Selasa, 29 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Sekolah Tatap Muka di Palembang Ditunda, Ini Alasannya

Sekolah Tatap Muka di Palembang Ditunda, Ini Alasannya

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 6 Jul 2021
  • visibility 941
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEMERINTAH Kota Palembang memutuskan menunda sekolah tatap muka yang seyogianya dilaksanakan mulai 12 Juli mendatang. Ada beberapa pertimbangan penundaan.

“Mengingat tren angka terkonfirmasi Covid-19 masih meningkat dan fluktuatif. Tingkat hunian rumah sakit juga sudah mencapai 70 persen. Kita sepakati, untuk sekolah belum bisa dilakukan secara tatap muka,” kata Wali Kota Palembang, Harnojoyo, usai memimpin rapat koordinasi persiapan sekolah tatap muka, di rumah dinasnya Senin (5/7/2021).

Kendati beberapa sekolah di ibu kota Provinsi Sumsel ini sudah melakukan simulasi sekolah tatap muka dan persiapan lainnya, Harnojoyo tidak ingin ada siswa yang terpapar Covid-19 jika memaksakan sekolah tatap muka.

“Kita ada aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat, yang mengharuskan aktivitas belajar mengajar kembali dilakukan secara daring,” ujar Harnojoyo.

Pembelajaran daring ini dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan atau sambil menunggu sampai situasi benar-benar membaik.

Kendati begitu, ujar Harnojoyo, Pemkot Palembang terus berupaya agar ketika sekolah tatap muka dimulai, Palembang sudah siap.

Antara lain dengan mempercepat vaksinasi Covid-19 guru dan pelajar.

“Target kita 80 persen guru dan pelajar sudah divaksin. Ini untuk memperkuat imun saat kegiatan belajar mengajar mendatang,” kata Harnojoyo.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, dr. Hj. Fauzia, M.Kes, menjelaskan, vaksinasi Guru dan pelajar sudah dimulai 2 Juli lalu.

“Termasuk vaksinasi untuk anak-anak usia 12-17 tahun dengan jenis vaksin sinovac, sudah mulai dilaksanakan tanggal 2 Juli. Dengan total target sasaran 192.667 orang. Di antaranya SD kelas 6 sebanyak 30.243 orang, SMP 84.629 orang dan SMA 77.799 orang. Sudah ada beberapa anak yang divaksin sembari menunggu stok vaksin mencukupi seluruh target,” Fauzia menerangkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ahmad Zulinto, mengatakan, setelah mendapatkan masukan dari semua pihak, antara lain dari Dinkes, Ikatan Dokter Anak Indonesia, dan pihak lainnya, rekomendasi sekolah tatap muka tidak dilanjutkan.

“Rekomendasi ini tidak kita dapatkan, dan kita pastikan guru dan siswa untuk divaksin,” ujar Zulinto.

“Karena itu, dengan mohon maaf bahwa tatap muka ini kita tunda sampai menunggu situasi yang betul-betul baik, dan vaksin dilaksanakan, dan pembelajaran kita tetap daring,” Zulinto menambahkan. Diskominfo (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muba Bakal Lepas Status Desa yang Berada di Kawasan Hutan

    Muba Bakal Lepas Status Desa yang Berada di Kawasan Hutan

    • calendar_month Selasa, 30 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.279
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID,SEKAYU, – Kabar gembira untuk daerah pemukiman atau lahan garapan yang masuk dalam kawasan hutan di Kabupaten Musi Banyuasin yang selama ini tidak terjangkau pembangunan seutuhnya diarenakan banyaknya kendala. Permukiman penduduk yang masuk kawasan hutan tersebut akan segera diusulkan untuk dilepaskan statusnya dari kawasan hutan. Hal tersebut terungkap pada Rapat Penelaahan Hasil Validasi Permohonan Investarisasi […]

  • OKI Dorong Tertib Administrasi Urai Masalah Agraria

    OKI Dorong Tertib Administrasi Urai Masalah Agraria

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.041
    • 0Komentar

    FORUM komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) OKI memediasi pertemuan antara warga desa Sukamuti Kecamatan Mesuji dengan PT. Treekreasi Marga Mulya (PT. TMM). Mediasi ini terkait klaim dan pendudukan lahan oleh warga pada lahan Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan. Mediasi yang digelar di Kantor Bupati OKI ini dipimpin langsung oleh Bupati OKI, H. Iskandar, SE didampingi Kapolres […]

  • Serem Ahh, Katanya Palembang Metropolis, Tapi Kok, Lampu Jalan Banyak yang Padam

    Serem Ahh, Katanya Palembang Metropolis, Tapi Kok, Lampu Jalan Banyak yang Padam

    • calendar_month Sabtu, 4 Nov 2017
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.767
    • 0Komentar

    Lampu jalan di dua Jalan tersebut padam, kondisinya sudah ber bulan-bulan. Ntah kenapa lampu jalan tersebut tak pernah diperbaiki.

  • Tingkat Kepatuhan Warga Terhadap Protokol Kesehatan Meningkat, Palembang Siap Masuk New Normal

    Tingkat Kepatuhan Warga Terhadap Protokol Kesehatan Meningkat, Palembang Siap Masuk New Normal

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2020
    • account_circle Yosep Indra Praja
    • visibility 944
    • 0Komentar

    PEMERINTAH pusat kini tengah mempersiapkan new normal atau kenormalan baru bagi sebuah kota dan kabupaten di tengah wabah Covid 19, Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) telah memasukan 25 kabupaten dan kota untuk new normal, termasuk Kota Palembang. “Warga Palembang sudah siap untuk new normal,” kata Walikota Palembang H.Harnojoyo, Rabu (27/5/2020) usai meninjau checkpoint […]

  • Wagub Ingatkan Kondusifitas Daerah Harus Selalu Dijaga

    Wagub Ingatkan Kondusifitas Daerah Harus Selalu Dijaga

    • calendar_month Kamis, 11 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 873
    • 0Komentar

    Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Ir H. Mawardi yahya meminta  jajaran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dari 17 Kabupaten/kota di Sumsel dapat berperan aktif dalam  meningkatkan stabilitas keamanan, ketertiban, dan kehidupan beragama pasca  digelarnya Pikada serentak pada Desember 2020 yang lalu. “Kesbangpol harus dapat  menjadi motor penggerak dalam menjaga stabilitas wilayah. Utamanya pasca Pilkada yang baru saja […]

  • Ngadep Walkot, Rektor UIN Raden Fatah Usulkan Shuttle Bus di Kampus Anyar

    Ngadep Walkot, Rektor UIN Raden Fatah Usulkan Shuttle Bus di Kampus Anyar

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.116
    • 0Komentar

    REKTOR Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Prof Dr Nyayu Khodijah S. Ag  M.Si mengusulkan penyediaan Shuttle Bus di Kampus B yang bakal ditempati Oktober mendatang. Ia mengakui, untuk pindah ke kampus B, masih banyak diperlukan infrastruktur pendukung, salah satunya penyediaan Shuttle Bus. Sementara untuk bangunan fisik sudah siap. Menurutnya Shuttle Bus dibutuhkan karena kampus […]

expand_less
WordPress Archive Arton – Beauty & Spa Salon Template Kit Artore Theater Entertainment & Performing Arts Elementor Template Kit Artsea – Photography & Art Gallery Elementor Template Kit ArtSpace – Wall Art & Print Shop WordPress theme Artsy – Tattoo Studio Elementor Template Kit Artvista – Art Gallery & Museum WordPress Theme Artwork – Painting Wall Preview Pupop Plugin | WooCommerce WordPress Aruba – Minimal Ajax WordPress Portfolio Theme Arvo – A Clever & Flexible Multipurpose WordPress Asa – Responsive Coming Soon Template