Rabu, 23 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Disorot Hilangnya Rp 43 T Dana BPJS Tenagakerja, Direktur Keuangan Lolos Seleksi BPJS Kesehatan

Disorot Hilangnya Rp 43 T Dana BPJS Tenagakerja, Direktur Keuangan Lolos Seleksi BPJS Kesehatan

  • account_circle Nasir Nasir
  • calendar_month Selasa, 2 Feb 2021
  • visibility 1.372
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MASYARAKAT mempertanyakan 16 nama calon direksi BPJS Kesehatan yang lolos pada seleksi wawancara di Kemensesneg dan diajukan ke Presiden Joko Widodo. Salah satunya yang dipertanyakan adalah nama Ir Evi Afiatin, MSc, MAF incumbent Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan yang diduga sedang bermasalah dengan hilangnya uang rakyat sebesar Rp 43 triliun. Hal ini disampaikan oleh Roy Pangharapan dari Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) di Jakarta, Selasa (2/2).
“Pak Jokowi tahu gak orang ini? Dia masih punya tanggung jawab atas dugaan raibnya uang rakyat sebesar Rp 43 triliun di BPJS Tenagakerja. Koq malah orang seperti ini lolos seleksi direksi BPJS Kesehatan dan diajukan ke Presiden? Ini kan berpotensi terulang di BPJS Kesehatan,” tegasnya.
Roy Pangharapan mengingatkan bahwa Kejaksaan Agung saat ini sedang memeriksa kasus dugaan raibnya uang rakyat di BPJS Tenagakerja.
“Lah si Direktur Keuangan BPJS Tenagakerja ini santai aja mencalonkan diri jadi direktur utama di BPJS Tenagakerja. Dan lolos dalam dua kali seleksi dan sampai di meja Pak Presiden lagi. Setneg keren banget deh!” tegasnya.
Sebagai Direktur Keuangan BPJS Tenaga kerja, menurut Roy Pangharapan, Evi Afiatin bertanggung jawab terhadap cash flow keuangan yang saat ini sedang diperiksa Kejaksaan Agung atas dugaan raibnya Rp 43 triliun dana BPJS Tenagakerja.
“Kemensesneg tahu gak artinya,– secara board of direction, dia kurang pengawasan dalam investasi. Dia paling bertanggung jawab,” tegasnya.
Menurut Roy Pangharapan, pelajaran penting dari raibnya dana BPJS Tenagakerja sebesar Rp 43 triliun jangan terjadi lagi pada BPJS Kesehatan. Apalagi belakangan ini pemerintah menaikkan tarif iuran BPJS Kesehatan.
“Anehnya Presiden Joko Widodo justru disodorkan nama bermasalah seperti di atas. Ini berbahaya buat Presiden dan seluruh rakyat Indonesia. Kalau dilanjutkan, masyarakat akan bongkar satu per satu nama-nama yang sudah sampai ke tangan presiden,” tegasnya.
Seleksi Ulang
Sementara itu Hermawanto, Pengamat Hukum Administrasi Negara mengingatkan, seleksi pejabat publik seperti pejabat BPJS tentu harus memperhatikan pada kapasitas, kapabilitas dan integritas seorang calon.
Menurutnya, kemampuan dan pengalaman seorang calon semata tidak cukup, karena rekam – jejak dan integritas calon ketika menjabat pada lembaga sebelumnya sudah seharusnya menjadi salah satu pertimbangan lolos dan tidak lolosnya seorang calon.
“Apalagi pada pembaga keuangan publik yang sangat besar dananya seperti BPJS dengan semua kewenangannya, tentu berbahaya jika rekam jejak calon diabaikan,” jelas Hermawanto, Kandidat Doktor Hukum Tata Negara, Universitas Brawijaya, Malang.
Ia mengingatkan, kewenangan penentuan calon Pimpinan BPJS ada pada presiden saat ini, dan seharusnya presiden mempertimbangkan dengan matang untuk tidak meloloskan calon yang rekam jejak pada lembaga sebelumnya buruk, dan ada potensi merugikan keuangan negara.
“Hal ini patut menjadi evaluasi pansel tentang kredibilitas proses seleksi yang tetap meloloskan calon dengan kapabilitas yang mengecewakan, bahkan berbahaya bagi keselamatan dana BPJS. Bahkan jika dipandang hasil seleksi pansel tidak memenuhi prinsip integritas calon secara keseluruhan, maka sudah sepatutnya diadakan seleksi ulang,” tegas pengacara publik yang bersama Koalisi Jaminan Sosial Nasional (KJSN) pernah menghadirkan Joko Widodo sebagai Walikota Solo menjadi saksi dalam Judicial Review UU No 40/2004 pada tahun 2010 lalu.
Sebelumnya pada 19 November 2020 Panitia Seleksi menyatakan sebanyak 20 calon dewan pengawas dan 48 calon direksi BPJS Kesehatan dinyatakan lulus seleksi E-Assesment. Pernyataan ini disampaikan Panitia Seleksi Calon Anggota Dewan Pengawas Dan Calon Anggota Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan dalam Pengumuman Nomor: 07/Pengumuman/PANSEL/BPJS-K/XI/2020 yang ditandatangani oleh Ketua Panita Seleksi BPJS Kesehatan, Suminto, S.sos, M.Sc., Ph.D.
Pengumuman yang dilampirkan nama 68 calon dewan pengawas dan calon direksi BPJS Kesehatan untuk masa kerja 2021-2026 yang lulus tersebut kemudian diundang mengikuti seleksi tahap berikutnya yaitu selesksi pemaparan visi misi dan wawancara serta tes kesehatan secara luring (hadir fisik) pada 24 November sampai 7 Desember 2020.
Setelah proses wawancara 10 orang calon dewan pengawas dan 16 calon direksi BPJS Kesehatan. Hal ini sudah diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Kementerian Sekretariat Negara, Kamis (7/1). (rilis/*)

  • Penulis: Nasir Nasir

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ampera Jadi Sajadah Panjang

    Ampera Jadi Sajadah Panjang

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 93
    • 0Komentar

    TAK  semua orang kebagian tempat di dalam masjid. Tapi pagi itu, tak ada yang merasa kekurangan ruang. Arus jemaah terus datang ke Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang sejak subuh. Langkah mereka satu arah, membawa sajadah, mengajak keluarga, dan menyatu dalam tujuan yang sama menunaikan salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Namun, halaman masjid […]

  • Pembangunan Belum Merata Bukti Masyarakat Palembang Belum Sejahtera

    Pembangunan Belum Merata Bukti Masyarakat Palembang Belum Sejahtera

    • calendar_month Senin, 2 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.031
    • 0Komentar

    Sementara di pinggiran kota Palembang belum sepenuhnya dirasakan.

  • Selain Jadi Kunci Pelonggaran Kegiatan Daerah, Indikator Vaksinasi  Sangat Penting Untuk Yang Satu Ini

    Selain Jadi Kunci Pelonggaran Kegiatan Daerah, Indikator Vaksinasi  Sangat Penting Untuk Yang Satu Ini

    • calendar_month Kamis, 16 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.212
    • 0Komentar

    BERDASARKAN Instruksi Mendagri No. 42 Tahun 2021, indikator vaksinasi untuk penetapan level kabupaten/kota meliputi 2 aspek yaitu capaian vaksinasi pada populasi umum maupun warga lanjut usia (lansia). kedua, target ini berdiri bersamaan tidak terpisah, sehingga jika tidak bisa dicapai keduanya, maka level daerah harus naik. Pemerintah berharap penambahan indikator ini menjadi pemicu motivasi daerah melakukan […]

  • macOS Sonoma kini tersedia sebagai pembaruan perangkat lunak gratis, hadirkan beragam fitur baru ke Mac

    macOS Sonoma kini tersedia sebagai pembaruan perangkat lunak gratis, hadirkan beragam fitur baru ke Mac

    • calendar_month Senin, 2 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.404
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, – macOS Sonoma kini tersedia sebagai pembaruan perangkat lunak gratis, menghadirkan beragam fitur baru ke Mac yang membuat bekerja dan bermain menjadi lebih hebat. Dengan macOS Sonoma, widget desktop membuka cara baru untuk mempersonalisasi Mac dan menyelesaikan lebih banyak pekerjaan, sementara screen saver baru yang menakjubkan, pembaruan besar pada konferensi video dan Safari, […]

  • Direncanakan Tayang di Dubai Expo, Terkait Inovasi Ini, Presiden Jokowi & Bupati Muba Bakal Dibuatkan Film Dokumenter

    Direncanakan Tayang di Dubai Expo, Terkait Inovasi Ini, Presiden Jokowi & Bupati Muba Bakal Dibuatkan Film Dokumenter

    • calendar_month Sabtu, 22 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.078
    • 0Komentar

    PRESIDEN RI Joko Widodo bersama Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dalam waktu dekat dijadwalkan untuk dibuatkan film dokumenter atas kepedulian dan keberhasilan keduanya dalam implementasi pemberdayaan serta inovasi yang berkelanjutan terhadap perkebunan kelapa sawit milik petani rakyat. Hal ini diketahui saat Bupati Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menerima […]

  • 2 Daerah di Indonesia Ini di Guncang Gempa, Berapa Kekuatannya ?

    2 Daerah di Indonesia Ini di Guncang Gempa, Berapa Kekuatannya ?

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 721
    • 0Komentar

    DUA daerah di Indonesia di guncang gempa, dini hari gempa M 6.0 menguncang Halmehera, Maluku Utara sekitar 01.21 WIT Minggu [15/9/2019], sementara Gempa tektonik magnitudo 3,8 kembali terjadi di laut selatan Kabupaten Malang. Gempa magnitudo 3,8 terjadi pada pukul 09.17 WIB. Gempa di Halmahera dini hari dengan kedalaman dangkal 41 km dengan episenter terletak di laut pada […]

expand_less
WordPress Archive Accalia | Dermatology Clinic & Cosmetology WordPress Theme + Elementor Accede – Digital Agency WordPress Theme Accentuate – A Professional Consulting WordPress Theme AccessPress Social Login AccessPress Social Pro Accommodo – Accommodation Travel WordPress Theme Accordion FAQ – WordPress FAQ Plugin Accordion FAQ WordPress Plugin Accordion FAQ WordPress Plugin Responsive Accordion for WPBakery Page Builder (Formerly Visual Composer)