Minggu, 23 Agu 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Catatan Kaki Bukit » Kambing Hutan, Penyendiri Di Lereng Bukit Terancam Punah

Kambing Hutan, Penyendiri Di Lereng Bukit Terancam Punah

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Selasa, 7 Des 2021
  • visibility 1.266
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAMBING hutan Sumatera hidup di ketinggian 200 meter hingga 3.000 meter di atas permukaan laut. Habitatnya berupa hutan primer dan hutan sekunder di dekat pegunungan atau kawasan perbukitan.

Kawasan Pegunungan Bukit Barisan di Pulau Sumatera kaya akan keanekaragaman hayati berkategori langka dan dilindungi. Termasuk di dalamnya adalah hewan satu ini. Namanya kambing hutan Sumatera atau nama latinnya Capricornis sumatraensis. Satwa ini dikenal juga dengan nama Sumatran serow dan menjadi endemik Sumatra. Ia adalah satu dari enam jenis kambing hutan yang ada di Asia bagian timur.

Tidak seperti kambing pada umumnya, ia memiliki ciri fisik lebih kekar. Tubuhnya tertutup bulu lebat dan kasar dengan warna hitam keabuan, sekilas mirip anak kerbau. Moncongnya juga mirip moncong kerbau. Tanduknya ramping, pendek dan lurus ke belakang seperti tanduk antelop dengan panjang rata-rata 12 hingga 16 sentimeter (cm). Berat badannya antara 50-140 kilogram dengan panjang badan antara 140-180 cm. Saat dewasa, tingginya bisa mencapai 85-94 cm.

Satwa ini termasuk pemalu dan hidupnya soliter atau senang menyendiri terlebih si pejantan. Untuk menandai suatu wilayah kekuasaannya, kambing ini akan mengeluarkan kotoran dan air seni. Ia akan aktif berkeliling mencari betina saat masuk musim kawin antara Oktober dan November. Masa kehamilan berlangsung selama tujuh bulan. Seekor induk kambing bisa melahirkan satu ekor anak.

Umur maksimum hewan langka ini sekitar 20 hingga 21 tahun untuk jantan, dan 21 hingga 22 tahun untuk betina. Kendati lebih banyak menghabiskan waktunya di daratan, C sumatraensis juga dikenal sebagai perenang ulung. Uniknya, kambing ini juga dikenal sebagai satwa yang tangkas memanjat lereng terjal di mana biasanya hanya bisa dicapai oleh manusia dengan bantuan tali.

Mereka aktif pada pagi dan sore hari. Siangnya, istirahat di tempat teduh di balik bebatuan besar atau gua. Sumber makanan utamanya adalah tumbuh-tumbuhan kaya nutrisi. Ia hidup di ketinggian 200 meter hingga 3.000 meter di atas permukaan laut. Habitatnya berupa hutan primer dan sekunder di dekat pegunungan atau kawasan bukit kapur.

Populasinya masih bisa ditemui di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Taman Nasional Batang Gadis (TNBG), dan Taman Nasional Pegunungan Bukit Barisan. Selain di Indonesia, kambing hutan asal Sumatra juga dapat ditemukan di Semenanjung Thailand-Malaysia.

Satwa Rentan Punah

Sebuah penelitian terhadap populasi kambing hutan Sumatera pernah dilakukan oleh lembaga konservasi internasional, International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) di kawasan pegunungan Sumatera dan dataran tinggi Malaysia pada akhir 2007. Menurut salah satu penelitinya asal Australia, JW Duckworth, secara umum populasi kambing hutan Sumatera itu terus menurun hingga lebih dari 30 persen sejak 21 tahun terakhir. Perburuan liar terhadap kambing hutan Sumatera dan pembalakan liar di dalam ekosistem mereka sehingga menghilangkan sumber pakan utama menjadi salah satu penyebab terus menurunnya populasi si pemanjat ulung ini. Bukan itu saja. Mereka juga telah menjadi sumber makanan bagi jenis-jenis kucing besar seperti macan tutul (Panthera pardus) dan harimau Sumatera (Panthera tigris).

Di Indonesia sendiri tidak ada catatan resmi berapa jumlah populasi kambing hutan Sumatera ini tersisa. Kepala Balai TNBG Sahdin Zunaidi menyatakan, pihaknya telah memulai kegiatan sensus terhadap keberadaan satwa ini. Terlebih pemerintah telah memasukkan kambing hutan Sumatera sebagai hewan dilindungi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999. IUCN pun telah memasukkan kambing hutan Sumatera ke dalam daftar Redlist satwa berkategori Rentan (Vulnarable/VU) pada 2008.

Satwa ini pernah beberapa kali menampakkan diri serta masuk ke permukiman penduduk, terutama saat Gunung Sinabung di Sumatera Utara erupsi. Pada 2013, penduduk Desa Beras Tepu, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo menemukan kambing hutan Sumatera tersesat ke pekarangan rumah penduduk. Kondisi tubuhnya kurus dan lemas. Penduduk semula mengira satwa ini adalah kambing milik warga. Pada 2016, seorang petani di Toba Samosir juga menemukan satwa ini tersesat di pinggir hutan.

Juga seorang warga di Sopotinjak, Kabupaten Mandailing Natal pada 18 Januari 2020 melihat kambing hutan Sumatera ini tersesat ke permukiman warga. Kemudian pada 28 Mei 2020, pengelola Balai TNGL menggunggah informasi keberadaan dua ekor kambing hutan Sumatera yang terekam kamera. Dari video rekaman, tampak keduanya merupakan sepasang kambing hutan jantan dan betina. Perlu kesadaran semua pihak termasuk masyarakat untuk ikut menjaga kelestarian satwa langka ini agar tetap terjaga kekayaan dan keanekaragaman hayati Indonesia.Sumber Indonesia.go.id (***)
Penulis: Anton Setiawan

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atlet PPLPD Muba Wakili Indonesia Kejuaraan Sepakbola di China

    Atlet PPLPD Muba Wakili Indonesia Kejuaraan Sepakbola di China

    • calendar_month Kamis, 8 Agt 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.018
    • 0Komentar

    ATLET binaan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali bertengger di kejuaraan Internasional untuk mewakili Indonesia di ajang Gothia Cup China pada 9-17 Agustus 2019 untuk timnas pelajar Indonesia dengan posisi gelandang serang. Kali ini Rizky Armando atau yang akrab disapa Mando, anggota Sekayu Youth Soccer Academy yang juga merupakan Pemain […]

  • Menpora RI Senang Perkembangan Olahraga di Muba Begitu Pesat

    Menpora RI Senang Perkembangan Olahraga di Muba Begitu Pesat

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.107
    • 0Komentar

    JAKARTA- Meski masih dihadapkan pada situasi pandemi COVID-19, tak menyurutkan langkah Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA untuk terus meningkatkan prestasi dan mutu olahraga di Bumi Serasan Sekate. Terkait hal tersebut, Selasa (15/12/2020) Menpora RI Zainudin Amali menerima Audiensi Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin bersama Ketua Rally Nasional […]

  • Libur Nataru, Polda Banten Terjunkan Tim Patroli Wisata

    Libur Nataru, Polda Banten Terjunkan Tim Patroli Wisata

    • calendar_month Senin, 27 Des 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.351
    • 0Komentar

    DITPAMOBVIT Polda Banten terjunkan tim patroli wisata, guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengunjung kawasan wisata khususnya wisata Pantai Carita. Tim Patroli Wisata yang dipimpin langsung oleh Iptu Edi Junaedi beserta Bripka Edy Sucipto, Bripka Sri Widodo, Brigpol Bayu, Bripda Wildan ini melakukan patroli di seluruh kawasan pantai carita, pada Minggu (26/12/21). Dirpamobvit Polda […]

  • “Rupiah Lagi Santuy, Dolar Ngelirik-Drama BI & Asing Bikin Ngakak”

    “Rupiah Lagi Santuy, Dolar Ngelirik-Drama BI & Asing Bikin Ngakak”

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.731
    • 0Komentar

    BAYANGKAN ekonomi Indonesia itu seperti sinetron, bro… minggu ini rupiah lagi jadi pemeran utama stabil, tapi drama tetep ada. Kamis, 23 Oktober 2025, rupiah ditutup di Rp16.600 per dolar AS. Pagi Jumat 24 Oktober? Tetap Rp16.600. Stabilnya ibarat anak kos baru bangun tidur, masih manis-manis malu, hehehe. Tapi jangan salah, yield SBN 10 tahun naik […]

  • Solusi Perdagangan Masa Depan, CSG Luncurkan Encompass

    Solusi Perdagangan Masa Depan, CSG Luncurkan Encompass

    • calendar_month Kamis, 24 Feb 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 652
    • 0Komentar

      DENVER, AS – Masa depan digital ada di sini, dan 5G menemukan kembali penciptaan, penyediaan, dan pemanfaatan pelayanan digital. Imajinasi dan penyedia layanan komunikasi (communications service provider/CSP) terpercaya telah menghalangi era berikutnya dari pengalaman digital yang mendalam. Untuk membawa industri ini menuju era inovasi digital berikutnya dengan cepat, CSG ® (NASDAQ: CSGS) meluncurkan Encompass pada hari ini. […]

  • Terkait Tewasnya M.Yusuf, Wartawan Kemajuan Rakyat, Ini Sikap  SMSI 

    Terkait Tewasnya M.Yusuf, Wartawan Kemajuan Rakyat, Ini Sikap SMSI 

    • calendar_month Selasa, 12 Jun 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 890
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.ID, Jakarta – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) prihatin dan sangat menyayangkan tewasnya wartawan Kemajuan Rakyat, Muhammad Yusuf (42) di dalam jeruji besi Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kotabaru, Minggu (10/6/2018). SMSI ikut berbelasungkawa dan memberikan dukungan moral kepada keluarga. Yusuf sudah 15 hari menghuni Lapas Kotabaru, setelah sebelumnya menghuni rumah tahanan Polres Kotabaru. Yusuf disangkakan […]

expand_less
WordPress Archive Mezon – Plumber, Handyman Services WordPress Theme Mezzo | A Personal WordPress Blog Theme Mia – Creative Fashion WordPress WooCommerce Theme Micar – Auto Dealer RTL WooCommerce WordPress for Car and Moto Theme Micare – Medical and Health Care WordPress Theme MiCoach – Online Courses WordPress Theme + RTL Micra – Multipurpose Responsive WooCommerce WordPress Theme Micro Office | Extranet & Intranet WordPress Theme Microtech – Tech Business Elementor Template Kit Midare – Senior Care & Medical WordPress Theme