Senin, 19 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Digital Ekonomi » Riset Baru Temukan Konsumen APAC Harapkan Keamanan dan Kemudahan Penggunaan Saat Berinteraksi dengan Merek Secara Online

Riset Baru Temukan Konsumen APAC Harapkan Keamanan dan Kemudahan Penggunaan Saat Berinteraksi dengan Merek Secara Online

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Sabtu, 27 Mei 2023
  • visibility 1.845
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

SINGAPURA – Media OutReach –  Diluncurkan hari ini, penelitian baru dari Okta, penyedia identitas independen terkemuka, mengungkapkan bahwa ketika berinteraksi dan bertransaksi dengan merek secara online, konsumen Asia Pasifik menginginkan jaminan bahwa data pribadi mereka terlindungi, serta pengalaman yang mudah dan mulus.

 

Dilakukan dalam kemitraan dengan firma riset global Statista, Survei Tren Identitas Pelanggan Okta 2023 menyurvei lebih dari 20.000 konsumen di 14 negara di Asia Pasifik, Amerika Utara, dan Eropa. Jepang, Korea Selatan, dan Australia tercakup dalam APAC. Hampir seperempat peserta survei (23%) berasal dari wilayah ini. Survei tersebut memeriksa sikap terhadap kenyamanan, keamanan, dan privasi, serta mempertimbangkan implikasinya terhadap merek.

 

Konsumen menghabiskan lebih banyak waktu dan uang di ruang digital. Laporan e-Conomy Southeast Asia 2022 yang disusun oleh Google, Temasek, dan Bain & Company menunjukkan bahwa ukuran ekonomi digital Asia Tenggara mencapai Gross Merchandise Value (GMV) yang mengejutkan sebesar USD200 miliar pada tahun 2022, dan akan terus tumbuh hingga USD300 miliar pada 2025, sebelum menjadi tiga kali lipat menjadi USD600 miliar pada tahun 2030.

 

Oleh karena itu, kemampuan perusahaan untuk memberikan pengalaman online terbaik namun aman kepada pelanggan mereka telah menjadi sangat penting bagi kesuksesan bisnis.

 

Privasi adalah Top of Mind untuk Konsumen APAC

 

Penelitian tersebut menemukan bahwa konsumen di APAC menjadi lebih memperhatikan privasi, dan lebih melindungi data pribadi mereka.

 

Misalnya, menurut survei, sebagian besar peserta (55%) di APAC memahami bahwa aktivitas online mereka meninggalkan jejak digital. Di antara konsumen dalam kelompok ini, 40% mengambil langkah untuk mengurangi ukuran jejak tersebut.

 

Sebanyak 77% peserta survei di wilayah tersebut mengatakan bahwa penting bagi mereka untuk memiliki kendali atas data mereka (seperti dapat mengubah pengaturan privasi atau membatasi berbagi informasi).

 

Hal yang baik bagi konsumen APAC adalah sebagian besar dari mereka (60%) mengetahui praktik keamanan mereka sendiri, dan sekitar sepertiga dari konsumen tersebut secara aktif mengambil langkah untuk melindungi data mereka sendiri. Strategi mereka meliputi:

Menggunakan kata sandi yang kuat (dikutip oleh 45% responden yang mengambil langkah untuk melindungi data mereka sendiri)

Membatasi jumlah data yang mereka bagikan (dikutip oleh 40%)

Menggunakan kata sandi yang berbeda untuk semua akun mereka (dikutip oleh 38%)

Menghapus cookie secara teratur (dikutip oleh 35%)

Secara teratur meninjau/mengubah pengaturan privasi (dikutip oleh 28%)

 

Langkah kesadaran dan keamanan pribadi yang diambil untuk menjaga privasi digital itu penting, karena jumlah akun berbeda yang perlu dikelola orang untuk berbagai aplikasi, layanan, dan situs web telah melonjak.

 

Mempertahankan akses ke sejumlah besar akun digital, terutama ketika banyak dari akun tersebut tidak aktif atau terbengkalai, meningkatkan risiko keamanan siber. Jika pelaku ancaman dapat menyusup ke salah satu akun ini, mereka dapat memperoleh akses ke kredensial pengguna atau data pribadi, dan pelanggaran tersebut dapat tidak terdeteksi untuk jangka waktu yang lama.

 

Di wilayah APAC, jumlah rata-rata akun digital aktif yang dimiliki oleh setiap konsumen adalah antara 10 dan 20. Sekitar 73% konsumen memiliki 10 akun online aktif atau lebih.

 

Kemudahan Penggunaan juga merupakan Prioritas Utama

 

Namun, terlepas dari kesadaran konsumen APAC akan privasi dan keamanan, mereka tidak ingin masalah ini menghalangi pengalaman yang dipersonalisasi, ramah pengguna, dan tanpa gesekan saat berinteraksi dengan merek.

 

Misalnya, sebagian besar responden survei APAC (54%) mengatakan bahwa mereka lebih cenderung mengeluarkan uang saat ditawarkan pengalaman masuk yang sederhana, aman, dan tanpa hambatan. Ini terlepas dari apakah mereka mengakses aplikasi dan layanan, atau melakukan pembelian.

 

Di sisi lain, pengalaman online yang buruk dapat berdampak lama pada persepsi konsumen terhadap merek. Penggunaan kata sandi masih tersebar luas di antara organisasi APAC, namun survei tersebut menemukan tingkat frustrasi yang signifikan terkait dengan mekanisme autentikasi ini.[***]

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabar Varian Baru Virus Covid-19 Muncul di 3 Negara Asean, Muba Ekstra Maksimalkan Pencegahan

    Kabar Varian Baru Virus Covid-19 Muncul di 3 Negara Asean, Muba Ekstra Maksimalkan Pencegahan

    • calendar_month Minggu, 27 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.241
    • 0Komentar

    KABAR munculnya varian baru virus COVID-19 [SARS-CoV-2 VUI 202012/01] penyebab COVID-19 di Inggris, dan telah terdektesi di tiga Negara Asia Tenggara [Asean] membuat Bupati Musi Banyuasin/Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ mengingatkan bawahannya untuk kerja lebih extra dan terus waspada mengingatkan virus varian baru tersebut lebih mudah penularannya. “Saya baru baca tadi di […]

  • Ini Penjelasan Kadis Kesehatan Prov. Sumsel Terkait ISPA

    Ini Penjelasan Kadis Kesehatan Prov. Sumsel Terkait ISPA

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.523
    • 0Komentar

    Kabut asap sangat rentan bagi anak- anak di bawah umur lima tahun sangat berbahaya, terutama anak-anak yang sebelumnya telah terjangkit penyakit sesak napas, ganguan paru-paru.

  • RPJMD Lambat, Dewan Singgung Kinerja OPD Palembang

    RPJMD Lambat, Dewan Singgung Kinerja OPD Palembang

    • calendar_month Sabtu, 2 Mar 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.084
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, Palembang –  DPRD Kota Palembang menyinggung lambatnya kinerja Organisasi Perangkat Daerah [OPD] Kota Palembangd dalam menyelesaikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Penyataan itu dilontarkan anggota legistatif pada sidang Paripurna tentang pandangan fraksi fraksi terhadap empat Raperda Kota Palembang yang di bahas hari ini, kemarin. Ketua DPRD Kota Palembang Darmawan, meminta agar pejabat OPD […]

  • “Ngapain Ngontrak Terus? Mending Ngangsur Rumah: Drama KUR Perumahan Ala BNI”

    “Ngapain Ngontrak Terus? Mending Ngangsur Rumah: Drama KUR Perumahan Ala BNI”

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.496
    • 0Komentar

    PERNAH nggak sih lo kepikiran, tiap bulan gajian, duit langsung melayang ke juragan kos?, kadang juragan kos itu lebih kaya dari Avenger. Kita kerja lembur, dia tinggal rebahan sambil nyeduh kopi, duit masuk sendiri. Lah, ini yang bikin orang tua suka ngomel “Ngapain ngontrak terus?, hidup jangan cuma pindah dari kontrakan ke kontrakan, kayak burung […]

  • Menteri LHK Harapkan Ada 20 Ribu Desa Terapkan Proklim, Untuk Ap

    Menteri LHK Harapkan Ada 20 Ribu Desa Terapkan Proklim, Untuk Ap

    • calendar_month Jumat, 19 Mar 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.065
    • 0Komentar

    MENTERI Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, mengharapkan ada 20 ribu desa di berbagai daerah yang menerapkan program kampung iklim (Prokim). Menurut Menteri, saat ini Proklim telah berjalan di hampir sekitar tiga ribu desa di Indonesia. Jumlah ini dinilai bisa terus ditingkatkan untuk memasyarakatkan gaya hidup ramah lingkungan. “Harusnya sepertiga desa seluruh Indonesia yang […]

  • Agar Kepercayaan Masyarakat Tetap Terjaga, Wakil Ketua Dewan Pers Ingatkan Ini

    Agar Kepercayaan Masyarakat Tetap Terjaga, Wakil Ketua Dewan Pers Ingatkan Ini

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.081
    • 0Komentar

    WAKIL Ketua Dewan Pers Hendry CH Bangun juga menyorot banyaknya tantangan yang dihadapi oleh media saat ini. Oleh karena itu, Dewan Pers membentuk Satgas Media Sustainability. Dewan Pers, menurut Hendry, telah mengajukan sejumlah insentif kepada pemerintah untuk menjamin keberlanjutan industri media. Dalam kondisi penuh tantangan tersebut, Hendry mengingatkan AMSI untuk tidak hanya mengejar sisi bisnis semata […]

expand_less
WordPress Archive BeatKit – Music Events Elementor Template Kit Beatrix – Modern Magazine WordPress Theme Beats – Responsive Music & Event WordPress Theme Beautify – Makeup Artist & Hair Stylist Elementor Template Kit Beauty Center – Responsive WordPress Theme Beauty Salon & Construction Services WordPress Theme Beauty SPA – WordPress CMS Theme BeautyBox – Subscription Box Elementor Template Kit BeautySpot – Beauty Salon WordPress Theme BeautySpot – WordPress Theme for Beauty Salons