Kebijakan

Terkait Karhutla,Dansatgas : ‘Ya, Saya Tak Akan Ragu-Ragu, Tembak Di Tempat    

“Karena [Kami ]mengatakan  pelaku pembakar lahan ini adalah teroris, teroris lingkungan hidup,  karena itu harus kita perangi bersama, siapapun itu,”

foto : istimewa

 KOL. Arh. Sonny Septiono, Komandan Satgas Penanggulangan Karhutla Sumsel menegaskan dirinya tak akan ragu-ragu untuk menembak bagi oknum yang sengaja dan terbukti membakar  hutan dan lahan [karhulta] saat musim kemarau.

Langkah strategis ini diambil atas perintah Panglima (Pangdam II Sriwijaya). “Ya saya tak akan ragu-ragu soal itu (tembak ditempat),”tegasnya, kemarin.

Kol Sonny mengatakan  kondisi karhutla di Sumsel tahun ini bukan main-main lagi. Ancamannya sangat serius, tidak hanya soal lingkungan hidup, tapi juga soal kesehatan dan sebagainya.

“Saya sudah beberapa kali melakukan pemantauan udara, termasuk juga pemantauan darat. Ini sudah extra ordinary crime, kejahatan luar biasa. Kecil kemungkinan ini terbakar sendiri, sangat besar kemungkinan ini dibakar pihak lain. Karena itu, ini katagori kejahatan,” ujarnya.

Satgas Penanggulangan Karhutla Sumsel, katanya terus bergerak, berusaha memadamkan api dan mencegah sebaran api menjadi lebih meluas. Kol Sonny mengatakan bahwa kondisi karhutla di Sumsel tahun ini bukan main-main lagi. Ancamannya sangat serius, tidak hanya soal lingkungan hidup, tapi juga soal kesehatan dan sebagainya. “Saya sudah beberapa kali melakukan pemantauan udara, termasuk juga pemantauan darat. Ini sudah extra ordinary crime, kejahatan luar biasa. Kecil kemungkinan ini terbakar sendiri, sangat besar kemungkinan ini dibakar pihak lain. Karena itu, ini katagori kejahatan,” ujarnya.

Menurutnya  luasan karhutla yang diperkirakan sudah mencapai 500 ha lebih,  dan itu terus berkembang. Kol Sonny yang juga Danrem 044 Garuda Dempo menambahkan kondisi ini sangat serius dan harus diatasi bersama, pelakunya harus ditindak tegas.

“Karena [Kami ]mengatakan  pelaku pembakar lahan ini adalah teroris, teroris lingkungan hidup,  karena itu harus kita perangi bersama, siapapun itu,” tegasnya.

Titik-titik yang rawan karhutla, saat ini sudah menyebar ke hampir semua kabupaten di Sumsel. Tidak hanya kawasan gambut, tapi juga daerah rawa mineral. Wilayah utama yang menjadi titik rawan adalah Musi Banyuasin khususnya di Kecamatan Bayung Lincir, Sanga Desa, Sungai Lilin. Di Kabupaten Banyuasin terutama kawasan pantai timur, di Kabupaten OKI, OI, Muara Enim, Musi Rawas, semua sudah menunjukkan adanya titik panas yang positif adalah api.

Sampai sejauh ini berbagai pihak sudah saling bahu membahu mengatasi karhutla, mulai dari TNI-Polri, BPBD, Perusahaan, Manggala Agni, pemerintah daerah, dan masyarakat. “Saya minta sekali, khususnya pemerintah daerah, ayo turun tangan semuanya. Ini sudah darurat dan jadi prioritas. Wilayah yang terbakar adalah wilayahnya Pemkab masing-masing, harusnya mereka yang terdepan memadamkan api. TNI sifatnya hanya membantu. Karena itu kita minta semua Bupati agar menggerakkan jajarannya, terutama dukungan sarpras, alat berat, termasuk bantuan dana dan logistik, “ tegas Kol Sonny.[**]

Penulis : jul

 

Comments

Terpopuler

To Top
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com