Minggu, 1 Nov 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BUMN » Pusri Bantah Tekait Kasus Korupsi di Bank Sumsel Babel

Pusri Bantah Tekait Kasus Korupsi di Bank Sumsel Babel

  • account_circle Irwan Wahyudi
  • calendar_month Minggu, 29 Agt 2021
  • visibility 1.065
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PUSRI disebut-sebut terkait kasus korupsi  di Bank Sumsel Babel (BSB) yang telah menyeret debitur bank plat merah itu ke hotel prodeo diduga terkait dugaan korupsi ratusan miliar pembangunan Pusri II B. Juga terindikasi ada dugaan penjualan pupuk nonsubsidi juga diperkirakan menimbulkan kerugian ratusan milyar rupiah.

Secara singkat, BUMN yang mengurusi kebutuhan petani khususnya pupuk itu,. mengklarifikasi berita tersebut. VP Humas Soerjo Hartono memberikan keterangan melalui Whatsapp kepada Sumselterkini.co.id, Minggu [29/8/2021].

Menurut Soerjo Hartono, untuk yang terkait P2B, tidak ada kaitan dengan Pusri, karena Pusri tidak tahu hubungan antara Gatramas dengan Rekind apalagi dengan Bank Sumsel.

“Sesuai kontrak, dalam Proyek P2B hanya antara Pusri dengan kontraktor (Toyo-Rekind) saja dan tidak melibatkan Gatramas,” jelasnya.

Sebagai info, tambah Soerjo Hartonoi, pihak Pusri telah dimintai keterangan sebagai saksi saja, karena memang tidak melibatkan Pusri.

Dugaan Korupsi Pupuk Nonsubsidi

Sementara terkait dugaan indikasi korupsi pupuk nonsubsdidi, pihak Pusri juga menepisnya. Dan menyatakan tak berwenang memberikan keterangan, karena sudah diperiksa Kejati Sumsel.

“Kalau yang terkait penjualan pupuk, itu terkait penjualan pupuk non subsidi, Pusri memang dimintai keterangan oleh kejaksaan tapi perkembangannya silakan pihak kejaksaan yang berwenang untuk bisa menjelaskan,” papar Soerjo.

Karena menurutnya, kalau dari sisi Pusri telah memberikan keterangan bahwa pelaksanaan penjualan ekspor tersebut sesuai dgn ketentuan yg berlaku.

Seperti diberitakan sebelumnya, belum selesai perkara dugaan korupsi Bank Sumsel Babel terkait pembangunan Pusri II B ada perkara lain yang jarang terekpose di media masa yaitu dugaan korupsi penjualan pupuk no-subsidi yang diduga melibatkan oknum Manager Pemasaran PT Pusri dan ditengarai akan mangkrak proses hukumnya karena diduga ada intervensi pihak tertentu. Bila perkara dugaan korupsi penjualan pupuk PT Pusri naik ke persidangan maka d khawatirkan membuka kotak pandora dugaan korupsi lainnya di PT Pusri.

Sementara soal keterkaitan kasus korupsi Bank Sumsel, diberitakan sebelumnya bahwa Menurut sumber yg dapat dipercaya terkait dugaan korupsi yg diduga melibatkan oknum Manager Pemasaran PT Pusri sudah dalam tahap penyidikan dan sudah exposed untuk penetapan tersangka.

Namun hingga saat ini belum ada penetapan tersangka ataupun rilis penyidikan terkait dugaan korupsi yang berpotensi memperkaya diri sendiri atau koorporasi dengan potensi tindak pidana korupsi diduga ratusan milyar rupiah.

Selain perkara dugaan korupsi di PT Pusri ini, ada dugaan korupsi lain yang berpotensi merugikan keuangan negara ratusan milyar pada pembangunan Pusri IIB terkait dengan dugaan korupsi Bank Sumsel Babel yang telah menyeret Komisaris PT Gatramas Internusa “Agustinus Judianto” selaku terpidana dugaan korupsi di BSB.

PT Gatramas Indonesia terkesan menjadi korban pembangunan Pusri II B yang dikerjakan oleh PT Rekind. Selain Gatramas Internusa, PT Bank Sumsel Babel juga diduga menjadi korban dugaan korupsi pada pembangunan Pusri II B.

PT Rekind selaku Main Kontraktor pembangunan Pusri II B men-Subkonkan pekerjaan ke PT Gatramas Internusa untuk pekerjaan tertentu. Namun diduga speks yang dikerjakan PT Gatramas Internusa tidak sesuai dengan kontrak PT Rekind dengan PT Pusri yang diduga berdampak tidak dibayar karena tidak sesuai speks kontrak.

Dampak dari pekerjaan yang diduga tidak sesuai speks ini, PT Gatramas Internusa tidak dibayar dan Bank Sumsel Babel menanggung kredit macet. Komisaris PT Gatramas Internusa “Agustinus Judianto” dihukum 8 tahun penjara dan mengganti kerugian negara Rp. 13,4 miliar.

Agustinus Judianto selaku terpidana dan sedang menjalani hukuman 8 tahun penjara dan mengganti kerugian negara pernah berucap “Apa salah saya sehingga pekerjaan saya tidak dibayar oleh PT Rekind dan saya tidak terkait dengan kontrak PT Rekind dengan PT Pusri”.

Menanggapi polemik BSB dan PT Pusri, duet pegiat anti korupsi Sumsel, Feri Kurniawan dan Bony Balitong berucap satu suara, “Ungkap dan penjarakan atau kami akan mengajak seluruh elemen masyarakat Sumsel di Palembang dan Jakarta menyuarakan dugaan korupsi yang telah menyengsarakan masyarakat Sumsel,” tegas Feri dan Bony. (***)

Nasir

 

 

 

  • Penulis: Irwan Wahyudi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muba Terus Antisipasi Karhutla, ButuhkanTenaga Ekstra

    Muba Terus Antisipasi Karhutla, ButuhkanTenaga Ekstra

    • calendar_month Kamis, 25 Feb 2021
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 746
    • 0Komentar

    Kabupaten Musi Banyuasin terus mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan sehingga kabupaten banyak lahan gambut tersebut tidak terjadi kabut asap. Wakil Bupati Muba Beni Hernedi saat memimpin Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan dan Bencana Alam Tahun 2021, di Halaman Mapolres Muba, Kamis mengatakan, pada tahun 2019, Muba mengalami kebakaran kurang lebih 2.300 HA dengan […]

  • Direksi BUMD Dikasih PR, Jangan Sampai Nilainya Cuma KKM!

    Direksi BUMD Dikasih PR, Jangan Sampai Nilainya Cuma KKM!

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 947
    • 0Komentar

    Sumselterkini.co.id – Kalau jadi pemimpin BUMD itu seperti jadi koki di dapur restoran mahal kalau masakan hambar dan pelanggan kabur, jangan salahkan garam. Begitulah kira-kira perumpamaan yang menggambarkan ketegasan Bupati Muba, H M Toha, saat mengumpulkan seluruh juru masak alias pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di ruang rapat utama. Dengan wajah serius tapi tak […]

  • 2020, ‘PDIP Mau Menang Semua di Pilkada Serentak Sumsel’, Bisakah ?

    2020, ‘PDIP Mau Menang Semua di Pilkada Serentak Sumsel’, Bisakah ?

    • calendar_month Minggu, 14 Jul 2019
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.218
    • 0Komentar

    DEWAN Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, menargetkan bisa menyapu bersih Pilkada serentak 2020 yang ada di 7 Kabupaten se- Sumsel. Hal ini diungkapkan Ketua DPP PDI Perjuangan, Ribka Tjiptaning disela- sela Konfercab serentak & konferda PDI Perjuangan Sumsel, di Dinning Hall Wisma Atlet Jakabaring Palembang, Minggu (15/7/2019). “Pilkada di Sumsel diharapkan menang semua, dan […]

  • Akibat Hujan Deras, Banjir Rendam 89 Rumah Warga di Kota Medan

    Akibat Hujan Deras, Banjir Rendam 89 Rumah Warga di Kota Medan

    • calendar_month Kamis, 10 Mar 2022
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 2.340
    • 0Komentar

    BANJIR merendam 89 rumah warga di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara pada Rabu (9/3). Menigkatnya debit air dari hulu Sungai Deli terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur pada pukul 23.30 WIB. BPBD Kota Medan melaporkan banjir ini melanda tiga kelurahan yakni Kelurahan Sei Mati dan Kelurahan Aur yang terletak di Kecamatan Medan Maimun. Selanjutnya […]

  • Gelar Digipreneur In The Making 2018, Telkomsel Dorong Generasi Muda Terjun ke Industri Digital Kreatif

    Gelar Digipreneur In The Making 2018, Telkomsel Dorong Generasi Muda Terjun ke Industri Digital Kreatif

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2018
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 1.192
    • 0Komentar

    Melihat prospek yang lebih besar dalam menghasilkan karya industri digital kreatif yang memiliki potensi bisnis besar dikemudian hari.

  • Home Turnamen Badminton FKP Plakat Tinggi Resmi di Tutup

    Home Turnamen Badminton FKP Plakat Tinggi Resmi di Tutup

    • calendar_month Rabu, 16 Des 2020
    • account_circle Irwan Wahyudi
    • visibility 913
    • 0Komentar

    PLAKAT TINGGI, – Setelah berjalan kurang lebih tujuh hari Home Turnamen Badminton Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Plakat Tinggi yang dibuka Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin resmi ditutup. Penutupan turnamen yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna Kecamatan Plakat Tinggi oleh Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Muba […]

expand_less
WordPress Archive TicketGo – Support Ticket System Ticketomatic Automatic Post Generator Plugin for WordPress TigerFist – Martial Arts Elementor Template Kit Tijarah – Digital Marketplace WooCommerce Theme Tijuana – Marijuana Dispensary & Medical WordPress Theme Tikie – Book Store WooCommerce WordPress Theme TikTok Feed Pro TikTokomatic – TikTok Video Importer TileMax – Tiling, Flooring WordPress Theme Tilia – Photography Portfolio WordPress Theme