Sabtu, 24 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » M2 Lagi Nge-Gym – Dompet Kita Ikut Gemuk atau Kering?

M2 Lagi Nge-Gym – Dompet Kita Ikut Gemuk atau Kering?

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
  • visibility 875
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BAYANGKAN M2 alias uang beredar di Indonesia pada Juli 2025 tumbuh 6,5% yoy. Angka ini bukan sekadar hitungan kering di laporan Bank Indonesia, tapi seperti popcorn panas di panci siap meletup ke seluruh perekonomian kapan saja. Kalau M2 naik, pertanyaannya apakah harga barang bakal “ikut nge-gym” juga, alias inflasi bakal lompat-lompat seperti anak-anak di pesta ulang tahun?

Kenaikan M2 didorong oleh M1 yang tumbuh 8,7% yoy. Artinya, masyarakat punya uang tunai dan tabungan yang mudah dicairkan. Dalam bahasa Inggris ala London Times, “people are flush with cash.” Ini bisa jadi sinyal bahwa daya beli mulai geli-geli, siap untuk belanja sepatu baru, kopi susu penuh topping, atau kursus memasak yang tiap modulnya bikin dompet menjerit.

Perumpamaan M2 itu seperti air sungai yang mengalir ke berbagai sektor, kalau debit air meningkat, nelayan senang karena perahu bisa melaju kencang alias konsumsi bergerak lebih cepat.

Tapi, jika sungai meluap, rumah penduduk ikut kebanjiran inflasi pun ikut terseret. Pertanyaannya, apakah kenaikan M2 sekarang cukup deras untuk membuat harga barang ikut naik, atau hanya membuat ekonomi segar seperti es kelapa di siang hari?

Bank sentral tentu tak mau ketinggalan drama, mereka mengamati angka ini sambil mengusap dagu, seperti kakek bijak dalam pepatah Inggris “Don’t put all your eggs in one basket.” Artinya, meski uang beredar naik, BI harus cermat mengelola suku bunga agar inflasi tetap terkendali. Kalau tidak, masyarakat bisa tersenyum saat gaji naik, tapi tersedak saat belanja bulanan.

Pesan moralnya? Naik-turunnya M2 bukan sekadar angka statistik, tapi soal bagaimana masyarakat merasakan uang mereka “hidup” di saku. Uang terlalu sedikit = belanja lesu, ekonomi kaku. Uang terlalu banyak = harga-harga ikut joget, dompet ikut goyang. Seimbanglah seperti pepatah Tionghoa “Jangan terlalu rakus di musim panen, jangan terlalu pelit di musim paceklik.”

Pertumbuhan M2 yang meningkat memberi sinyal positif bagi daya beli dan konsumsi masyarakat, tapi harus diikuti pengawasan inflasi yang cermat, seandainya ekonomi ini seperti pesta dansa M2 sebagai DJ yang nge-beat, masyarakat sebagai penari, dan inflasi sebagai lampu disko jangan sampai lampu terlalu panas sampai kabel meledak.

Jadi, sambil tersenyum menikmati angka, mari ingat satu hal penting: uang memang bisa bergerak cepat, tapi kebijakan bijak adalah rem tangan yang menjaga agar pesta ekonomi tetap seru, aman, dan semua penari pulang dengan senyum puas.[***]

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Giliran Masyarakat  OKU Terima Bansos, Gubernur  Salurkan  Bansos Untuk  Warga Terdampak Pandemi 

    Giliran Masyarakat  OKU Terima Bansos, Gubernur  Salurkan  Bansos Untuk  Warga Terdampak Pandemi 

    • calendar_month Jumat, 30 Jul 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 735
    • 0Komentar

    KEPEDULIAN Gubernur Sumsel H. Herman Deru pada warga Sumsel terdampak Covid 19 memang tak perlu diragukan lagi. Selain berupaya keras menyediakan kecukupan oksigen bagi warga, Ia juga bergerak cepat memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan. Kamis (29/7) misalnya, secara simbolis Herman Deru  menyalurkan bantuan sosial bagi warga OKU yang terdampak Covid. Menurutnya bantuan ini diberikan […]

  • Seleksi  Skuad Tim Sumsel Turnamen Futsal U-18

    Seleksi  Skuad Tim Sumsel Turnamen Futsal U-18

    • calendar_month Selasa, 16 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.006
    • 0Komentar

    KABUPATEN Musi Banyuasin ditunjuk sebagai tuan rumah pergelaran turnamen Futsal U-18 Tingkat Provinsi Sumatera Selatan. Turnamen futsal Road To Popnas 2021 yang dipusatkan di Stable Berkuda Sekayu, selasa (16/3/2021). Ketua Asosiasi Futsal Provinsi Sumatera Selatan Ir Islah Taufik MSi  mengatakan mini Turnamen Futsal U-18 diikuti oleh 12 Kabupaten/kota dalam Provinsi Sumatera Selatan yang telah diseleksi. […]

  • Tidak Ada Alasan, IKMK Wajib Dukung Akhor

    Tidak Ada Alasan, IKMK Wajib Dukung Akhor

    • calendar_month Senin, 23 Apr 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 911
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Palembang – Dukungan demi dukungan terus diterima oleh Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Palembang nomor urut 3, Akbar – Hernoe  (Akhor). Tidak hanya warga Kota Palembang, kali ini dukungan tersebut hadir dari warga yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Masyarakat Kemang (IKMK) Kota Palembang. Ketua IKMK Kota Palembang, melalui Sekretaris IKMK Kota Palembang, Masrul, […]

  • Patut Anda Ketahui Tentang Kanker Sel Darah

    Patut Anda Ketahui Tentang Kanker Sel Darah

    • calendar_month Rabu, 10 Okt 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.925
    • 0Komentar

    LEUKEMIA, atau kanker sel darah, adalah kanker darah dan sumsum tulang, keganasannya menyebabkan produksi abnormal sel-sel darah tertentu. Ketika sel darah yang tidak sehat mengaliri sel-sel sehat, fungsi darah mulai terhenti. Penyakit ini bisa menjadi lebih buruk dengan cepat jika Anda menderita leukemia akut; penyakit ini dapat berkembang perlahan dan memburuk dari waktu ke waktu […]

  • Agar UMKM Tahan Banting Hadapi Pandemi Covid-19, 3 Kata Kunci Ini Yang Perlu Dilakukan Versi Gubernur

    Agar UMKM Tahan Banting Hadapi Pandemi Covid-19, 3 Kata Kunci Ini Yang Perlu Dilakukan Versi Gubernur

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.163
    • 0Komentar

    AGAR pelaku UMKM tahan banting menghadapi pandemi saat ini, Gubernur Sumsel menyebutkan ada 3 yang harus dilakukan pelaku UMKM. “Kuncinya tiga. Konsisten, konsekuen dan speed dan jangan lupakan usaha basic. Karena banyak yang justru gagal disana,” jelasnya, kemarin. Ia mencontohkan, seperti misalnya pengusaha warung nasi kaki lima. Karena sudah ramai pembeli, kemudian bisa bangun gedung […]

  • Kerukunan Antar Umat Beragama, Unsur Utama Kekuatan NKRI

    Kerukunan Antar Umat Beragama, Unsur Utama Kekuatan NKRI

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 582
    • 0Komentar

    KERUKUNAN antar umat beragama merupakan salah satu modal utama dalam menciptakan kerukunan nasional. Dengan terciptanya kerukunan nasional, maka cita-cita Indonesia untuk menjadi bangsa yang maju dan sejahtera pun dapat terwujud. Oleh karena itu, kerukunan antar umat beragama harus dibangun dan dijaga. “Kerukunan harus kita bangun dan kita yakin dengan kerukunan antar umat beragama merupakan unsur […]

expand_less
WordPress Archive MyThemeShop Dividend WordPress Theme MyThemeShop Dotmag WordPress Theme MyThemeShop eCommerce WordPress Theme MyThemeShop Emaxstore WordPress Theme MyThemeShop Emerald WordPress Theme MyThemeShop Entrepreneurship WordPress Theme MyThemeShop Fashionblog WordPress Theme MyThemeShop Feminine WordPress Theme MyThemeShop Flick WordPress Theme MyThemeShop Fortune WordPress Theme