Jumat, 16 Okt 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BUMN » RU Plaju Raih 6 Penghargaan EPSA 2026, Ini Inovasi Berawal dari Masalah di Kilang

RU Plaju Raih 6 Penghargaan EPSA 2026, Ini Inovasi Berawal dari Masalah di Kilang

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
  • visibility 41
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUMSELTERKINI.CO.ID – RU Plaju meraih 6 penghargaan EPSA 2026 setelah sejumlah inovasi yang dikembangkan di lingkungan kilang dinilai mampu menjawab berbagai persoalan, mulai dari efisiensi energi, pengelolaan air dan limbah, pengurangan emisi, hingga perlindungan ekosistem.

Penghargaan  diberikan dalam ajang Eco-Tech Pioneer and Sustainability Award (EPSA) 2026 diselenggarakan Departemen Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro. Penghargaan diterima perwakilan PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Plaju di Semarang, Kamis (27/8/2026).

Namun, capaian enam penghargaan itu bukan semata soal banyaknya trofi yang dibawa pulang. Di baliknya terdapat berbagai persoalan yang ditemui dalam aktivitas operasional maupun lingkungan sekitar kilang, kemudian dicari jalan keluarnya melalui inovasi.

Salah satunya berkaitan dengan aspek keselamatan dan pengelolaan bahan kimia. Melalui inovasi Spare Line Injection Hexane Polypropylene (SPLINT-PRO), RU Plaju meraih predikat Gold pada kategori Eco-Hazard Innovation.

Inovasi lain menyasar persoalan yang berbeda, yakni pelestarian ikan belida. RU Plaju menerapkan teknologi kriopreservasi pada semen ikan Belida Lopis (Chitala lopis) dan Belida Jawa (Notopterus notopterus). Upaya tersebut mengantarkan inovasi ini meraih Gold pada kategori Ecosystem Protection.

RU Plaju juga mengembangkan Gas Burner Redesign Tipe TCM-ML-25 melalui program GREEN. Inovasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan efisiensi energi pada Furnace CDU III dan mendapat predikat Gold dalam kategori Green Power Innovation.

Sementara itu, persoalan penggunaan air menjadi dasar pengembangan inovasi Pond Water Treatment. Teknologi ini dirancang untuk mendukung penggunaan kembali air dalam kegiatan budidaya perikanan masyarakat sehingga pemakaian air baku dapat ditekan.

Inovasi tersebut meraih Silver pada kategori Hydro Smart Innovation.

Upaya menekan emisi juga dilakukan melalui Implementasi Reflow Hidrokarbon dan Re-Utilisasi Heating Oil saat proses penggantian katalis pada unit polimerisasi. Inovasi ini meraih Silver pada kategori Low Carbon Innovation.

Tidak berhenti pada energi, air dan emisi, RU Plaju turut mengolah persoalan sampah tanaman menjadi produk yang memiliki nilai guna. Limbah Eichhornia crassipes atau eceng gondok dimanfaatkan menjadi air freshener fiber block melalui metode blending dan mesin press dalam inovasi bernama Eco-Scents Block.

Inovasi tersebut memperoleh Bronze pada kategori Eco-Cycle Innovation.

Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga RU Plaju, Khabibullah Khanafie, mengatakan keberagaman inovasi tersebut menunjukkan bahwa gagasan perbaikan di lingkungan kilang dapat muncul dari berbagai persoalan yang ditemui sehari-hari.

Menurut dia, penghargaan yang diterima bukan menjadi tujuan akhir, melainkan bentuk apresiasi terhadap upaya para perwira RU Plaju dalam mencari solusi atas persoalan yang ada.

“Bagi kami, penghargaan ini bukan hanya tentang enam trofi yang berhasil dibawa pulang, tetapi tentang bagaimana ide dan kepedulian para perwira dapat diterjemahkan menjadi inovasi yang memberikan manfaat,” ujar Khanafie.

Ia menjelaskan, setiap inovasi dikembangkan dengan melihat kebutuhan nyata di lapangan. Karena itu, ruang lingkupnya tidak hanya berkaitan dengan operasional kilang, tetapi juga menyentuh aspek lingkungan dan masyarakat.

Mulai dari efisiensi energi kilang, pengurangan potensi bahaya, penghematan penggunaan air, pengendalian emisi, pengelolaan limbah, hingga konservasi keanekaragaman hayati, seluruhnya menjadi bagian dari pengembangan inovasi di RU Plaju.

Khabibullah menambahkan, keberlanjutan perlu ditempatkan sebagai bagian dari proses operasional, bukan sekadar program tambahan. Dengan pendekatan tersebut, persoalan yang muncul di lapangan dapat menjadi titik awal untuk melahirkan perbaikan yang memiliki manfaat lebih luas.

Capaian enam penghargaan dalam EPSA 2026 pun menjadi salah satu bentuk pengakuan terhadap rangkaian inovasi tersebut. Bagi RU Plaju, tantangannya kini bukan hanya mempertahankan capaian, tetapi memastikan inovasi yang telah dikembangkan terus memberikan manfaat bagi operasional, lingkungan, dan masyarakat. (***)

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nol Penambahan Kasus Covid-19  di Muba

    Nol Penambahan Kasus Covid-19 di Muba

    • calendar_month Jumat, 1 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 876
    • 0Komentar

    GUGUS Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Jumat (1/1/2021) mengkonfirmasi nihil penambahan kasus. “Tidak ada penambahan kasus sembuh per 1 Januari 2021,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Herryandi Sinulingga AP. Diketahui, hingga 1 Januari 2021 ada sebanyak 722 kasus diantaranya 616 kasus sembuh, 76 masih dirawat, dan 30 kasus meninggal dunia. Sementara itu, berdasarkan data […]

  • Pasien Sembuh Terus Meningkat Mencapai 9.102 Orang Per Hari

    Pasien Sembuh Terus Meningkat Mencapai 9.102 Orang Per Hari

    • calendar_month Minggu, 17 Jan 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.133
    • 0Komentar

    Perkembangan harian penanganan COVID-19 Per 17 Januari 2021, kembali mencatatkan angka kesembuhan harian tertinggi yakni mencapai 9.102 orang dan meningkatkan jumlah kesembuhan kumulatif menjadi 736.460 orang atau persentasenya di angka 81,1%. Pada penambahan pasien terkonfirmasi positif harian, hari ini bertambah sebanyak 11.287 kasus. Jumlah kumulatifnya, atau pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga […]

  • Warga Banyuasin Diterkam Buaya Saat Bersihkan Kerang, 3 Hari Belum Ditemukan

    Warga Banyuasin Diterkam Buaya Saat Bersihkan Kerang, 3 Hari Belum Ditemukan

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2020
    • account_circle Asri
    • visibility 2.522
    • 0Komentar

    KEJADIAN warga diterkam hewan buas kembali terjadi di Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan. Kali ini korban Yanto(30) seorang warga Tanjung Lago dilaporkan hilang setelah diterkam buaya saat sedang membersihkan kerang hasil tangkapannya di Pulau tikus seberang pelabuhan Tanjung Api-Api (TAA) Kabupaten Banyuasin. Menurut warga yang mengetahui kejadian tersebut, Heri, mengatakan pada jam 17.00 wib Hari Senin […]

  • APBD OKI 2027 Dibayangi Ruang Fiskal Terbatas, Program Apa yang Bakal Diprioritaskan?

    APBD OKI 2027 Dibayangi Ruang Fiskal Terbatas, Program Apa yang Bakal Diprioritaskan?

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 60
    • 0Komentar

    SUMSELTERKINI.CO.ID – Penyusunan APBD Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) 2027 menghadapi satu tantangan utama yaitu ruang fiskal daerah yang terbatas. Kondisi tersebut membuat Pemerintah Kabupaten OKI bersama DPRD harus lebih cermat menentukan program yang akan masuk dalam anggaran tahun depan. Setiap belanja dituntut memiliki sasaran yang jelas dan manfaat yang bisa dirasakan masyarakat. Hal itu […]

  • Gantikan Yudi Arian Komarullah, Novri Haryanto Resmi jadi anggota DPRD Kab.OKI

    Gantikan Yudi Arian Komarullah, Novri Haryanto Resmi jadi anggota DPRD Kab.OKI

    • calendar_month Senin, 2 Okt 2023
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.062
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id, – Novri Haryanto kini resmi menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumsel, setelah dilantik dan ucapkan sumpah / janji pengganti antar waktu (PAW) pada Senin (2/10/2023). Politisi PDIP tersebut menjadi PAW anggota DPRD OKI sisa masa jabatan 2019-2024, menggantikan Yudi Arian Komarullah yang diberhentikan lantaran telah melanggar […]

  • Akhmad Najib Resmi Pimpin IPHI Sumsel

    Akhmad Najib Resmi Pimpin IPHI Sumsel

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 838
    • 0Komentar

    AKHMAD Najib resmi memimpin Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Sumsel Masa bakti 2020-2025.Pelantikan dilaksanakan di Auditorium Graha Bina Praja Pemprov Sumsel, Selasa (28/7/2020). Saat melantik, Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menginginkan agar organisasi Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) terus menjadi yang mampu menghimpun seluruh para Haji untuk menjaga kemabrurannya. Sebab, IPHI merupakan […]

expand_less
WordPress Archive Paeon – Medical WordPress Theme Page Builder by AZEXO Page Builder Framework Premium Add-On Page Generator Pro Page Intro for Elementor WordPress Plugin Page Scroll Animation – WordPress Plugin PageBolt – Landing Page WordPress Theme PageLoader | Loading Screen and Progress Bar for WordPress PageLoader: WordPress Preloader and Progress Bar Paid Memberships PRO for AMP