Kamis, 29 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » PINGGIR JALAN : “Bendera Dijemur Seperti Sarung, Parjo Tetap Kibarkan Semangat 17-an!”

PINGGIR JALAN : “Bendera Dijemur Seperti Sarung, Parjo Tetap Kibarkan Semangat 17-an!”

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 3 Agt 2025
  • visibility 489
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PAGI minggu pukul 07.00 di Jalan RE Marthadinata, Palembang, udara masih adem. Pohon-pohon tua berdiri tenang, daunnya bergoyang pelan, seolah menyambut tamu bulanan pedagang bendera musiman. Dari ujung Jalan May Zen sampai Sei Selayur, suasana mirip lomba fashion show, tapi pesertanya bukan model, melainkan bendera merah putih yang dijemur di tali plastik.

Iya, betul… dijemur…..
Bukan karena habis dicuci, tapi karena sedang dijual.

Para pedagang ada empat titik sepanjang jalan itu memasang bendera di tali tambang plastik yang diikat dari pohon ke pohon, tiap sepuluh meter jaraknya. Mirip teknik menjemur sarung lebar, cuma kali ini yang dijemur bukan buat shalat, tapi buat semangat kemerdekaan.

Salah satu penjemur bendera profesional adalah Parjo. Pria tangguh berumur 37 tahun ini, kalau disuruh milih antara hujan deras atau dagangan gak laku, dia bakal pilih… dua-duanya udah sering.

“Udah dari akhir Juli kemarin mulai narik tali dari pohon ke pohon. Benderanya dipajang kayak jemuran biar pembeli bisa lihat jelas. Ada yang ukuran kecil buat motor, ada yang gede buat gapura RT Harga dari Rp15 ribu sampe Rp350 ribu, tinggal pilih,” ujar Parjo, sambil memperbaiki posisi bendera yang nyangkut di ranting.

Setiap hari, Parjo gelar dagangannya pagi-pagi. Hasilnya? Kadang satu terjual. Kadang dua. Kadang sepuluh kalau semesta sedang baik hati. Tapi di hari lain, ya zonk. Cuma bendera yang berkibar, sementara dompet Parjo malah makin lemas.

Sepanjang RE Marthadinata, pemandangan jemuran bendera ini jadi atraksi gratis. Orang lewat pelan, sebagian nanya harga, sebagian besar cuma nanya doang, terus kabur.

Parjo tahu, jualan menjelang Agustusan itu bukan dagang biasa. Ini dagang rasa nasionalis dan musiman. “Yang kita jual bukan cuma kain. Ini simbol perjuangan. Tapi kadang ya, semangat orang-orang lebih tinggi dari niat beli,” katanya sambil ketawa kecil.

Suatu kali, seorang pembeli menawar bendera Garuda ukuran jumbo. “Berapa Bang?”
“350 ribu, Bu.”
“Wah… bisa cicilan gak?”

Parjo cuma nyengir. Dalam hati dia tahu, kalau semangat cinta tanah air bisa dicicil, mungkin Indonesia sudah lunas dari “utang” sejak zaman Belanda.

Tali-tali yang dibentangkan dari pohon ke pohon itu bukan cuma pengganti etalase, tapi jadi simbol perlawanan pedagang kecil terhadap kerasnya hidup. Benderanya berkibar bukan karena angin saja, tapi karena ada usaha, keringat, dan harapan.

Di antara bendera yang dijemur itu, ada cerita-cerita kecil tentang anak Parjo yang butuh uang sekolah, tentang istri Parjo yang udah bosan makan tahu goreng terus, dan tentang cicilan motor yang mendekati tenggat.

Namun meski semua itu membebani, tiap pagi Parjo tetap datang, memasang tali, menggantung bendera, dan menggantung harapan.

Menjelang HUT RI ke-80 ini, Jalan RE Marthadinata bukan cuma jalur kendaraan, tapi juga jalur perayaan. Lewat deretan bendera yang dijemur di pohon-pohon, para pedagang kecil seperti Parjo mengibarkan semangat dari sisi jalan.

Jadi kalau kamu lewat sana, jangan cuma ngeluh macet atau nyalip dari kiri. Lihatlah ke pinggir jalan, lihat bendera yang dijemur, dan sadari nasionalisme itu tak selalu megah. Kadang, dia hadir dari tali tambang, sebatang pohon, dan seorang Parjo yang terus berjuang.

Karena cinta tanah air bisa dimulai dari beli bendera Rp15 ribu. Bukan status di Instagram, tapi bendera di pagar rumah.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kurang Dari Satu Bulan, Indonesia Terima 36.575.850 Dosis Vaksin

    Kurang Dari Satu Bulan, Indonesia Terima 36.575.850 Dosis Vaksin

    • calendar_month Minggu, 21 Nov 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 804
    • 0Komentar

    DALAM waktu kurang dari satu bulan, Indonesia telah menerima sebanyak 36.575.850 dosis vaksin dari berbagai merek. Vaksin yang didapatkan ini dalam bentuk pembelian langsung maupun donasi dari negara sahabat. Berdasarkan data yang dihimpun oleh InfoPublik.id dari tahap 110 kedatangan vaksin yang tiba pada Selasa (2/11) hingga kedatangan vaksin tahap 125 yang tiba pada (21/11/2021). Terdapat […]

  • 4 Fungsi Prioritas Posko Tangguh COVID-19 di Tingkat Kelurahan/Desa

    4 Fungsi Prioritas Posko Tangguh COVID-19 di Tingkat Kelurahan/Desa

    • calendar_month Minggu, 7 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 6.667
    • 0Komentar

    4 Fungsi Prioritas Posko Tangguh COVID-19 di Tingkat Kelurahan/Desa Upaya gotong royong Pos Komando (Posko) tangguh COVID-19 dibangun di tingkat kelurahan/desa yang akan dipimpin lurah atau kepala desa. Fungsi posko ini adalah untuk mendorong perubahan perilaku, serta berfungsi sebagai pelayanan masyarakat, pusat kendali informasi, dan upaya penguatan pelaksanaan 3T (testing, tracing dan treatment) di kelurahan/desa. […]

  • Kerja Bareng Polri & Muba Tangani Penyebaran COVID-19, Kata Wabup

    Kerja Bareng Polri & Muba Tangani Penyebaran COVID-19, Kata Wabup

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.050
    • 0Komentar

    WABUP Beni Hernedi dalam pertemuan ini, menyampaikan bahwa Pemkab Muba bersama Forkopimda di wilayah Muba terus bersinergi untuk membangunan Kabupaten Muba demi terwujudnya Muba Maju Berjaya 2022. Terkait Percepatan Penanganan Covid-19 di Muba, dijelaskan Beni, Pemkab Muba bersama Polres dan Kodim 0401 Muba terus melakukan sosialisasi dan pemantuan terhadap kegiatan masyarakat sesuai dengan yang di […]

  • aplikasi pintar bank indonesia

    Tidak Kebagian Kuota Tukar Uang Lebaran? Ini Lokasi ATM Pecahan 10.000 dan 20.000 di Palembang

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Bono
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Memasuki minggu kedua Ramadan 1447 H, antusiasme warga Palembang untuk mendapatkan uang baru atau “uang gading” semakin memuncak. Namun, banyak warga mengeluhkan sulitnya menembus kuota pendaftaran di aplikasi PINTAR milik Bank Indonesia maupun antrean di bank konvensional yang ludes dalam hitungan menit. Bagi Anda yang belum beruntung mendapatkan kuota penukaran resmi, jangan berkecil hati. Masih […]

  • Ini yang Dibahas Komisi II DPR RI Bersama PJ Gubernur Sumsel

    Ini yang Dibahas Komisi II DPR RI Bersama PJ Gubernur Sumsel

    • calendar_month Kamis, 27 Sep 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 751
    • 0Komentar

    Oleh : Asri SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG  – Penjabat Gubernur Sumsel Hadi Wibowo menerima Kunjungan Kerja Panja Pengawasan Komisi II DPR RI terkait Permasalahan di Bidang Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Gubernur, Kamis (27/9/2018) membahas tentang Rekrutmen CPNS, Mutasi Pegawai, Netralitas ASN dan Penanganan Honorer K2. Kunjungan Komisi II DPR RI yang di […]

  • Forkopimcam Bayung Lencir Turunkan Bantuan

    Forkopimcam Bayung Lencir Turunkan Bantuan

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.126
    • 0Komentar

    CURAH hujan tinggi belakangan ini menyebabkan wilayah Kecamatan Bayung Lencir khususnya Dusun V RT 24 Pal Bintang atau Dusun Tebing Merana Desa Mekar Jaya Kecamatan Bayung Lencir terdampak dengan meluapnya Sungai Medak. Akibatnya, sedikitnya 35 Kepala Keluarga (KK) terdampak dari luapan Sungai Medak tersebut dan mengharuskan mereka mengungsi sementara ke Desa tetangga dan rumah keluarga […]

expand_less
WordPress Archive Themify Minblr WordPress Theme Themify Minshop WooCommerce Theme Themify Music WordPress Theme Themify Notes WordPress Theme Themify Parallax WordPress Theme Themify Peak WordPress Theme Themify Phototouch WordPress Theme Themify Pinboard WordPress Theme Themify Pinshop WooCommerce Theme Themify Post Type Builder