Pusri Juara ASEAN Energy Awards 2026, Pabriknya Punya Andalan Ini
- account_circle Irwan Wahyudi
- calendar_month 16 menit yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : humas pusri
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUMSELTERKINI.CO.ID – PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri) membawa pulang penghargaan tingkat Asia Tenggara setelah dinobatkan sebagai Winner dalam ASEAN Energy Awards (AEA) 2026 di Filipina. Prestasi ini berkaitan dengan pengelolaan energi di sektor industri, bidang yang menjadi salah satu perhatian penting bagi perusahaan pupuk.
Pusri meraih penghargaan kategori Energy Management in Buildings and Industries, subkategori Large Industries. Penghargaan tersebut diterima Direktur Manajemen Risiko Pusri, Budi Mulia Utama Hasibuan, dalam acara Gala Dinner and Awarding Ceremony di Museo del Galeon, Manila, Rabu (7/10/2026).
Capaian itu bisa diraih karena Pusri menjalankan sejumlah program untuk meningkatkan efisiensi energi. Salah satunya melalui pembaruan teknologi pabrik, mengingat kebutuhan energi memiliki peran penting dalam proses produksi pupuk.
Perusahaan telah mengoperasikan Pabrik Pusri-IIB sejak 2016 sebagai bagian dari upaya menghadirkan proses produksi yang lebih efisien dibandingkan teknologi pada pabrik lama. Langkah berikutnya dilakukan melalui proyek Pusri-IIIB yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2027.
Pembaruan fasilitas produksi itu menjadi bagian dari program dekarbonisasi perusahaan. Melalui penggunaan teknologi yang lebih efisien, Pusri berupaya mengoptimalkan pemakaian sumber daya sekaligus mendukung pengurangan emisi karbon dari kegiatan industri.
Upaya efisiensi tidak hanya dilakukan di area produksi. Pusri juga memanfaatkan energi matahari untuk mendukung kebutuhan energi di lingkungan perusahaan.
Melalui program Green Energy for Sustainability, perusahaan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas total 210 kWp. Panel surya tersebut tersebar di sejumlah bangunan kantor Pusri.
Perusahaan turut menghadirkan Renewable Energy Charging Station (RECS) berbasis tenaga surya. Inisiatif ini melengkapi langkah Pusri dalam memperluas pemanfaatan energi terbarukan dan mengintegrasikan aspek lingkungan ke dalam kegiatan operasional.
Direktur Manajemen Risiko Pusri, Budi Mulia Utama Hasibuan, menyampaikan penghargaan AEA 2026 menjadi motivasi bagi perusahaan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan energi.
Menurut Budi, efisiensi energi perlu menjadi bagian dari pengambilan keputusan perusahaan, bukan sekadar upaya mengurangi konsumsi energi. Pengelolaan yang baik juga berkaitan dengan efektivitas operasional, antisipasi risiko, penurunan emisi, dan daya saing bisnis dalam jangka panjang.
Ia menegaskan, Pusri akan melanjutkan pengembangan inisiatif energi bersih, memperkuat efisiensi operasional, serta membangun budaya hemat energi di seluruh lini organisasi. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi perusahaan terhadap upaya pemerintah mencapai Net Zero Emission pada 2050.
ASEAN Energy Awards diselenggarakan oleh ASEAN Centre for Energy (ACE) sejak 2000 untuk memberikan apresiasi kepada praktik dan inovasi di bidang energi di kawasan Asia Tenggara, termasuk efisiensi dan konservasi energi serta pengembangan energi terbarukan.
Bagi Pusri, penghargaan ini menjadi capaian sekaligus dorongan untuk menjaga kinerja industri agar semakin efisien dan berkelanjutan. Upaya tersebut juga berkaitan dengan peran perusahaan dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui penyediaan pupuk bagi sektor pertanian.(***)
- Penulis: Irwan Wahyudi
