Rabu, 19 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » El Nino Mengintai, Stok Beras RI Bertahan 10 Bulan

El Nino Mengintai, Stok Beras RI Bertahan 10 Bulan

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • visibility 124
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEMERINTAH memastikan ketersediaan pangan nasional tetap terjaga meskipun dunia menghadapi ketegangan geopolitik dan potensi kekeringan akibat fenomena El Nino tahun ini.

Produksi pangan domestik yang terus berjalan dinilai mampu menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan konsumsi masyarakat.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman mengatakan pemerintah saat ini menghadapi dua tantangan sekaligus yang berpotensi memengaruhi sektor pangan, yakni dinamika geopolitik global serta peringatan potensi El Nino dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Amran menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi pers di Jakarta pada Jumat (6/3/2026).

Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas pasokan pangan nasional di tengah situasi global yang tidak menentu.

“Kita menghadapi dua kondisi sekaligus, geopolitik global yang memanas dan pengumuman BMKG terkait potensi kekeringan akibat El Nino. Dua hal ini harus kita jawab dengan kesiapan produksi dan cadangan pangan,” ujar Amran.

Ia menegaskan kondisi pangan nasional saat ini berada dalam situasi aman karena produksi domestik terus berlangsung secara berkelanjutan. Selain itu, pemerintah juga memiliki cadangan pangan yang tersebar di berbagai titik rantai pasok nasional.

Amran menyebut cadangan pangan nasional diperkirakan mampu bertahan hingga sekitar 10,7 bulan atau setara dengan 324 hari ke depan jika mempertimbangkan stok yang tersedia saat ini.

Cadangan beras pemerintah yang dikelola Perum Bulog tercatat mencapai sekitar 3,7 juta ton. Jumlah tersebut diperkirakan meningkat dalam beberapa waktu mendatang seiring masuknya masa panen raya di sejumlah daerah sentra produksi beras.

Bapanas memperkirakan stok beras nasional dapat menembus angka 5 juta ton dalam dua bulan ke depan. Kenaikan tersebut didorong oleh tambahan hasil panen dari berbagai wilayah penghasil beras di Indonesia.

Selain mengandalkan stok cadangan, pemerintah juga menilai stabilitas pangan nasional didukung oleh produksi beras yang terus berlangsung setiap bulan.

Amran menjelaskan produksi beras nasional berkisar antara 2,6 juta ton hingga 5,7 juta ton per bulan. Sementara itu, kebutuhan konsumsi masyarakat berada di kisaran 2,5 juta ton per bulan.

Perbandingan tersebut menunjukkan produksi nasional masih berada di atas kebutuhan konsumsi, sehingga keseimbangan antara pasokan dan permintaan dapat tetap terjaga.

“Produksi kita setiap bulan berkisar 2,6 juta sampai 5,7 juta ton, sementara kebutuhan sekitar 2,5 juta ton per bulan. Jadi insyaallah pangan aman,” kata Amran.

Pemerintah juga menyiapkan langkah mitigasi untuk menghadapi kemungkinan dampak kekeringan akibat El Nino. Upaya tersebut difokuskan pada penguatan infrastruktur pengairan di sektor pertanian.

Salah satu program yang disiapkan adalah pompanisasi atau penyediaan pompa air untuk membantu pengairan lahan pertanian selama musim kemarau. Program tersebut ditargetkan menjangkau sekitar 1,2 juta hektare lahan pertanian.

Pada tahun ini pemerintah juga menambah cakupan sekitar 1 juta hektare lahan yang akan dilengkapi dengan fasilitas pompanisasi. Dengan tambahan tersebut, total sekitar 2 juta hektare lahan pertanian akan memiliki dukungan pengairan tambahan saat musim kering.

Program tersebut mencakup pemanfaatan air dari sungai, sumur dalam, hingga sumur dangkal yang dipasang di sejumlah wilayah sentra pertanian. Infrastruktur tersebut disiapkan untuk memastikan ketersediaan air tetap terjaga meskipun curah hujan menurun.

Amran menilai potensi El Nino tahun ini tidak akan sekuat fenomena yang terjadi pada 2023. Pemerintah, menurutnya, memiliki pengalaman menghadapi kondisi iklim ekstrem sebelumnya sehingga lebih siap melakukan antisipasi.

Ia berharap berbagai langkah tersebut mampu menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional sepanjang tahun.

Dengan produksi yang stabil, cadangan pangan yang cukup, serta dukungan infrastruktur pengairan di sektor pertanian, pemerintah optimistis pasokan pangan nasional tetap terjaga meskipun potensi El Nino mulai mengintai.(***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasien Sembuh Corona Sumsel Bertambah 8 Orang

    Pasien Sembuh Corona Sumsel Bertambah 8 Orang

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 725
    • 0Komentar

    TIM Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Provinsi Sumsel melalui Juru bicara (jubir) dr. Nur Purwoko kembali menyampaikan update kasus Covid-19 melalui video conference bersama awak media dari Command Centre, Minggu (26/4/2020) sore. Dari update tersebut diketahui bahwa jumlah pasien sembuh covid-19 di Sumsel bertambah sebanyak 8 (delapan) orang. “Untuk kasus sembuh per 26 April […]

  • Laju Penularan Covid-19 Harus Ditekan,  Gaet TNI/Polri Untuk Optimalkan Posko Desa & Kelurahan, Wabup OKI : PPKM Mikro Semoga Berjalan Efektif

    Laju Penularan Covid-19 Harus Ditekan, Gaet TNI/Polri Untuk Optimalkan Posko Desa & Kelurahan, Wabup OKI : PPKM Mikro Semoga Berjalan Efektif

    • calendar_month Jumat, 25 Jun 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.158
    • 0Komentar

    PEMERINTAHemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus mengoptimalkan pencegahan penambahan kasus Covid-19 di wilayah ini. Penguatan Posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan dinilai memiliki peran strategis selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro. “Kuncinya adalah posko yang ada dikelurahan dilingkup wilayah terkecil Kita optimalkan dibantu dengan personel dari TNI/Polri,” ungkap Wakil Bupati […]

  • On Air di Dua Radio, Bupati Muba Bocorkan Trik Jitu Perangi Covid-19

    On Air di Dua Radio, Bupati Muba Bocorkan Trik Jitu Perangi Covid-19

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 820
    • 0Komentar

    BUPATI Muba Dr Dodi Reza Alex Lic Econ MBA dalam memutus rantai penularan dan menangani Covid-19 mendapatkan sorotan banyak pihak. Saat On Air Bersama 102.6 Radio Sonora dan 101.8 Smart FM di Studio  Sonora FM Palembang, ia pun membocorkan trik jitunya dalam penanganan covid -19 tersebut, Rabu (17/6/2020). “Kabupaten Muba melakukan langkah cepat, dalam mendeteksi […]

  • Amoniak  Cair Bocor dari Truk Tangki di PT Pusri Telan 3 Korban

    Amoniak  Cair Bocor dari Truk Tangki di PT Pusri Telan 3 Korban

    • calendar_month Senin, 23 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.853
    • 0Komentar

    Luas daerah paparan gas ammonia yang sangat membahayakan diperkirakan mencapai ± 400 M².  

  • Abdiyanto Sambangi Wilayah Perairan OKI, Warga Sambut Antusias

    Abdiyanto Sambangi Wilayah Perairan OKI, Warga Sambut Antusias

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.783
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang dikenal sebagai salah satu kabupaten terluas di Sumatera, memiliki kondisi geografis yang kompleks. Mulai dari daratan,  hingga pesisir laut. Tantangan wilayah ini menuntut strategi matang bagi calon kepala daerah dalam menjangkau seluruh wilayah pemilihnya. Calon Wakil Bupati OKI, Abdiyanto Fikri, terus menunjukkan komitmennya untuk mengunjungi pelosok daerah. […]

  • Perlu Lakukan Lock Down, Cegah Penularan PMK Hewan

    Perlu Lakukan Lock Down, Cegah Penularan PMK Hewan

    • calendar_month Minggu, 15 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 596
    • 0Komentar

    SITUASI darurat serangan virus kembali muncul di bumi Indonesia. Kini korbannya adalah ternak sapi, dan dapat menular ke kelompok mamalia besar lainnya, seperti domba, kerbau, dan babi. Serangan virus dari famili Picornaviridae, genus Aphtovirus, itu membangkitkan penyakit yang disebut foot and mouth desease atau penyakit mulut dan kuku (PMK). Sejauh ini, penyakit menular itu telah […]

expand_less
WordPress Archive Give – Constant Contact Give – ConvertKit Give – Currency Switcher Give – Email Reports Give – Fee Recovery Give – Form Field Manager Give – Gift Aid Give – GoCardless Gateway Give – Google Analytics Donation Tracking Give – iATS Gateway