Senin, 28 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » “Sumpah Rupiah: Belajar Cinta Uang, Bukan Cinta Utang”

“Sumpah Rupiah: Belajar Cinta Uang, Bukan Cinta Utang”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • visibility 3.187
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DULU, para pemuda bersumpah satu tanah air, satu bangsa, satu bahasa.
Sekarang, generasi baru kayaknya perlu bikin satu lagi yaitu Sumpah Rupiah,  satu cinta, satu dompet, satu saldo minimal lima belas ribu.hahaha!.ada aja guyonnya…

Lha, gimana nggak? Hari gini banyak yang cinta tanah air cuma di caption, tapi begitu lihat diskon 11.11, Nasionalismenya pindah ke toko online luar negeri, hehehe! ya..nggak?
Padahal, di balik selembar uang warna-warni itu, ada kisah bangsa, ada keringat pahlawan, ada kedaulatan negara. Tapi sayangnya, banyak yang cuma hafal wajah pahlawan di uang 100 ribuan,  itu pun karena sering nongol pas gajian.

Pada 28 Oktober 1928, pemuda bersumpah menyatukan bangsa.
28 Oktober 2025, anak-anak Sekolah Rakyat juga ikut bersumpah mengenal Rupiah di Museum Bank Indonesia.
Bedanya ini lho!, kalau dulu sumpahnya lantang di depan rakyat, sekarang sumpahnya sambil pegang brosur edukasi dan main kuis interaktif. Tapi semangatnya sama yaitu membangun cinta tanah air lewat uang sendiri.

Bayangin aja coba… ratusan siswa dari Sekolah Rakyat Jakarta datang ke Museum BI, bukan buat foto-foto doang, tapi buat belajar sejarah uang, peran Bank Sentral, dan gimana ngatur duit biar gak habis sebelum tanggal muda lewat.

Nah…ini penting!, karena banyak orang dewasa aja yang masih gagal paham, kok bisa? karena gaji bukan buat dihabiskan, tapi buat diatur..gitu dong!
Tapi ya… memang teori itu memang gampang diucapkan, namun sebaliknya prakteknya..? baru seminggu gajian udah kayak film horor, sebab isi rekening tinggal teriakan.hahaha!

Oleh sebab itu, Edukasi “Cinta, Bangga, Paham Rupiah” alias CBP Rupiah ini sebenarnya keren banget.
Lantaran, di zaman sekarang, banyak yang cinta uang, cuma kalau datangnya cepat, bukan hasil keringat.
Padahal pepatah bilang “Uang yang datang dari utang, perginya lebih cepat dari angin”, bener nggak!?
Dan bener aja, belum sempat dicium, udah terbang ke cicilan paylater dan kredit online.

Kalau anak kecil diajarin cinta Rupiah sejak dini, mungkin besok-besok kita punya generasi yang tahu bedanya “uang hasil kerja” dan “uang hasil klik pinjam sekarang bayar belakangan”.
Karena bangsa yang kuat bukan yang banyak saldo e-wallet-nya, tapi yang paham cara mengelola uang tanpa jadi budak utang.

Jujur aja, kalau denger kata museum, banyak yang bayanginnya tempat sepi, berdebu, dan membosankan.
Tapi Museum BI ini beda, sebab anak-anak bisa melihat sejarah uang dari zaman VOC sampai zaman digital, dari uang logam gede kayak token odong-odong sampai uang plastik yang anti air tapi tetap rapuh di tangan mantan.hehehe…

Di sanalah, mereka belajar bahwa setiap uang punya cerita.
Uang bukan cuma alat tukar, tapi cermin perjalanan bangsa.
Kalau di uang seratus ribu ada wajah Soekarno-Hatta, itu bukan cuma gambar, tapi pengingat bahwa kemerdekaan ini nggak gratis.
Makanya, mencintai Rupiah bukan soal hafal nilainya, tapi paham maknanya.

Seperti kata orang tua dulu, “Jangan besar pas gajian, kecil pas tanggal tua”
Kalau anak kecil udah paham filosofi itu, mungkin mereka kelak nggak gampang tergoda investasi bodong yang janjinya manis kayak brosur MLM.

Cinta sejati

Coba pikirkan, kalau suatu hari kita pakai mata uang asing untuk transaksi sehari-hari.
Beli gorengan pakai dolar, bayar parkir pakai yen.
Bangsa tanpa Rupiah itu ibarat orang tanpa nama, ada, tapi nggak diakui.

Rupiah itu bukan sekadar angka, tapi simbol harga diri bangsa.
Karena setiap negara berdaulat, berdiri di atas nilai tukarnya sendiri.
Dan karena itu, Bank Indonesia terus ngelakuin program edukasi seperti ini, biar generasi muda ngerti bahwa cinta Rupiah sama dengan cinta Indonesia.

Cinta Rupiah itu kayak cinta sejati, kadang lecek, kadang lusuh, tapi tetap berharga.
Nggak bisa ditukar seenaknya, apalagi ditinggalkan cuma gara-gara mata uang lain lebih “glowing”.

Edukasi seperti “Belajar Bersama BI” ini bukan sekadar wisata murid ke museum, tapi investasi jangka panjang.
Karena bangsa yang paham uang, paham juga arah hidupnya.
Dan kalau sejak kecil mereka sudah belajar bahwa uang datang dari kerja keras, bukan dari cicilan, maka kelak Indonesia nggak cuma punya generasi digital, tapi juga generasi finansial cerdas.

Maka pepatah modern itu bilang “Yang bijak mengatur uang, tak perlu takut akhir bulan”
Dan.. di era penuh godaan promo, mungkin pepatah itu bisa diupgrade jadi “Yang paham Rupiah, tak akan terjerat utang paylater”.

Jadi, kalau dulu Sumpah Pemuda menyatukan bahasa dan bangsa,
maka Sumpah Rupiah ini menyatukan kesadaran bahwa mencintai negeri juga berarti menghargai uangnya.

Cinta tanah air bisa dimulai dari hal kecil, misalnya nggak meremehkan uang receh, nggak gampang tergoda utang, dan selalu bangga pakai Rupiah di negeri sendiri.
Karena seperti kata pepatah warung kopi “Yang menghargai uang kecil, rezekinya bakal besar”.

Dan kalau semua anak negeri belajar mencintai Rupiah dengan bijak,
maka Indonesia bukan cuma kaya sumber daya, tapi juga kaya kesadaran 
bahwa kedaulatan sejati itu, salah satunya, ada di dompet masing-masing.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Disarankan Tidak Menunda Vaksinasi Karena Kekhawatiran Varian Baru Covid-19

    Masyarakat Disarankan Tidak Menunda Vaksinasi Karena Kekhawatiran Varian Baru Covid-19

    • calendar_month Rabu, 10 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.072
    • 0Komentar

    MUNCULNYA varian baru virus Covid-19 diyakini tidak akan mempengaruhi efektifitas vaksin yang diberikan kepada masyarakat. Karena jika salah satu vaksin yang ada terbukti kurang efektif terhadap 1 atau lebih varian, maka hal itu akan menjadi dasar perbaikan komposisi vaksin untuk melindungi dari varian tersebut secara spesifik. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan vaksin […]

  • Hormati Pejuang Emas Sepakbola Sea Games 2023, Jumat Bakal Diarak, Ini Rutenya..

    Hormati Pejuang Emas Sepakbola Sea Games 2023, Jumat Bakal Diarak, Ini Rutenya..

    • calendar_month Kamis, 18 Mei 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 3.710
    • 0Komentar

    Untuk menghormati seluruh pemain dan ofisial timnas -U-22, karena  sudah merebut medali emas SEA Games 2023 di Kamboja, mereka akan di arak.Tim U-22 Indonesia akan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, malam ini. Setelah itu pemain dan ofisial langsung masuk ke hotel untuk beristirahat. Keesokan harinya, Jumat (19/5) tim U-22 akan diarak mulai dari Stadion Utama […]

  • Maaf !! Jika Layanan Air Bersih Wilayah Ini Terganggu, Selasa, 14 Juli 2020, PDAM Tirta Musi Stop Produksi, Alasannya ?

    Maaf !! Jika Layanan Air Bersih Wilayah Ini Terganggu, Selasa, 14 Juli 2020, PDAM Tirta Musi Stop Produksi, Alasannya ?

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.866
    • 0Komentar

    DALAM rangka meningkatkan pelayanan pelanggan, selasa tanggal 14 Juli 2020 PDAM Tirta musi akan melaksanakan beberapa pekerjaan. Yaitu yang pertama Pekerjaan pemasangan Travo tegangan menengah 1600 kVA D lokasi IPA 3 ilir. Yang kedua Pekerjaan pemasangan panel MDP 1600A D lokasi intake 1 ilir. Selama pekerjaan akan mengalami Stop produksi yang direncanakan untuk di mulai […]

  • Seknas Jokowi: Bantuan UMKM Dibutuhkan Warga Isoman

    Seknas Jokowi: Bantuan UMKM Dibutuhkan Warga Isoman

    • calendar_month Jumat, 23 Jul 2021
    • account_circle Nasir Nasir
    • visibility 868
    • 0Komentar

    DAMPAK pandemi memukul sektor UMKM sehingga banyak yang bangkrut. Padahal UMKM sangat dibutuhkan untuk mensuplai kebutuhan warga yang sedang melakukan isolasi mandiri (Isoman) karena lebih beresiko jika ke rumah sakit. Untuk itu pemerintah harus memastikan bantuan kepada UMKM. Hal ini ditegaskan oleh Sereida Tambunan, S.IP Pjs. Ketum SekNas JOKOWI kepada pers, Jumat (23/7). “Segera pastikan […]

  • Kunci Sukses Desain Interior Modern: Kesederhanaan, Fungsionalitas, dan Keindahan

    Kunci Sukses Desain Interior Modern: Kesederhanaan, Fungsionalitas, dan Keindahan

    • calendar_month Minggu, 10 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 6.315
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi esensi desain interior modern, dan bagaimana tiga kunci ini dapat membuka pintu ke ruang yang menakjubkan. Selamat datang dalam perjalanan menyelami dunia desain interior modern, di mana keunikan bertemu dengan kesederhanaan, fungsionalitas, dan keindahan. Apakah Anda tengah merenovasi rumah atau hanya ingin memberikan sentuhan segar pada ruangan, […]

  • Harga LPG Subsidi 3 Kg Tetap, Pertamina Pastikan Penyesuaian Hanya Untuk LPG Non Subsidi

    Harga LPG Subsidi 3 Kg Tetap, Pertamina Pastikan Penyesuaian Hanya Untuk LPG Non Subsidi

    • calendar_month Senin, 28 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.026
    • 0Komentar

    SEIRING peningkatan harga Contract Price Aramco (CPA) yang menjadi salah saru acuan penetapan harga LPG di Bulan Februari yang mencapai 775 USD/metrik ton atau naik sekitar 21% dari harga rata-rata CPA sepanjang tahun 2021, Pertamina melalui PT Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga LPG non subsidi seperti […]

expand_less
WordPress Archive SkyCaptain | Skydiving & Extreme Sports WordPress Theme Skycargo - Logistic Cargo & Logistics Elementor Template Kit Skye – Modern Blog Elementor Template Kit SkyHaus – Single Property One Page Theme Skynet – Multipurpose Business CMS Skype Button – add a multi-function skype button Slake – Isometric Web Hosting, Domain and WHMCS WordPress Theme Slamat – Pandemic Awareness Elementor Template Kit Slant – Multi Purpose AngularJS Admin Web App with Bootstrap Sleek | Responsive & Creative WordPress Blog Theme