daring MBizmarket sebagai salah satu Penyelenggara Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PPMSE) yang dilisensi oleh LKPP RI bakal melayani belanja publikasi di media massa melalui belapengadaan Pemkab OKI. Hal itu disampaikan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Kepala Dinas Kominfo Kabupaten OKI melalui Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik, Adi Yanto OKI mengklaim […]

  • Wagub Harapkan BKMT Dukung Penyebaran Rumah Tahfidz di Sumsel, Itu Masuk Program Utama Pemprov

    Wagub Harapkan BKMT Dukung Penyebaran Rumah Tahfidz di Sumsel, Itu Masuk Program Utama Pemprov

    • calendar_month Jumat, 7 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 770
    • 0Komentar

    WAKIL Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya menghadiri peringatan Nuzulul Qur’an 1442 H/2021 M yang diselenggarakan oleh Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Sumsel bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan di Griya Agung Palembang, belum lama ini. MY katakan eksistensi BKMT di Sumsel tentu dapat mendukung pembangunan sekaligus syiar islam. Terutama dalam pelaksanaan berbagai program Pemprov Sumsel […]

expand_less
WordPress Archive LearnPress – Gradebook LearnPress – Instructor Commission LearnPress - Live Course Add-on LearnPress – myCRED Integration LearnPress – Random Quiz LearnPress – Sorting Choice Question LearnPress – Stripe Payment LearnPress – WooCommerce Payment Methods Integration LearnPress WPML Addon LearnWell – Education WordPress Theme