Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Digital Ekonomi » Ini Harapan Percepatan Digitalisasi Daerah

Ini Harapan Percepatan Digitalisasi Daerah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Kamis, 11 Mar 2021
  • visibility 1.313
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PERKEMBANGANpenerapan teknologi informasi dan ekonomi digital yang menunjukan tren yang meningkat perlu disikapi berbagai pihak, termasuk Pemerintah Daerah.

“Dengan implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD), pengelolaan keuangan daerah diyakini akan lebih efisien, transparan, dan akuntabel,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, kemarin.

Hal itu dilakukan dalam rangka mempercepat implementasi digitalisasi transaksi keuangan daerah, Presiden RI telah menandatangani Keputusan Presiden Nomor 3 tahun 2021 tentang Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (Satgas P2DD).

Perkembangan penerapan teknologi informasi dan ekonomi digital yang menunjukan tren yang meningkat perlu disikapi berbagai pihak, termasuk oleh Pemerintah Daerah. “Dengan implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD), pengelolaan keuangan daerah diyakini akan lebih efisien, transparan, dan akuntabel,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, kemarin.

Kebijakan ini juga sejalan dengan arahan Presiden RI dalam Rapat Terbatas mengenai perencanaan transformasi digital yang diselenggarakan tanggal 3 Agustus 2020 dan penandatanganan Nota Kesepahaman antar Pimpinan Kementerian/Lembaga sebelumnya, yaitu tanggal 13 Februari 2020.

Sebelumnya, Mandat menggunakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sudah ada berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 dan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018. Namun berdasarkan hasil asesmen pada Mei 2020, implementasi ETPD masih sangat beragam. Pemerintah daerah yang sudah memasuki tahap ekspansi baru mencapai 13,83%, dan sisanya baru masuk pada tahap transformasi.

Keanggotaan Satgas P2DD terdiri dari Menko Perekonomian selalu Ketua dan beranggotakan Gubernur Bank Indonesia, Menteri dalam Negeri, Menteri Keuangan, Menteri  Komunikasi dan Informatika, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional.

Selanjutnya di tingkat daerah akan dibentuk Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) baik untuk tingkat Provinsi, Kabupaten maupun Kota, dan diketuai oleh Kepala Daerah.

Menko Airlangga Ketua Satgas P2DD menyatakan  kebijakan strategis untuk mendorong digitalisasi secara masif di pusat maupun daerah juga dapat meningkatkan efektivitas implementasi UU Nomor 11 Tahun 2020 tetang Cipta Kerja dan Peraturan Pelaksananya.

“Selain peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), digitalisasi pelayanan dan transaksi pemerintah daerah dapat memberikan kemudahan dan percepatan pelayanan masyarakat yang di masa pandemi Covid-19 cenderung mengalami perubahan dalam pola interaksi dan pola transaksi,” imbuhnya.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian, Iskandar Simorangkir, yang bertindak selaku Ketua Tim Pelaksana Satgas P2DD pun menambahkan  secara Nasional kontribusi PAD dalam struktur APBD masih tergolong rendah.

Dalam pos PAD, penerimaan masih didominasi oleh pajak daerah sebesar 66,5% sedangkan retribusi masih sangat rendah, yaitu 3,5%.

Berdasarkan hasil pilot project penerapan transaksi non-tunai yang dilakukan di 12 daerah, penerapan transaksi non-tunai dapat meningkatkan PAD rata-rata 11,1%. Bahkan, Kota Surakarta melalui inovasi “Online Pembayaran Pajak Solo Destination” telah meningkatkan PAD sebesar 16% atau Rp118 miliar dalam waktu 3 tahun.

“Koordinasi Pusat dan daerah untuk mendorong percepatan digitalisasi daerah perlu mengikuti pola kerja koordinasi pengendalian inflasi yang dilakukan bersama antara Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang telah berhasil menjaga stabilitas inflasi nasional dalam 5 tahun terakhir,” tutur Iskandar.

Tim Pelaksana selanjutnya akan melakukan percepatan penyelesaian program kerja tahun 2020-2021 dan paket regulasi terkait, finalisasi portal sistem informasi, mendorong pembentukan TP2DD di 542 daerah otonom, serta melaksanakan forum-forum koordinasi dan ajang Championship.

Paket regulasi yang akan diselesaikan meliputi Keputusan Menko Perekonomian tentang Mekanisme dan Tata Kerja Satgas P2DD, Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang Pelaksanaan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah, dan Keputusan Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan selaku Ketua Tim Pelaksana Satgas P2DD tentang Tata Kerja Pelaksanaan Evaluasi Kinerja Tahunan TP2DD Provinsi dan Kabupaten/Kota. [***]

ril

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Positif Covid di Palembang 55 Kasus, Total di Sumsel 1.596 Kasus

    Positif Covid di Palembang 55 Kasus, Total di Sumsel 1.596 Kasus

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.126
    • 0Komentar

    TOTAL positif covid-19 di Palembang bertambah 55 orang, total menjadi 1.009 kasus,  sementara total kemarin positif covid-19 di Sumsel menjadi 1.596 kasus. Dari 55 kasus baru tersebut, 47 pasien dari Kota Palembang. Dengan penambahan ini, Palembang dengan status zona oranye mencatat kasus positif total 1.009 pasien hingga, Kamis (18/6/2020). “Kasus baru 55 orang, (rincian) Palembang […]

  • Lima Komisi DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Sumsel 2017

    Lima Komisi DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Sumsel 2017

    • calendar_month Kamis, 26 Jul 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 793
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID, PALEMBANG- Gubernur Sumsel Alex Noerdin, menghadiri Rapat Paripurna XLVI DPRD Prov. Sumsel dengan Agenda, Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan dan Penelitian Komisi-Komisi terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Prov. Sumsel Tahun Anggaran 2017, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel, Kamis (26/7/2018). Dalam agenda rapat itu diketahui Lima komisi menyatakan sepakat dan menyetujui atas Laporan Hasil […]

  • Tidak Pilih -pilih, Termasuk Anjal, Wako : Target Kita Zero Putus Sekolah

    Tidak Pilih -pilih, Termasuk Anjal, Wako : Target Kita Zero Putus Sekolah

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.161
    • 0Komentar

    WALIKOTA Palembang Harnojoyo menargetkan kedepannya Kota Palembang zero putus sekolah, bahkan tidak memilih-milih termasuk anak jalanan [anjal] dapat menyelesaikan pendidikan. “Mudah-mudahan ini merupakan salah satu program untuk menjawab bagaimana pendidikan untuk menjadi hak dasar ini tidak memilih-milih, termasuk anak jalanan,” ujarnya video Conferece (Vidcon) didepan tim penilai independen Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi […]

  • Pandemi Covid-19 Harus Diantisipasi Melalui Imun dan Iman, Terang Wapres

    Pandemi Covid-19 Harus Diantisipasi Melalui Imun dan Iman, Terang Wapres

    • calendar_month Selasa, 20 Apr 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.066
    • 0Komentar

    RAMADHAN tahun ini merupakan kali kedua yang harus dilalui dalam kondisi pandemi Corona Virus Disease-2019 (Covid-19). Selain bertawakal kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, diperlukan ikhtiar lahiriah untuk menghadapi pandemi tersebut. “Kunci dalam menghadapi kondisi pandemi ini adalah iman, imun, aman dan amin,” tegas Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin pada acara Pesantren Ramadan Dokter Indonesia […]

  • “Dapur Bukan Sekadar Tempat Masak, Bro! Di Sana Ada Masa Depan Ekonomi Sumsel”

    “Dapur Bukan Sekadar Tempat Masak, Bro! Di Sana Ada Masa Depan Ekonomi Sumsel”

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.911
    • 0Komentar

    “BU, sambel kok pedes nian hari ini?”“Lha…, wong lagi ngomongin ekonomi, Nak… mana ado ekonomi yang gak pedes sekarang…” ia ya….! Begitulah percakapan singkat klasik di dapur rumah bu Yanti, emak-emak PKK yang kalau masak, aromanya bisa bikin tetangga sebelah salah fokus waktu nyetrika. Tapi hari itu bukan cuma bawang yang digoreng, ide pun ikut […]

  • Dampak Covid-19, Mahasiswa Nikmati UKT Bantuan Pemprov.Sumsel

    Dampak Covid-19, Mahasiswa Nikmati UKT Bantuan Pemprov.Sumsel

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.534
    • 0Komentar

              Komikus : Asep Mauludi Naskah   : Humas Pemprov.Sumsel  

expand_less
WordPress Archive OceanWP Ocean Extra OceanWP Popup Login OceanWP Portfolio OceanWP Pro Demos OceanWP Side Panel OceanWP Sticky Footer OceanWP Sticky Header OceanWP White Label OceanWP Woo Popup Ochiz – Photography & Portfolio Elementor Template Kit