Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Digital Ekonomi » Karya Santri Ponpes, Mengenal Robot Deteksi Dini Covid-19

Karya Santri Ponpes, Mengenal Robot Deteksi Dini Covid-19

  • account_circle Ujang Idrus
  • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
  • visibility 2.567
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEIRING meningkatnya kasus penyebaran Covid-19 di Indonesia beberapa waktu lalu, pembelajaran tatap muka (PTM) di sejumlah pesantren dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Dalam PTM setiap santri harus terhindar pandemi Covid antara lain menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Melihat kondisi itu sehingga menginspirasi dua santri Pondok Pesantren Amanatul Ummah untuk menciptakan robot deteksi dini penyebaran virus corona. Mereka adalah Syahrozad Zalfa Nadia dan Muhammad Qaishar Fathin.

Dilansir dari Kemenag.go.id Robot yang mereka rancang disebut “Amanum Cordet”, yang merupakan kepanjangan dari Amanatul Ummah Corona Detected.

Menurut Syahrozad, Amanum Cordet menggunakan sistem berbasis IOT, dengan jaringan internet sebagai metode aksesnya. Dalam dapur pacunya, Amanum Cordet menggunakan Raspberry Pi3 sebagai micro controller. Robot ini dirancang menggunakan tiga buah sensor IR. Satu sensor untuk deteksi suhu tubuh, dan dua lainnya untuk deteksi masuk dan keluarnya warga pesantren.

“Selain itu, fitur pada robot ini memakai LCD monitor sebagai penunjuk informasi visual, dan speaker sebagai output suara untuk memperjelas informasi kerja alat ini, serta satu motor servo sebagai portal masuk, dan satu lagi berfungsi sebagai sanitizer otomatis dengan catu daya menggunakan power supply 5Volt 3A” jelas Syahrozad di Jakarta, Rabu (6/10/2021).

Lebih lanjut, Syahrozad menjelaskan cara kerja alat ini. Dia menjelaskan, santri atau pengunjung yang akan masuk wilayah pesantren, berdiri di titik pengukuran yang berada di pintu masuk pesantren. Secara otomatis sensor dari alat ini akan langsung bekerja mengukur suhu tubuh. Jika terdeteksi suhu tubuh pengunjung lebih dari 37,5̊C, pengunjung tidak diperkenan masuk dan harus melakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.

“Apabila suhu pengunjung terdeteksi di bawah 37,5̊C dan kapasitas pengunjung masih tersedia, pintu akan secara otomatis terbuka dengan terlebih dahulu hand sanitizer menyemprot secara otomatis,” tukasnya.

Menurut Qaushar, robot ini diklaim mampu menjadi alat deteksi dini gejala orang yang berpotensi terserang virus corona di lingkungan pesantren dan bisa diterapkan di lingkungan yang lebih luas.

“Alat ini mampu mendeteksi suhu badan santri dan pengunjung pondok pesantren secara otomatis melalui rekaman mobilitas dan kapasitas untuk mengetahui kuota yang tersedia di dalam pesantren,” ucapnya.

Qaushar menambahkan, robot ini juga akan memberikan informasi jumlah kasus positif, kasus negatif, keadaan zona terkini serta data warga pesantren yang telah divaksin 1 dan vaksin 2.

“Dalam skala besar, kami berharap prototype alat ini bisa dibuat secara permanen dan masal, sehingga bisa dimanfaatkan untuk lingkungan yang lebih besar, seperti lingkungan RT, RW, kelurahan, perkantoran, gelanggang olahraga, dan fasilitas umum lainnya,” tambahnya.

Menurut pembina robotik MBI Amanatul Ummah, Hadi Prasetyo, tujuan dikembangkannya robot ini adalah untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga pesantren. Dengan menggunakan sistem sensor tersebut, Amanum Cordet juga dapat berfungsi mengurangi risiko petugas atau penjaga portal dalam terpapar virus Covid-19.

“Dengan otomatisasi dan berbasis web, alat ini juga memiliki kelebihan mudah diakses dan dioperasikan. Selain itu, harga komponennya relatif terjangkau dan bisa dikembangkan secara massif,” jelas Hadi.

Untuk Syahrozad, tambah Hadi, sudah banyak prestasi di bidang robotik yang diraih. Menurutnya, banyaknya prestasi yang diraih Syahrozad, karena kecintaan dirinya pada dunia robotik.

Beberapa prestasi yang diraih Syahrozad, di antaranya;

1. Medali Emas Madrasah robotic Competition Kategori Amphibious Solar Vehicle

2. Juara 2 Wonderful Indonesia Robot Challenge Kategori robot Sumo

3. Medali Emas Asian robotic Day kategori Amphibious Solar Vehicle

4. Best Design Petrosains RBTX Challenge Malaysia Kategori ASV

5. Medali Emas International Islamic School Robot Olympiad, Jepang, kategori Maze Solving

6. Medali Emas International Youth Robot Competition, Korea Selatan, kategori Coding Mission

7. Medali Emas Asean Youth Robot Olympiad, Malaysia Kategori Maze Solving

8. Medali Emas Asean Robot Challenge, Malaysia Kategori Maze Solving

9. Medali Emas Indonesian Robot Festival, kategori Steam Mission

10. Medali Emas Kontes Robot Nasional, Kategori Kinder Mission.(***)

  • Penulis: Ujang Idrus

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Microban International Nikmati Sukses TITAS 2022

    Microban International Nikmati Sukses TITAS 2022

    • calendar_month Jumat, 14 Okt 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 537
    • 0Komentar

        Sumselterkini.co.id, TAIPEI, TAIWAN  -Microban International, pemimpin global dalam solusi antimikroba dan pengendalian bau, baru-baru ini menghadiri Pameran Aplikasi Tekstil Inovatif Taipei (TITAS) 2022 di Pusat Pameran Nangang Taipei dari tanggal 12 hingga 14 Oktober. Microban memamerkan inovasi terbarunya dan mendemonstrasikan cara meningkatkan kebersihan, kebersihan, dan keberlanjutan tekstil dengan teknologi antimikroba dan pengendalian bau […]

  • Ketua DPRD Sumsel Prihatin Terkait Pengusiran 6 Tenaga Medis, Ini Tanggapannya

    Ketua DPRD Sumsel Prihatin Terkait Pengusiran 6 Tenaga Medis, Ini Tanggapannya

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.001
    • 0Komentar

    TERKAIT pengusiran tenaga medis oleh oknum Kelurahan yang ada di Kota Palembang, terhadap 6 tenaga medis atau perawat di RS Siloam Palembang membuat Ketua DPRD Provinsi Sumsel RA Anita Noeringhati prihatinkan dan sangat menyesalkan kejadian tersebut. Ia berharap kepada masyarakat khususnya aparatur pemerintahan dibawah, tidak langsung men-justice orang- orang atau tenaga medis yang selama sebagai […]

  • Tanda Mata Pemda Peduli PPG PAI, Ini Pemenangnya

    Tanda Mata Pemda Peduli PPG PAI, Ini Pemenangnya

    • calendar_month Sabtu, 21 Mei 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 4.239
    • 0Komentar

    KEMENTERIAN Agama melalui Direktorat Pendidikan Agama Islam (Dit.PAI) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) memberikan penghargaan Tanda Mata kepada Pemerintah Daerah (Pemda) yang peduli dan memiliki komitmen mendukung pelaksanaan program Pendidikan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam (PPG GPAI). Kepedulian dan komitmen ini diwujudkan dalam bentuk mempersembahkan dana hibah untuk proses pelaksanaan PPG bagi guru PAI […]

  • Sepiring Nasi Jaga Jutaan Langkah Haji

    Sepiring Nasi Jaga Jutaan Langkah Haji

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Layanan konsumsi kini berubah lebih digital dan manusiawi. SEPIRING makan siang mungkin terdengar sederhana di tengah perjalanan haji. Namun bagi ribuan jemaah lanjut usia yang harus bertahan di suhu panas Makkah, makanan bisa menjadi tenaga tambahan untuk menyelesaikan ibadah. Padahal bagi jemaah haji, terutama yang sudah lanjut usia, makanan bukan cuma urusan kenyang. Ia bisa […]

  • FKMD Kasih Penghargaan Inovasi, Bupati Muba Pesan Jaga Persatuan Untuk Sumsel

    FKMD Kasih Penghargaan Inovasi, Bupati Muba Pesan Jaga Persatuan Untuk Sumsel

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.235
    • 0Komentar

    BUPATI Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan hari ini FKMD dibentuk untuk bersatu dan meneguhkan organisasi untuk membangun Sumatera Selatan. “Bersatu memberikan kontribusi yang baik untuk Sumatera Selatan, kedepan kita akan dukung niat baik semua. Bersama FKMD maka kita akan majukan provinsi yang kita banggakan ini”, ujarnya. Dodi juga mengucapkan terima kasih atas penghargaan […]

  • Jabatan Kades di OKI jadi 8 Tahun, Ini Alasan Menurut Pj Bupati

    Jabatan Kades di OKI jadi 8 Tahun, Ini Alasan Menurut Pj Bupati

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.173
    • 0Komentar

    Jabatan Kades di OKI jadi 8 Tahun, Ini Alasan Menurut Pj Bupati Sumselterkini.co.id, – Jabatan Kepala desa/ Kades di Kabupaten Kabupaten Ogan Komering Ilir [OKI] menjadi 8 tahun, kenapa demikian ?, berikut alasannya. Menurut Pj. Bupati OKI Asmar Wijaya mengatakan, perpanjangan masa jabatan ini diharapkan dapat memberikan waktu yang lebih lama bagi para kades untuk […]

expand_less
WordPress Archive LearnPress – Announcements Addon LearnPress Assignments Add-on LearnPress – Authorize.Net Payment LearnPress – Certificates LearnPress – Co-Instructors LearnPress – Collections LearnPress – Content Drip LearnPress Frontend Editor LearnPress – Gradebook LearnPress – Instructor Commission