Kamis, 10 Sep 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Digital Ekonomi » Karya Santri Ponpes, Mengenal Robot Deteksi Dini Covid-19

Karya Santri Ponpes, Mengenal Robot Deteksi Dini Covid-19

  • account_circle Ujang Idrus
  • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
  • visibility 2.570
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEIRING meningkatnya kasus penyebaran Covid-19 di Indonesia beberapa waktu lalu, pembelajaran tatap muka (PTM) di sejumlah pesantren dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Dalam PTM setiap santri harus terhindar pandemi Covid antara lain menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Melihat kondisi itu sehingga menginspirasi dua santri Pondok Pesantren Amanatul Ummah untuk menciptakan robot deteksi dini penyebaran virus corona. Mereka adalah Syahrozad Zalfa Nadia dan Muhammad Qaishar Fathin.

Dilansir dari Kemenag.go.id Robot yang mereka rancang disebut “Amanum Cordet”, yang merupakan kepanjangan dari Amanatul Ummah Corona Detected.

Menurut Syahrozad, Amanum Cordet menggunakan sistem berbasis IOT, dengan jaringan internet sebagai metode aksesnya. Dalam dapur pacunya, Amanum Cordet menggunakan Raspberry Pi3 sebagai micro controller. Robot ini dirancang menggunakan tiga buah sensor IR. Satu sensor untuk deteksi suhu tubuh, dan dua lainnya untuk deteksi masuk dan keluarnya warga pesantren.

“Selain itu, fitur pada robot ini memakai LCD monitor sebagai penunjuk informasi visual, dan speaker sebagai output suara untuk memperjelas informasi kerja alat ini, serta satu motor servo sebagai portal masuk, dan satu lagi berfungsi sebagai sanitizer otomatis dengan catu daya menggunakan power supply 5Volt 3A” jelas Syahrozad di Jakarta, Rabu (6/10/2021).

Lebih lanjut, Syahrozad menjelaskan cara kerja alat ini. Dia menjelaskan, santri atau pengunjung yang akan masuk wilayah pesantren, berdiri di titik pengukuran yang berada di pintu masuk pesantren. Secara otomatis sensor dari alat ini akan langsung bekerja mengukur suhu tubuh. Jika terdeteksi suhu tubuh pengunjung lebih dari 37,5̊C, pengunjung tidak diperkenan masuk dan harus melakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.

“Apabila suhu pengunjung terdeteksi di bawah 37,5̊C dan kapasitas pengunjung masih tersedia, pintu akan secara otomatis terbuka dengan terlebih dahulu hand sanitizer menyemprot secara otomatis,” tukasnya.

Menurut Qaushar, robot ini diklaim mampu menjadi alat deteksi dini gejala orang yang berpotensi terserang virus corona di lingkungan pesantren dan bisa diterapkan di lingkungan yang lebih luas.

“Alat ini mampu mendeteksi suhu badan santri dan pengunjung pondok pesantren secara otomatis melalui rekaman mobilitas dan kapasitas untuk mengetahui kuota yang tersedia di dalam pesantren,” ucapnya.

Qaushar menambahkan, robot ini juga akan memberikan informasi jumlah kasus positif, kasus negatif, keadaan zona terkini serta data warga pesantren yang telah divaksin 1 dan vaksin 2.

“Dalam skala besar, kami berharap prototype alat ini bisa dibuat secara permanen dan masal, sehingga bisa dimanfaatkan untuk lingkungan yang lebih besar, seperti lingkungan RT, RW, kelurahan, perkantoran, gelanggang olahraga, dan fasilitas umum lainnya,” tambahnya.

Menurut pembina robotik MBI Amanatul Ummah, Hadi Prasetyo, tujuan dikembangkannya robot ini adalah untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga pesantren. Dengan menggunakan sistem sensor tersebut, Amanum Cordet juga dapat berfungsi mengurangi risiko petugas atau penjaga portal dalam terpapar virus Covid-19.

“Dengan otomatisasi dan berbasis web, alat ini juga memiliki kelebihan mudah diakses dan dioperasikan. Selain itu, harga komponennya relatif terjangkau dan bisa dikembangkan secara massif,” jelas Hadi.

Untuk Syahrozad, tambah Hadi, sudah banyak prestasi di bidang robotik yang diraih. Menurutnya, banyaknya prestasi yang diraih Syahrozad, karena kecintaan dirinya pada dunia robotik.

Beberapa prestasi yang diraih Syahrozad, di antaranya;

1. Medali Emas Madrasah robotic Competition Kategori Amphibious Solar Vehicle

2. Juara 2 Wonderful Indonesia Robot Challenge Kategori robot Sumo

3. Medali Emas Asian robotic Day kategori Amphibious Solar Vehicle

4. Best Design Petrosains RBTX Challenge Malaysia Kategori ASV

5. Medali Emas International Islamic School Robot Olympiad, Jepang, kategori Maze Solving

6. Medali Emas International Youth Robot Competition, Korea Selatan, kategori Coding Mission

7. Medali Emas Asean Youth Robot Olympiad, Malaysia Kategori Maze Solving

8. Medali Emas Asean Robot Challenge, Malaysia Kategori Maze Solving

9. Medali Emas Indonesian Robot Festival, kategori Steam Mission

10. Medali Emas Kontes Robot Nasional, Kategori Kinder Mission.(***)

  • Penulis: Ujang Idrus

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival Anak Shaleh Indonesia 2023 di OKI, Ini Asanya

    Festival Anak Shaleh Indonesia 2023 di OKI, Ini Asanya

    • calendar_month Senin, 4 Des 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 963
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  Dalam rangka kegiatan Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) Tahun 2023 Melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir yang di selenggarakan di Pendopo kabupaten ogan komering ilir OKI. Dalam kegiatan Festival Anak Shaleh (FASI) yang diselenggarakan Pemkab OKI terdapat macam-macam perlombaan untuk memeriahkan festival yang di ikuti Santriwan dan Santriwati tingkat TPA, […]

  • Agar Ekonomi Semakin Menggeliat, Walikota Minta Aspenku Promosikan Kuliner Daerah

    Agar Ekonomi Semakin Menggeliat, Walikota Minta Aspenku Promosikan Kuliner Daerah

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 804
    • 0Komentar

    PEMERINTAH kota Palembang mengharapkan di dua tahun asosiasi pengusaha kue dan kuliner (Aspenku) Sumatera Selatan dapat memberikan edukasi kepada penggiat usaha agar ekonomi semakin menggeliat. Pada Hari Ulang Tahun (HUT) Asosiasi Pengusaha Kue dan Kuliner (Aspenku) Sumatera Selatan (Sumsel) ke 2 Tahun yang di Hadiri Walikota Palembang Harnojoyo mengapresiasi Aspenku yang sudah mampu bersaing sama […]

  • Bedah Rumah Tak Layak Untuk Warga Miskin di 288 Desa Banyuasin, Ini Hasilnya

    Bedah Rumah Tak Layak Untuk Warga Miskin di 288 Desa Banyuasin, Ini Hasilnya

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.345
    • 0Komentar

    KEBIJAKAN Bupati Banyuasin H Askolani agar Dana Desa digunakan untuk membedah atau membangun Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik masyarakat miskin di 288 Desa sudah ada hasilnya dan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Terbukti, disejumlah desa di Kecamatan Muara Sugihan misalnya, sudah ada RTLH yang telah selesai dibangun dan sudah mulai ditempati oleh masyarakat miskin […]

  • 6 Kabupaten di Sumsel Ikut Pencerahan dengan KPK di Pemprov, Terkait Apa ?

    6 Kabupaten di Sumsel Ikut Pencerahan dengan KPK di Pemprov, Terkait Apa ?

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 924
    • 0Komentar

    Sumatera Selatan masih menyisakan permasalahan aset yang meliputi Jumlah dan Nilai Rupiah, Tanah, Gedung/Bangunan, dan kendaraan.

  • Tumbuhkan Terus Semangat Jiwa Patriotisme Dan Nilai Nilai Pancasila

    Tumbuhkan Terus Semangat Jiwa Patriotisme Dan Nilai Nilai Pancasila

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.769
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id,  – Pj Bupati Muba H Sandi Fahlepi secara khusus menerima kunjungan Pengurus Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Provinsi Sumatera Selatan, di Ruang Audiensi Bupati Muba, Senin (23/9/2024). Kunjungan Ketua DPD LVRI Provinsi Sumsel Kol Purn. DR Ramses beserta pengurusnya itu bermaksud untuk bersilaturahmi, sekaligus memperkenalkan Letkol Purn Windanto sebagai Ketua DPC LVRI Kabupaten Muba […]

  • 2 Gajah Sumatera Menyeberangi Laut ke Kalimantan, Ada Apa dengan Deo dan Sinta?

    2 Gajah Sumatera Menyeberangi Laut ke Kalimantan, Ada Apa dengan Deo dan Sinta?

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Perjalanan panjang sedang ditempuh dua gajah Sumatera, Deo dan Sinta, menuju rumah baru mereka di Kalimantan Timur. Bukan hanya perjalanan darat, keduanya harus menyeberangi laut dari Jawa Timur menuju Kalimantan Tengah sebelum melanjutkan perjalanan ke Tabang Zoo, Kutai Kartanegara. Proses pemindahan ini dilakukan dengan pengawalan khusus untuk memastikan kondisi kesehatan, kenyamanan, dan kesejahteraan […]

expand_less
WordPress Archive LearnPress – Announcements Addon LearnPress Assignments Add-on LearnPress – Authorize.Net Payment LearnPress – Certificates LearnPress – Co-Instructors LearnPress – Collections LearnPress – Content Drip LearnPress Frontend Editor LearnPress – Gradebook LearnPress – Instructor Commission