Kamis, 24 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BUMN » KAI Perkuat Sustainability dengan Transportasi Ramah Lingkungan Melalui Dekarbonisasi

KAI Perkuat Sustainability dengan Transportasi Ramah Lingkungan Melalui Dekarbonisasi

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
  • visibility 1.671
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sumselterkini.co.id, – KAI bersama Indonesian Society of Sustainability Professionals (ISSP) menggelar acara Ngariung & Sustainability Tour dengan tema “Dekarbonisasi Sektor Transportasi, Tantangan dan Peluang” di Balai Yasa Manggarai (28/2). Acara ini bertujuan memperkuat komitmen KAI dalam menciptakan transportasi ramah lingkungan serta berbagi wawasan mengenai strategi dan tantangan dalam upaya dekarbonisasi sektor transportasi melalui kolaborasi bersama berbagai pihak termasuk komunitas yang terdiri dari praktisi dari berbagai perusahaan, akademisi, konsultan, railfans, NGO serta berbagai lembaga multilateral lainnya.

Acara tersebut dibuka oleh Executive Vice President UPT Balai Yasa Manggarai KAI Idrus Fauzi yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya inovasi dalam menghadirkan transportasi ramah lingkungan. Ketua Umum ISSP Indonesia Satrio Dwi Prakoso turut menegaskan bahwa peran semua pihak sangat krusial dalam upaya bersama menekan emisi karbon di sektor transportasi.

Direktur Perencanaan Strategis dan Pengelolaan Sarana KAI John Robertho menambahkan bahwa KAI terus mengembangkan berbagai inisiatif untuk menghadirkan transportasi berbasis energi bersih yang lebih berkelanjutan.

Dalam sesi diskusi VP Sustainability KAI Tria Mutiari memaparkan strategi KAI serta tantañgan yang dihadapi dalam dekarbonisasi transportasi. Berdasarkan data dari ITDP dan ICCT (2025), peningkatan penggunaan transportasi berbasis rel berpotensi mengurangi 66-125 ton CO₂ per penumpang-km per hari di Jabodetabek, asalkan moda transportasi publik semakin diperkuat. Namun, tantangan terbesar adalah kesiapan infrastruktur dan fasilitas transportasi publik yang memadai untuk mendukung peralihan dari kendaraan pribadi ke kereta api.

Sementara itu Spesialis Keberlanjutan PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) Widya Paramita menjelaskan bahwa sektor industri juga mengalami tantangan serupa dalam mengurangi emisi karbon. SBI telah mengimplementasikan berbagai inisiatif berkelanjutan, seperti penggunaan forklift listrik dan solar panel di fasilitas distribusi mereka, serta optimalisasi distribusi logistik dengan kereta api yang mampu mengurangi emisi hingga 45% dibandingkan angkutan truk.

Dari perspektif pengguna seorang pengguna setia Commuter Line Fitria Wulandari berbagi pengalaman mengenai pentingnya kesadaran masyarakat dalam memilih transportasi rendah karbon. Berdasarkan perhitungannya, perjalanan Bekasi-Jakarta sejauh 30 km dengan kereta api menghasilkan emisi karbon hanya 2.4 kg CO₂ per hari, jauh lebih rendah dibandingkan mobil pribadi yang mencapai 12 kg CO₂ per hari. Namun, ia juga menyoroti beberapa tantangan yang dihadapi pengguna Commuter Line seperti berdesakan, gangguan perjalanan, dan keterbatasan fasilitas integrasi stasiun.

Pada kesempatan terpisah, Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan bahwa sebagai operator kereta api di Indonesia KAI telah mengimplementasikan berbagai langkah strategis untuk mengurangi emisi karbon dalam operasionalnya. Salah satu inisiatif utama adalah penerapan bahan bakar biodiesel B40 pada lokomotif sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Selain itu, KAI juga mengoptimalkan pemanfaatan energi baru terbarukan melalui implementasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Transformasi digital juga dilakukan dengan penerapan sistem paperless office menggunakan Rail Document System (RDS) dan teknologi pengenalan wajah (face recognition), yang mendukung efisiensi operasional sekaligus mengurangi penggunaan kertas.

“Untuk memastikan operasionalnya semakin ramah lingkungan, KAI telah mengadopsi konsep bangunan hijau (green building) yang mendapatkan sertifikasi EDGE serta secara aktif melakukan pengukuran jejak karbon dalam layanan angkutan penumpang dan barang. Selain itu, program penghijauan melalui penanaman pohon dan pengelolaan limbah juga terus dilakukan guna mendukung ekosistem yang lebih sehat,” ungkap Anne.

Komitmen KAI dalam mewujudkan transportasi berkelanjutan telah diakui secara nasional dan internasional. Pada tahun 2024, perusahaan ini berhasil memperoleh skor ESG sebesar 41 dari S&P Global menempatkannya di jajaran 20% teratas sektor transportasi dan infrastruktur global. Di tingkat nasional, KAI meraih penghargaan bintang empat dalam ajang Indonesia Sustainability Award 2025 untuk kategori implementasi ESG yang komprehensif dan program pemberdayaan masyarakat terbaik.

“Sebagai moda transportasi dengan emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan kendaraan pribadi, kereta api menjadi solusi efektif dalam mengurangi polusi udara. Satu rangkaian kereta penumpang memiliki kapasitas yang setara dengan 160 mobil pribadi atau 560 sepeda motor, dengan emisi karbon hanya 41 gram CO2 per orang per kilometer, jauh lebih rendah dibandingkan kendaraan pribadi yang mencapai 192 gram CO2 per orang per kilometer. Dalam sektor angkutan barang, efisiensi emisi juga sangat signifikan, di mana satu rangkaian KA barang dengan muatan 3.050 ton hanya menghasilkan 4.563 kg CO2e per ton per kilometer, jauh lebih rendah dibandingkan 144 truk trailer yang mencapai 49.462 kg CO2e per ton per kilometer,” jelas Anne.

Meskipun telah menjalankan berbagai strategi dekarbonisasi, Anne mengatakan KAI masih menghadapi beberapa tantangan dalam upaya mencapai target emisi nol bersih. Salah satu tantangan terbesar adalah tingginya biaya investasi dalam pengembangan teknologi ramah lingkungan, termasuk elektrifikasi jalur kereta api yang masih membutuhkan pendanaan besar. Penggunaan biodiesel B40 juga masih dalam tahap uji coba dan memerlukan penyesuaian teknis sebelum dapat diterapkan secara luas di seluruh sarana lokomotif.

“Sebagai bagian dari roadmap menuju Net Zero Emission (NZE) 2060, KAI terus mengembangkan teknologi Green Train, yang mencakup lokomotif hibrida dan listrik serta penerapan berbagai inovasi efisiensi energi. Dengan adanya acara Ngariung & Sustainability Tour ini, KAI berharap dapat menjalin kolaborasi lebih erat dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mempercepat transisi menuju sistem transportasi yang lebih berkelanjutan di Indonesia,” tutup Anne.[***]/vritimes.com

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Idul Fitri, Gubernur Sumsel dan Kapolda Pantau Keamanan Pasar 16 Ilir

    Sambut Idul Fitri, Gubernur Sumsel dan Kapolda Pantau Keamanan Pasar 16 Ilir

    • calendar_month Minggu, 10 Jun 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.395
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin bersama Kapolda Sumsel Irjen Pol. Zulkarnain Adi Negara berkeliling Pasar 16 Ilir Palembang untuk meninjau langsung kesiapan dan keamanan pasar dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri 1439 H, Satu persatu lorong pasar 16 Ilir yang padat dilalui Gubernur Alex Noerdin dan Kapolda sambil menyapa para pedagang […]

  • Usung Tema Mengembangkan Potenai Diri di Era Digitalisasi, HMPS MD UIN Raden Fatah Palembang Selenggarakan Seminar

    Usung Tema Mengembangkan Potenai Diri di Era Digitalisasi, HMPS MD UIN Raden Fatah Palembang Selenggarakan Seminar

    • calendar_month Minggu, 31 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.168
    • 0Komentar

    HIMPUNAN Mahasiswa Manajemen Dakwah (HMPS MD) UIN Raden Fatah Palembang mengadakan seminar dengan mengusung Tema “Mengembangkan Potenai Diri di Era Digitalisasi”. Kegiatan ini diselenggarakan di Ruang Auditorium Perpustakaan UIN Raden Fatah Palembang (Kampus B). Acara tersebut dihadiri Tenaga Ahli DPR RI Kemas Khoirul Mukhlis, Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Kota Palembang Tarmidzi S.Pd M.M serta elemen […]

  • Jadi Rumah Layak Huni, Siti Maysaroh Tersenyum Bahagia, Terima Kasih Bu Fitri

    Jadi Rumah Layak Huni, Siti Maysaroh Tersenyum Bahagia, Terima Kasih Bu Fitri

    • calendar_month Kamis, 20 Des 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.404
    • 0Komentar

    Palembang – Siti Maysaroh, warga Lorong Murai Jalan Simanjuntak Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning, kini tersenyum bahagia. Bagaimana tidak, Janda enam anak ini boleh, mendapatkan kebahagiaan karena rumahnya sudah di bedah menjadi rumah layak huni lewat program bedah rumah Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang bersama pihak terkait. “Terima kasih Ibu Fitri, saya doakan agar Pemkot Palembang sukses […]

  • September, Setiap ASN dan Non ASN Wajib Naik LRT

    September, Setiap ASN dan Non ASN Wajib Naik LRT

    • calendar_month Jumat, 9 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.230
    • 0Komentar

    PEMERINTAH kota Palembang melalui Dinas Perhubungan, terus mensosialisasikan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menggunakan  angkutan umum moda LRT sebagai transportasi mengurangi kemacetan di berbagai titik jalan protokol. Kebijakan dalam penggunaan moda transportasi yang dikeluarkan untuk seruluh pegawai ANS dan Non ASN wajib naik LRT setiap seninnya dalam satu bulan, berkalu pada bulan september minggu […]

  • Awas Hoaks Video Jarum Suntik Menghilang Saat Proses Vaksinasi

    Awas Hoaks Video Jarum Suntik Menghilang Saat Proses Vaksinasi

    • calendar_month Jumat, 1 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.115
    • 0Komentar

    BEREDAR video proses vaksinasi COVID-19 di media sosial dengan narasi yang menyebutkan jarum menghilang setelah disuntikan ke tubuh pasien. Faktanya: Informasi tersebut tidak benar. Jarum pada suntikan tidak menghilang, tapi otomatis ditarik menggunakan suntikan khusus yang disebut “Safety Syringe” (Alat Suntik Pengaman). Alat suntik pengaman merupakan alat suntik dengan mekanisme keamanan tambahan untuk mengurangi risiko […]

  • Babak Baru Pasar 16 & BKB 

    Babak Baru Pasar 16 & BKB 

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 949
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Ada kalanya kota itu seperti artis senior kalau udah lama gak didandanin, penonton mulai komentar, “Lho, ini Palembang kok makin kusut?” Nah, menjawab keresahan ini, Pemerintah Kota Palembang memutuskan  sudah saatnya Pasar 16 Ilir dan Benteng Kuto Besak (BKB) naik panggung dengan versi terbaru. Bukan sekadar ganti lipstik atau poles cat dinding, tapi […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Drip WooCommerce Dropshipping WooCommerce Dynamic Pricing WooCommerce Dynamic Pricing & Discounts WooCommerce Dynamic Pricing & Discounts with AI WooCommerce Easy Checkout Field Editor, Fees & Discounts WooCommerce Elavon Converge Payment Gateway WooCommerce ELTA Courier Voucher & Label WooCommerce Email Attachments WooCommerce Email Customizer