Ekonomi

Ramadhan Dekat, Inflasi Menggila? Begini Cara Seru Hadapi Bapokting & Tiket!

DOMPET mulai protes keras kayak tetangga yang ketahuan makan terakhir di kulkas. Bahkan, harga tiket pesawat melonjak, bawang merah naik kayak selebgram lagi hits, dan minyak goreng… aduh, harganya bikin mata melek sendiri.

Sementara bulan ramadhan sudah semakin dekat, tapi kantong merasa disuruh puasa duluan.

Tapi tenang bro.. pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bergerak cepat untuk menaklukkan inflasi. Tiket pesawat berhasil turun 15–19% berkat diskon fuel surcharge, PPN, dan PJP2U.

Apalagi  dengan kebijakan ini bukan cuma ‘diskon semata, melainkan  strategi menahan inflasi transportasi, agar harga kebutuhan lain tidak ikut melonjak.

Kalau tiket mahal, biaya mudik naik bisa saja efek domino ke harga pangan dan jasa lokal. Jadi, menurunkan tiket pesawat sama dengan langkah preventif cerdas.

Selain tiket, bapokting alias bahan pokok penting juga jadi sorotan. Pemerintah Muba memonitor stok, harga, dan jalur perbatasan untuk mencegah penyelundupan.

Oleh sebab itu, pengawasan ini krusial karena Muba adalah daerah penghasil pangan. Kalau distribusi terganggu, sudah barang tentu  harga lokal bisa melesat. Jadi pemerintah tidak cuma menahan inflasi, tapi juga menjaga kestabilan ekonomi pedesaan.

Bupati Muba H.M. Toha Tohet  lewat Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Alva Elan menegaskan
“Kita harus bekerja sama mengendalikan inflasi, terutama menjelang Ramadhan dan Idul Fitri. Ketersediaan bahan pokok dan harga tiket pesawat harus terjaga agar masyarakat tidak terbebani.”

Tips Seru & Cerdas Hadapi Inflasi

  1. Belanja Pintar, jangan beli gegara panik, dan bandingkan harga pasar dan supermarket, agar dompet tetap aman.
  2. Manfaatkan Promo Tiket,  diskon tiket sama dengan  hemat besar. Jika mudik, biaya transportasi bisa dialokasikan buat kebutuhan lain.
  3. Masak Kreatif misalnya harga sayur naik? ciptakan menu kantong aman, lidah senang ala chef kreatif.
  4. Ikut Program Pemerintah, yaitu  program 3 juta rumah  sama dengan kesempatan punya hunian tanpa stres harga rumah makin melambung.

Inflasi memang serius, tapi kalau strategi tepat, masyarakat bisa menangkap peluang sambil tetap aman. Misalnya pemerintah, pedagang, dan masyarakat Muba kompak kayak tim sepak bola yang sinkron, serangan harga dikontrol, pertahanan stok terjaga, kantong senang, Ramadhan lancar, dan bonus ngakak.

Jadi penurunan tiket pesawat merupakan langkah preventif menahan inflasi transportasi.Kemuddan monitoring bapokting  dan  menjaga kestabilan harga pangan lokal.

Dan terakhir kolaborasi pemerintah-masyarakat,  itu sama dengan  strategi efektif menghadapi tekanan ekonomi menjelang ramadhan.

Intinya, inflasi boleh bikin deg-degan, tapi cek harga, manfaatkan diskon, tetap kreatif, dan jangan lupa tertawa. Karena dagelan ekonomi kadang lebih manjur daripada teori ekonomi kaku. (***)

To Top