Ikrar di Atas Tanah Minyak
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month Senin, 18 Mei 2026
- visibility 77
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
- Penulis: Irwan Wahyudi

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dari Sumur “Kucing-Kucingan” ke Regulasi Resmi: 22 Ribu Sumur Minyak Rakyat Muba Kini Masuk Meja Negara
ADA satu hal yang sulit dipisahkan dari Musi Banyuasin (Muba) Sumatera Selatan (Sumsel), yaitu bau minyak, pasalnya bukan hanya aromanya saja, ibarat sudah seperti parfum tak resmi sebagian kampung di sana.
Bahkan menempel di baju, di jalan tanah, dan kadang juga ikut pulang bersama senja.
Di beberapa wilayah Muba, cerita tentang sumur minyak rakyat itu sudah seperti dongeng turun-temurun. Bedanya, ini bukan kisah kerajaan atau naga. Ini kisah pipa, drum, mesin sedot, dan suara genset yang meraung tengah malam.
Orang luar menyebutnya illegal drilling.
Warga disana terkadang cuma menyebutnya “gawean”
Sebab di tanah minyak, sumur bukan hanya lubang. Ia bisa jadi dapur, uang sekolah, cicilan motor, sampai penyambung hidup ketika harga karet sedang batuk-batuk.
Karena itu, ketika sirene meraung di Lapangan Sepak Bola Polsek Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin, belum lama ini suasananya bukan sekadar apel biasa. Ada simbol besar di sana. Negara seperti sedang mengetuk pintu yang selama ini setengah terbuka.
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, berdiri di hadapan aparat, pengusaha, koperasi, dan masyarakat minyak rakyat. Bukan untuk mematikan sumur, melainkan mencoba menertibkan denyutnya.
Dan di situlah letak menariknya.
Selama bertahun-tahun, negara dan sumur rakyat di Muba ibarat dua orang yang saling tahu keberadaan masing-masing, tapi sering pura-pura tidak kenal di jalan.
Minyaknya nyata. Aktivitasnya ramai. Asapnya terlihat dari jauh. Tapi urusan tata kelola sering berjalan seperti sinetron episode panjang: kejar-kejaran, penertiban, muncul lagi, ditutup lagi, buka lagi.
Kini, lewat Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025, pemerintah mencoba mengganti pendekatan. Bukan semata melarang, tapi mengatur.
Dan angkanya tidak kecil.
Sebanyak 22.381 sumur minyak masyarakat di Musi Banyuasin masuk dalam hasil inventarisasi yang ditetapkan pada rapat di Kementerian ESDM RI tanggal 9 Oktober 2025. Dari jumlah itu, 14.381 sumur akan dikelola PT Petro Muba (Perseroda), sementara masing-masing 4.000 sumur dikelola Koperasi Rezeky Bersama Sejahtera dan UMKM PT Keban Berkah Eneri.
Ini bukan lagi cerita sumur “pinggiran.”
Ini sudah industri sosial raksasa.
Coba tengok, kalau satu sumur menghidupi beberapa kepala keluarga, maka ada ribuan dapur yang sebenarnya ikut bergantung pada denyut minyak rakyat tersebut.
Karena itu, langkah pemerintah kali ini terasa seperti operasi bedah halus. Tidak bisa terlalu keras, tapi juga tidak boleh terlalu longgar.
Kalau terlalu keras, masyarakat bisa merasa mata pencarian mereka dipukul rata sebagai pelanggaran.
Kalau terlalu longgar, negara akan terus kehilangan kendali.
Maka lahirlah istilah yang terdengar sangat birokratis, tata kelola.
Bahasa kampungnya mungkin sederhana “yang penting jangan lagi sembunyi-sembunyi.”
Namun tentu pekerjaan sesungguhnya tidak berhenti di atas panggung apel dan penandatanganan berita acara.
Sebab sejarah di negeri ini sudah sering mengajarkan: yang paling mudah memang membuat spanduk komitmen. Yang sulit adalah menjaga komitmen itu tetap hidup setelah tenda acara dibongkar.
Godaan
Apalagi urusan minyak selalu punya godaan besar.
Di mana ada minyak, di situ biasanya ada rebutan kepentingan.
Karena itu, pernyataan Herman Deru soal pentingnya transparansi dan integritas terasa relevan. Sebab regulasi tanpa pengawasan sering hanya berubah jadi map tebal di lemari kantor.
Muba sendiri sebenarnya sedang berdiri di persimpangan penting.
Di satu sisi, daerah ini punya posisi strategis sebagai salah satu penopang energi nasional. Di sisi lain, ia juga bertahun-tahun bergulat dengan persoalan illegal drilling yang tidak pernah benar-benar selesai.
Maka launching tata kelola sumur minyak masyarakat ini seperti upaya memindahkan cerita lama ke bab baru.
Dari sumur yang dulu identik dengan permainan tikus-kucing, menjadi sumur yang dicoba masuk ke sistem resmi.
Dari asap sumur menuju meja regulasi.
Pertanyaannya sekarang tinggal satu, apakah semua pihak benar-benar siap bermain dengan aturan yang sama?
Sebab rakyat biasanya cepat membaca situasi. Mereka bisa membedakan mana aturan yang benar-benar untuk penataan, dan mana yang cuma ramai di seremoni lalu hilang seperti baliho habis pemilu.
Dan masyarakat minyak di Muba bukan kelompok yang lahir kemarin sore. Mereka sudah kenyang menghadapi naik-turun kebijakan.
Karena itu, ikrar di atas tanah minyak ini akan diuji bukan oleh bunyi sirene, melainkan oleh kenyataan di lapangan beberapa bulan ke depan.
Apakah sumur rakyat benar-benar menjadi lebih aman?
Apakah lingkungan lebih terjaga?
Apakah masyarakat mendapat kepastian?
Atau justru regulasi baru melahirkan pemain-pemain baru yang lebih lihai?
Waktu yang nanti menjawab.
Tapi setidaknya, hari itu di Keluang, negara dan sumur rakyat akhirnya duduk di satu panggung yang sama. Dan di tanah yang lama akrab dengan cerita sumur ilegal, itu sudah menjadi perubahan besar. (***)
PASAR murah kerap menjadi salah satu langkah pemerintah guna membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok. Ketika harga beras, minyak goreng, cabai, bawang, telur, dan daging ayam meningkat, kehadiran pasar murah tentu memberi ruang bagi masyarakat untuk berbelanja dengan harga yang lebih terjangkau. Bagi masyarakat berpenghasilan rendah, selisih harga beberapa ribu rupiah saja dapat berarti […]
RAPAT Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Keuangan Daerah yang diikuti Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, H. Edward Candra, secara daring dari Command Center pada Kamis (22/10/2026), membawa pesan penting mengenai arah pembangunan ekonomi. Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya sinergi pemerintah pusat dan daerah, perluasan akses kredit produktif, serta pertumbuhan ekonomi yang benar-benar dirasakan masyarakat. Pesan […]
SUMSELTERKINI.CO.ID, – Transparansi penggunaan dana penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) senilai Rp100 miliar kembali menjadi perhatian serius dalam aksi demonstrasi mahasiswa di Sumatera Selatan. Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Sumsel menggelar aksi jilid II di halaman Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (21/10/2026), Demo itu merupakan lanjutan untuk menagih keseriusan pemerintah menangani kebakaran dan dampak […]
SUMSELTERKINI.CO.ID – Rasa syukur tak bisa disembunyikan Darwati saat melihat rumahnya kini jauh lebih layak dan nyaman untuk ditempati lantaran bantuan bedah rumah dari PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) membawa perubahan nyata bagi warga Lorong Seroja II, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarame, Palembang tersebut. Rumah yang sebelumnya membuatnya khawatir kini menjadi tempat tinggal yang lebih […]
PT Bukit Asam Tbk mencatat laba bersih meningkat signifikan mencapai 231 % dibanding dua tahun sebelumnya. Anggota dari holding BUMN Pertambangan MIND ID itu berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 7.91 triliun,[231%] dari capaian tahun 2020 sebesar Rp2,39 triliun dengan pendapatan usaha mencapai Rp 29.26 triliun atau naik sebesar 69% dari tahun sebelumnya sebesar Rp17,33 […]
Pujasuma ini Ia menaruh harapan besar dapat menekan angka kemiskinan Sumsel. Pertahun Ia menargetkan angka kemiskinan turun minimal 1 %.
BADAN Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM), pada tanggal 5 Februari 2021, mengeluarkan persetujuan penggunaan darurat vaksin CoronaVac produksi Sinovac untuk digunakan kepada kelompok lanjut usia (lansia) berumur 60 tahun ke atas. Meskipun sudah ada persetujuan penggunaan darurat, vaksinasi terhadap populasi lansia harus dilakukan secara hati-hati karena kelompok tersebut berisiko tinggi dan cenderung memiliki penyakit […]
MALANG nian nasib, Mukhsin Warga Desa Kaliberau Dusun II RT 09 Kecamatan Bayung Lencir, saat ditinggal sholat Ied dia mendapat musibah, dan cobaan dari Allah SWT.Rumahnya beserta perabotan dilalap si jago merah. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 7.30 WIB, dimana keluarga Mukhsin sedang melaksanakan sholat Idul Fitri, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Mendapatkan informasi tersebut […]
GUBERNUR Sumsel H Herman Deru meresmikan Sentra Ternak Dompet Dhuafa (DD) Farm Sumatera Selatan di Desa Rejodadi Kecamatan Sembawa Kab Banyuasin, belum lama ini. Sentra Ternak Dompet Dhuafa adalah kawasan peternakan modern yang terintegrasi, sebagai salah satu bentuk implementasi zakat produktif berkat amanah kebaikan para donaturnya. Dimana pengelolaannya dilakukan oleh mitranya. Gubernur mengapreasiasi adanya DD […]
SUMSELTERKINI.CO.ID – Hubungan ekonomi Indonesia dan Uruguay menunjukkan perkembangan dalam beberapa tahun terakhir. Nilai perdagangan kedua negara pada 2025 mencapai sekitar USD112,5 juta, naik 70,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut menjadi salah satu pembahasan ketika Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima delegasi Uruguay yang dipimpin Wakil Menteri Luar Negeri Uruguay Valeria Csukasi di […]
Sumselterkini.co.id -Wali Kota Palembang Harnojoyo melangsungkan audiensi dengan Aliansi Masyarakat Peduli Cagar Budaya (AMPCB) Audiensi tersebut digelar di Ruang Kerja Wali Kota Kantor Pemkot Palembang, Rabu (7/3) Koordinator AMPCB Vebri Al Lintani menjelaskan, audiensi bersama Wali Kota Palembang membahas lanjutan yang pernah didiskusikan bersama Sekretaris Daerah Kota Palembang, Ratu Dewa. “Sebelumnya kami telah bertemu […]
Pada dasarnya es cendol dapat disajikan dengan berbagai campuran bahan lainnya agar terasa lebih segar ataupun disajikan sebagai cendol murni saja. Namun secara garis besar es cendol memiliki kandungan gizi sebagai berikut (per 100 gr):
Sumselterkini.co.id, – Tim U-17 Indonesia sudah menjalani tiga pekan training camp di Jerman sebagai persiapan untuk Piala Dunia U-17 yang berlangsung di Indonesia pada 10 November hingga 2 Desember 2023. Menu latihan keras yang diberikan pelatih menjadi rutinitas yang dilakoni para penggawa Garuda Muda selama di Jerman. Beberapa uji coba pun sudah dijalani oleh pemain […]
Besok Lawan Myanmar di Sea Games 2023, Ini Tekad Pemain Garuda Nusantar, Tim U-22 Indonesia terus melakukan persiapan jelang menghadapi Myanmar pada Kamis (4/5) mendatang. Garuda Nusantara terus dimatangkan oleh pelatih Indra Sjafri dalam sesi latihan, Selasa (2/5) di Phnom Penh, Kamboja. Saat ini, Indonesia mengemas tiga poin sesuai menang 3-0 atas Filipina pada laga […]
Sumselterkini.co.id, – Fraksi-fraksi di DPRD Prov.Sumsel dapat menerima jawaban Gubernur atas pandangan umum Fraksi-fraksi DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terhadap Rancangan peraturan daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumsel Tahun Anggaran (TA) 2024, setelah sebelumnya Pimpinan dan Anggota DPRD Sumsel mendengarkan penyampaian jawaban atas pandangan umum fraksi dimaksud oleh Gubernur Sumsel yang dibacakan […]
