Haji & Umroh

Berkah dari Umroh

“Sebagian besar jamaah haji sudah usia lanjut. Dari sana saya berpikir bagaimana supaya bisa membantu para jemaah haji Sumsel,”

foto : Humas Pemprov. Sumsel

SUMSELTERKINI, Palembang- Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menceritakan pengalamannya melaksanakan ibadah umrah ke tanah suci yang menginspirasinya untuk lebih memperhatikan jemaah haji asal Sumatera Selatan dalam melaksanakan ibadah di Makkah Al-Mukarramah.

Alex menjelaskan, setahun setelah dilantik sebagai Gubernur Sumsel tahun 2008 lalu, beliau melaksanakan ibadah umrah ke tanah suci. Kala itu dia melihat lokasi tempat akomodasi para jemaah haji asal Sumsel yang jaraknya jauh dari Masjidil Haram, sehingga para jemaah harus menempuh perjalanan yang cukup jauh dengan berjalan kaki. Padahal, sebagian besar jamaah haji sumsel adalah usia lanjut.

“Saya ingin cerita sedikit kepada hadirin. Saya dilantik sejak 2008 sebagai Gubernur, satu tahun kemudian saya melaksanakan umrah, saya melihat tempat akomodasi jemaah haji sangat jauh jaraknya dari Masjidil Haram. Mereka harus berjalan kaki sampai berkilo-kilometer. Padahal, sebagian besar jamaah haji sudah usia lanjut. Dari sana saya berpikir bagaimana supaya bisa membantu para jemaah haji Sumatera Selatan,” ungkap Alex.

Cerita ini disampaikan Gubernur Alex Noerdin saat menghadiri peringatan hari lahir ke-28 Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) dan Pelantikan Pengurus IPHI Kabupaten/Kota se-Sumsel serta sosialisasi Asian Games XVIII tahun 2018 di Griya Agung Palembang, Kamis (5/4/2018).

Berangkat dari pengalamam itulah muncul gagasan Gubernur Sumsel Alex Noerdin untuk membangun berbagai fasilitas manasik haji di Asrama Haji Palembang serta memberikan bantuan kepada seluruh jemaah haji Sumsel berupa uang saku sebesar Rp1 juta setiap jemaah dan sudah dilaksanakan sejak tahun 2009 sampai sekarang.

“Bantuan Rp1 juta rupiah yang diberikan bukan untuk jemaah membeli oleh-oleh tetapi uang itu digunakan untuk membantu transportasi selama di tanah suci. Rp1 juta rupiah ditukarkan kurang lebih 300 Riyal, jadi lumayan untuk transportasi disana, mereka bisa patungan dengan rombongan naik Taxi ke Masjidil Haram,” terang Alex.

Lanjut Alex, banyak pihak yang mendukung dan banyak juga yang mencekal program bantuan tersebut. Pemerintah Provinsi Sumsel tetap bertekad menjalankan program tersebut karena tidak semua jemaah haji asal Sumsel orang yang mampu, bahkan banyak jemaah yang ingin naik haji dengan menjual harta benda mereka.

“Banyak yang pro dan kontra tentang bantuan untuk jemaah haji itu, tetapi kita tetap jalan saja, setiap tahun kita laksanakan dari tahun 2009, Insya Allah tahun ini juga kita berikan bantuan,” ujar Alex.

Sementara itu, Ketua Pengurus IPHI Provinsi Sumsel, H. Ahmad Nasuhi mengatakan, selama kepemimpinan Gubernur Sumsel Alex Noerdin diakuinya banyak memberikan kemudahan bagi seluruh jemaah haji Sumsel dalam menunaikan Rukun Islam kelima tersebut. Di antaranya dengan menjadikan Asrama Haji Palembang sebagai asrama haji terbaik di Indonesia dengan kelengkapan fasilitas manasik haji yang di bangun.

Lanjut Nasuhi, sejak tahun 2009 sampai dengan tahun 2017 terhitung lebih dari 7000 orang jemaah telah menunaikan ibadah haji dan telah dibantu Pemerintah Provinsi Sumsel dengan bantuan uang saku sebesar Rp 1 juta Rupiah per orang.

“Berkat perhatian bapak Gubernur kepada seluruh jamaah haji Sumatera Selatan, Asrama Haji Palembang telah mendapatkan penghargaan dari Komisi Pengawas Haji Indonesia sebagai Embarkasi Jaji terbaik di Indoensia,” pungkasnya.[bud]

 

 

 

 

 

Comments

Terpopuler

To Top
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com