Digital Ekonomi

Google Maps Kenalkan Fitur Rute Kendaraan R2 dan R4

Dengan memperbaiki kemudahan berlalu lintas bagi pengendara mobil dan motor.

foto : ilustrasi

SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Google Maps, Google memperkenalkan fitur barunya untuk memberikan kemudahan dengan menghadirkan fitur rute khusus motor (R2) dan roda empat (R4).

Google mengumumkan fitur-fitur baru untuk meningkatkan mobilitas masyarakat Indonesia dengan memperbaiki kemudahan berlalu lintas bagi pengendara mobil dan motor. Adapun fitur tambahan untuk pengendara mobil di antaranya yaitu mempertimbangkan sistem genap/ganjil dan mengarahkan mobil untuk menghindari jalan yang dilarang. Fitur ini pertama kali diluncurkan di Indonesia dan rencananya akan disusul oleh kota-kota lain di dunia yang memiliki kebijakan sejenis.

Kedua, Google Maps juga akan mengetahui jadwal car free day di 30 kota di seluruh Indonesia sehingga tidak akan mengarahkan pengguna mobil melalui rute yang ditutup bagi kendaraan bermotor.

“Kami ingin meningkatkan mobilitas masyarakat Indonesia dan membantu semua pengendara, baik roda dua maupun roda empat, untuk terus bepergian dengan aman dan nyaman,” ungkap Vice President Product Manager

Google Dane Glasgow dalam keterangan resminya di Jakarta, melansir Warta Ekonomi.co.id Selasa (20/3/2018).
Menjawab permintaan dari banyak pengguna, Google Maps meluncurkan sebuah fitur baru yaitu “Rute Khusus Motor” untuk membantu pengendara sepeda motor berlalu lintas di seluruh Indonesia. Google Maps telah memiliki sejumlah fitur untuk membantu masyarakat Indonesia saat bepergian, di antaranya yaitu bekerja sama dengan layanan transportasi online populer (seperti Go-Jek, Grab, dan Uber) sehingga pengguna dapat dengan mudah mencari ojek atau taksi saat membutuhkannya.

Tahun lalu, Google menambahkan informasi real-time untuk KRL Commuter Line dan Google Maps telah mencantumkan info bus real-time untuk bus Transjakarta sejak 2016.

“Tahun ini kami meluncurkan fitur baru yang dapat membantu pengguna transportasi umum agar tidak melewatkan tempat perhentiannya. Pengguna di Indonesia tidak perlu khawatir melewatkan perhentian karena Google Maps akan mengirimkan notifikasi jika sudah saatnya turun,” paparnya.

Fitur-fitur bermanfaat seperti ini dinilai sebagai salah satu alasan tingkat penggunaan Google Maps naik dua kali lipat selama tahun lalu. Sebelumnya, tidak ada mode navigasi khusus bagi pengendara sepeda motor. Padahal, ada banyak sekali pengendara sepeda motor di Indonesia. Sebagian besar rumah tangga memiliki sepeda motor dan orang sering menggunakan ojek agar bisa bepergian dengan mudah. Bahkan, jumlah sepeda motor di jalanan Indonesia 7 kali lebih banyak daripada mobil.

Dengan fitur ini, sepeda motor memiliki kebutuhan yang spesifik. Pengendara motor dapat mengambil rute-rute yang tidak dapat dilalui mobil seperti jalan sempit dan gang.

“Ada juga jalan tertentu yang tidak dapat dilalui sepeda motor, misalnya jalan tol. Sepeda motor juga sering kali melaju dengan kecepatan yang berbeda daripada mobil. Sebelumnya, pengendara motor biasa memperkirakan waktu tiba di tujuan dengan mengombinasikan rute jalan kaki dan rute mobil,” jelas Dane.

Fitur “Rute Khusus Motor” baru dapat membantu dengan memberikan waktu perjalanan yang lebih akurat dengan menggunakan model machine learning berdasarkan kecepatan sepeda motor, kemudian rute khusus yang mencakup jalan pintas dan jalan sempit bagi sepeda motor tanpa melalui jalan tol.

“Kami juga berencana membuka dukungan API untuk siapa pun yang bergerak di bidang pengangkutan barang atau layanan, seperti perusahaan transportasi online dan ekspedisi,” tambah Dane.
Dane juga mengatakan bahwa Google ingin memberikan pengalaman yang paling cocok dengan situasi setempat dan paling sesuai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal.

“Fitur khusus untuk sepeda motor merupakan fitur yang paling banyak diminta oleh masyarakat Indonesia. Kami mendengarkan masukan Anda dan kini kami dengan senang hati menawarkan fitur baru ini, yang semoga dapat sedikit mempermudah masyarakat untuk bepergian dengan sepeda motor di Indonesia,” katanya.[WE]

Comments

Terpopuler

To Top