Kamis, 1 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Digital Ekonomi » Karya Santri Ponpes, Mengenal Robot Deteksi Dini Covid-19

Karya Santri Ponpes, Mengenal Robot Deteksi Dini Covid-19

  • account_circle Ujang Idrus
  • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
  • visibility 2.574
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEIRING meningkatnya kasus penyebaran Covid-19 di Indonesia beberapa waktu lalu, pembelajaran tatap muka (PTM) di sejumlah pesantren dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Dalam PTM setiap santri harus terhindar pandemi Covid antara lain menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Melihat kondisi itu sehingga menginspirasi dua santri Pondok Pesantren Amanatul Ummah untuk menciptakan robot deteksi dini penyebaran virus corona. Mereka adalah Syahrozad Zalfa Nadia dan Muhammad Qaishar Fathin.

Dilansir dari Kemenag.go.id Robot yang mereka rancang disebut “Amanum Cordet”, yang merupakan kepanjangan dari Amanatul Ummah Corona Detected.

Menurut Syahrozad, Amanum Cordet menggunakan sistem berbasis IOT, dengan jaringan internet sebagai metode aksesnya. Dalam dapur pacunya, Amanum Cordet menggunakan Raspberry Pi3 sebagai micro controller. Robot ini dirancang menggunakan tiga buah sensor IR. Satu sensor untuk deteksi suhu tubuh, dan dua lainnya untuk deteksi masuk dan keluarnya warga pesantren.

“Selain itu, fitur pada robot ini memakai LCD monitor sebagai penunjuk informasi visual, dan speaker sebagai output suara untuk memperjelas informasi kerja alat ini, serta satu motor servo sebagai portal masuk, dan satu lagi berfungsi sebagai sanitizer otomatis dengan catu daya menggunakan power supply 5Volt 3A” jelas Syahrozad di Jakarta, Rabu (6/10/2021).

Lebih lanjut, Syahrozad menjelaskan cara kerja alat ini. Dia menjelaskan, santri atau pengunjung yang akan masuk wilayah pesantren, berdiri di titik pengukuran yang berada di pintu masuk pesantren. Secara otomatis sensor dari alat ini akan langsung bekerja mengukur suhu tubuh. Jika terdeteksi suhu tubuh pengunjung lebih dari 37,5̊C, pengunjung tidak diperkenan masuk dan harus melakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.

“Apabila suhu pengunjung terdeteksi di bawah 37,5̊C dan kapasitas pengunjung masih tersedia, pintu akan secara otomatis terbuka dengan terlebih dahulu hand sanitizer menyemprot secara otomatis,” tukasnya.

Menurut Qaushar, robot ini diklaim mampu menjadi alat deteksi dini gejala orang yang berpotensi terserang virus corona di lingkungan pesantren dan bisa diterapkan di lingkungan yang lebih luas.

“Alat ini mampu mendeteksi suhu badan santri dan pengunjung pondok pesantren secara otomatis melalui rekaman mobilitas dan kapasitas untuk mengetahui kuota yang tersedia di dalam pesantren,” ucapnya.

Qaushar menambahkan, robot ini juga akan memberikan informasi jumlah kasus positif, kasus negatif, keadaan zona terkini serta data warga pesantren yang telah divaksin 1 dan vaksin 2.

“Dalam skala besar, kami berharap prototype alat ini bisa dibuat secara permanen dan masal, sehingga bisa dimanfaatkan untuk lingkungan yang lebih besar, seperti lingkungan RT, RW, kelurahan, perkantoran, gelanggang olahraga, dan fasilitas umum lainnya,” tambahnya.

Menurut pembina robotik MBI Amanatul Ummah, Hadi Prasetyo, tujuan dikembangkannya robot ini adalah untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga pesantren. Dengan menggunakan sistem sensor tersebut, Amanum Cordet juga dapat berfungsi mengurangi risiko petugas atau penjaga portal dalam terpapar virus Covid-19.

“Dengan otomatisasi dan berbasis web, alat ini juga memiliki kelebihan mudah diakses dan dioperasikan. Selain itu, harga komponennya relatif terjangkau dan bisa dikembangkan secara massif,” jelas Hadi.

Untuk Syahrozad, tambah Hadi, sudah banyak prestasi di bidang robotik yang diraih. Menurutnya, banyaknya prestasi yang diraih Syahrozad, karena kecintaan dirinya pada dunia robotik.

Beberapa prestasi yang diraih Syahrozad, di antaranya;

1. Medali Emas Madrasah robotic Competition Kategori Amphibious Solar Vehicle

2. Juara 2 Wonderful Indonesia Robot Challenge Kategori robot Sumo

3. Medali Emas Asian robotic Day kategori Amphibious Solar Vehicle

4. Best Design Petrosains RBTX Challenge Malaysia Kategori ASV

5. Medali Emas International Islamic School Robot Olympiad, Jepang, kategori Maze Solving

6. Medali Emas International Youth Robot Competition, Korea Selatan, kategori Coding Mission

7. Medali Emas Asean Youth Robot Olympiad, Malaysia Kategori Maze Solving

8. Medali Emas Asean Robot Challenge, Malaysia Kategori Maze Solving

9. Medali Emas Indonesian Robot Festival, kategori Steam Mission

10. Medali Emas Kontes Robot Nasional, Kategori Kinder Mission.(***)

  • Penulis: Ujang Idrus

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Minat Baca, Najwa Shihab Berbagi Tips dengan Warga Muba

    Tingkatkan Minat Baca, Najwa Shihab Berbagi Tips dengan Warga Muba

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.259
    • 0Komentar

    UPAYA meningkatkan minat baca atau mengalakkan literasi di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus digencarkan, hal ini pula mendapatkan sorotan banyak pihak, khususnya bagi Duta Baca Indonesia Najwa Shihab. Dalam kesempatan, hadir secara langsung pada cara Talkshow interaktif literasi digital bersama Duta Baca Indonesia, sekaligus launching majalah literasi arsip berjaya dan launching Aplikasi i-Muba di Opprom […]

  • Gempa M5,9 Jatim Dirasakan Hingga ke Lombok Barat

    Gempa M5,9 Jatim Dirasakan Hingga ke Lombok Barat

    • calendar_month Sabtu, 22 Mei 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 954
    • 0Komentar

      MASYARAKAT di sejumlah wilayah Jawa Timur (Jatim) merasakan getaran gempa magnitudo (M)5,9. Gempa terjadi pada Jumat (21/5), pukul 19.30 WIB. BPBD Provinsi Jatim telah berkoordinasi dengan 38 wilayah administrasi kabupaten dan kota untuk mendapatkan laporan situasi terkini. Parameter gempa yang sebelumnya menunjukkan M6,2 dimutakhirkan menjadi M5,9 dengan pusat berada pada 57 km tenggara Kabupaten […]

  • Meski Penduduk Miskin di Sumsel  Turun Tipis, 3 Menteri Ngomong Ini

    Meski Penduduk Miskin di Sumsel  Turun Tipis, 3 Menteri Ngomong Ini

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.229
    • 0Komentar

    DEMI mendorong percepatan kemajuan dan pengembangan desa, Pemerintah pusat menganggarkan dana senilai Rp 72 triliun diberikan kepada 72.953 desa yang tersebar di 33 provinsi di Indonesia. Rapat Kerja Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa Tahun 2020 pun digelar oleh tiga kementerian yakni Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi […]

  • 3 Alumni Perguruan Tinggi Indonesia Asal Kamboja Ceritakan Rintisan Usahanya di Kampong Cham

    3 Alumni Perguruan Tinggi Indonesia Asal Kamboja Ceritakan Rintisan Usahanya di Kampong Cham

    • calendar_month Selasa, 28 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.392
    • 0Komentar

    KAMPONG Cham, Kamboja – Tiga alumni perguruan tinggi Indonesia asal Kamboja telah berhasil merintis usaha sesuai dengan bidangnya di Kampong Cham, Kamboja. KBRI Phnom Penh berkesempatan untuk bertemu dan berbincang dengan para alumni tersebut di Kampong Cham (21/12/2021). Math Asnavy yang lulus dari Universitas Sebelas Maret jurusan agrobisnis membuka usaha di bidang pengembangan ternak ayam […]

  • “Tongkopan” Permainan Jadul Jadi Mainan Favorit Bocah Marjinal di Saat Libur Panjang

    “Tongkopan” Permainan Jadul Jadi Mainan Favorit Bocah Marjinal di Saat Libur Panjang

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.503
    • 0Komentar

    SELASA sore, saat jam menunjuk pukul 16.30 WIB, suasana di Perum Pesona Harapan Jaya, Tahap I, Jalan KH.Azhari, Kalidoni, Palembang terlihat anak-anak ramai bermain. Udara sejuk dan bersahabat pun menemani mereka bermain. Apalagi sejak pagi hingga siang, langit terlihat mendung. Meski hanya sebentar, tepat pukul 14.00 WIB, hujan lebat akhirnya turun membasahi seluruh perumahan. Diva kecil, Syifa, serta bocah seumur belasan […]

  • “IBD Center Pertama Indonesia, Usus Sehat, Hidup Ceria!”

    “IBD Center Pertama Indonesia, Usus Sehat, Hidup Ceria!”

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.252
    • 0Komentar

    USUS kita kadang kerja kayak jalan tol pagi-pagi, kalau lancar, semua nutrisi meluncur mulus, tapi kalau tersendat karena IBD alias Inflammatory Bowel Disease, rasanya seperti terjebak macet Jakarta jam 5 sore, rem blong, klakson bersahut-sahutan, dan semua orang panik. Nah, dalam rilis laman kesmi kemkes, ada kabar gembira datang dari Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta. Wamenkes […]

expand_less
WordPress Archive LearnPress – Announcements Addon LearnPress Assignments Add-on LearnPress – Authorize.Net Payment LearnPress – Certificates LearnPress – Co-Instructors LearnPress – Collections LearnPress – Content Drip LearnPress Frontend Editor LearnPress – Gradebook LearnPress – Instructor Commission