Senin, 17 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » PENDIDIKAN HUKUM : “Posbankum, Warung Kopi Baru Tempat Ngobrol Soal Keadilan”

PENDIDIKAN HUKUM : “Posbankum, Warung Kopi Baru Tempat Ngobrol Soal Keadilan”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
  • visibility 784
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENGAR kata pos, bayangan kita biasanya ke arah tempat nongkrong malam-malam di ujung gang pos ronda, di situlah warga gantian jaga malam, sambil rebahan di dipan bambu, ngopi hitam tanpa gula, sesekali main gaple sampai meja gedebuk kayak mau pecah. Fungsinya jelas biar maling mikir dua kali sebelum nekat, dan biar warga kampung merasa ada yang jaga.

Nah, sekarang muncul pos yang agak beda Pos Bantuan Hukum (Posbankum). Bedanya jauh sama pos ronda, kalau pos ronda jagain maling jemuran, Posbankum jagain hak-hak warga yang sering ketiban apes di ranah hukum, kalau pos ronda isinya bunyi kentongan “tok-tok-tok”, Posbankum harusnya bunyi “ketok palu” adil tapi dengan nada ramah.

Kehadiran Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru ke Posbankum di Desa Siju, Banyuasin, jelas bukan sekadar formalitas. Ini langkah simbolis bahwa hukum jangan cuma turun ke kota besar dengan gedung megah, tapi juga harus hadir di desa yang masih banyak warganya bingung bedain surat kuasa dengan surat undangan kawinan.

Mari kita jujur, banyak warga desa kalau dengar kata hukum langsung keningnya berkerut. Hukum sering dianggap urusan pengacara mahal, polisi, jaksa, atau hakim yang duduk di kursi tinggi dengan toga hitam. Padahal, hukum mestinya seperti pagar rumah, kalau dipasang dengan benar, bikin nyaman, kalau dipasang asal-asalan, malah bikin kaki nyangkut waktu keluar masuk.

Posbankum ini ibarat pos ronda yang naik level, dulu orang kampung ronda supaya maling nggak masuk, sekarang pos ini ronda supaya ketidakadilan nggak main seenaknya. Dulu orang jaga biar ayam nggak hilang, sekarang jaga biar hak waris, tanah, atau masalah sengketa kecil nggak bikin warga kehilangan akal sehat.

Ada pepatah Jawa bilang “Wong cilik nek ora diayomi, koyo kebo ilang tali”, artinya, rakyat kecil tanpa perlindungan hukum gampang tersesat dan dimanfaatkan. Posbankum ini jadi tali, itu jadi penuntun biar nggak nyasar di hutan hukum yang rimbun.

Kedepannya program Posbankum nantinya jangan sampai cuma jadi bangunan cantik dengan papan nama mengkilap, sementara isinya kosong kayak pos ronda siang bolong. Hukum itu bukan sekadar formalitas, tapi butuh pendampingan nyata. Kalau posnya cuma jadi tempat tempel spanduk atau ngadem dari panas, ya sama saja dengan bangun gazebo di sawah, indah dipandang, tapi nggak ada efek langsung ke warga.

Pemerintah daerah dan pusat harus memastikan ada struktur jelas, petugas terlatih, dan layanan gampang diakses, jangan sampai warga datang minta konsultasi hukum, yang ditemui malah kursi kosong. Bayangkan kalau maling masuk kampung, ronda lagi tidur, kentongan malah jadi bantal, kan sama aja bohong.

Kalau bisa, Posbankum ini juga bukan cuma melayani masalah hukum setelah kejadian, tapi juga edukasi pencegahan, misalnya, ngajarin warga cara bikin surat perjanjian sederhana, bedanya jual beli resmi dengan “jual beli ala lisan” di warung kopi, sampai soal pentingnya bayar pajak tepat waktu, karena kalau kata orang tua. “Sedia payung sebelum hujan lebih murah daripada ganti genteng sesudah bocor.”

Supaya beda dari program pasaran, ada baiknya Posbankum ini juga jadi kampung literasi hukum, jangan bayangkan muluk-muluk kayak seminar kampus dengan power point ribet. Cukup dengan cara sederhana, yakni teater rakyat, pentas wayang, atau lomba pantun hukum di acara 17 Agustusan, misalnya pantun begini

Jalan ke pasar bawa keranjang, beli sayur lupa bawa uang.

Kalau berurusan jangan curang, hidup damai jadi tenang.

Lewat cara begitu, hukum jadi akrab, bukan sesuatu yang bikin takut. Anak-anak sejak dini ngerti bahwa keadilan itu bukan milik pengacara doang, tapi milik semua orang.

Selain itu, Posbankum juga bisa sinergi dengan program digitalisasi desa. Zaman sekarang, nggak semua masalah harus datang fisik. Seandainya Posbankum punya aplikasi sederhana warga bisa tanya lewat WA atau web desa, terus dapat jawaban langsung dari petugas hukum, ibarat ronda zaman dulu pakai kentongan, sekarang tinggal pencet tombol di HP.

Herman Deru juga sempat mengingatkan soal pemutihan pajak kendaraan. Ini contoh nyata bahwa kesadaran hukum itu luas. Jangan sampai warga rajin ronda jagain kampung, tapi lupa jaga surat kendaraan sendiri. Pepatah bilang “Rumput tetangga memang lebih hijau, tapi STNK sendiri jangan sampai mati”

Kalau semua sadar hukum, urusan negara jadi ringan, dari taat pajak, taat aturan lalu lintas, sampai urusan sengketa kecil di kampung bisa diselesaikan tanpa ribut panjang. Ingat, hukum itu ibarat lampu jalan, kalau lampunya padam, jalan gelap, maling betah, kalau lampunya terang, semua orang melangkah tenang.

Posbankum di Banyuasin ini adalah simbol negara hadir sampai ke desa, jangan biarkan pos ini hanya jadi “monumen papan nama.” Jadikan ia pos ronda versi modern, bukan cuma jagain ayam kampung, tapi juga jagain hak rakyat.

Kalau dulu bapak-bapak ronda sambil nyanyi, “satu jam saja kutidur malam ini…,” sekarang Posbankum harus nyanyi lagu baru “satu hak pun tak boleh hilang malam ini”; Dukung bersama, karena desa yang sadar hukum itu ibarat sawah dengan irigasi lancar, tanamannya subur, rakyatnya makmur, dan maling pun enggan lewat.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lokasi Kejuaraan Dunia, PLN Tuntaskan Persiapan Kelistrikan World Superbike

    Lokasi Kejuaraan Dunia, PLN Tuntaskan Persiapan Kelistrikan World Superbike

    • calendar_month Senin, 18 Okt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.471
    • 0Komentar

    PT PERUSAHAAN Listrik Negara (PLN Persero) menuntaskan seluruh persiapan kelistrikan untuk menyuplai Jalan Kawasan Khusus Mandalika (MISC), Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang akan menjadi lokasi World Superbike atau Kejuaraan Dunia Balap Motor produksi massal pada 12-14 November 2021. Dalam keterangan tertulis pada Senin (18/10/2021), Direktur Bisnis PLN Regional Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara, Syamsul […]

  • Serah Terima Jabatan,  5 Pesan Kapolres OKI yang Harus Dilakukan Jajarannya

    Serah Terima Jabatan, 5 Pesan Kapolres OKI yang Harus Dilakukan Jajarannya

    • calendar_month Senin, 1 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.302
    • 0Komentar

    Serah Terima Jabatan, 6 Pesan Kapolres OKI yang Harus Dilakukan Jajarannya POLRES OKI melaksanakan kegiatan serah terima jabatan di Aula Satya Haprabu Polres OKI, Senin (1/3/2021). Serah terima jabatan ini diikuti Kapolsek Jajaran yang dipimpin  Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Pelupessy, SH, SIK, M.Si. Serah terima jabatan, sumpah atau janji jabatan ini dilaksanakan kepada Kabag Sumda […]

  • Gubernur Ajak Satuan Pol PP, Satlinmas dan Damkar Sosialisasikan Asian Games 2018

    Gubernur Ajak Satuan Pol PP, Satlinmas dan Damkar Sosialisasikan Asian Games 2018

    • calendar_month Rabu, 21 Mar 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.022
    • 0Komentar

    Asian Games, merupakan kompetisi olahraga bangsa-bangsa Asia.

  • Enam Juta Dosis Bahan Baku Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia, Ini Yang Kedelapan Kalinya

    Enam Juta Dosis Bahan Baku Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia, Ini Yang Kedelapan Kalinya

    • calendar_month Senin, 19 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.045
    • 0Komentar

    ENAM juta dosis bahan baku vaksin CoronaVac dari Sinovac kembali tiba di Indonesia, Minggu (18/04/2021. Kedatangan vaksin kali ini merupakan kedatangan yang kedelapan dari keseluruhan vaksin Covid-19 yang telah tiba di Indonesia sejak kedatangan pertama pada 6 Desember 2020. Pesawat Garuda Indonesia bernomor penerbangan GA-891 yang membawa vaksin tersebut tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, sekira […]

  • Ini yang bikin 845 tenaga guru honorer di Muba lega & ucapan rasa syukur

    Ini yang bikin 845 tenaga guru honorer di Muba lega & ucapan rasa syukur

    • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 935
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Sekayu- Raut wajah bahagia tak bisa disembunyikan dari ratusan guru honorer di Muba. Mereka lega dan mengucapkan rasa syukur, karena hari ini,  Pj Bupati Muba H Apriyadi resmi melantik sebanyak 845 tenaga guru honorer di Kabupaten Muba menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam wilayah Kabupaten Muba yang berlangsung di Stable Berkuda Sekayu, […]

  • Jadi Juwara di Liga 3, MU Siap Tampil di Laga 2 Musim Depan

    Jadi Juwara di Liga 3, MU Siap Tampil di Laga 2 Musim Depan

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 780
    • 0Komentar

    MUBA United (MU) berhasil menjuarai kompetisi liga 3 Asprov PSSI Sumsel. Selanjutnya, Laskar Ranggonang bersiap untuk tampil di zona regional dan nasional merebut tiket berlaga di Liga 2 musim depan. Seperti yang disampaikan Ketua Umum MU, Dodi Reza Alex Noerdin usai menerima piala liga 3, Kamis (31/10/2019) di Stadion Bumi Sriwijaya Palembang. “Kami akan perkuat amunisi […]

expand_less
WordPress Archive WooCommerce Lightspeed POS Integration WooCommerce Live Notifications WooCommerce Local Delivery Shipping WooCommerce Local Pickup Plus WooCommerce LookBook – Shop by Instagram – Shoppable with Product Tags WooCommerce Lottery - WordPress Competitions and Lotteries, Lottery for WooCommerce WooCommerce Lottery – WordPress Competitions and Lotteries, Lottery for WooCommerce WooCommerce Magnifier – Image Panning with Slider WooCommerce Mailchimp Discount WooCommerce Manual Pricing – Name Your Price Plugin