Senin, 24 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Industri Kreatif & UKM » Bekraf Dorong Kualitas dan Kuantitas Ekonomi Kreatif Indonesia.

Bekraf Dorong Kualitas dan Kuantitas Ekonomi Kreatif Indonesia.

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 27 Okt 2018
  • visibility 1.223
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG – Badan Ekonomi Kreatif [Bekraf] melalui TIK mendorong kualitas dan kuantitas ekonomi kreatif Indonesia dengan  mensosialisasi Program Bantuan Pemerintah Sarana TIK, Tahun Anggaran 2019.

Direktur Fasilitasi Infrastruktur TIK, Muhammad Neil El Himam dalam sambutannya di Wakili Kepala Sub Direktorat Perancangan TIK, Manhariq Noor, menyampaikan sosialisasi dan konsultasi bantuan pemerintah sarana TIK pada tahun untuk anggaran 2019 di gelar di Palembang.

Dirinya mengucapkan terima kasih atas kehadiran perwakilan dari  komunitas, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah Palembang yang hadir.

“Berdasarkan survei dengan Badan Pusat Statistik atau BPS pada 2016 yang melaporkan bahwa ekonomi kreatif atau extra di Indonesia pada 2015 lalu tercatat menyumbangkan Rp852 triliun kepada pendapatan domestik bruto atau PDB nasional dan pada 2016 tercatat naik mencapai Rp922,508 triliun dengan nilai kontribusi terhadap PDB nasional sebesar 7,44%,” jelasnya dalam acara sosialisasi  yang digelar di Hotel Aston Internasional Palembang, Sabtu (26/10/2018).

“Berdasarkan survei dengan Badan Pusat Statistik atau BPS pada 2016 yang melaporkan bahwa ekonomi kreatif atau extra di Indonesia pada 2015 lalu tercatat menyumbangkan Rp852 triliun kepada pendapatan domestik bruto atau PDB nasional dan pada 2016 tercatat naik mencapai Rp922,508 triliun dengan nilai kontribusi terhadap PDB nasional sebesar 7,44%,” jelasnya.

Menurutnya, angka-angka tersebut ditopang oleh pertumbuhan di 3 subsektor ekonomi kreatif yaitu kuliner 41,69%, fashion 18,15% dan kreatif 15,70%, serta pertumbuhan yang pesat dari subsektor Desain Komunikasi Visual (DKV), musik animasi dan video, diikuti dengan sub sektor arsitektur.

“Atas produk dan jasa ekskra yang dihasilkan namun dari pertumbuhan positif yang telah dicapai masih didapati kurangnya pemanfaatan infrastruktur. TIK atau teknologi informasi dan komunikasi dalam memacu pertumbuhan yang lebih pesat ke 16 subsektor ekonomi kreatif dari survei BPS ditemukan bahwa baru 60% pelaku extra yang menggunakan komputer, 30% yang memiliki website dan sekitar 68% yang terkoneksi dengan internet,” urainya.

Ia menambahkan, secara signifikan mendorong kualitas serta kuantitas ekonomi kreatif Indonesia.

“Oleh sebab itu Deputi Infrastruktur Bekraf yang memiliki tugas dan fungsi untuk mewujudkan ruang-ruang kreatif yang secara spesifik akan dimanfaatkan sebagai pusat kreatif atau pusat ekspedisi atau inkubator bisnis, juga sarana pendukung lainnya dan teknologi informasi dan komunikasi,” ucapnya.

Melalui sektor ekonomi kreatif, maka Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif [Bekraf] Indonesia menyelenggarakan kegiatan bantuan pemerintah untuk fasilitasi revitalisasi infrastruktur fisik, ruang kreatif, sarana ruang kreatif dan teknologi informasi dan komunikasi.

“Pada  2017 Deputi infrastruktur telah memberikan bantuan pemerintah atau biasa yang kita sebut dengan bantuan kepada 48 penerima yang tersebar di beberapa wilayah yang terdiri dari pemerintah daerah kota atau Kabupaten, komunitas kreatif, lembaga adat dan koperasi dengan masing-masing penerima bantuan pemerintah di setiap jenis bantuan meliputi 24 revitalisasi infrastruktur fisik ruang kreatif, 39 sarana ruang kreatif dan 6 teknologi informasi dan komunikasi,” bebernya.

 

Bisa usulkan

Manhariq Noor menambahkan, Bekraf mengadakan sosialisasi dan bantuan untuk anggaran tahun 2019.“Tujuannya agar dari Kota Palembang ada pengajuan bantuan pemerintah ke Badan Ekonomi Kreatif,” jelasnya.

Menurutnya yang bisa mengajukan bantuan ini pada umumnya yang bisa mengusulkan, Komunitas, Lembaga adat dan pemerintah daerah.“Bantuan sendiri dalam bentuk barang, bukan dalam bentuk uang,” urainya.

Menurutnya untuk peserta undangan 70 orang namun yang hadir lebih 116 orang.

“Saya berharap bantuan pemerintah ini bottom up, kalau dulu pemerintah kalau bikin kegiatan selalu tidak mikirin mau kasih ke siapa, tapi kami inginnya dari masyarakat meminta ke kami, jadi ketika kami memberikan barang, revitalisasi sarana ini sudah tau untuk apa,” ucapnya. (as)

 

 

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Digelar di 7 Kota, Puluhan Ribu Mitra Grab Terima Apresiasi Senilai Total Rp 17.2 Miliar 

    Digelar di 7 Kota, Puluhan Ribu Mitra Grab Terima Apresiasi Senilai Total Rp 17.2 Miliar 

    • calendar_month Selasa, 10 Jan 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.959
    • 0Komentar

      Sumselterkini.co.id, Jakarta – Menutup tahun 2022, Grab Indonesia, superapp terkemuka di Asia Tenggara, menggelar dua helatan akbar, Hari Mitra Grab & OVO dan HAJATAN, yang diadakan secara berkesinambungan di 7 kota: Yogyakarta, Jakarta, Palembang, Medan, Surabaya, Makassar, dan Bandung.   Dihadiri lebih dari 7.000 Mitra Grab dan keluarganya dari Aceh hingga Papua, ajang ini juga menjadi […]

  • Ajak Warga OI Lestarikan Tradisi Melebung Ikan  

    Ajak Warga OI Lestarikan Tradisi Melebung Ikan  

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.194
    • 0Komentar

    TRADISI melebung merupakan warisan nenek moyang masyarakat di Kabupaten Ogan Ilir (OI) Sumatera Selatan [Sumsel]. Tradisi ini merupakan aktivitas  masyarakat sekitar menangkap  ikan di rawa biasanya dilakukan  pada  musim kemarau. Kesempatan memanen ikan kali ini di desa Ulak Segelung Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir dihadiri Ketua TP PKK Sumsel Feby Deru bersama Wakil Ketua 1 […]

  • Pembukuan Digital Koperasi: Transformasi KDMP Malang Jadi Transparan & Modern

    Pembukuan Digital Koperasi: Transformasi KDMP Malang Jadi Transparan & Modern

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 786
    • 0Komentar

    “Kemkomdigi gelar pelatihan digital untuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Malang, dari buku besar ke aplikasi, pembukuan digital koperasi bikin transparansi makin nyata” COBA jika  sebuah buku besar tua, tebalnya seperti kamus bahasa Sansekerta, dengan tinta yang sudah luntur dan halaman yang sering terselip minyak gorengan karena ikut dibawa ke warung. Itulah wajah koperasi desa […]

  • Waisak Tak Lagi Sekadar Hening [Lukisan Sunyi dari Oliver]

    Waisak Tak Lagi Sekadar Hening [Lukisan Sunyi dari Oliver]

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.397
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Borobudur sebentar lagi tidak cuma jadi rumahnya lilin dan doa, tapi juga tempat di mana ide-ide kreatif mekar seperti bunga teratai. Hari Waisak Nasional 2569 BE tahun ini tampaknya akan lebih semarak, bukan hanya oleh suara gong dan mantra, tapi juga oleh suara ‘cha-ching!’ dari dompet UMKM yang mulai sumringah. Di Museum Nasional […]

  • ‘Business Matching’ Mpumalanga, di Afrika Selatan, Beragam Peluang Usaha, Termasuk UMKM Ditawarkan RI

    ‘Business Matching’ Mpumalanga, di Afrika Selatan, Beragam Peluang Usaha, Termasuk UMKM Ditawarkan RI

    • calendar_month Jumat, 8 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 851
    • 0Komentar

    Pingintau.id – Mpumalanga, Afrika Selatan – Dalam rangka meningkatkan perdagangan Indonesia di Afrika Selatan, KBRI Pretoria dan Indonesian Trade and Promotion Center (ITPC) Johannesburg menggelar ‘Business Matching’ dengan perwakilan bisnis dari provinsi Mpumalanga, Afrika Selatan (06/10/2021). Dalam kegiatan tersebut, hadir perwakilan perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi, hospitality, infrastrukutur, otomotif, produk plastik, permesinan. Pertemuan berhasil mengidentifikasi […]

  • Jadi Menteri, Eddy Prabowo Janji Tuntaskan Sungsang Jadi Pusat Pelalangan Ikan dan Pulau Maspari

    Jadi Menteri, Eddy Prabowo Janji Tuntaskan Sungsang Jadi Pusat Pelalangan Ikan dan Pulau Maspari

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 934
    • 0Komentar

    MENTERI Kelautan dan Perikanan RI, Edhy Prabowo mengaku senang bisa bertemu langsung dengan Gubernur HD sebagai pengambil kebijakan tertinggi di Sumsel. “Saya tahu dari sambutan beliau dan Sumsel ini bukan hal yang asing bagi saya. Saya sangat yakin di tangan beliau (Gubernur Herman Deru) perikanan Sumsel akan lebih maju sehingga tugas KKP akan semakin ringan. Dalam […]

expand_less
WordPress Archive MainWP URL Extractor MainWP WooCommerce Shortcuts MainWP WooCommerce Status MainWP WordFence MainWP WordPress SEO MainWP WP Compress Coupon Majang – Personal Portfolio Elementor Template Kit Majed – Business Consulting WordPress Theme Majesty – Restaurant WooCommerce WordPress Theme Majori – Minimal Fashion Store WordPress WooCommerce Theme