Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kebijakan » THR ASN Palembang Rp149 Miliar Cair, Bagaimana PPPK Paruh Waktu?

THR ASN Palembang Rp149 Miliar Cair, Bagaimana PPPK Paruh Waktu?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • visibility 133
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LEBARAN Idul Fitri 1447 H tinggal 8 hari lagi, satu kabar langsung membuat ribuan aparatur sipil negara di Palembang menarik napas lega. Pemerintah Kota Palembang mulai mencairkan tunjangan hari raya (THR) dengan total anggaran mencapai Rp149 miliar.

Uang dalam jumlah besar itu tidak hanya masuk ke rekening pegawai negeri sipil. Dana tersebut juga mengalir ke berbagai kategori aparatur lain di lingkungan pemerintah kota. Di tengah kabar baik itu, muncul satu pertanyaan yang cukup banyak dibicarakan bagaimana nasib PPPK paruh waktu?

Pertanyaan itu wajar muncul. Dalam beberapa tahun terakhir, status pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) sering menjadi perbincangan di banyak daerah.

Sebagian bekerja penuh waktu, sebagian lainnya menjalankan tugas dengan sistem paruh waktu.

Mereka tetap menjalankan fungsi pelayanan publik, tetapi sering berada di wilayah abu-abu dalam berbagai kebijakan kesejahteraan.

Karena itu, setiap kali pemerintah mengumumkan kebijakan terkait tunjangan atau insentif, perhatian langsung tertuju kepada kelompok ini.

Di Palembang, perhatian itu akhirnya mendapat jawaban.

Pemerintah kota memastikan PPPK paruh waktu tetap masuk dalam kategori aparatur yang menerima THR tahun ini. Artinya, kebijakan pencairan tunjangan hari raya tidak hanya berhenti pada ASN yang berstatus PNS atau PPPK penuh waktu.

Kepastian ini sekaligus menutup kekhawatiran yang sempat muncul di kalangan pegawai kontrak. Banyak dari mereka sebelumnya bertanya-tanya apakah skema tunjangan tahun ini akan berlaku secara inklusif atau tidak.

Dengan keputusan tersebut, cakupan penerima THR di lingkungan Pemerintah Kota Palembang menjadi lebih luas.

Bukan hanya PNS dan PPPK penuh waktu yang mendapatkan haknya. Pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) juga termasuk dalam daftar penerima.

Tak hanya itu. Pejabat negara di lingkungan pemerintah kota juga masuk dalam skema pembayaran tunjangan tersebut, termasuk wali kota, wakil wali kota, serta pimpinan dan anggota DPRD.

Jika dihitung secara keseluruhan, dana Rp149 miliar itu akan mengalir kepada sekitar 23 ribu pegawai serta puluhan pejabat negara di lingkungan Pemkot Palembang.

Jumlah itu bukan angka kecil.

Dalam konteks ekonomi lokal, pencairan dana sebesar itu biasanya langsung memicu pergerakan konsumsi masyarakat. Belanja kebutuhan Lebaran meningkat, toko pakaian mulai ramai, dan pasar tradisional kembali hidup.

Efek domino dari pencairan THR sering terasa hingga ke sektor informal.

Pedagang makanan, penjual kue kering, hingga pelaku usaha kecil biasanya ikut merasakan dampaknya. Setiap rupiah yang berpindah dari rekening pemerintah ke kantong pegawai akan kembali berputar di ekonomi kota.

Itulah sebabnya banyak daerah melihat THR bukan sekadar tunjangan pegawai, melainkan juga suntikan likuiditas bagi ekonomi lokal menjelang hari raya.

Di Palembang, momentum itu datang lebih awal.

Pemerintah kota menjadwalkan proses pencairan mulai berjalan Rabu ini (11 Maret 2026). Setelah tanggal tersebut, setiap organisasi perangkat daerah dapat mengajukan permintaan pembayaran ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah.

Proses administrasi itu menjadi pintu terakhir sebelum dana benar-benar masuk ke rekening para pegawai.

Bagi sebagian aparatur, momen ini selalu menjadi salah satu waktu yang paling ditunggu setiap tahun. THR bukan sekadar tambahan penghasilan, tetapi juga menjadi bagian penting dari persiapan menghadapi Lebaran.

Kebijakan yang mencakup PPPK paruh waktu juga memberi sinyal bahwa pemerintah mulai melihat peran mereka dalam sistem pelayanan publik secara lebih proporsional.

Pemerintah Kota Palembang sendiri menyebut kebijakan ini sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan aparatur di lingkungan pemerintah daerah.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa menegaskan  pencairan tunjangan tersebut mengikuti ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026 tentang pemberian THR dan gaji ke-13 bagi aparatur negara.

“Besaran THR yang diterima pegawai adalah satu bulan gaji ditambah satu bulan TPP atau TPG. Pembayaran tunjangan hari raya mulai kita laksanakan Rabu, 11 Maret 2026. Kepala SKPD dapat menyampaikan permintaan pembayaran THR ke BPKAD,” kata Ratu Dewa.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stok Pupuk Pusri Tetap Aman di Tengah Kemarau, 141 Ribu Ton Disiapkan Saat Pola Tanam Berubah

    Stok Pupuk Pusri Tetap Aman di Tengah Kemarau, 141 Ribu Ton Disiapkan Saat Pola Tanam Berubah

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 30
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Musim kemarau mulai membawa perubahan pada aktivitas pertanian dan pola tanam di sejumlah wilayah. Kondisi ini membuat kebutuhan pupuk ikut menjadi perhatian, terutama ketika petani mulai menyesuaikan waktu tanam dengan kondisi cuaca. Dengan kondisi saat ini, PT Pusri Palembang memastikan stok pupuk tetap tersedia, berdasarkan posisi per 23 Agustus 2026, stok pupuk bersubsidi yang […]

  • Jurus OKI tekan angka inflasi

    Jurus OKI tekan angka inflasi

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.200
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, -Penjabat (Pj) Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Asmar Wijaya memaparkan strategi Kabupaten OKI menekan angka inflasi sebanyak 2,11 persen pada high level meeting TPID Provinsi Sumsel di Wyndam Hotel Palembang, Rabu (12/6/2024). Tercatat, angka inflasi Kabupaten OKI periode mei 2024 turun diangka 2,81 persen (year on year/yoy) dari 4,92 persen pada Januari 2024. Angka […]

  • Meski Diguyur Hujan, Bupati Bersama BBJN Pantau Pembangunan Jalan

    Meski Diguyur Hujan, Bupati Bersama BBJN Pantau Pembangunan Jalan

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.650
    • 0Komentar

    MESKI diguyur Hujan, tak menyurutkan semangat Bupati Musi Banyuasin [Muba] untuk turun kelapangan memantau dan menyelusuri pembangunan Jalan Nasional yang dilakukan  Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) di Desa Bailangu. “Nah kita lihat perhitungan kita, mungkin dalam satu bulan kedepan jalan ini bisa putus, kalau tidak ada upaya upaya ekstrim. Karena kita lihat, bertahun-tahun selalu diperbaiki […]

  • Survei Tunjukkan Mayoritas Masyarakat Indonesia Bersedia Menerima Vaksin COVID-19

    Survei Tunjukkan Mayoritas Masyarakat Indonesia Bersedia Menerima Vaksin COVID-19

    • calendar_month Rabu, 18 Nov 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 823
    • 0Komentar

    KEMENTRIAN Kesehatan bersama Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) dengan dukungan UNICEF dan WHO melakukan survei Nasional tentang penerimaan vaksin COVID-19. Survei berlangsung pada 19-30 September 2020 dengan tujuan untuk memahami pandangan, persepsi, serta perhatian masyarakat tentang vaksinasi COVID-19. Pada pelaksanannya, survei tersebut mengumpulkan tanggapan lebih dari 115.000 orang, dari 34 provinsi yang mencakup […]

  • 5 Tips Perayaan Imlek Agar Lebih Aman dari Penularan COVID-19

    5 Tips Perayaan Imlek Agar Lebih Aman dari Penularan COVID-19

    • calendar_month Selasa, 9 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.681
    • 0Komentar

    MERAYAKAN Tahun Baru Imlek 2572 dalam situasi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung, dapat dilakukan dengan cara-cara sederhana, kreatif, dan tetap taat protokol kesehatan. Dari menerapkan bagian dari protokol kesehatan seperti membersihkan rumah dengan disinfektan, berkumpul secara virtual dengan keluarga besar, hingga menyajikan menu bergizi seimbang di malam sebelum Imlek, dan memanfaatkan teknologi digital untuk mengirimkan […]

  • Bantu Pasien Covid, Polda Riau Kawal Ketat Pengiriman 70 Ton Oksigen ke Jakarta

    Bantu Pasien Covid, Polda Riau Kawal Ketat Pengiriman 70 Ton Oksigen ke Jakarta

    • calendar_month Senin, 12 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 766
    • 0Komentar

    BANTU ketersediaan oksigen pada pasien Covid-19 di Jakarta, Polda Riau melaksanakan pengawalan ketat pada pegiriman 70 ton oksigen yang akan dikirim dari Riau. Kapolda Riau, Irjen. Pol. Agung Setya Imam Effendi, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan, pihaknya mengerahkan 2 unit kendaraan pengawal dan 4 personel Kepolisian. “70 ton oksigen diangkut 5 unit truk, dikawal menggunakan 2 […]

expand_less
WordPress Archive SearchWP Term Synonyms SearchWP WooCommerce Integration SearchWP WordPress Plugin SearchWP WP Document Revisions Integration SearchWP WP Job Manager Integration SearchWP WPML Integration SearchWP Xpdf Integration Seavor Sea Adventure & Travel Elementor Template Kit Sebian – Multi-purpose WordPress WooCommerce Theme SecuPress Pro